Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Strategi Desain Ramah Lingkungan pada Produk Rumah Tangga: Modifikasi Produk Mesin Cuci 2 Tabung Panuju, Achmad Yahya Teguh; martinus, Martinus; Hamni, Arinal; Tarkono, Tarkono
JURNAL MECHANICAL Vol 13 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v13i2.3040

Abstract

Kegiatan konsumsi rumah tangga di perkotaan menjadi salah satu aspek yang berkontribusi tinggi pada permasalahan lingkungan, yang meliputi pemakaian sumber daya, produksi emisi dan limbah rumah tangga baik berupa gas, padat maupun cair. Salah satu alternatif cara untuk menekan kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas konsumsi rumah tangga ini adalah melalui penggunaan produk-produk yang bersifat lebih ramah lingkungan, walaupun efektivitas dari strategi ini masih banyak diperdebatkan. Artikel ini memaparkan strategi desain ramah lingkungan pada produk rumah tangga, melalui penelusuran penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Dari sekian strategi yang dipaparkan maka dipilih salah satu strategi untuk diterapkan yaitu ‘eco-information’ ke dalam produk mesin cuci 2 tabung, yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Aplikasi strategi dilakukan dengan memberikan modifikasi desain kepada mesin cuci, di mana pengguna dapat melihat penggunaan air dan listrik secara langsung pada saat proses pencucian sehingga dapat meningkatkan kesadaran / awareness pengguna akan sumber daya yang dipakai. Efektivitas strategi ini diuji melalui eksperimen yang melibatkan responden, di mana konsumsi air sebelum dan sesudah penerapan strategi dicatat dan dianalisis lebih lanjut, dan didapatkan bahwa penerapan strategi memberikan efek yang signifikan pada perilaku pengguna mesin cuci terkait konsumsi air
ANALISIS PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN TERHADAP KETAHANAN FATIQUE BAJA AISI 1045 DENGAN PENGUJIAN ROTARY BENDING Manik, Roy Ronal; Zulhanif, Zulhanif; Tarkono, Tarkono
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja merupakan material yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri. Salah satu jenis baja yang umum digunakan adalah baja AISI 1045, yang sering diaplikasikan sebagai bahan poros pada komponen mesin. Dalam operasinya, poros bekerja di bawah beban dinamis dalam jangka waktu lama sehingga berpotensi mengalami kegagalan lelah (fatigue). Kekasaran permukaan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan lelah suatu komponen; semakin kasar permukaannya, semakin mudah terbentuk retak awal yang dapat berkembang menjadi patahan dan memperpendek umur pakai komponen. Untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan lelah baja AISI 1045, dilakukan pengujian fatigue dengan metode rotary bending. Pengujian dilakukan dengan variasi pembebanan sebesar 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, dan 70% dari tegangan tarik maksimum material, disertai pengamatan makroskopik terhadap pola patahan yang terbentuk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketahanan lelah tertinggi diperoleh pada kekasaran permukaan 0,5–1 µm dengan jumlah siklus 829.080 pada pembebanan 20%, dan nilai tersebut menurun seiring meningkatnya kekasaran permukaan.
Diseminasi Ilmu dan Teknologi Pengelasan Maju Untuk Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Mei di Bandar Lampung Tarkono, Tarkono; Sukmana, Irza; Anwar, Syaipudin; Risano, Yudi Eka A; Wardono, Herry; Saputra, Rizal Adi; Sugiyanto, Sugiyanto; Sugiri, Agus; Martinus, Martinus
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/x4vkv159

Abstract

Pengelasan merupakan salah satu teknologi penyambungan logam yang penting dalam aplikasinya di dunia industri manufaktur. Pengelasan maju merupakan teknik pengnyambungan logam tanpa proses pencairan logam induk atau sering dikenal dengan solid-state welding. Teknik pengelasan maju telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi material dan proses manufaktur logam industri. Meski demikian, pemahaman tentang pengelasan maju di kalangan guru dan siswa sekolah menengah keujuruan (SMK) di Bandar Lampung masih terbatas dan belum terdiseminasikan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung dalam bidang pengelasan maju. melaksanakan diseminasi hasil-hasil penelitian dosen dan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung melalui pelatihan pengelasan maju. Kegiatan PKM ini difokuskan pada teknologi pengelasan tanpa pencairan (solid-state welding) dengan teknik friction stir welding (FSW) dan friction welding (FW) yang dapat diaplikasikan dengan mesin frais dan mesin bubut di Lab produksi. Kegiatan ini secara keseluruhan, mampu meningkatan pemahaman peserta sebesar 51%. Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model untuk peningkatan kompetensi guru dan siswa di SMK melalui diseminasi hasil penelitian dosen Unila yang dapat diterapkan di masing-masing sekolah SMK di Bandar Lampung
Optimizing the Production of Glass Ceramic from East Lampung Basalt Rock Using Taguchi and ANOVA Analysis Methods Anwar, Syaipudin; Sukmana, Irza; Zulhanif, Zulhanif; Saputra, Rizal Adi; Tarkono, Tarkono; Risano, A Yudi Eka
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4611

Abstract

Glass-ceramics are fine-grained polycrystalline materials produced by controlled crystallization in the glass phase. The raw material for glass ceramics is basalt rock from East Lampung mixed with additives (SiO₂, MgO, and CaO). The production of glass ceramics begins with melting at 1200 °C for 2 hours until melting. The melted basalt is quenched using aquadest water with a pH of 7 to produce glass material. The glass material is ground using a ceramic ball mill and sieved with a 325 mesh. The glass material undergoes nucleation at 600 °C for 2 hours, followed by crystallization at 1,050 °C for 3 hours, and thermal crystallization (devitrification) at 1,050 °C for 3 hours to form the crystalline phase. The additive composition was varied using the Taguchi method to analyze its effect on density. The density test results showed values ranging from 2.1 to 3.8 g/cm³, depending on the additive ratio used. An increase in CaO and MgO content tends to increase density due to the formation of crystalline phases such as pyroxene, anorthite, and olivine. Conversely, excessive addition of SiO₂ can reduce density due to the growth of amorphous phases. Taguchi analysis identified Silica (SiO2) as the Rank 1 parameter influencing density. Meanwhile, ANOVA analysis yielded an optimal percentage contribution of silica at 34.57%.
The Effect of Welding Speed on the Welding Quality AISI 1020 and AISI 1050 Steel Using Shielded Metal Arc Welding Technology Anwar, Syaipudin; Nanda, Nanda Tri Wiranata; Tarkono, Tarkono; Sugiyanto, Sugiyanto; Yudi, A Yudi Eka Risano
Jurnal Inovasi Teknologi Vol 6 No 02 (2025): October
Publisher : Engineering Forum of Western Indonesian Government Universities Board (Forum Teknik, BKS-PTN Wilayah Barat) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material joining techniques are divided into two categories: similar joints and dissimilar joints. The difference in thermal cycles experienced by each material is the reason why dissimilar welding is more challenging than similar welding. The welding process that joins two materials with different properties is commonly used to improve effectiveness and efficiency in production, as well as to improve product quality. This trend has become popular in the manufacturing industry, including in the manufacture of tailor welded blanks, transportation vehicle frames such as aircraft, trains, and cars, as well as in the manufacture of public and private vehicle accessories such as aircraft panels and exhausts. The materials currently widely used in exploration are stainless steel combined with carbon steel, as well as a mixture of stainless steel and low carbon steel, which is quite challenging to weld but offers the advantages of higher strength, corrosion resistance, and lighter weight. This challenge can be overcome through liquid welding methods, one of which is the "SMAW (Shielded Metal Arc Welding)" technique. This study used variations in welding time at 5, 10, and 10 m/minute. Quality testing was carried out using visual tests, tensile tests, and impact tests, using AISI 1020 steel and AISI 1050 steel. Based on the test results, there was a significant difference in that the welds appeared to be shinier. The tensile strength results were in the form of average strain values for each specimen, which were 0.0705 mm, 0.0487 mm, and 0.1074 mm. The impact test results, which compared toughness values using a predetermined welding time variation of 16.5 joules, showed an average toughness value of 0.1948 J/mm².
Effect of Installation Time of OPEFB Fibre Based Shaved Concrete Frames in Construction on Joint Strength Tarkono, Tarkono; Sugiyanto, Sugiyanto; Sukmana, Irza; Pratama, Rio Cahya; Habibi, Yusuf
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1324

Abstract

Abstrak   Kusen merupakan bagian terpenting dari bangunan rumah, di Indonesia kusen kayu masih banyak digunakan. Dengan semakin berkurangnya persediaan kayu bermutu maka perlu dicari alternatif penggantinya. Kusen beton dapat menjadi alternatif pengganti kusen kayu. Untuk memperkuat ikatan pada kostruksi perlu ditambahkan serat pada bagian sambungannya. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang persediaannya sangat melimpah dijadikan bahan yang berfungsi sebagai pengikat. Penggunaan TKKS dapat mengurangi permasalahan pencemaran pada pabrik kelapa sawit. Dengan adanya serat TKKS pada bagian sambungan antara kusen yang sudah kering pada saat pemasangan  dinding yang masih basah akan menjadi pengikat pada sambungan. Sehingga dengan tambahan TKKS, maka ikatan antara sampungan kusen dengan didnding dapat mencapai 3,9 MPa. Terlepas dari jenis serat yang digunakan maka penambahan serat menjadi sangat penting pada proses pembuatan kusen beton. Dengan demikian peran TKKS pada kusen beton sangat penting karena dapat meningkatkan ikatan sambungan dan dapat mengurangi permasalahan pencematan pada tempat pengolahan kelapa sawit.   Kata kunci: Kusen Beton, Serut, TKKS     Abstract   Frames are the most important part of a house building, in Indonesia wooden frames are still widely used. With the decreasing supply of quality wood, it is necessary to look for alternative replacements. Concrete frames can be an alternative to wooden frames. To strengthen the bond in the construction, fibre needs to be added to the joints. Oil palm empty fruit bunch fibre (OPEFB), which is in very abundant supply, is used as a material that functions as a binder. The use of OPEFB can reduce pollution problems in palm oil mills. With the presence of OPEFB fibre in the joints between the frames which are already dry when installing the walls which are still wet, it will act as a binder in the joints. So with the addition of OPEFB, the bond between the frame joint and the wall can reach 3.9 MPa. Regardless of the type of fibre used, the addition of fibre is very important in the process of making concrete frames. Thus, the role of TKKS in concrete frames is very important because it can improve joint bonding and can reduce contamination problems at palm oil processing sites.   Keywords: Conrete frame, scrap, OPEFB  
Co-Authors . Sugiyanto . Zulhanif A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.Yudi Eka Risano Abdullah Abdullah Achmad Yahya Teguh Panuju Achmad Yahya Teguh Panuju Agus Sugiri Agus Sugiri, Agus Ahmad Riszal Alferidho Arif Annisa Salsabilla Anwar, Syaipudin Arifin Kusumo Wicaksono Arinal Hamni Aristoteles, Aristoteles As'ad Humam Atmoko, Ignatius Bayu Bayu, Chandra Carlos Purba Catur Ahmad Novriadi Dafa Sitanala Putra Baladiah Dedy Miswar Dian Utami Djuansjah, Joy Rizki Pangestu Doni Sewandono Doni Sigit Kuncoro Dwi Kurniawan S Ferdouza, Nouval Fethma M Nor Frengki Tenando Gema Annisa Hermastuti Gusri Akhyar Ibrahim Habibi, Yusuf Hadi - Ali Hadi Ali Hadi Ali Hafiz Favian Gustin Harnowo Supriadi Herpratiwi Herpratiw Herry Wardono Ibrahim, Fauzi Ignatius Bayu Atmoko Indah Rahmayani Irsyad Haryono Aulia Irza Sukmana Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Izzatul Jannah Joy Rizki Pangestu Djuansjah Khairul Ummah M. Rangga Saputra Mahruri Arif Wicaksono Manik, Roy Ronal Martinus Martinus Martinus, Martinus Mei Indra Kusuma Moh. Badaruddin Momon Erik Frianto Muhammad Aldi Ivansyah Muhammad Iqbal Muhammad Reza Pahlevie Nafrizal Nafrizal Nanda, Nanda Tri Wiranata Nandang Nandang Nensi Mesrani Tarigan Nur Syafira Wasi Nurmalia Annisa Pratama, Rinaldo Adi Pratama, Rio Cahya Prianggoro, Dimas Puji Febriyansyah Rahmat Iskandar Fajri Ranti Vidia Mahyunis Risano, Ahmad Y E Risano, Yudi Eka A Riszal, Akhmad Rizal Adi Saputra Sembiring, Javen Shofiyyah Fauziah Sayuti Silvany Claudya Manurung SUGIYANTO Sugiyanto - Sugiyanto Sugiyanto Suryadiwansa Harun Syamsul Arif Sarifudin Tri Cahyo Wahyudi Tria Fadilla Trisulohadi Ben Fikmar Vina Anggraini Safitri Wihan Afriono Yanuar Burhanuddin Yanuar Burhanuddin Yarmaidi Yarmaidi Yudi, A Yudi Eka Risano Zaelani Zaelani Zulhanif, Zulhanif Zulkarnain Zulkarnain