Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Ecopreneurship Dalam Mengatasi Sampah Di Lingkungan Masyarakat Sekitar Kampus Nanik Hindaryatiningsih; Jafar Ahiri; Lelly Suhartini; Fina Amalia Masri; Yuniyarti Ahiri; La Ode Safarudin; Rusdiana Tugy
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.855

Abstract

Kelompok ibu rumah tangga dan wanita muda anggota PKK Kelurahan Padaleu Kota  Kendari, menjadi mitra  kegiatan pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi adalah meningkatnya  volume sampah yang menyebabkan pencemaran lingkungan serta rendahnya keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Padahal, sampah memiliki potensi sebagai sumber peluang usaha yang menguntungkan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan solusi melalui pelatihan dan pendampingan manajemen ecopreneurship untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi produk kerajinan tangan bernilai jual. Kegiatan dilakukan melalui edukasi kewirausahaan berbasis lingkungan, pelatihan dan pendampingan produksi kerajinan, pemasaran digital, serta literasi keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan pelatihan mencapai 100%, dengan peningkatan: (1) pengetahuan manajemen ecopreneurship sebesar 80%, (2) Pengetahuan pemasaran digital sebesar 70%, (3) kemampuan perhitungan harga pokok produksi sebesar 85%, (4) minat berwirausaha sebesar 50%. Selain itu, evaluasi akhir dari program ini menghasilkan terbentuknya 2 (dua) kelompok usaha  home industry, berkontribusi pada pencemaran lingkungan, serta meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarga.
Implementasi Pendidikan Kewirausahaan Dalam Menumbuhkan Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 3 Muna Murni Nia; Nanik Hindaryatiningsih; Lisna Wati; Jumatin Jumatin; Muhammad Juwantho Lewa
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/byn7s910

Abstract

This study aims to describe the implementation of creativity in fostering entrepreneurial interest among Grade XI students at SMK Negeri 3 Muna. Creativity is one of the core values of entrepreneurship education, realized through the KIK (Creativity, Innovation, and Entrepreneurship) subject with a focus on practical bag-making using traditional Muna woven fabric. The study employed a descriptive qualitative approach. Research subjects consisted of the Vice Principal for Curriculum, KIK subject teachers, and Grade XI Fashion Design students. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis followed the Miles and Huberman model through data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity tested through source and technique triangulation. The results show that creativity is implemented through four concrete forms: (1) freedom of expression in product design and sewing; (2) creative idea development based on the local potential of Muna woven fabric; (3) creative product packaging with student-branded labels; and (4) creative marketing through bazaars and exhibitions. Creativity systematically applied in KIK learning has proven to foster students' entrepreneurial interest, evidenced by increased enthusiasm, courage in marketing products, self-confidence, and the emergence of desire to start independent businesses.
PERAN MOTIVASI BELAJAR DALAM MEMEDIASI PENGARUH PROJECT-BASED LEARNING BERBASIS ISU SOSIAL LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS Rusdiyana Tugy; Nanik Hindaryatiningsih; La Ode Safarudin
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12958

Abstract

The low analytical reasoning skills of students due to the dominance of monotonous and teacher-centered conventional teaching are the background of this research activity. These operational problems trigger the sluggish attention of junior high school students in interpreting sociocultural problems around them. The main focus of this scientific study is to detect the mediating role of learning motivation variables on the influence of Project-Based Learning based on local social issues in boosting students' critical thinking skills in Social Studies learning. This quantitative research path applies an explanatory research design through proportional random sampling of 251 active students. Primary field data collection was collected through a closed Likert scale questionnaire technique, which was then analyzed using structural equation modeling Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Quantitative data from empirical testing revealed a direct effect of the project-based model on critical thinking with a significant positive value with a path coefficient of 0.412. In line with that, the indirect effect coefficient through the mediating variable recorded a significance figure of 0.534. The main conclusion of the study confirms that learning motivation has been proven to convincingly carry out a partial mediation function in strengthening the acceleration of students' spatial problem solving. This instructional pattern is highly recommended for curriculum practitioners as an essential curative strategy to create a contextual and meaningful learning ecosystem. ABSTRAK Rendahnya ketajaman penalaran analitis siswa akibat dominasi pengajaran konvensional yang monoton dan berpusat pada guru melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu kelesuan perhatian siswa sekolah menengah pertama dalam menafsirkan problem sosiokultural di sekitarnya. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah mendeteksi peran mediasi dari variabel motivasi belajar terhadap pengaruh Project-Based Learning berbasis isu sosial lokal dalam mendongkrak kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jalur riset kuantitatif ini menerapkan desain explanatory research melalui penarikan sampel secara proportional random sampling terhadap 251 siswa aktif. Pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat teknik angket kuesioner skala Likert tertutup, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data kuantitatif hasil pengujian secara empiris menyingkap pengaruh langsung model berbasis proyek terhadap berpikir kritis bernilai positif signifikan dengan koefisien jalur 0,412. Selaras dengan itu, koefisien pengaruh tidak langsung melalui variabel mediasi mencatatkan angka signifikansi sebesar 0,534. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa motivasi belajar terbukti secara meyakinkan menjalankan fungsi mediasi parsial dalam memperkuat akselerasi pemecahan masalah spasial siswa. Pola instruksional ini sangat direkomendasikan bagi praktisi kurikulum sebagai strategi kuratif esensial untuk melahirkan ekosistem belajar yang kontekstual dan bermakna.    
PENINGKATAN DAYA SAING USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI Nanik Hindaryatiningsih; La Ode Safarudin; Rusdiyana Tugy
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14559

Abstract

The low capability in digital marketing represents a primary obstacle for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Puuwatu District regarding market expansion and competitive advantage enhancement. This participatory-educational community service project aimed to improve MSME entrepreneurs' knowledge and practical skills in utilizing digital platforms, online marketplace s, and interactive promotional content. Implementation stages comprised field observation, partner problem identification, program socialization, branding workshops, hands-on promotional content creation, business account mentoring, and activity evaluation. Program results revealed a significant increase in partners' digital understanding and skills, evidenced by the creation of professional business profiles on social media and WhatsApp Business, aesthetic product catalog photography, and expanded promotional reach beyond the local area. The main conclusion confirms that structured digital marketing training and mentoring effectively strengthen product branding, expand market reach, and sustainably enhance MSME competitiveness. ABSTRAK Rendahnya kemampuan pemasaran digital menjadi hambatan utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Puuwatu dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis partisipatif edukatif ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan praktis pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital, marketplace , dan konten promosi interaktif. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi masalah mitra, sosialisasi program, pelatihan branding, praktik pembuatan konten promosi, pendampingan akun bisnis, serta evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan digital mitra yang signifikan, tercermin dari terbuatnya profil bisnis profesional pada media sosial dan WhatsApp Business, terciptanya foto katalog produk yang estetis, serta meningkatnya jangkauan promosi produk hingga ke luar wilayah lokal. Simpulan utama menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan pemasaran digital secara terstruktur terbukti efektif memperkuat branding, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.    
Motivation For Learning Economics: Teacher Creativity Wahyu Muh Syata; Nanik Hindaryatiningsih; Bellona Mardhatillah Sabillah; Muhammad Juwantho Lewa
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9457

Abstract

The Independent Learning Curriculum in Indonesia emphasizes flexibility in learning that is tailored to students' needs and interests. Teachers are expected to have teaching strategies that can increase students' learning motivation, especially in economics subjects that are often considered boring by some students. This study aims to examine the role of teacher creativity in increasing students' learning motivation in economics learning. The method used in this study is a literature study or literature review. The results of the study show that teacher creativity greatly influences student motivation. Creative teachers can design interesting learning materials, use innovative media, and create a fun and interactive learning atmosphere. This has a positive impact on students' interest and enthusiasm in taking economics lessons, as well as improving their learning outcomes. Teacher creativity, which is reflected in critical thinking skills, flexibility, and the ability to evaluate and adapt teaching methods to students' needs, plays an important role in the success of learning. This study concludes that creative teachers can create a more effective learning process, help students achieve academic goals, and develop competencies that are important for their future.