Claim Missing Document
Check
Articles

Model Kepemimpinan Generasi Z dalam Menghadapi Ketidaksetaraan Usia di Tempat Kerja Multigenerasi Jolin Jolin; Maria Agustina Simbolon; Yenny Afriyanti; Sholeha Sholeha; Satriadi Satriadi
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 4, September 2026 (Accepted)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i4.513

Abstract

This article discusses Generation Z leadership models in addressing age inequality in multigenerational workplaces. Demographic shifts in the workforce have led organizations to bring together Baby Boomers, Generation X, Millennials, and Generation Z in the same workspace. This situation can be a strength if managed inclusively, but it can also give rise to stereotypes, communication gaps, limited opportunities, and age-based discrimination. This article employs a qualitative approach using a narrative-conceptual literature review. Data were collected from journal articles, statistical reports, and relevant conceptual studies on Generation Z, inclusive leadership, adaptive leadership, digital leadership, ageism, and multigenerational workforce management. Data were collected from journal articles, statistical reports, and relevant conceptual studies on Generation Z, inclusive leadership, adaptive leadership, digital leadership, ageism, and multigenerational workforce management. The original contribution of this article lies in the development of the IKA-KPK-Based Gen Z Leadership Model as a conceptual framework that explicitly addresses ageism in the context of Indonesian organizations. This model combines seven components: inclusivity, two-way communication, technological adaptation, cross-generational collaboration, mutual learning, equal opportunity, and psychological safety. The findings of this study indicate that the model can help organizations view age not as a basis for superiority, but as a source of complementary experiences, perspectives, and knowledge. This article concludes that Generation Z leadership has the potential to reduce age inequality when implemented through organizational practices that are fair, participatory, competency-based, and open to further empirical validation
Persepsi dan Kondisi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada Pekerja Wanita di Indonesia Mirza Ayunda Pratiwi; Dimas Satriadi
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 5 No 2 (2021): Oktober, 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v5i2.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kondisi pekerja wanita di Indonesia dari berbagai jenis profesi dan pekerjaan terkait pengalaman mereka terkait Kekerasan Berbasis gender Online (KBGO) di lingkungan kerja. Penelitian ini juga ingin mengetahui pandangan atau persepsi wanita pekerja tentang komentar berbau pelecehan, definisi kekerasan berbasis daring, tindakan apabila mengalami KBGO dan kesediaan bercerita apabila menjadi korban. Metode yang digunakan adalah metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan metode sampling kuota terhadap wanita bekerja di Indonesia yang berumur lebih dari 15 tahun. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis framework. Hasil menunjukkan bahwa hal KBGO yang paling sering terjadi pada wanita pekerja adalah (i) memantau, melacak dan mengawasi kegiatan online atau offline dengan niatan tertentu (ii) mendapat komentar kasar secara daring dan luring (iii) kegiatan mengakses, menggunakan atau memanipulasi data pribadi atau foto atau video, serta informasi dan konten pribadi tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan. Persepsi KBGO menurut responden adalah (1) Bentuk Penipuan Daring (2) Prostitusi (3) Bullying (4) Komentar Kasar (5) Body Shaming (5) Menyebarkan video seksual (6) Membuat stiker dan candaan menggunakan organ tubuh wanita. (7) Menggunakan foto profil di akun media sosial dengan bentuk tubuh wanita. (8) Ajakan video call seksual (9) Pengiriman pesan seksual (10) Permintaan Post a Picture (PAP). Pada akhir bagian peneliti memberikan tiga rekomendasi kebijakan untuk menangani masalah KBGO di lingkungan kerja.
Effect Of Trust And Risk On Purchase Intention Using Gojek Application Satriadi Satriadi; Ronaldo Yolanda Putra; Surya Kusumah; Selvi Fauzar; Hendri Herman
International Journal of Islamic Business and Management Review Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.979 KB) | DOI: 10.54099/ijibmr.v2i1.140

Abstract

Transactions using the Gojek application are considered to be more practical. However, transacting using online applications cannot be separated from the uncertainty felt by consumers and is considered as a perceived risk that will be able to affect the trust and purchase intention of consumers to transact online. The main purpose of this study was to determine the effect of trust and perceived risk on purchase intention. This study uses primary data with a population of students of STIE Tanjungpinang Development users of the Gojek application and a sample of 215 respondents using purposive sampling. The analysis uses SPSS 25. The results show that it has a significant effect on purchase intention, perceived risk has a significant effect on purchase intention, and simultaneously purchase intention is influenced by trust and perceived risk.
The Role of Intercultural Understanding in Enhancing International Consumer Trust: Moderated by Multilingual Branding Strategy Mai Yuliza; Mia Muchia Desda; Tissa Aulia Damayanti; Marissa Pusparini; Roky Apriansyah; Satriadi Satriadi; Nadilla Hadring; Sri Karni
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jibeka.v20i2.2449

Abstract

The growth of the digital economy in Indonesia has created significant opportunities for international brands to expand their market share. However, the success of global brands is not only determined by product quality but also by their ability to understand local cultural values and communicate effectively in a multilingual context. This study aims to analyze the influence of intercultural understanding on international consumer trust in Indonesia. The approach used is explanatory quantitative, with a survey method involving 200 respondents who have purchased international brands in Indonesia. The data was analyzed using SEM-PLS. The results indicate that intercultural understanding has a positive and significant effect on international consumer trust. Similarly, a multilingual branding strategy has a positive effect on consumer trust. Furthermore, the moderation results indicate that a multilingual branding strategy strengthens the relationship between intercultural understanding and consumer trust. These findings confirm that a combination of cultural sensitivity and multilingual communication is a key strategy in building consumer trust and loyalty in the Indonesian market. The implications of this research demonstrate the value of cross-cultural adaptation and inclusive communication as the foundation of sustainable global marketing.
ANALISIS MOTIVASI KERJA GURU DI SMP NEGERI 21 SATU ATAP TELUK BINTAN KABUPATEN BINTAN Muhamad Alny Kurnia Nugroho; Satriadi Satriadi
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 1 No 02 (2018): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v1i02.2228

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi kerja intrinsic dan ekstrinsik yang mempengaruhi kinerja guru SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan Kabupaten. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif yang digunakan untuk mendeskriptifkan atau menggambarkan motivasi kerja guru SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan Kabupaten Bintan. Objek penelitian adalah guru di SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan Kabupaten Bintan. Tehnik penarikan sampel menggunakan tehnik purposive sample. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat secara langsung dari wawancara dengan 10 informan termasuk informan kunci dan observasi. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang didapat dari dokumen dan buku sebagai teori. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, triangulasi sumber data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja guru sudah cukup baik namun masih perlu di tingkatkan. Motivasi intrinsic yang mempengaruhi motivasi kerja terdiri dari keberhasilan guru, penghargaan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab dan pengembangan. Sedangkan motivasi ekstrinsik yang mempengaruhi motivasi kerja guru SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan Kabupaten Bintan adalah. Kebijakan administrasi, hubungan antar pribadi, kondisi kerja dan gaji. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan disimpulkan bahwa motivasi kerja guru sudah cukup baik namun masih perlu di tingkatkan lagi. Agar motivasi kerja guru SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan Kabupaten Bintan semakin baik lagi.
STRATEGI BAWASLU KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENINGKATKAN PENGAWASAN PARTISIPATIF TERHADAP PEMILIHAN UMUM YANG AKAN DATANG Dini Eva Hadiatun Rezeki; Rachmad Chartady; Satriadi; Rapida Nuriana; Muhammad Yusuf HM; Hendri Safutra; Sulaiman; Vera Marini Situmeang; Dahwan
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 12 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan sosialisasi sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait peran, tugas, dan kewenangan Bawaslu, serta pentingnya keterlibatan publik dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pemilih pemula, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pemilu, potensi pelanggaran pemilu, serta mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu menegaskan pentingnya peran masyarakat sebagai mitra strategis dalam pengawasan pemilu. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran serta menjaga kualitas demokrasi. Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran publik, diharapkan tercipta pemilu yang berintegritas, bermartabat, dan mencerminkan kedaulatan rakyat secara utuh khususnya di Kota Tanjungpinang. Bawaslu kota Tanjungpinang Kota Tanjungpinang Program Kerja Utama melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Melakukan kegiatan sosialisasi masyarakat umum tentang pentingnya pengawasan Pemilu dan Menggelar seminar, diskusi, dan debat publik mengenai praktik demokrasi yang sehat dan pentingnya pengawasan pemilu yang akan datang.
Co-Authors Adinda Monica Prachelya Afifuddin Afifuddin Agus Saputra Agustina Agustina Amelia Nanda Basri Ananda Putri Sephiani Anggia Sekar Putri Angie Angie Yuanita Annisa Dwi Fitri Komalasari Anti Pratiwi Arga Aprial Saputra Arib Darlicza Arif Saefudin Aulia Ageng Ichtiarni Aura Tazkiatun Mutmainnah Aurelia Khairunnisa Bambang Santoso Chairinnisa’Ramadhani Charly Marlinda Chartady, Rachmad Chika Juliana Putri Chintia Hendryeni Cintia Luxmana Dahwan Dani Masrianto Deri Afrizon Diana Diana Didik Supriyanto, Didik Dinda Meirany Dini Eva Hadiatun Rezeki Dwi Khoirun Nisah Dwi Septi Haryani Dwi Vita Lestari Soehardi Dwi Vita Lestari Soehardi Dwi Vita Lestari Soehardi Dwi Vita Lestari Soehardi Elvi Lastriani Evita Sandra Fakhrizka Andriman Febri Lukita Fiqih Fitrianti Gusmatumi Gusmatumi Hanifa Gustryanda Hari Purwanto Hasnarika, Hasnarika Hendri Safutra Icha Hermana Putri Imran Ilyas Imran Ilyas Indra Kertati Jesklin Clara G.B Jolin Jolin Josephine Adriyanata Juliani Juliani Laras Ayu Savitri M. Dinur Ikhsan M. Khoiri Huda Mai Yuliza Maria Agustina Simbolon Marissa Pusparini Maryati Masiani Hia Meisya Tania Putri Melsa Santiya Mia Muchia Desda Mirza Ayunda Pratiwi MOHAMMAD SOFYAN Mu'alim Mu'alim Muhamad Alny Kurnia Nugroho Muhammad Rahmat Muhammad Rizki Muhammad Wahyu Reformeizi Muhammad Yusuf HM Muqtafin Muqtafin Nabilla Firda Ramadhani Nadilla Hadring Nanda Kristia Santoso Nevandra Susilo Nia Anggraini Novra Ardian Nur Mona Oktavia Putri Nadia Mahar Arini Raden Rudi Alhempi Rafida Rafida Raja Hardiansyah Rapida Nuriana Rapida Nuriana Raul Quraisy Rika Ningsih Risnawati Risnawati Rita Asneli Roky Apriansyah Ronaldo Yolanda Putra Rudy Hardianto Salman Afdhal Salsa Vidiana Putri Samuin Ode Saputra, Eka Kurnia Sari Wahyunie Selvi Fauzar Seri Mulyani Sharil Budiman Sholeha Sholeha Sigit Danianto Silvia Silvia Sindy Fransisca Siti Mardiyah Siti Nuraisyah Fitriani Sri Juliana Sri Karni Suci Rahmadani Sudirman Sudirman Sulaiman Surya Kusuma Surya Kusumah Syafika Dwi Syahwitri Syech Farid Akram Babheer Tania Annur Tassya Adita Megarani Tissa Aulia Damayanti Titik Handayani Tubel Agusven Ulfa Oktavani Nasution Ulfa Oktaviani Nasution Vera Marini Situmeang Yenny Afriyanti Yuni Harningsih Yuniati Nur Puspitasari Yuritanto, Yuritanto