Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Tradisi Udik-Udikan Sebagai Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Etnomatematika Di Kelas 2 Sekolah Dasar Annis Annafik Majid; Delia Indrawati; Ika Rahmawati
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i1.41625

Abstract

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang mudah dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari.  Namun, Matematika masih menjadi pelajaran yang ditakuti oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran Matematika yang mengajak siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kejadian dalam kehidupan sehari-hari dengan mengaitkan budaya. Pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematic Education berbasis etnomatematika dipilih karena cocok untuk memfasilitasi pembelajaran Matematika yang lebih nyata. Penelitian ini menggunakan metode DBR. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian yaitu siswa kelas 2 SDN Kedondong I. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa menjadi lebih tertarik dengan pembelajaran Matematika dan hasil belajar menjadi lebih baik.Keywords: Matematika, realistic mathematic education, etnomatematika
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Pengukuran Satuan Panjang Tidak Baku Pada Siswa Kelas 1 UPT SDN 178 Gresik Rani Nurhaliza Azhari; Delia Indrawati; Ika Rismaningtiyas
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v11i2.48932

Abstract

Pemilihan model pembelajaran sangat penting dalan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika materi pengukuran satuan panjang tidak baku dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas 1 UPT SDN 178 Gresik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan seabnayak dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 1 di UPT SDN 178 Gresik dengan jumlah 19 peserta didik. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran matematika materi pengukuran satuan panjang tidak baku. Hal ini terlihat dari data yang diperoleh dari kegiatan siklus I presentase ketuntasan belajar adalah 58% dengan nilai rata-rata 65,26 dan mengalami peningkatan menjadi 84% dengan nilai rata-rata 81,05 pada kegiatan pembelajaran di siklus II
Evaluasi Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi Supriyanto, Supriyanto; Rosyanafi, Rofik Jalal; Ningrum, Mallevi Agustin; Indrawati, Delia
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v10n1.p42-51

Abstract

Evaluation of Internal Quality Assurance at the Faculty of Education, Surabaya State University and carried out by a research team from the Faculty of Education, UNESA. The aim of the research is to evaluate the internal quality assurance process at the faculty. Carried out for 1 year and funded by LPPM UNESA. Evaluation focuses on learning monev and curriculum audit. The results show that the implementation of learning monev and curriculum audits is in accordance with the schedule set by the Chancellor. This evaluation provides information that can be used for policy making regarding internal quality assurance within the scope of the study program. The research method used is the CIPP (Context, Input, Process and Product) evaluation model using a questionnaire as a research instrument. Even though there are several obstacles in its implementation, the general evaluation of the implementation of internal quality assurance at FIP ??Unesa shows good results.
PENDAMPINGAN BAGI GURU DI SEKOLAH INDONESIA BANGKOK (SIB) DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LITERASI Widyaswari, Monica; Indrawati, Delia; Khusumadewi, Ari; Cindy, Agustin Hanivia; Pramana, Atan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2024): JPMI September 2024
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jpmi.v2i3.177

Abstract

Literacy is the activity of reading, understanding, and applying information that is an essential foundation for children in their golden age. The Indonesian School of Bangkok faces challenges in literacy in early grades that affect students' abilities related to reading, writing, and understanding texts. Teachers/educators must use a comprehensive and progressive approach in teaching literacy to foster children's reading interests and critical thinking skills. The mentoring program carried out aims to train early-grade teachers in literacy instruction. The mentoring methods included identifying needs, focus group discussions (FGDs) using a share and care approach, practice, and evaluation. The results showed significance, with an average score above 80 for aspects such as participant numbers, the conditioning of the support process, the competence of the resource persons, and the presentation of materials. Participants demonstrated improved understanding and readiness to apply new techniques. Positive feedback suggests that support was highly relevant and applicable, enhancing literacy teaching abilities at the Indonesian School of Bangkok. Recommendations include integrating more technology and interactive methods to enrich student's learning experiences and encouraging teacher collaboration to strengthen the implementation of techniques learned in the classroom.
What factors are barriers and enablers to implementing differentiated mathematics instruction in elementary schools? Indrawati, Delia; Habibie, Ramadhan Kurnia; Budiyono; Zuhdi, Ulhaq
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v7i4.11993

Abstract

Differentiated instruction is a pedagogical approach designed to address diverse student needs, yet its implementation in primary school mathematics remains challenging. This study investigates the barriers and enablers in applying differentiated mathematics instruction, providing insights into practical challenges and strategies for success. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis in five primary schools, involving students, teachers, and school principals selected through purposive sampling. The findings reveal that the primary barriers include limited teacher training on differentiation strategies, time constraints in lesson planning, and inadequate support systems, such as resources and collaboration opportunities. On the other hand, key enablers include strong leadership support, flexible teaching materials, and professional learning communities that foster peer knowledge sharing. The study highlights the interplay between institutional support and teacher agency as critical for successful implementation. Its novelty lies in offering actionable recommendations, such as incorporating differentiation-focused training into professional development and promoting collaborative educator networks. These findings contribute to the discourse on differentiated instruction, offering practical strategies and systemic changes to enhance equity and engagement in primary mathematics education.
Peningkatan Kompetensi Dasar Wawasan Kebangsaan Melalui Pelatihan Bahasa Indonesia Bagi Calon Peserta Tes Pegawai Negeri Sipil Andriningrum, Hana; Nabillah, Rokhmatun; Imaduddin, Muhammad; Ardhyantama, Vit; Wati, Ika F.; Malik, Muh S.; Wardani, Helda K.; Indrawati, Delia
Journal of Social Empowerment Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2024.9.2.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Indonesia dan wawasan kebangsaan calon ASN melalui pelatihan intensif. Metode pelatihan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi tes. Pendekatan ini memberikan bekal pemahaman struktur tata bahasa, kosa kata, dan penggunaan peribahasa sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Pelatihan dimulai menyusun konsep, penyampaian materi, dan simulasi tes, untuk memenuhi kebutuhan ASN dalam komunikasi formal yang efektif sebagai bagian dari tugas birokrasi di era digital. Evaluasi dilakukan melalui simulasi CAT dan kuesioner untuk menilai tingkat pemahaman peserta terhadap materi serta kepuasan terhadap pelatihan. Peserta simulasi tes berjumlah 154 orang dengan hasil simulasi tes menunjukkan rata-rata skor 328 dari total maksimal 700 poin. Skor tertinggi adalah 670 poin dan terendah 135 poin, mengindikasikan peningkatan pemahaman dasar namun masih terdapat kebutuhan untuk memperdalam kompetensi bahasa. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi positif dalam membekali calon ASN untuk melaksanakan komunikasi yang efektif dan profesional sesuai tuntutan birokrasi modern.
Geometry Learning Design Through Ethnomathematics of Gandrung Fashion and Accessories Ainia, Vera Masrurotul; Mariana, Neni; Indrawati, Delia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5846

Abstract

This study aims to describe students' exploration activities regarding Ethnomathematics using student worksheets with the RME approach. This study is a design study designed through the inherent assumptions of the learning trajectory hypothesis analysis framework (HLT), which is then tested in realistic mathematics education (RME). Gandrung is a traditional dance from Banyuwangi. Through Gandrung clothing and accessories, students can learn basic geometry. The design of this study was carried out in three stages, namely, initial design, experimental learning consisting of 2 cycles, and the third stage of analysis, namely retrospective. This study used a sample of 28 second-grade students in the Surabaya area, comprising six students in Cycle I and 22 in Cycle II. Students conducted the study's results to understand the concept of geometry and show that measurements can trigger the occurrence of a learning trajectory. The impact on students can be seen at the learning stage: observing certain parts of the picture, paying attention to exciting patterns/decorations, and aligning parts of the image. Students can simply conclude the results of the formation of basic concepts of flat plane geometry and its transformations.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA RAMBU-RAMBU DI SEKITAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR : Penilaian Tindakan Kelas Riyanti, Nunik; Nurhadi, Nurhadi; Trisnawati, Nurmasari; Indrawati, Delia; Wahyu Listiani, Wiwik; Nur Cahyanti, Novita; Fauziah, Nining
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.23948

Abstract

Learning with the application of role playing aims to make students more meaningful to the rules in public places, especially reading the signs around them, and is taught in grade II of Elementary Schools in Surabaya. The research conducted using classroom action research techniques carried out in two stages, namely pre-cycle, cycle one and cycle two. The subjects in the research conducted were grade II students at Elementary Schools in Surabaya, with a total of 28 students. Data collection techniques were through Observation and written tests on students. So that the overall data that has been obtained is then analyzed by: 1) conducting research on data review, 2) calculating the results of the data obtained, 3) presenting the results of the data, and 4) concluding the results of the research. The results obtained after the application of role playing were that there were 14 out of 28 students who were able to complete their learning on the test in the pre-cycle. Then in cycle one there were 24 out of 28 students who were able to complete their learning, the last in the second cycle with the improvement of the role playing approach, there were 26 out of 28 students who were able to complete the learning. So that the ability of students in learning rules in public places from cycle one to cycle two experienced a good increase, with an average understanding of 76,8 to 8,6.
KURIKULUM TAHUN 2022 SEKOLAH DASAR (Perubahan Berbasis Perubahan) Wardani, Helda Kusuma; Indrawati, Delia; Andriningrum, Hana; Wati, Ika Febriana; Malik, Muh Syauqi; Imaduddin , Muhammad; Ardhyantama , Vit
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v9i1.19483

Abstract

Kurikulum tahun 2022 Sekolah Dasar telah diimplementasikan selama kurang lebih tiga tahun, sudah waktunya untuk melakukan evaluasi terhadap program yang termuat. Evaluasi program model formatif-sumatif (scriven model) sesuai untuk digunakan dalam kajian konseptual dan praktikal kurikulum. Bagaimanakah kurikulum 2024 SD secara konseptual? Benarkah membuat perubahan berbasis perubahan? Seberapakah jangkauan perubahan kualitatifnya? Pertanyaan kunci inilah yang dijawab sebagai hasil dan pembahasan. Pertama, kurikulum 2024 SD dengan filosofis pragmatis dan humanistik yang secara konseptual selaras dengan kodrat jaman. Kedua, pendekatan filosofis pragmatis dan humanistik memungkinkan perubahan kurikulum dilakukan sesuai kodrat alam dan kodrat jaman peserta didik. Secara faktual perubahan kurikulum 2024 SD dapat dilakukan pada rumpun kelas sebagai satuan terkecil, dinamika interaksi transaksi kelas akan selalu menjadi basis perubahan kurikulum operasional kelas. Ketiga, data hasil kajian dokumen, wawancara, dan observasi menunjukkan perubahan kualitatif pada capaian pembelajaran laten (outcomes).
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif dengan Tema Pendidikan Seksual pada Guru Yayasan Nurul Huda Poncokusumo Indrawati, Delia; Oktaviana, Mimbar; Santosa, Rizky Putra; Nurlaily, Vivi Astuti; Kamaruddin, Devina Rahmadiani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1673

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyampaikan pendidikan seksual di sekolah Islam melalui pembuatan media pembelajaran inovatif menggunakan Canva. Pelatihan diikuti oleh 10 guru dari Yayasan Nurul Huda Poncokusumo dan terdiri dari sesi ceramah, demonstrasi, serta praktik langsung. Materi pelatihan mencakup pemahaman pentingnya pendidikan seksual dalam konteks agama, serta cara menggunakan Canva sebagai alat desain media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam merancang materi ajar, yang mencakup infografis dan presentasi, serta peningkatan pemahaman tentang konsep pendidikan seksual yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Para guru melaporkan bahwa media yang mereka buat dengan Canva tidak hanya membantu siswa memahami topik pendidikan seksual, tetapi juga meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengajaran, sehingga pendidikan seksual di sekolah Islam dapat disampaikan dengan lebih efektif dan sesuai dengan ajaran agama. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan yang lebih baik di lingkungan pendidikan Islam.