Articles
Evaluasi Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan Jenis Kelamin Siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta dengan Instrumen Tes Kebugaran Pelajar Nusantara
Saputro, Imron Nugroho;
Nurwarthadi, Anugerah;
Subekti, Nur;
Indarto, Pungki;
Rismawati, Amanda Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31343
Kebugaran jasmani merupakan komponen penting dalam mendukung kesehatan dan prestasi belajar siswa. Namun, perbedaan tingkat kebugaran berdasarkan jenis kelamin belum banyak dikaji secara sistematis dengan instrumen nasional. Metode penelitian kuantitatif dengan desain survei komparatif. Sampel terdiri atas siswa kelas 2 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta berusia 15–17 tahun yang dipilih secara purposif sebanyak 30 siswa. Instrumen pengukuran mengacu pada Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) tahun 2024, yang meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), PACER, sit up, squat thrust, dan V Sit and Reach. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil siswa putra menunjukkan keunggulan pada aspek daya tahan jantung-paru (PACER), kekuatan dan daya tahan otot perut (sit up), serta kekuatan otot tubuh bagian bawah (squat thrust). Sebaliknya, siswa putri menunjukkan performa lebih baik dalam aspek fleksibilitas tubuh (V Sit and Reach). Nilai IMT pada kedua kelompok masih berada dalam kategori normal. Terdapat perbedaan signifikan antara siswa putra dan putri dalam sebagian besar komponen kebugaran jasmani.Temuan ini mencerminkan karakteristik fisiologis berdasarkan jenis kelamin dan menunjukkan perlunya program kebugaran jasmani berbasis gender di sekolah. TKPN terbukti efektif sebagai alat evaluasi kebugaran pelajar.
PENGARUH LATIHAN DRILL INTERVAL ISTIRAHAT AKTIF DAN PASIF TERHADAP KETERAMPILAN PUKUAN LOB BULUTANGKIS ( Studi Eksperimen Pada Pemain Pemula Usia 10-13 Tahun di Persatuan Bulutangkis Sragen )
Arnake Savira Sari;
Pungki Indarto;
Nurhidayat Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i1.4772
Secara umum keterampilan dasar yang diperlukan dalam bulutangkis diantaranya adalah cara memegang raket, sikap berdiri, gerak kaki, dan memukul shuttlecock. Namun dari semua tehnik pukulan tersebut terdapat 1 keterampilan yang dianggap masih kurang dikuasai oleh para atlet pemula PB. Kurmo Sragen yaitu Pukulan Lob. Dalam penelitian ini menggunakan tes keterampilan bulutangkis sebagai bahan banding menilai tingkat perbedaan metode latihan drill interval istirahat aktif dan pasif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan pukulan lob dalam bermain bulutangkis pada pemain. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat diperoleh simpulan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan drill interval istirahat aktif dan latihan drill interval istirahat pasif terhadap pukulan lob Pemain Pemula Usia 10-13 Tahun di Persatuan Bulutangkis Kurmo Sragen tahun 2022. kelompok yang mendapat perlakuan latihan drill interval istirahat aktif = 21,324% >. kelompok yang diberi perlakuan metode latihan drill interval istirahat pasif = 9,071%.
EFEKTIVITAS HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA PROGRAM ASRAMA DAN NON ASRAMA (STUDI KASUS DI SMP MAJELIS TAFSIR AL-QUR’AN GEMOLONG)
Khoirul Fatim Khumairo;
Pungki Indarto;
Nurhidayat Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i1.4774
Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya program asrama dan non asrama yang ada di SMP MTA Gemolong. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas hasil belajar siswa program asrama dan non asrama terhadap mata pelajaran PJOK. Metode penelitian ini menggunakan metode adalah kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat dilihat bahwa ada perbedaan dalam hasil belajar siswa program asrasma dan non asrama. Dengan itu dapat diambil kesimpulan dari hasil penelitian yaitu program asrama lebih efektif dibandingkan program non asrama dalam hasil belajar PJOK dibuktikan dengan rata-rata nilai siswa program asrama lebih tinggi dibandingkan dengan siswa program non asrama.
Kendala Guru Dalam Mengelola Proses Pembelajaran Anak Autis: Studi Kasus MIM PK Kartasura
Ayu Fillia;
Pungki Indarto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5231
Dewasa ini Indonesia mencanangkan pendidikan inklusi guna memfasilitasi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, dalam mengelola pembelajaran anak berkebutuhan khusus mengalami beberapa kendala bagi guru pendamping khusus maupun guru kelas yang terdapat anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru pendamping khusus dan guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran anak autisme di Mim PK Kartasura. Subjek penelitian ini adalah guru pendamping khusus yang menangani anak autis dan guru kelas yang mendapati peserta didik anak dengan gangguan autis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan model pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data, triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Hasil menunjukan bahwa kendala yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran di Mim PK Kartasura adalah pada emosi anak autis yang tidak stabil sehingga hal ini perlu adanya pemahaman dari guru pendamping khusus bagaimana agar menenangkan anak tersebut karena anak autism cenderung focus dengan dunianya sendiri, pada pembelajaran dikelas tidak ada kendala jika saling memahami peran masing-masing antara guru pendamping khusus dan guru kelas dan terkoordinasi dengan baik.
TES KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRA USIA 10-12 TAHUN DI SD NEGERI LOROG 02 TAWANGSARI SUKOHARJO
Arif Wibowo;
Pungki Indarto;
Nurhidayat Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5583
Berdasarkan dari hasil penelitian menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) dan tingkat kebugaran jasmani siswa putra umur 10-12 tahun di SD Negeri Lorog 02 Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo bahwa hasil dari test IMT 22 siswa menunjukan frekuensi status status gizi kurang dengan 1 siswa dengan presentase sebesar 5%, kategori terbanyak pada kategori gizi baik berjumlah 14 siswa dengan presentase sebesar 64%, gizi lebih berjumlah 5 siswa dengan presentase 23%, Sedangkan obesitas berjumlah 2 siswa dengan presentase sebesar 9%. Dari hasil tersebut angka yang paling tinggi adalah kategori Gizi Baik sebanyak 14 anak dengan persentase sebesar 64%.Hasil dari Test V-Sit and Reach didapatkan hasil yang tertinggi yaitu pada kategori baik sekali terdapat 16 siswa dengan persentase 73%. Hasil ini berbanding terbalik dengan test Sit-up dimana kategori yang paling tinggi adalah Rendah dengan jumlah anak 10 dan persentase sebesar 45%. Pada hasil Test Squat Trust, kategori baik dan baik sekali memiliki persentase yang sama yaitu 45% dengan masing-masing jumlah siswa sebanyak 10. Berbeda dengan hasil dari PACER Test, justru kategori tertinggi yaitu sangat rendah dengan persentase sebesar 77% dan jumlah siswa sebanyak 17. Berdasarkan data hasil 4 item Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) menunjukan bahwa hasil nilai proporsi dari perhitungan menunjukkan nilai 2,4 dimana nilai tersebut termasuk dalam kategori cukup.
MENINGKATKAN PUKULAN BACKHAND TENIS LAPANGAN MENGGUNAKAN METODE DRILL
Farhan Zapar Sidik;
Nurhidayat Nurhidayat;
Pungki Indarto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5602
Penelitian ini dilakukan karena banyak mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga angkatan 2020 dalam pembelajaran mata kuliah tenis lapangan belum memenuhi kriteria lulus dalam ujian pukulan backhand. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan menggunakan metode drill untuk meningkatkan kemampuan pukulan backhand pada permainan tenis lapangan pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga angkatan 2020 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan desain pretest dan posttest dengan pembagian kelompok menggunakan ordinal pairing. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling atau sampel tujuan. Berdasarkan hasil pengujian statistik menggunakan paired sampel t test dan independent t test diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan, apabila dilihat dari rerata pretest sebesar 12,8000 dan rerata posttest sebesar 46,2000 mengalami peningkatan sebesar 33,4 artinya hal ini menunjukkan bahwa latihan dengan menggunakan metode drill memberikan peningkatan dalam kemampuan pukulan bakchand dibandingkan dengan sebelum dilakukannya latihan dengan metode drill.
PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI DITINJAU DARI LATIHAN MENGGUNAKAN ANKLE WEIGHT
Moh Hanif Sholeh Faturrohman;
Nurhidayat Nurhidayat;
Pungki Indarto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5612
Ankle weight adalah alat pemberat kaki yang terbuat dari kain yang diberi pemberat serbuk besi. Ankle weight dipergunakan pada kaki. Latihan ankle weight merupakan salah satu latihan yang dapat meningkatkan power tendangan shooting, karena bentuk latihan ankle weight dapat melatih power otot tungkai. Akan tetapi peneliti masih ingin membuktikan keefektifan latihan ankle weight terhadap peningkatan power otot tungkai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu noneequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara pusposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Pembagian kelompok pada penelitian ini yaitu kelompok kontrol tanpa dilatih dengan ankle weight dan kelompok eksperimen dilatih dengan ankle weight. Instrumen penelitian ini menggunakan tes vertical jump yang berguna untuk mengukur power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal. Teknik analisis data yaitu menggunakan paired sample t-Test untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan ada perbedaan antar sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan ketika pre-test dan post-test dari kelompok eksperimen terhadap power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dengan nilai signifikan (0.00<0.05), (2) Apabila dilihat dari angka rerata pre-test sebesar 47.60 dan rerata post-test sebesar 57.60 hal ini menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan mampu memberikan peningkatan sebesar 10.00 terhadap power otot tungkai dibandingkan sebelum diberikan latihan, (3) Dapat dibuktikan bahwa latihan ankle weight efektif dalam peningkatan power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal.
STRATEGI MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING FUTSAL MENGGUNAKAN LATIHAN SMALL SIDE GAME 3VS3
Andika Ryan Anjaya;
Pungki Indarto;
Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6008
Penelitian ini dilakukan karena masih banyak siswa SMP Muhammadiyah 6 surakarta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dalam penguasaan teknik dasar passing masih terlihat kurang dalam ketepatannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan small side game 3vs3 terhadap peningkatan kualitas passing permainan futsal pada siswa peserta ekstrakurikuler SMP Muhammadiyah 6 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan pre-test & post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang diambil dengan menggunakan metode total sampling atau semua sampel. Berdasarkan hasil pengujian statistik menggunakan Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai signifikan 0,008>0,5 artinya terdapat pengaruh yang signifikan, sedangkan, apabila dilihat dari rerata prestest sebesar 1,90 dan rerata post-test sebesar 3,70 mengalami peningkatan sebesar 1,80, artinya hal ini menunjukan bahwa latihan dengan menggunakan metode drill memberikan peningkatan kemampuan dasar passing futsal di bandingkan dengan sebelum dilakukannya latihan dengan metode drill.
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS 10 TJKT SMK NEGERI 1 KLATEN DENGAN MENGGUNAKAN TES KEBUGARAN PELAJAR NUSANTARA TAHUN AJARAN 2022/2023
Muhammad Willy Febriyanto;
Pungki Indarto;
Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6010
Penelitian ini dilakukan dikarenakan belum pernah melaksanakan tes kebugaran dan belum di ketahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMK NEGERI 1 KLATEN hanya beberapa kompenen tes yang sudah diberikan terhadap siswa, pada saat praktik mengajar dengan materi kebugaran jasmani masih banyak siswa yang bermalas-malasan tidak melaksanakan kegiatan olahraga dengan serius sehingga banyak siswa yang mengluh terutama siswa putri dan masih banyak siswa yang tidak bersemangat saat olaraga. Penelitian ini menggunakan metode tes pengukuran dengan intrumen Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Meliputi Tes Indeks Massa Tubuh(IMT), Tes V sit and Reach, Tes Sit Up, Tes Squat Thrust, dan Tes Pacer. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) Smk Negeri 1 Klaten. Hasil analisis pada tes IMT siswa putra memperoleh rata rata 8,25 untuk IMT siswa putra dengan kategori “Normal” dengan presentase 85% (28 siswa) dan siswa putri memperoleh rata rata 17,5 untuk IMT putri dengan kategori “Normal” dengan presentase 81% (56 siswa) yang dimana keduanya dapat dikategorikan dengan status gizi “Normal” atau “Gizi Baik”. Dan untuk hasil Kebugaran jasmani Seperti Pada table 4.2 hasil capaian yang diperoleh dari perolehan nilai dibagi dengan nilai sempurna yaitu 5 lalu di kalikan pada proporsi nilai sempurna. Maka hasil dari capaian tes kebugaraan jasmani siswa Tjkt Smk Negeri 1 Klaten dengan kategori capaian “Cukup”.
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA INDIVIDU TERLATIH EKSTRAKURIKULER FUTSAL SISWA SMP MUHAMMADIYAH 3 AMPEL TAHUN 2023
Wanda Ajeng Ayunda;
Pungki Indarto;
Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6011
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani pada Individu Terlatih ekstrakurikuler Futsal serta mengetahui perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani pada individu terlatih ekstrakurikuler futsal dengan siswa yang tidak mengikuti ektrakurikuler futsal siswa SMP Muhammadiyah 3 Ampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 22 siswa terdiri dari 11 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dan 11 siswa tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal. Pengumpulan data penelitian menggunakan prosedur Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Teknik analisis data dilakukan dalam tahap, yaitu presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes IMT siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 1 siswa (9%) kategori kurus, 10 siswa (91%) kategori normal. Serta pada hasil tes kebugaran jasmani yang mengikuti ekstrakurikuler futsal hasil capaian akhir yakni 3,2 dengan kategori hasil capaian “Baik”, sedangkan hasil IMT siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 3 siswa (27%) kategori kurus, 4 siswa (36%) dikategorikan normal, 1 siswa (9%) dikategorikan gemuk, dan 3 siswa (27%) dikategorikan obesitas. Serta pada hasil tes kebugaran jasmani yang tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal hasil capaian akhir yakni 1,5 dengan kategori hasil capaian “Kurang”