Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pariwisata Geologi Berkelanjutan di Geoparks Silokek Ranah Minang: Tantangan dan Kegagalan Indrizal, Edi; Ermayanti, Ermayanti; Irwandi, Ade
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1552

Abstract

Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Geopark Silokek Ranah Minang, Kabupaten Sijunjung. Makalah ini didorong oleh potensi geosite yang beragam dan memiliki potensi geowisata yang dapat dikembangkan secara lebih baik. Namun, hal ini belum dilakukan secara optimal, karena terdapat beberapa hambatan yang menyebabkan potensi pariwisata terbatas oleh kondisi lingkungan dan sumber daya masyarakat di kawasan Geopark Silokek. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami sejauh mana pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui geowisata di Geopark Silokek. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan naratif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan manajemen, pengamatan objek geologi, serta FGD dengan pemangku kepentingan dan masyarakat lokal. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Silokek Geopark masih belum optimal dan dapat dikatakan gagal dalam menghadirkan geotourism yang berbasis lingkungan, budaya, dan ekonomi. Hal ini karena sektor geotourism masih merupakan hal yang baru dan asing bagi masyarakat sekitar. Banyak orang masih belum dapat beradaptasi dengan sektor geowisata, sehingga mereka tidak memiliki ekonomi kreatif sebagai nilai tawar dalam industri pariwisata. Di sisi lain, sektor lingkungan air sungai yang mengalir di Geopark Silokek keruh akibat aktivitas penambangan ilegal di hulu sungai. Selain itu, air sungai sering meluap ke bahu jalan, menyebabkan terputusnya akses. Silokek Geopark menghadapi banyak tantangan dari sektor infrastruktur dan rentan terhadap longsor. Oleh karena itu, pengembangan geotourism berkelanjutan di kawasan Silokek Geopark gagal menyediakan pariwisata yang berbasis lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Inovasi Bahan Ajar Digital Berbasis PjBL & PBL untuk Mendukung Implementasi Deep Learning bagi Guru Sekolah Menengah Dalam Menuju Pendidikan Berkualitas Amizera, Susy; Nazip, Khoiron; Madang, Kodri; Ermayanti, Ermayanti; Setioningrum, Putri; Khairah, Miftahul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.210

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik menuntut adanya perencanaan pembelajaran yang sistematis serta inovatif. Artikel ini bertujuan menggambarkan pengembangan dan implementasi bahan ajar digital berbasis Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning. Konteks penelitian ini berada di SMA Srijaya Negara Palembang yang tengah melakukan transformasi menuju Lab-school Unsri, sehingga memerlukan penguatan praktik pembelajaran melalui bahan ajar digital yang kontekstual, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan intensif bagi guru. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep deep learning (mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning) serta keterampilan dalam menyusun bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL. Identifikasi masalah di lapangan menunjukkan tiga isu utama: rendahnya pemahaman guru tentang deep learning, terbatasnya bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL, serta kurangnya integrasi bahan ajar digital dengan konsep deep learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pemahaman konsep, validasi produk bahan ajar digital, serta observasi implementasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, ditandai dengan 80% guru mencapai nilai post-test ≥70, 50% mampu menghasilkan bahan ajar digital yang layak, dan 50% berhasil mengintegrasikan bahan ajar digital dengan prinsip deep learning dalam pembelajaran. Dengan demikian, program ini terbukti efektif mendorong transformasi pembelajaran menuju model yang lebih partisipatif, bermakna, dan berkualitas.
Anatomical characterization of Portulaca grandiflora Hook: Root, stem, leaf, and pollen structures Rahayu, Tri; Ermayanti, Ermayanti
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Volume 27 Issue 2 Year 2025
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2025.75190

Abstract

Portulaca grandiflora Hook. is a succulent plant commonly used as an ornamental as well as a medicinal plant. This species is capable of growing well under suboptimal climatic conditions and in poor soil compositions. This study aims to identify the tissue composition of various organs of P. grandiflora Hook., which can be utilized in the processes of identification, classification, and understanding its ecological adaptability. Anatomical observations were carried out using the free-hand section method to examine cross-sectional anatomy of roots, stems, and the epidermal tissue of leaves on both the adaxial and abaxial surfaces. Additionally, the acetolysis method was employed to observe the pollen structure. The results showed that the root cross-section consists of epidermal tissue, cortex, endodermis, pericycle, xylem, and phloem. The stem cross-section includes epidermal tissue, cortex with starch-containing parenchyma cells, pith, and vascular bundles of the open collateral type. The leaf epidermis, both on the adaxial and abaxial surfaces, consists of polyhedral epidermal cells with undulating cell walls. The type of stomata observed was parasitic, with an amphistomatic distribution. Pollen observation revealed that the pollen grains are spherical, have echinate ornamentation, and possess a monoporate aperture.