Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Tambah Produk Stik Labu Madu Terhadap Kinerja IKM Al-Hidayah Ismail, Siska; Imran, Supriyo; Adam, Echan
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 1 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i1.3167

Abstract

Buah labu madu banyak dibudidayakan oleh petani namun produk olahannya masih sangat minim dihasilkan. Inovasi pengolahan buah labu madu oleh IKM Al-Hidayah yaitu produk stik labu madu dengan kandungan gizi yang bermanfaat. Akan tetapi, IKM Al-Hidayah belum pernah melakukan kajian nilai tambah terhadap kinerja IKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah produk stik labu madu dan dampak dari nilai tambah terhadap kinerja IKM Al-Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, lokasi penelitian di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Pemilihan lokasi penelitian dipertimbangkan sebab lokasi dari usaha produk stik labu madu. Penelitian ini melibatkan pemilik IKM Al-Hidayah dan salah satu ibu produksi di IKM. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode hayami dan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah produk stik labu madu varian rasa original sebesar Rp. 303.424 per produksi dengan rasio sebesar 45,97%, untuk varian rasa balado sebesar Rp. 225.584 per produksi dengan rasio sebesar 34,18%. Sedangkan dampak nilai tambah terhadap kinerja IKM yaitu positif dari segi pendapatan tenaga kerja di IKM serta dalam meningkatkan daya saing terhadap produk stik labu madu. Hasil penelitian disimpulkan bahwa rasio nilai tambah produk stik labu madu termasuk pada rasio tinggi dengan menghasilkan nilai rasio sebesar 45,97%, untuk varian rasa original dan varian rasa balado termasuk kriteria sedang yaitu sebesar 34,18%. Dampak nilai tambah terhadap pendapatan tenaga kerja, kualitas, dan daya saing produk memiliki dampak positif.
Faktor-Faktor Penentu Pendapatan Nelayan Di Danau Limboto Gorontalo Kaluku, Sri Melan; Imran, Supriyo; Adam, Echan
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 1 (2025): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman kerja merupakan tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan seseorang dalam bekerja, yang dapat diukur dari lamanya bekerja dan tingkat pengetahuan serta keterampilannya. Penelitian ini bertujuan: 1) pendapatan total nelayan di Danau Limboto Gorntalo, 2) pengaruh modal kerja, lama melaut, pengalaman kerja, harga dan jumlah hasil tangkapan terhadap pendapatan nelayan di Danau Limboto Gorontalo. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan terhitung dari bulan September sampai dengan bulan November 2023, dengan menggunakan rumus slovin jumlah sampel yang akan dijadikan responden dalam penelitian ini dengan tingkat presisi 10%, sampel yang diperoleh sebanyak 38 responden nelayan. Variabel dalam penelitian ini adalah: modal kerja, lama melaut, pengalaman kerja, harga dan hasil tangkapan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk tujuan pertama dengan menggunakan rumus pendapatan. Teknik analisis dan untuk tujuan kedua menggunakan teknik analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan yang diperoleh nelayan tangkap di Danau Limboto perbulan yang diperoleh dari 38 responden rata-rata sebesar Rp 50.738.849.
ANALISIS KINERJA PENYULUH PERTANIAN MELALUI PROGRAM KOSTRATANI DI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Djajali, Trisud Yayan; Imran, Supriyo; Rauf, Asda
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai dengan bulan April 2024 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo dengan jumlah sampel 8 penyuluh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode angket (kuesioner), analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani pada indikator Koordinasi Dan Sinergi Kegiatan Pembangunan Pertanian berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 71,88%, pembentukan, pengawalan dan pendampingan brigade sub sektor sesuai potensi lokasi berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 68,75%, pelatihan, kunjungan, supervisi, dan kegiatan pemberdayaan berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 62,50%, identifikasi masalah dan upaya pemecahannya dengan nilai rata-rata 62,50%, selanjutnya penyusunan, penyajian dan pelaporan hasil pelaksanaan program pembangunan pertanian kepada ketua kostrada berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 62,50%. Sehingga rekapitulasi dari keseluruhan nilai rata-rata indikator berada pada angka 65,62% dengan demikian analisis kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo masuk dalam kategori baik
Analisis Elastisitas Transmisi Harga Daging Sapi di Kabupaten Gorontalo Nggadu, Sri Jayanti Veratika S.; Imran, Supriyo; Indriani, Ria
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.4625

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji elastisitas transmisi harga daging sapi di Kabupaten Gorontalo. Pendekatan penelitian kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini selama 3 tahun dalam bentuk bulanan (36 data). Analisis data yang digunakan yakni statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Rata-rata margin pemasaran sebesar Rp 22.014 dengan koefisien keragaman sebesar 16,818%. Hasil koefisien keragaman daging sapi diperoleh harga ditingkat peternak jauh lebih beragam dibandingkan harga ditingkat pedagang, namun perubahan harga ditingkat pedagang jauh lebih besar (2) Rata-rata nilai elastisitas transmisi harga daging sapi potong di Kabupaten Gorontalo sebesar 0,878 satuan dimana nilai ini < 1 yang berarti bahwa laju perubahan harga di tingkat konsumen lebih kecil dibandingkan dengan laju perubahan harga di tingkat produsen atau pasar berjalan tidak efisien. Pasar yang dihadapi adalah pasar bersaing tidak sempurna.. (3) Elastisitas transmisi harga daging sapi (harga daging sapi ditingkat peternak dan harga daging sapi ditingkat pedagang) secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan sebesar 71,30% terhadap inflasi di Kabupaten Gorontalo. Kata Kunci: Daging Sapi Potong, Elastisitas Transmisi, Pemasaran
Peran BUMDes Dalam Manajemen Agribisnis Padi Sawah di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato Yana, Nelsih; Baruwadi, Mahludin H.; Imran, Supriyo
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.4623

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji peran BUMDes dalam manajemen agribisnis Padi Sawah di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini merupakan penelitian Mix Method dengan jenis Eksploratori model. Sumber data yakni data primer melalui wawancara, observasi dan kueioner. Analisis data yakni analisis kualitatif, analisis pendapatan dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) BUMDes memainkan peran penting (skor 75,61%) dalam penerapan manajemen agribisnis pada usahatani padi sawah yakni untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa, meningkatkan pendapatan petani atau pelaku usaha agribisnis, serta mendorong pengembangan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing. (2) BUMDes dapat memiliki dampak yang nyata pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah karena BUMDes dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi petani padi sawah untuk memperoleh modal dan pembiayaan dan berbagai manfaat lainnya. BUMDes memiliki dampak positif dan signifikan sebesar 46,90%, peran BUMDes yang semakin ideal maka akan berdampak baik dalam peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato. Kata Kunci: Peran BUMDes, Agribisnis, Manajemen Agribisnis, Pendapatan Rumah Tangga
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan Imran, Supriyo; Indriani, Ria; Sirajuddin, Zulham; Arsyad, Karlena; Adam, Echan; Amin, Nur Silfiah; Saman, Widya Rahmawaty
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3622

Abstract

Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan.Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B 
Community Empowerment: Utilization of Corn Waste Into Biochar for Organic-Based Soil Regeneration in Gorontalo Yamin, Mayasari; Imran, Supriyo; Indriani, Ria; Sirajuddin, Zulham
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2025): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i2.2038

Abstract

Biochar application has been evaluated for various types of soil including sand, sandy loam, and clay loam such as soil conditions in Gorontalo Province. This community service aims to provide information related to the benefits of corn cob waste and increase the knowledge and insight of the Ulapato B Village community regarding the manufacture of biochar as a soil conditioner. This community service consists of several activities, namely counseling, direct practice related to the manufacture of biochar, assistance to the community, and monitoring and evaluation. Based on the results of the counseling that has been carried out, it has been able to increase the knowledge and insight of the Ulapato B community regarding the manufacture of biochar using corn cob waste as a raw material. In addition, this activity also increases the community's understanding of the benefits of corn cob waste which they initially only considered as goods that had no ecological information value. Judging from the evaluation stage that was carried out, the responses of the community service participants were positive for each material presented. The material for the stages of making biochar from corn cobs produced the highest percentage, reaching 87.5% and the lowest for the material on Data interpretation related to land area, corn production and the amount of cob waste per year of corn production specifically for data in Gorontalo Province and Indonesia in general, with a percentage of only 15%. This means that community service participants are more interested in direct demonstrations compared to data-based materials.
PENINGKATAN KOMPETENSI PETANI DAN PETERNAK DALAM IMPLEMENTASI INTEGRATED FARMING SYSTEM (IFS) DI DESA TALUMELITO KECAMATAN TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Mukhtar, Muhammad; Lihawa, Mohamad; Imran, Supriyo; Dako, Safriyanto; Hippy, Mohammad Zubair; Machieu, Siti Rahmatia
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2475

Abstract

Peningkatan kompetensi petani dan peternak dalam implementasi Integrated Farming System (IFS) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian serta peternakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, dengan tujuan meningkatkan keterampilan teknis, pemahaman konseptual, dan sikap relasional petani-peternak dalam mengelola usaha berbasis IFS. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi petani dan peternak yang signifikan setelah pelatihan. Kompetensi teknis meningkat dari 52,67% (kategori kurang baik) menjadi 71,00% (kategori cukup baik), kompetensi konseptual meningkat dari 55,33% menjadi 85,67% (kategori baik), dan kompetensi relasional meningkat dari 60,33% menjadi 85,33% (kategori baik). Penerapan IFS tidak hanya meningkatkan kualitas dan kuantitas pakan ternak tetapi juga mengoptimalkan sumber daya lokal untuk mendukung keberlanjutan usaha tani dan ternak. Dengan demikian, pelatihan ini membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan dan wawasan petani-peternak, yang pada akhirnya berdampak positif pada produktivitas dan kesejahteraan petani dan peternak.
Optimization The Use of Production Factors And Rice Farming Income Imran, Supriyo; Salim, Sri Verawati; Adam, Echan
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 4, ISSUE 2, 2023: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/jaj.v4i2.15437

Abstract

This study aimed to analyze lowland rice farming income and analyze the optimization of the use of production factors to achieve lowland rice farming efficiency in Telaga district, Gorontalo regency. This study was conducted from September to October 2021 by survey and interview, while the sampling used a simple random method. The data sources were both primary and secondary in type, while the data analysis used to examine the rice farming income used qualitative descriptive analysis. Further, the means to examine the optimization level of the production factor usage employed Cobb-Douglas analysis and Product Marginal Value. The findings showed the income average for a growing season reached Rp. 37.217.960 ha./GS., while the analysis results revealed the Revenue of Cost Ratio for farming achieved 2.14. Hence, the area is deemed feasible. Land area (X1), Seeds (X2), Fertilizer (X3), Pesticides (X4), and Labor (X5) had simultaneous effects on the income, but partially only fertilizer (X3) variable did not effect on the income. The use of production factors of land area, pesticides, and labor was not optimal because the optimization value obtained NMPxi 1, which means the need for reuse. Meanwhile, the use of seeds and urea fertilizer was not optimal yet because the optimization value obtained NMPxi 1, which means its usage needs improving to provide optimal interest for farmers at the research site.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TONALA KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Suleman, Delvi; Halid, Amir; Imran, Supriyo; Botutihe, Okta P
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Berapa biaya usahatani cabai rawit di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, 2) Bagaimana pendapatan usahatani Cabai Rawit di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan terhitung dari bulan Januari sampai dengan Februari 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survei dengan metode mempelajari sejumlah orang. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan populasi dan sampel sebanyak 40 orang yang menjadi responden yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Rata-rata usahatani cabai di Desa Tonala adalah Rp 16.452.661. 2) Rata-rata pendapatan usahatani cabai di Desa Tonala dengan 40 responden petani adalah Rp 152.142.859 per musim/ha.