Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Student Learning Motivation Through The Predict, Observe, Explain (POE) Learning Model Nisa Aulia Mahardika; Tri Ariani; Endang Lovisia
Equator Science Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v2i1.110

Abstract

This study aims to determine how student learning motivation after applying the Predict, Observe and Explain (POE) learning model. The method used in this study is an experimental method with the population, namely students of SMA Negeri 2 Lubuklinggau class X. Based on the population, sampling is carried out in class X IPA 2 using the Simple Random Sampling technique because the sample is a randomly taken population. The instrument used is in the form of a motivation questionnaire from each student, where the test results will be seen based on motivation indicators and percentages. From the results of the analysis, 94% of students have very good motivation, 6% of students have good learning motivation, 0% of students have less learning motivation, and 0% of students have very less learning motivation. Based on the results of the analysis obtained, it can be concluded that after the implementation of the POE learning model students have high motivation to do physics learning. This can be seen in the percentage which in the table shows excellent and good data analysis.
Feasibility Analysis of Inquiry-Based Physics Teaching Modules to Improve The Collaboration Skills of Class XI MAN 2 Lubuklinggau Yurike Yuniar; Endang Lovisia; Yaspin Yolanda
Equator Science Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v2i1.111

Abstract

The aim of this research is to determine the feasibility of an inquiry-based teaching module to improve the collaboration skills of class XI students at MAN 2 Lubuklinggau. The research method used is the 4D development model consisting of 1) Define, 2) Design, 3) Develop and 4) Disseminate. The instrument used to answer the research objectives is the feasibility sheet consisting of a media expert validation sheet, a language expert validation sheet and a material expert validation sheet. The data in this study were analyzed using the Widoyoko formula. Based on the data obtained from the results of the feasibility of inquiry-based teaching modules, a score of 51 was obtained from media experts with a very good classification, a score of 73 from language experts with a very good classification, and a score of 47 from material experts with a very good classification. So the inquiry-based teaching module is declared very suitable for use and able to improve students' collaboration skills.
SOCIALIZATION AND TRAINING IN THE PRODUCTION OF BIOETANOL FROM SUGAR CANE IN LUBUK RUMBAI VILLAGE, RUPIT DISTRICT, MUSI RAWAS UTARA DISTRICT Endang Lovisia; Yaspin Yolanda
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2590

Abstract

This community service activity was carried out in Lubuk Rumbai Village, Rupit District, Musi Rawas Regency, targeting the people of Lubuk Rumbai Village. Most of the people of Lubuk Rumbai Village earn their living as farmers or planters, therefore it is considered very appropriate for lecturers to provide community service in Lubuk Rumbai Village. Considering the large number of sugar cane plants in the area. TIM invites local communities to process sugar cane plants in the form of molasses into bioethanol fuel. The local community's lack of knowledge and skills regarding the use of sugar cane molasses has made TIM interested in applying appropriate technology to utilize sugar cane molasses as an alternative energy source, namely bioethanol. With the presence of bioethanol, it is hoped that people will no longer depend on fossil energy considering that energy supplies are currently decreasing. Apart from that, when compared to energy from fossils, the use of bioethanol is more environmentally friendly because it comes from biological material. The method that TIM uses is the method of socialization and training on how to make bioethanol from sugar cane molasses. Based on the results of the skills questionnaire given by TIM to 15 respondents, it was found that 80% of the community were satisfied with this training activity.
SOSIALISASI PEMANFAATAN ALAT SEDERHANA PENGUKUR TINGKAT KESUBURAN TANAH BAGI IBU PKK DI DESA PASENAN KECAMATAN STL ULU TERAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS Tri Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Endang Lovisia; Wahyu Arini
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2591

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan cara membuat alat sederhana pengukur tingkat kesuburan tanah, membantu masyarakat dalam pembuatan alat pengukur kesuburan tanah, dan untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, dengan target sasaran ibu-ibu PKK. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini disosialisasikan bagaimana menerapkan teknologi sederhana dalam menentukan kesuburan tanah. Untuk mendukung tujuan tersebut Tim dari Universitas PGRI Silampari melakukan kegiatan dengan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahap pelatihan, tahap perancangan dan pembuatan alat, dan tahap pelaksanaan. Instrumen PKM yang digunakan yaitu angket pengetahuan dan keterampilan yang digunakan untuk mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK setelah TIM PKM mensosialisasikan cara memuat alat pengukur tingkat kesunuran tanah. Dari analisis hasil angket pengetahuan didapat rata-rata nilai pengetahuan sebesar 86,7 dengan kategori “Sangat Baik” dan keterampilan sebesar 82,3 dengan katogori “Sangat Baik”
Pelatihan Pembuatan Briket dari Limbah Sekam Padi di Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas Wahyu Arini; Tri Arini; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2602

Abstract

Jajaran Baru adalah salah satu desa di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia.Sebagian besar wilayah Desa Jajaran Baru ini terdiri dari persawahan, perkebunan karet. Mayoritas masyarakat Desa Jajaran Baru berkerja sebagai petani, buru tani, dan pedagang. Desa Jajaran Baru merupakan desa mitra pada kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan pada Bulan September 2023 dengan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket dari limbah sekam padi sebagai upaya untuk mengurangi limbah sekam padi dilingkungan dan melatih Masyarakat dalam mengolah sekam padi sebagai sumber energi alternatif. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut diperoleh hasil berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan briket dengan menggunakan limbah sekam padi. Dari data analisis diperoleh rata-rata nilai sebesar 88,9, hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat briket sekam padi sebagai energi alternatif termasuk dalam kategori Sangat Baik. Untuk keterampilan Masyarakat di peroleh rata-rata nilai sebesar 88,7, hal ini menunjukkan bahwa keterampilan masyarakat berada pada kategori Sangat Baik.
Sosialisasi Pemanfaatan Alat Filtrasi Sederhana di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas Endang Lovisia; Ahmad Amin; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawast, Kabupaten Musi Rawas dengan target sasaran masyarakat Desa Babat. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh warga setempat khususnya masyarakat Desa Babat, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses penjernihan air yang keruh. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini masyarakat di Desa Babat Kecamatan STL. Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas mampu membuat alat filtrasi sederhana untuk proses penjernihan air. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan bioetanol dari tetes tebu. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 20 orang, diperoleh bahwa terjadi peningkatan sebesar 69,8%.
Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Pembuatan Pakan Ikan Lele di Desa Sugih Waras Kecamatan Suka Karya Kabupaten Musi Rawas Endang Lovisia; Yuli Febrianti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3203

Abstract

tujuan dari PKM ini adalah menghasilkan pakan ikan, serta dapat meningkatkan pengetahuan bagi Masyarakat, adapun metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan , hasil PKM berupa pemberian kuesioner kepada 15 orang responden didapati bahwa secara umum rata-rata indeks kepuasan peserta pelatihan adalah 73% dan termasuk dalam kategori puas. Hal ini menunjukan bahwa pelatihan yang diselenggarakan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan. Selain itu, hasil kuesioner juga menunjukkan jika sebagian besar peserta pelatihan, berharap adanya pendampingan sebagai tindak lanjut dari program ini secara berkesinambungan
Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Ovilia Putri Utami Gumay; Syabawaihi Syabawaihi; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3219

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Embacang Lama. Desa Embacang Lama sendiri memiliki sumber daya alam berupa pertanian dan perkebunan. Secara keseluruhan, kondisi perumahan penduduk di Desa Embacang Lama ini rata-rata rumah panggung dan semi permanen. Ditinjau dari segi pendidikan masyarakat Desa Embacang Lama ini mayoritas tamatan SD/Sederajat dan SMP/Sederajat, serta terdapat pemuda desa yang masih kurang dalam mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya, untuk itu industri kreatif sangat diperlukan. Pada kegiatan pengabdian ini akan membahas salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan secara skala rumahan dengan peluang yang cukup menjanjikan saat ini, yakni pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku lilin aromaterapi. Di Desa Embacang Lama juga ada kegiatan yang dilakukan seperti pengajian, karang taruna dan kegiatan oleh ibu-ibu PKK. Sasaran mitra dalam pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah masyarakat non produktif, sehingga dengan dilaksanakan kegiatan PKM ini masyarakat dapat bertukar informasi mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah dapat diolah menjadi lilin aromaterapi yang dapat dipasarkan dan dikembangkan menjadi industri kreatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode pelatihan dan pendampingan tentang cara pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan dalam hal Pembuatan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan Endang Lovisia; Yuli Febrianti; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3873

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, sebagai respons terhadap melimpahnya limbah kelapa sawit yang belum dimanfaatkan dan masih dibakar terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tandan kosong dan pelepah sawit menjadi briket sebagai energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi melalui angket keterampilan. Hasil angket menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali bahan, melakukan karbonisasi, mencampur dan mencetak briket, serta memahami keselamatan kerja, dengan rata-rata peningkatan keterampilan sebesar 60,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa program berhasil memberdayakan masyarakat secara teknis dan meningkatkan pemanfaatan limbah sawit berbasis energi terbarukan.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Bahan Bekas Bagi Siswa di SMP Negeri 1 Air Satan Wahyu Arini; Tri Ariani; Sulistiyono Sulistiyono; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika serta keterampilan kreatif siswa melalui pelatihan pembuatan alat peraga berbasis bahan bekas. Subjek kegiatan adalah 25 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan materi konsep fisika dasar, demonstrasi pembuatan alat peraga, serta praktik langsung menggunakan bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan karet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian produk. Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari rata-rata 68% menjadi 88%, serta peningkatan pemahaman konsep yang ditunjukkan melalui skor rata-rata dari 62 menjadi 82. Sebanyak 84% siswa mampu menghasilkan alat peraga dengan kategori baik, dan 16% kategori cukup. Selain itu, 92% siswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual dan inovatif.