p-Index From 2021 - 2026
11.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Jurnal Administrasi Publik Dia: Jurnal Administrasi Publik Channel : Jurnal Komunikasi JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik) (e-Journal) Jurnal Representamen Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan Jurnal Agregasi Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Jurnal Public Policy JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Progresif : Media Publikasi Ilmiah Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara Public Sphere Review Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Journal of Research and Development on Public Policy Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Jurnal Media Administrasi POLICY AND MARITIME REVIEW Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Ezra Science Bulletin Jurnal Relasi Publik Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) MADIKA: Jurnal Politik dan Governance Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Mimbar Administrasi Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik KATARSIS An-nisa: Journal of Islamic Family Law IJSPPS: Indonesian Journal of Social Politic and Policy Studies Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Jurnal Administrasi Publik (JAP) Journal of Political and Governance Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 : Studi Pada Pulo Tegalsari RW 07 RT 10 Surabaya Ade Daoed Saputra; Supri Hartono; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 06 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya Covid 19 ke Indonesia dan ditambah dengan kebijakan PSBB membuat kerusakan ekonomi masyarakat sehingga pemerintah mengeluarkan Kebijakan peraturan Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang di keluarkan oleh pemerintah mengenai keuangan kebijakan penangan Negara serta stabilitas system keuangan untuk mengatasi pademi Covid 19 yang tujuannya mengurangi dampak akibat Covid 19 dalam berbagai sektor, sektor ekonomi salah satunya. Selain itu juga, Menteri Sosial Republik Indonesia mengeluarkan keputusan tentang kebijakan bantuan langsung tunai No. 54/HUK/2020 mengenai pelaksanaan bantuan langsung tunai dan bantuan sosial sembako dalam penanggulan dampak Covid 19. Peneliti berusaha mengetahui evaluasi kebijakan bantuan langsung tunai di Pulo Tegalsari. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi William N. Dunn. Metode yang di gunakan di penelitian ialah metode kualitatif deskriptif. Bedasarka hasil penelitian yang di lakukan peneliti evaluasi kebijakan BLT yang dilakukan melalui enam indikator terbukti tidak semuanya sesuia dengan hasil yang di inginkan pemerintah meskipun terdapat banyak dampak positif yang diterima masyarakat namun kebijakan BLT dirasa masih memiliki kekurangan dalam beberapa aspek terutama indikator perataan dan ketepatan sasaran.
STRATEGI BUMDES DALAM OPTIMALISASI EKONOMI DESA MELALUI PENGELOLAAN AGROWISATA D’GANJARAN KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Nur Dilla Komalasari; Adi Susiantoro; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development in village areas aims to improve the welfare of rural communities and the quality of human life as well as reduce poverty through the provision of meeting basic needs, building facilities and infrastructure, developing local economic potential, and using natural resources and the environment in a sustainable manner. As for one of the strategies carried out by the government, namely establishing BUMDes where this institution is adjusted to the potential in each village. BUMDes Sambimadu is one of the BUMDes in Sidoarjo Regency which was established by the Sambibulu Village Government in 2017 where the name Sambi Madu stands for Sambibulu Maju and Unggul. However, researchers found a problem that occurred in BUMDes governance from an organizational structure that was still not optimal in managing existing business units, especially in D'Ganjaran agro-tourism and overlapping job descriptions of members resulting in overlapping jobs. Therefore this study discusses the BUMDes Strategy in Optimizing the Village Economy through D'Ganjaran Agrotourism Management, Taman District, Sidoarjo Regency. The purpose of this study is to analyze the BUMDes strategy in optimizing the village economy through D'Ganjaran agro-tourism, Taman District, Sidoarjo Regency. The method used is descriptive qualitative method with the approach of observation, interviews, documentation. The results of the research are improving coordination between the community, BUMDes, and the village government in the development of D'Ganjaran Agrotourism with periodic or spontaneous inter-agency meetings and also deliberations in forums then also through the Musrenbang.
Pengembangan Wisata Budaya Berbasis Masyarakat di Desa Detusoko Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur Yoachim Rivaldo Watu Raka; Supri Hartono; Anggraeny Puspaningtyas
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v1i4.130

Abstract

Tourism development is currently starting to become one of the leading programs in regional development. Tourism development is expected to be able to contribute to the receipt of regional original data collection and create regional cultural jobs. one of the Ende districts that has tourism potential is in the Detusoko sub-district. The tourism potential of Detusoko Village is a type of natural, cultural and artistic tourism of the Detusoko people with their uniqueness and character. One of the possible attractions of Detusoko Village is nature tourism, with mountains, hot springs, and rice fields surrounding Detusoko Village. In addition to nature tourism, there are cultural tours that introduce cultural elements and community customs. If managed properly, this cultural tourism area will make a significant contribution to Detusoko Village. This cultural tourism can be known from the location and cultural activities of Detusoko Village. B. Traditional houses and dances. Detusoko Tourism Village is one of the tourist villages in East Nusa Tenggara (NTT), namely Detusoko District, Ende Regency with a population of 211 heads of households, 758 residents with 362 male spirits and 396 female residents. This is a table of the population of the village of Detusoko.
MANAJEMEN STRATEGI DALAM MEININGKATKAN KINERJA PEGAWAI BIDANG MANAJERIAL PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI JAWA TIMUR Muhammad Hadi Wahyu; M. Kendry Widiyanto; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 02 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi organisasi publik hingga saat ini belum memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada organisasi publik, masalah manajemen sumber daya manusia masih terus terulang. Oleh karena itu manajemen strategi hadir, sebagaimana tertuang dalam pendapat (Robbins, 2006:260-261) dalam Meningkatkan Kinerja pegawai (Kualitas Kerja, Kuantitas, Ketetapan Waktu, Efektivitas dan Kemandirian). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan 2 (dua) fokus penelitian yaitu: 1) Bagaimana manajemen strategi BPSDM dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai; 2) Apa saja hambatan yang dialami Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai pada Bidang Manajerial BPSDM provinsi Jawa Timur. Data diperoleh melalui obervasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dikembangkan oleh Miles dan Hubermas. analisis ASOCA (ability, strength, opportunities, culture, dan agility). Hasil penelitian menujukan bahwa peningkatan kinerja pegawai Bidang Mnajerial pada BPSDM Jawa Timur belum terlaksana secara optimal dan masih menjadi hambatan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hal ini dapat dibuktikan karena Culture (budya) kinerja yang sulit untuk dileburkan karena perbedaan asal daerah pegawai sekaligus perbedaan budaya kerja dan Agility (kecerdasaan) terkait dengan lemahnya pegawai Bidang Manajerial terhadap pemanfaatan teknologi Informasi.
PEMBUATAN TAMAN BACA RAMAH ANAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA PADA ANAK-ANAK DESA BEJIJONG KABUPATEN MOJOKERTO Anggraeni Cahya Ningrum; Novia Aulia Sari; Isaam Fajar Maulana; Anggraeny Puspaningtyas
ABDIMAS Vol 3 No 02 (2023): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPK ORMAWA is one of the MBKM activities held by the government to support student education so that it can be directly conveyed to the Indonesian people through students. The PPK ORMAWA activity is an activity that has 5 Literacy Corner Programs, one of which is the Reading Garden Literacy Corner. Bejijong Village is a tourist village where this village is also one of the villages where the average community has a low level of reading interest. So that with the Literacy Corner of a Child Friendly Reading Park in Bejijong Village, now children can have the right Reading Garden. Literacy is the only program supported by the government because Indonesia has a very strong literary culture. This service aims to increase the attractiveness of children in Bejijong Village in the world of literacy. The results obtained are that the ORMAWA PPK Team has made this program. With this place, it is hoped that it can increase the attractiveness of children in Bejijong Village in the world of literacy. So that with this place children can learn and read various books that are already available in that place.
Optimalisasi Reformasi Pelayanan Kesehatan Melalui Program E-Health Pada Puskesmas Jagir Kota Surabaya Muhammad Nasrullah; Anggraeny Puspaningtyas S.AP., M.AP
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 4 No. 2 (2023): Juli: Journal of Administrative and Social Science
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v4i2.396

Abstract

Public service is the fulfillment of needs in society. there should be an increase in the quality of public services by utilizing information and communication technology, namely E- Government. The government's job is to provide services. For example, the Surabaya government is improving the quality of public services in the health sector with the e-health program. This study aims to see whether this program is effective for the people of Surabaya. The research method uses descriptive analysis, whether the e-health program is able to improve the quality of public services in the city of Surabaya in the health sector.
PELAKSANAAN COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN DESA MOJOMALANG MELALUI PENGUATAN UMKM Puspaningtyas, Anggraeny; Radjikan, Radjikan
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i1.3421

Abstract

Based on data from the Office of Cooperatives, Industry and Trade, Tuban Regency, in 2019 there were 75,536 MSMEs. The irony is that in Mojomalang Village, Parengan District, there is not much motivation for residents to open their own businesses. The condition of the Mojomalang Village area is a lack of water during the dry season. MSMEs in Mojomalang Village are still underdeveloped because there are many obstacles including a lack of business capital, a lack of understanding on how to grow a business, a lack of product innovation, and product marketing difficulties. During the rainy season, the majority of residents cultivate rice fields and fields to meet their daily needs. However, in the dry season, the residents do not cultivate the fields and fields, but become factory workers. Collaborative governance is the concept of governance in Mojomalang Village in order to improve the village economy through strengthening MSMEs. The purpose of this study is to analyze the implementation of collaborative governance in improving the economy through strengthening MSMEs. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Based on the results of the research that has been carried out, it is the collaborative aspect of administering the village government that is more in the aspects of formulating and implementing policies or programs issued by the village government. So that in practice, collaboration in government administration can be said to be less deliberative or deliberative among actors/stakeholders who should be involved. The actors or stakeholders involved in efforts to improve the economy in Mojomalang Village are the village government, MSME actors, BUMDes managers and the community. The recommendation from the research that has been carried out is to develop village potential that involves stakeholders through dissemination. Knowledge of the processing of superior products and the use of appropriate technology can increase the productivity and innovation of MSMEs. So that Mojomalang Village can become a village that has an independent economic power. AbstraksiBerdasarkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban tahun 2019 mencapai 75.536 UMKM. Ironinya, di Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan belum banyak motivasi warga untuk membuka usaha sendiri. Kondisi wilayah Desa Mojomalang yang kekurangan air di saat musim kemarau. UMKM di Desa Mojomalang masih kurang berkembang karena banyak kendala diantaranya minimnya modal usaha, kurang memahami cara membesarkan bisnis, kurangnya inovasi produk, dan kesulitan pemasaran produk. Pada musim penghujan, mayoritas warga bercocok tanam di sawah dan ladang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi, pada musim kemarau, warga tidak mengolah sawah dan ladang, tetapi menjadi buruh pabrik. Collaborative governance menjadi konsep penyelenggaraan pemerintahan di Desa Mojomalang dalam rangka meningkatkan perekonomian desa melalui penguatan UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam peningkatan perekonomian melalui penguatan UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah aspek kolaborasi penyelenggaraan pemerintah desa lebih pada aspek perumusan dan implementasi kebijakan atau program yang dikeluarkan oleh pemerintah desa. Sehingga dalam prakteknya, kolaborasi penyelenggaraan pemerintah dapat dikatakan kurang deliberatif atau musyawarah antar aktor / stakeholders yang seharusnya terlibat. Adapun aktor atau stakeholders yang terlibat di dalam upaya peningkatan ekonomi di Desa Mojomalang adalah pemerintah desa, pelaku UMKM, pengelola BUMDes dan masyarakat. Rekomendasi dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah mengembangkan potensi desa yang melibatkan stakeholders dengan diseminasi. Pengetahuan mengenai pengolahan produk unggulan dan penggunaan teknologi tepat guna dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi UMKM. Sehingga Desa Mojomalang dapat menjadi desa yang memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri.
EVALUASI PROGRAM PERMAKANAN BAGI LANJUT USIA MISKIN DI KELUARAHAN WONOREJO SURABAYA Geiska Rievy Lupe Pinthor; Indah Murti; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedoman pemberian permakanan di kota Surabaya, peraturan walikota ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam pengelolaan kegiatan pelaksanaan pemberian permakanan. Peraturan walikota ini bertujuan agar kegiatan pelaksanaan pemberian permakanan yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dapat dikelola secara, tertib, efektif, dan efisien serta dapat tepat sasaran. Penerima manfaat pelaksanaan pemberian permakanan adalah penduduk kota Surabaya yang termasuk golongan keluarga miskin yang terdiri dari orang lanjut usia, anak yatim/ piatu, dan penyandang cacat. Bahwa peneliti berfokus pada penerima bantuan permakanan dengan kriteria lanjut usia. Istilah evaluasi mempunyai arti yang berhubungan, masing-masing menunjuk pada nilai terhadap hasil kebijakan dan program. Secara umum istilah evaluasi dapat disamakan dengan penaksiran, pemberian angka, dan penilaian. Dalam arti spesifik evaluasi berkenaan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat hasil kebijakan, ketika hasil kebijakan pada kenyataan mempunyai nilai, hal ini karena hasil tersebut mempunyai sumbangan pada tujuan atau sasaran. Dalam lokasi penelitian ialah tempat dimana dapat mengungkapkan keadaan yang sebenarnya dari obyek yang ingin diteliti. Sedangkan situs penelitian adalah letak atau tempat penelitian yang memgungkapkan keadaan sebenarnya dari keadaan yang diteliti. Penelitian ini mengambil lokasi pada warga sekitar di daerah Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya.
EVALUASI PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) PADA RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA SURABAYA: (Studi Kasus: Taman Bungkul Kota Surabaya) Elsa Regitha Aura Putri; Anggraeny Puspaningtyas; Adi Soesiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penataan Pedagang Kaki Lima sering kali dilatarbelakangi oleh banyaknya Pedagang Kaki Lima yang berjualan tidak pada tempatnya yang dapat menyebabkan kemacetan dan ketidaktertiban salah satunya di Taman Bungkul Kota Surabaya. Dalam proses penataan Pedagang Kaki Lima di Kota Surabaya, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya untuk menata Pedagang Kaki Lima yang terkena dampak dari penataan. Pedagang Kaki Lima yang terkena dampak dari penataan akan diberikan dan disediakan tempat untuk berjualan kembali pada Sentra Wisata Kuliner Taman Bungkul yang nyaman dan rapi. Namun, meskipun sudah dilakukan relokasi kepada beberapa Pedagang Kaki Lima ke tempat yang lebih nyaman masih ada saja Pedagang Kaki Lima lain yang bermunculan dan membuat ketidaktertiban di pinggir jalan Taman Bungkul Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kebijakan penataan Pedagang Kaki Lima di kawasan Taman Bungkul Kota Surabaya. Dengan menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan dari William N. Dunn, evaluasi kebijakan penataan Pedagang Kaki Lima tidak sepenuhnya berhasil karena masih ada Pedagang Kaki Lima yang kembali ke lokasi lama atau di pinggir jalan karena biaya retribusi yang tidak tepat sasaran dengan fasilitas dan penghasilan yang didapatkan.
EFEKTIVITAS PENERAPAN DIGITALISASI PEMERINTAHAN DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK STUDI DI DESA MARGA MULYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Abdul Manaf; Bambang Kusbandrijo; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan digital merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan ekosistem digital. Sudah saatnya seluruh elemen pemerintahan baik di pusat maupun daerah saling berkolaborasi mewujudkan sistem pemerintahan yang terpadu secara nasional. Tujuannya tidak lain ialah mewujudkan layanan pemerintahan yang mudah diakses serta digunakan oleh masyarakat. Permasalahan yang sering terjadi adalah sistem administrasi yang masih dilakukan secara manual akibat kurangnya sarana dan prasarana pendukung.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara Pemerintah Desa Marga Mulya untuk mengatasi tantangan pelayanan publik di era digitalisasi dengan efektif. Fokus dalam penelitian ini adalah tantangan yang dihadapi desa untuk penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik yang mengacu pada Peraturan MENPAN Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pedoman Standar Pelayanan.Pada penelitian ini berkesimpulan, dimana digitalisasi masyarakat desa memiliki manfaat positif dalam mempermudah dalam urusan administrasi, dengan hadirnya aplikasi tambahan membuat digitalisasi masyarakat desa semakin efektif dalam hal administrasi. Namun masalah lain yang timbul, masih banyak dari masyarakat desa yang belum mengerti tentang penggunaan internet, serta akses internet yang masih terbatas menjadi faktor penghambat dalam digitalisasi masyarakat desa. Sebaiknya untuk efektivitas komunikasi dua arah antara pemerintah penyedia layanan publik dengan masyarakat yang disediakan ruang diskusi pada aplikasi opendesa.id, sehingga baik kritik, saran, masukan dari masyarakat. Penyediaan internet merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah desa demi terwujudnya digitalisasi masyarakat desa.
Co-Authors Abdul Halik Abdul Manaf Ade Daoed Saputra Adi Soesiantoro Adi Soesiantoro Adi Soesiantoro, Adi Adi Susiantoro Adzra Ajeng Lestari Agnes Cipta Permatasari Ahmad Adhi Suprayitno Aisyah Safira Maharani Ajeng Anindya Murtini Al Annisa Nuraini Riskhoh Saputri Aldian Cholik Alifah Retno Wulandari Amalia, Rezki Andre Saputra, Septian Anggraeni Cahya Ningrum Anisatul Septian Ika Candra Annisa Tiorma Shinta Ari Nugraha, Fransiskus Arinda Dias Fidiyanti Asyavira, Ariska Aulia Ayu Puspita Sari Bagoes Soenarjanto Baihaqi, Muhammad Hanif Baihaqi Bambang Kusbandrijo Bambang Kusbandrijo Basyar, Muhammad Roisul Camelle Aqila Chairul Putri, Cintya Daniela Elisandra Daniela, Rafa Del Vienna, Tiara Dewi Utari, Rani Dewi Yasmine Ammaratih Dida Rahmadanik Dini Istikhoma Anggraini Diska Paras Ayu Dwi Anggraini Dwiki Dimas Dwiki Prakoso Eddy Wahyudi Eddy Wahyudi Elsa Aurelia Margareta Elsa Regitha Aura Putri Emmy Dyah Rahmawati Erisca Dian Aprilia Eureka Ratna Nirmala Evinda Fenny Wulandari Fendi Ilham Ferdinandus Hadur Fernanda Laily Hendryan Gaba, Florentina Virginia Bebhe Geiska Rievy Lupe Pinthor Gerry Wahyu Berlia Gerry Wahyu Berlia Handayani Sagita, Dini Haniffah Widia Ananta Haniffah Widia Ananta Hartono, Supri Hasan Ismail Honesti Ramadhani, Mumtahanah Ilman, Ghulam Maulana Ilman, Ghulam Maulana Indah Murti, Indah Isaam Fajar Maulana Ismi Erli Syephiana Joko Widodo Kendry Muliyanto Lady Rara P., Ingesti M Kendry Widiyanto M. Kendry Widiyanto M. Kendry Widiyanto M. Kendry Widyanto Marcel Mochammad Reza Ardito Marshanda Widya Adinda Marsianto Putra, Muhammad Dwi Mohammad Insan Romadhan Much Sari’ul Fahmi Muchammad Wahyono Muhammad Hadi Wahyu Muhammad Nasrullah Muhammad Roisul Basyar Murtini, Ajeng Anindya Mutiara Cahyani Nabilla Larasati Nabilla Larasati Nia Eka Safitri Ninin Adeliya Citra Novia Aulia Sari Noviana Tiurulan Rahmawati Nur Dilla Komalasari Nur Rosyida, Ima Nurul Komaria Nurul Qomariyatun Zulfah NURUL QOMARIYATUN ZULFAH Nurul Sofiani Octaviani, Mita Olimpius Kurniawan Patulak, Evelyn Imanuella Dhika Putri Puspitasari, Cindy Putra, Alvin Wahyu Tri Yudian Putri Sugiarto, Adelia Rachmawati, Intan Radjikan, Radjikan Rafi Syafuddin, Muhammad Rahmawati, Lutfia Diva Ramadhania, Tariza Retno Dwi Siswanto Rianissaputri, Rianissaputri Rumana, Mailani Zahro Sa'adah, Alvira Tindi Sahri, Rosalina Berliana Permata Salsa Eka Putri Salsabila Novia Jahroo Salsabila Novia Jahroo SALSABILLA, ELISA Saskia Nisa Setiaatmitha Satyo Putra, Septiyan Savira Uswatun Chasana Shafa Jihan Anjani Sherlinda Uge Siti Nur Rodiyah Siti Nur Rodiyah Siti Sutria Sukma Garini, Lituhayu Sutria, Siti Thenu, Anastasya Priskila Priskila Elisabeth Thenu Tri Pramesti Vidiyanti, Erina Viona Erlanda Wahyudi, Eddy Whildan Primadhanny Widiyanto, Kendry Widiyanto, M. Kendry Yoachim Rivaldo Watu Raka Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko Zahrotul Arofah