Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Students’ Reading Comprehension Literacy in Indonesian Language Learning: A Systematic Literature Review of Factors, Impacts, and Intervention Strategies Figo Fajar Aprian; Nurlaksana Eko Rusminto; Munaris; Sumarti; Siti Samhati
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v6i1.2191

Abstract

This research aims to examine the problem of low reading comprehension literacy in Indonesian language learning at school. This study is expected to identify various factors causing and impacting low reading comprehension literacy, as well as research-based solutions that provide theoretical and practical contributions to the development of more effective Indonesian language learning in improving students' reading comprehension literacy. This research method uses a library study or systematic literature review approach. Based on the analysis and discussion of literary materials, low reading comprehension literacy is a systemic and multidimensional problem. This problem is manifested from two main perspectives: international comparative data and national assessment data. Both internal and external factors contribute to low reading comprehension literacy. The impact of low reading comprehension literacy is on students' academic achievement in Indonesian language learning and on a much broader and more comprehensive essence. Various efforts have been made and proven effective in improving reading comprehension literacy.
Pengembangan E-modul Menulis Teks Berita Berbasis Project Based Learning bagi Peserta Didik SMP Kelas VIII Siti Samhati; Muhammad Fuad; Sumarti; Mulyanto Widodo; Hana Riana; Dede Putri
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.15338

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut adanya inovasi pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Salah satu tantangan yang dihadapi guru bahasa Indonesia adalah rendahnya kemampuan menulis teks berita peserta didik SMP yang disebabkan oleh rendahnya minat, kurangnya media pembelajaran menarik, serta metode pengajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan e-modul interaktif berbasis project based learning (PjBL) terhadap peningkatan kompetensi menulis teks berita peserta didik SMP. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen, melibatkan dua kelas (eksperimen dan kontrol) syang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji-t independen dan n-gain score untuk mengukur peningkatan hasil belajar secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan peningkatan rata-rata nilai sebesar 27%, menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita. Siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, kreativitas, dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi e-modul berbasis projek dapat menjadi alternatif strategis dalam pembelajaran menulis yang berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya pengembangan e-modul yang lebih adaptif dan interaktif serta pelatihan guru dalam penerapan pembelajaran berbasis projek digital di sekolah.
Kualitas Capaian Kemampuan Bidang Keilmuan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Reflektif Evaluasi Kurikulum 2020) Eka Sofia Agustina; Sumarti Sumarti; Muhammad Fuad; Nurlaksana Eko Rusminto; Siti Asmaul Husna
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas capaian kemampuan bidang keilmuan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung dalam konteks reflektif terhadap pelaksanaan Kurikulum 2020. Fokus penelitian mencakup delapan mata kuliah inti bidang pembelajaran, yaitu Telaah Kurikulum dan Buku Teks BSI, Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Model Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Perancangan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Teknologi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Pembelajaran Mikro Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Problematika Pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis capaian nilai mahasiswa, wawancara dosen pengampu, dan telaah dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata capaian kemampuan mahasiswa sebesar 67,5%, dengan capaian tertinggi pada mata kuliah Problematika Pembelajaran (100%) dan Media Pembelajaran (98%), sedangkan capaian terendah terdapat pada Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (24%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa lebih unggul pada aspek teknis dan penerapan media pembelajaran, tetapi masih perlu penguatan dalam aspek konseptual dan evaluatif agar kompetensi pedagogik tercapai secara utuh.
PENGUATAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SENI MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA KOMUNITAS BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG Sumarti; Riyan Hidayatullah; Aditya Pratama; Muhammad Ramdhan Fathin Alfarabi; Mei Fatmila Sari
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2105

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkuat pembelajaran bahasa dan seni pada komunitas belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (JPBS) FKIP Universitas Lampung melalui pendekatan deep learning. Kegiatan dilatarbelakangi oleh dominasi orientasi belajar dangkal (surface learning) di kalangan mahasiswa calon pendidik, yakni kecenderungan menghafal dan mereproduksi informasi tanpa membangun pemahaman mendalam dan kritis. Program dilaksanakan dalam bentuk workshop satu hari (7 Agustus 2026) yang diikuti 25 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Musik, dan Pendidikan Bahasa Lampung, menggunakan metode ceramah konseptual, analisis wacana kritis, eksplorasi estetis, dan proyek kolaboratif musikalisasi puisi. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest berbasis gamifikasi menggunakan Kahoot. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: persentase jawaban benar meningkat dari 36% menjadi 84%, dengan delta 48%. Refleksi kualitatif peserta menunjukkan perubahan orientasi belajar yang lebih kritis, reflektif, dan integratif. Program menghasilkan model penguatan komunitas belajar berbasis deep learning yang dapat menjadi referensi pengembangan komunitas belajar serupa.   This Community Service Program (PkM) aims to strengthen language and arts learning among the student learning community of the Department of Language and Arts Education (JPBS), FKIP, University of Lampung, through a deep learning approach. The program was motivated by prevailing surface learning orientations among pre-service teacher students, characterized by memorization and information reproduction without meaningful understanding. It was implemented as a one-day workshop (August 7, 2026) attended by 25 students from Indonesian Language and Literature, Music, and Lampung Language Education study programs, using conceptual lectures, critical discourse analysis, aesthetic exploration, and a collaborative poetry musicalization project. Evaluation used gamification-based pretest-posttest via Kahoot. Results showed significant improvement: correct answers rose from 36% to 84%, a gain of 48 points. Qualitative reflections indicated a shift toward more critical, reflective, and integrative learning. The program produced a deep learning-based community strengthening model applicable to similar contexts.
IMPLEMENTASI PERFORMANCE PEDAGOGY DALAM PEMBELAJARAN MUSIK INFORMAL PADA KOMUNITAS BELAJAR MAHASISWA Riyan Hidayatullah; Sumarti; Prisma Tejapermana; Muharsyam Dwi Anantama; Nabila Hasri Ainun
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2106

Abstract

This community service activity aims to implement the Performance pedagogy approach to improve the quality of informal music learning in a student learning community at the Department of Language and Arts Education (JPBS), Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Lampung. The program was carried out through a workshop attended by 20 students from the Music Education, Indonesian Language and Literature Education, and English Education study programs. Activities included conceptual presentations, demonstrations, ensemble practice, and musical performance. Evaluation was conducted using pre-test and post-test via the Kahoot application. Results showed a significant increase in participant understanding, from 36% correct answers in the pre-test to 84% in the post-test. The result shows an improvement of 48%. Qualitative reflections indicated a shift in participants' orientation toward viewing performance not as an end product of learning, but as an integral and meaningful part of the learning process itself. This program demonstrates that the Performance pedagogy approach is effective and relevant as a model for strengthening student learning communities through informal music learning.   Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan Performance pedagogy untuk meningkatkan kualitas pembelajaran musik informal dalam komunitas belajar mahasiswa di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (JPBS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lampung. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan lokakarya yang diikuti oleh 20 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Musik, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan meliputi pemaparan konsep, demonstrasi, praktik ansambel, dan pertunjukan musik. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan aplikasi Kahoot. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari 36% jawaban benar pada pretest menjadi 84% pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 48%. Refleksi kualitatif juga menunjukkan adanya pergeseran orientasi peserta dalam memandang pertunjukan, dari sekadar hasil akhir pembelajaran menjadi bagian yang integral dan bermakna dari proses pembelajaran itu sendiri. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan Performance pedagogy efektif dan relevan sebagai model untuk memperkuat komunitas belajar mahasiswa melalui pembelajaran musik informal.
Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbasis Digital dalam Pembelajaran Menulis Teks Pidato Persuasif Untuk Peserta Didik Kelas VIII SMP: Indonesia Hana Riana; Sumarti; Siti Samhati; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i1.12678

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bahan ajar berdiferensiasi berbasis digital dalam meningkatkan keterampilan menulis teks pidato persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP. Menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini mengintegrasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa bahan ajar ini meningkatkan kompetensi menulis secara signifikan, dengan rata-rata peningkatan 25,57% pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Fitur interaktif, personalisasi konten, dan kemudahan navigasi diapresiasi oleh peserta didik, sementara guru melihat fleksibilitas bahan ajar dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran individual. Meskipun terdapat tantangan dalam infrastruktur digital, penelitian ini berhasil membuktikan bahwa bahan ajar berdiferensiasi berbasis digital adalah pendekatan inovatif untuk mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21. Kata Kunci: bahan ajar berdiferensiasi, digital, teks pidato persuasif, keterampilan menulis, pembelajaran bahasa
Nilai Simbolik Budaya Masyarakat Lampung dalam Puisi Tapis Berseri Jauza Najla Naufalia; Mulyanto Widodo; Nurlaksana Eko Rusminto; Sumarti; Siti Samhati
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13127

Abstract

Abstrak: Sastra lisan, khususnya dalam genre puisi, memiliki peran penting dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya masyarakat Lampung. Salah satu bentuknya adalah puisi “Tapis Berseri” yang sarat dengan pesan moral dan simbolik tentang kehidupan sosial budaya masyarakat Lampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai simbolik budaya masyarakat Lampung direpresentasikan dalam puisi “T apis Berseri” serta makna yang terkandung di balik simbol-simbol budaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis nilai simbolik budaya yang termuat dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis terhadap struktur teks dan nilai-nilai budaya yang dihadirkan dalam karya sastra tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Tapis Berseri” mengandung ajakan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Lampung melalui prinsip-prinsip seperti sakai sambayan (gotong royong), nemui nyimah (sopan santun), dan nengah nyappur (kerja keras dengan tenggang rasa). Selain itu, puisi ini juga mencerminkan keragaman masyarakat Lampung yang terdiri atas penduduk asli dan pendatang, serta menekankan pentingnya kerja sama antar lapisan masyarakat untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam memajukan budaya.