Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Status Ekonomi Keluarga dan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak Prasekolah di Taman Kanak-Kanak Bijeeh Mata Pagar Air Aceh Besar Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i1.354

Abstract

Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita dan pada masa ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status ekonomi keluarga dan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak prasekolah. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional dan tehnik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu 93 balita.  Kuesioner penelitian dibagikan pada 11 s/d 18 Juni 2015. Analisis menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaannya 95% (p<0,05). Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga (nilai p 0,98) dengan perkembangan anak prasekolah sedangkan pola asuh orang tua (nilai p 0,00) mempunyai hubungan yang signifikan dengan perkembangan anak prasekolah.
Pemberantasan Penyakit Menular Seksual Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Fauziah Andika; Asmaul Husna; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia baik di negara maju industri maupun negara berkembang, insiden maupun prevalensi yang sebenarnya di berbagai negara yang tidak diketahui dengan pasti adalah penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Pemberantasan Penyakit Menular Seksual Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 2369 orang dengan jumlah sampel 96 orang. Pengumpulan data diambil pada tanggal 12 Desember 2019 s.d 04 Januari 2020. Analisa yang digunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji staistik Chi-Square dengan CI 95%. Hasil penelitian didapat bahwa hubungan antara pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual dengan umur (P = 0.005), Jenis Kelamin (P=0.365), sikap (P=0.020). Kesimpulannya adalah ada hubungan antara umur dan sikap dengan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual. Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan informasi terkait pemberantasan penyakit menular seksual guna untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pemberantasan penyakit menular seksual.   
Studi Crossectional Hubungan Sikap, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan dengan Perilaku Higienis Remaja Saat Menstruasi di SMA Kartika X1V-1 Banda Aceh Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.251

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan periodik dari uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Remaja putrid perlu menjaga kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi agar terhindar dari penyakit infeksi yang dapat merugikan dirinya sendiri atau orang lain. Rendahnya perilaku higienis saat menstruasi dapat menimbulkan beberapa penyakit berupa infeksi alat reproduksi seperti vaginitis, trichomoniasis, pedikuloris dan keputihan. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi yaitu seluruh siswi SMA Kartika XIV-1 sejumlah 51 orang, Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Total Sampling dengan menetapkan semua populasi siswi sebanyak 51 orang sebagai sampel, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Tehnik analisis data menggunakan chi-square, Ha ditolak jika p value ≥ 0,05dan Ha diterima jika p value ≤ 0,05. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-03 Juni 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil uji statistik diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,041), ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,001), ada hubungan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,006). Berdasarkan hasil penelitian ini di dapatkan dari analisis statistik p value ≤ 0,05 yaitu ada hubungan pengetahuan,  dukungan keluarga dan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi di SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh. Diharapkan kepada Kepala sekolah beserta Guru dapat memberikan informasi kepada remaja putrid mengenai perilaku higienis remaja saat menstruasi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Asfiksia pada Bayi Baru Lahir (BBL) di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh Asmaul Husna; Evi Salmala; Marniati Marniati; Nuzulul Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.221

Abstract

Angka kematian bayi merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan anak. Setiap tahun kematian bayi baru lahir atau neonatal mencapai 37% dari semua kematian pada anak balita. Setiap hari 8.000 bayi baru lahir di dunia meninggal dari penyebab yang tidak dapat dicegah. Mayoritas dari semua kematian bayi, sekitar 75% terjadi pada minggu pertama kehidupan dan antara 25% sampai 45% kematian tersebut terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan seorang bayi. Penyebab utama kematian bayi baru lahir atau neonatal di dunia antara lain bayi lahir premature 29%, sepsis dan pneumonia 25% dan 23% merupakan bayi lahir dengan asfiksia dan trauma, asfiksia lahir menempati penyebab kematian bayi ke 3 di dunia dalam periode awal kehidupan (WHO, 2012). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penelitian dapat menyimpulkan hasil dari penelitian sebagai berikut  Ada pengaruh yang singnifikan antara berat badan lahir rendah (BBLR) dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,002). Ada pengaruh yang singnifikan  antara usia ibu dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,015) Ada pengaruh yang singnifikan  antara usia kehamilan  dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,022).
Analisis Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panga Tahun 2017 Faradilla Safitri; Lia Lajuna; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.269

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menjadi penyebab ke-dua kematian bayi di Aceh yang meningkat setiap tahunnya. Data dari Puskesmas Panga, tahun 2015 bayi dengan berat badan lahir rendah sebanyak 7 bayi, tahun 2016 sebanyak 8 bayi (5.2%) dan tahun 2017 dari bulan Januari sampai Juli sebanyak 11 bayi (11.7%).Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja UPTD Puskesmas Panga tahun 2017 . Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya seluruh ibu telah melahirkan bayi bulan Januari – Juli 2017 sebanyak 94 orang, pengambilan sampel dengan cara total populasi. Pengumpulan data tanggal 21 s/d 29 Juli 2017. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, buku laporan dan buku KIA. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat didapat umur (p=0.007), status gizi (p=0.004), status ekonomi (p=0.521), penyakit/komplikasi selama kehamilan (p=0.000).Kesimpulan hasil penelitian ini ada hubungan umur, status gizi dan penyakit/komplikasi selama kehamilan  dengan kejadian berat badan lahir rendah sedangkan tidak ada hubungan status ekomoni dengan kejadian berat badan lahir rendah di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panga Tahun 2017.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) SELAMA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IE ALANG KABUPATEN ACEH BESAR Rahmi, Nuzulul; Safitri, Faradilla; Husna, Asmaul; Andika, Fauziah; Yanti, Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1587

Abstract

AbstrakCovid-19 dapat memberikan dampak negatif bagi Kesehatan ibu hamil dalam menjalani kehamilannya dan mempengaruhi kunjungan ANC. Cakupan K1 Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 mengalami penurunan akibat dari pandemi Covid-19 sebesar 67,5%. Salah satu Puskesmas yang cakupannya masih rendah yaitu dibawah 85% adalah Puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan data yang diperoleh di Puskemas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar, tahun 2019 sasaran ibu hamil yaitu 62 orang, untuk cakupan K1 sebesar 92% dan cakupan K4 sebesar 51%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi sebanyak 42 orang ibu hamil, dan sampel sebanyak 42 orang, metode analisa data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didaptakan tidak  ada hubungan pengetahuan ibu dengan kunjungan ANC (P value 0,098), ada hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan ANC (P value 0,005), dan ada hubungan peran petugas kesehatan dengan kunjungan ANC (P value 0,004) di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Disarankan agar pihak Puskesmas untuk membina bidan desa, kader dan perangkat desa, supaya bisa memotivasi ibu hamil agar rutin memeriksa kehamilannya ke Puskesmas atau petugas kesehatan, sehingga dapat mendeteksi tanda bahaya kehamilan dan memantau kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janin pada masa pandemi covid-19. Kata Kunci      : kunjungan Antenatal Care, ANC masa Covid 19    
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI DESA JAMBO APHA KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Rahmi, Nuzulul; Husna, Asmaul; Mahfuzha, Difa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4317

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian utama yang sering disebut the silent killer disease. Dimana pada saat ini penyakit degeneratif dan kardiovaskuler adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat di indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Aceh, Kabupaten Aceh Selatan menghadapi tantangan signifikan terkait prevelensi hipertensi di kalangan penduduk dewasa. Pada tahun 2022, terdapat 17.813 kasus hipertensi pada laki-laki berusia diatas 15 tahun, sementara pada populasi perempuan jumlahnya mencapai 21.443 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor stres, status merokok, keturunan dan aktivitas fisik yang berhubungan dengan penyakit hipertensi di Desa Jambo Apha Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laki-laki usia 28 sampai 55 tahun di desa Jambo Apha dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang, 45 orang pada kelompok case dan 45 orang pada kelompok control. Pengolahan data pada penelitian ini dengan langkah editing, Coding, Tabulating, Processing dan analisis data secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilakukan pada 01 sampai dengan 06 Juli 2024. Hasil Penelitian didapatkan bahwa variabel stress (p-value = 0,77 dan OR 1,17), status merokok (p-value= 0,66 dan OR 0,82), aktivitas fisik (p-value 0,65 dengan nilai OR 0,81) dan riwayat hipertensi dalam keluarga (p-value= 0,001 dan OR 4,63). Kesimpulan tidak ada hubungan antara stress, status merokok, aktivitas fisik dengan riwayat hipertensi. Ada hubungan riwayat hipertensi dalam keluarga dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi responden dan pihak institusi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang faktor yang berhubungan dengan Hipertensi.Kata Kunci    : hipertensi, stres, status merokok, keturunan, aktifitas fisik.Hypertension is the leading cause of death which is often called the silent killer disease. Currently, degenerative and cardiovascular diseases are one of the major public health problems in Indonesia. Based on recent data from the Aceh Health Office, South Aceh District faces significant challenges related to the prevalence of hypertension among the adult population. In 2022, there were 17,813 cases of hypertension in males aged over 15 years, while in the female population the number reached 21,443 cases. This study aims to determine the factors of stress, smoking status, heredity and physical activity associated with hypertension in Jambo Apha Village, Tapaktuan District, South Aceh Regency. This type of research is quantitative research with a case control approach. The population in this study were all men aged 28 to 55 years in Jambo Apha village and the sample in this study amounted to 90 people, 45 people in the case group and 45 people in the control group. Data processing in this study with the steps of editing, coding, tabulating, processing and data analysis in Univariate and Bivariate using the Chi-Square test. This research was conducted on July 01 to 06, 2024. The results showed that stress variables (p-value = 0.77 and OR 1.17), smoking status (p-value = 0.66 and OR 0.82), physical activity (p-value 0.65 with OR value 0.81) and family history of hypertension (p-value = 0.001 and OR 4.63). Conclusion There is no association between stress, smoking status, physical activity with history of hypertension. There is an association of family history of hypertension with the incidence of hypertension. This study should be used as input for respondents and health institutions to increase knowledge about factors related to hypertension.Keywords : hypertension, stress levels, smoking status, heredity, physical activity.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS JAYA BARU KOTA BANDA ACEH Husna, Asmaul; Rahmi, Nuzulul; Safridar, Eka Agus; Abdullah, Mira
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4285

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization  (WHO), pada tahun 2020 ada sekitar 20 juta  anak  di  dunia  yang  tidak  mendapatkan imunisasi  lengkap,  bahkan  ada  yang  tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal untuk mendapatkan kekebalan komunitas (Herd immunity)  dibutuhkan  cakupan  imunisasi  yang tinggi  (paling  sedikit  95%)  dan  merata Data  cakupan  imunisasi  dasar lengkap di Aceh  masih  belum  memenuhi  target  Dimana pada  tahun  2017  Imunisasi  Dasar Lengkap (IDL) Aceh sebesar 59,7%, 2018 sebesar58%,2019 sebesar 48,9%, 2020 sebesar 42,7% dan pada tahun 2021 sebesar 38,4%. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada tanggal 03 sampai dengan 13 Juni tahun 2024. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada bulan Januari sampai dengan Mei 2024 sebanyak 137 ibu yang memiliki bayi umur >24 bulan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi umur >24 bulan bulan dan berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dijadikan sampel pada tanggal 03 sampai dengan 13 Juni tahun 2024 sebanyak 30 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.030 dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.365.Kata kunci : Pengetahuan,  Pendidikan dan Pemberian Imunisasi Dasar LengkapBased on data from the World Health Organization (WHO), in 2020 there were around 20 million children in the world who did not receive complete immunization, some even did not receive immunization at all. In fact, to obtain community immunity (Herd immunity) requires high immunization coverage (at least 95%) and evenly distributed. Data on complete basic immunization coverage in Aceh still has not met the target. In 2017 Aceh's Complete Basic Immunization (IDL) was 59.7%, 2018 was 58%, 2019 was 48.9%, 2020 was 42.7% and in 2021 it was 38.4%. This research is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out at the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from 03 to 13 June 2024. The population in this study were all mothers with babies who visited the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from January to May 2024, totaling 137 mothers. who have babies aged >24 months. The sampling technique in this study used accidental sampling, that is, all mothers who had babies aged >24 months and visited the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City were sampled from 03 to 13 June 2024 as many as 30 people. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and the provision of complete basic immunization to babies at the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City with a value of P=0.030 and there was no significant relationship between education and the provision of complete basic immunization to babies at the Jaya Baru Community Health Center. Banda Aceh City with a value of P=0.365.Keywords: Knowledge, Education and Providing Complete Basic Immunization
Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh Husna, Asmaul; Safitri, Faradilla; Hayati, Ulfa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3969

Abstract

Program kesehatan keluarga Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa  terdapat4.627 kematian ibu pada  tahun 2020, naik dari 4.221 pada  tahun 2019. Pada tahun 2020 terdapat 1.330  kasus  perdarahan,  1.110 kasus hipertensi terkait kehamilan, dan 230 kasus gangguan pada sistem perdarahan, yang menyebabkan sebagian besar kematian  ibu. Tingginya AKI di Indonesia disebabkan oleh beberapa variabel, antara lain perilaku ibu hamil yang tidak tepat dalam menggunakan pelayanan  antenatal care (ANC) selama kehamilan,  sehingga komplikasi pada kehamilan tidak dapat dideteksi dan menjadi kehamilan yang berisiko tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada 17 sampai 24 Juli tahun 2023. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada bulan Januari sampai dengan Mei 2023 sebanyak 146 ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dijadikan sampel pada bulan 17 sampai 22 Juli tahun 2023 berjumlah 35 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa Ada hubungan yang signifikan antara hubungan  pengetahuan  dengan  Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas  Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.003 dan Tidak ada hubungan yang signifikan antara hubungan  Paritas dengan  Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.453.Kata Kunci: Pengetahuan, Paritas dan Kunjungan Antenatal CareThe Ministry of Health's family health program reported that there were 4,627 maternal deaths in 2020, up from 4,221 in 2019. In 2020 there were 1,330 cases of bleeding, 1,110 cases of pregnancy-related hypertension, and 230 cases of disorders of the bleeding system, which caused the majority of deaths. Mother. The high MMR in Indonesia is caused by several variables, including inappropriate behavior of pregnant women in using antenatal care (ANC) services during pregnancy, so that complications in pregnancy cannot be detected and become high-risk pregnancies. This research is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out at the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from 17 to 24 July 2023. The population in this study were all third trimester pregnant women who visited the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from January to May 2023, totaling 146 trimester pregnant women. III. The sampling technique in this study used accidental sampling, that is, all pregnant women in the third trimester who visited the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City, were sampled from 17 to 22 July 2023, totaling 35 people. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the relationship between knowledge and Antenatal Care Visits for Pregnant Women in the Third Trimester at the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City with a value of P=0.003 and there was no significant relationship between the relationship between Parity and Antenatal Care Visits for Pregnant Women. Trimester III at the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City with a value of P=0.453.Keywords: Knowledge, Parity and Antenatal Care Visits
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberculosis Paru di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh Syamsidar, Syamsidar; Husna, Asmaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3971

Abstract

World Health Organization (WHO) juga menyatakan, Indonesia menjadi negara dengan prevalensi tuberkulosis ke-2 tertinggi di dunia setelah India. Hal ini dapat dilihat dari presentasi TB Paru di India yaitu 26%, dan Indonesia 11% dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak secara global pada tahun 2021, Indonesia mencapai 969.000 kasus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh pada 10 sampai 15 Juli tahun 2023. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli penyakit paru pada bulan Januari sampai dengan Mei 2023 sebanyak 146 pasien. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh seluruh pasien yang berkunjung ke poli penyakit paru yang berkunjung di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh dijadikan sampel pada bulan 10 sampai 15 Juli tahun 2023 berjumlah 78 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa hasil dari penenelitian sebagai berikut terdapat menunjukkan P Value yang diperoleh adalah (0,000) nilai ini menunjukkan P value (0,000). Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status ekonomi terhadap kejadian TB Paru dan Hasil uji statistik menunjukkan P value yang diperoleh adalah (0,011),artinya bahwa ada hubungan yang bermakna antara ventilasi terhadap kejadian TB Paru di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh.Kata Kunci: Kejadian TB Paru, Status Ekonomi dan Kondisi Fisik (Ventilasi) World Health Organization (WHO) also stated that Indonesia is the country with the 2nd highest prevalence of tuberculosis in the world after India. This can be seen from the presentation of pulmonary TB in India, namely 26%, and Indonesia 11% with the highest number of tuberculosis cases globally in 2021, Indonesia reaching 969,000 cases. This research is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out at the Iskandar Muda Level II Hospital in Banda Aceh from 10 to 15 July 2023. The population in this study was all patients who visited the pulmonary disease clinic from January to May 2023, totaling 146 patients. The sampling technique in this study used accidental sampling, that is, all patients who visited the pulmonary disease polyclinic who visited the Level II Iskandar Muda Hospital in Banda Aceh were sampled from 10 to 15 July 2023 totaling 78 people. The results of the bivariate analysis show that the results of the following research show that the P value obtained is (0.000). This value shows the P value (0.000). So it can be concluded that there is a significant relationship between economic status and the incidence of pulmonary TB and the statistical test results show that the P value obtained is (0.011), meaning that there is a significant relationship between ventilation and the incidence of pulmonary TB at the Iskandar Muda Level II Hospital, Banda Aceh.Keywords: Incidence of Pulmonary TB, Economic Status and Physical Condition (Ventilation)