Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis kebutuhan e-lkpd interaktif berbasis liveworksheet pada materi tumbuhan di kelas IV Sekolah dasar Sari, Nopi Nopa; Sumarni, Sri; Hiltrimartin, Cecil
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35720

Abstract

Penelitian analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengidentifikasi urgensi pengembangan LKPD interaktif berbantuan Liveworksheets pada materi bagian-bagian tumbuhan di kelas IV SD Negeri 1 Desa Terusan, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan media pembelajaran yang masih bersifat konvensional, sehingga peserta didik kurang aktif dan kesulitan memahami konsep secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik peserta didik maupun guru memiliki tingkat kebutuhan dan kesiapan yang tinggi terhadap pengembangan media digital interaktif. Peserta didik menunjukkan tingkat persetujuan tinggi terhadap aspek kesesuaian media (88%), kebutuhan media tambahan (74%), aktivitas pembelajaran (81%), dan kesiapan teknologi (86%). Sementara itu, guru menunjukkan kebutuhan yang sangat kuat terhadap media pembelajaran inovatif, dengan tingkat persetujuan tinggi pada aspek kebutuhan pembelajaran (90%), gaya belajar (100%), pengembangan keterampilan berpikir (95%), dan kesiapan sumber daya (85%). Berdasarkan hasil tersebut, pengembangan E-LKPD interaktif menjadi sangat relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 yang menuntut partisipasi aktif, berpikir kritis, serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi digital.
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Konteks Makanan Tradisional Musi Banyuasin terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Desvitasari, Tria; Hiltrimartin, Cecil; Somakim, Somakim
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15491

Abstract

Pemecahan masalah adalah upaya menemukan penyelesaian terhadap kesulitan yang tidak langsung bisa di dapatkan atau cara berpikir dengan langkah-langkah berurutan. Hasil raport pendidikan SMPN 4 Lalan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan berbagai jenis konteks yang relevan berada pada predikat sedang, yaitu persentase 64,44%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan konteks makanan tradisional Musi Banyuasin terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah desain pra-experimental dengan menggunakan model desain satu kelompok pretest/posttest. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan pretest/postest. Data yang didapatkan dikumpulkan dan di analisis secara deskriptif dan uji N-Gain untuk melihat efektivitas pembelajaran berbasis pemecahan masalah menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa hasil observasi menunjukkan secara keseluruhan nilai aktivitas siswa berada pada kriteria minimal baik, yaitu dengan persentase aktivitas siwa di atas 70%. Sedangkan hasil mean pretest/posttest siswa mengalami peningkatan sebesar 54 dengan mean N-Gain sebesar 0,58 dan termasuk kategori sedang. Maka kesimpulannya bahwa pembelajaran berbasis pemecahan masalah menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus” cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran dengan persentase rata-rata keefektifan mencapai 58 %.
The effect of PMRI assisted by augmented reality on circle for students’ problem-solving ability Wulandari, Trisna; Susanti, Ely; Hiltrimartin, Cecil
Jurnal Gantang Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/7mjbm154

Abstract

Mathematical problem-solving ability among students remains low in conventional learning environments. The integration of Augmented Reality (AR) into the Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) approach facilitates visualization of abstract concepts and promotes contextual learning. This study analyzes the effect of PMRI-based circle learning assisted by AR on students' problem-solving abilities. A quantitative approach was employed using a One Group Pretest pretest-posttest design with 35 eleventh-grade students from SMA Srijaya Negara Palembang. Data were collected through a mathematical problem-solving test based on Polya's four stages: understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back, administered before and after the intervention. The Shapiro–Wilk test indicated that the data were normally distributed (pretest = 0.084; posttest = 0.309, both > 0.05). Paired sample t-test analysis revealed a pretest mean score of 19.37 and a posttest mean score of 66.51, with a mean difference of 47.14. The t-test result (t = -23.053, Sig. (2-tailed) < 0.001) indicated a significant difference between pretest and posttest scores. These findings demonstrate that the PMRI-based learning design assisted by AR is effective in improving students' problem-solving abilities through contextual learning experiences and interactive visualization. The results suggest that integrating PMRI with Augmented Reality in circle learning represents an effective instructional innovation for enhancing students' problem-solving abilities.