Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Implementasi Pembelajaran Matematika Abad 21 untuk Siswa Madrasah di Era Industri 4.0 Irawan, Adi; Rohmah, Zulfiani; Rusmayadi, Muh.
Jurnal al Muta'aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 2 (2025): Jurnal AL-Muta`aliyah
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/mutaaliyah.v5i2.1212

Abstract

This study aims to determine the application of 21st-century skills in madrasas in mathematics learning and the implementation of 21st-century skills in mathematics learning to help madrasah students face the challenges of the Industrial Revolution 4.0 and to determine the factors that support and hinder the implementation of 21st-century learning in madrasas. This study uses a descriptive qualitative approach. Research data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis such as lesson plans, learning media, syllabi, and student evaluation results. The results show that mathematics learning in madrasas is currently only in the initial stage of implementing 21st-century skills. Mathematics learning that integrates 21st-century skills not only improves academic achievement but also helps build students' character and ability to adapt to an ever-changing world. 21st-century mathematics learning in madrasas still faces many challenges such as conventional approaches, limited teacher competencies, and inadequate infrastructure.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PENUGASAN PORTOFOLIO DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK KELAS VIII MTs. DARUSSALAM BERMI Irawan, Adi
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1847

Abstract

Pelajaran matematika di MTs. Darussalam Bermi dianggap oleh sebagian siswa merupakan pelajaran yang sulit, sangat membosankan dan sangat angker. Hal demikian terjadi karena pembelajaran yang diterapkan banyak berpusat pada guru dan kurang beroreantasi pada siswa. Selama ini dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, guru terbiasa menggunakan metode konvensional, dimana siswa kurang terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, siswa cenderung hanya mendengar dan menerima penjelasan dari guru tanpa diberi kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya secara lebih luas dan terbuka, sehingga berdampak terhadap menurunnya aktivitas dan hasil belajar dari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pembelajaran penugasan portofolio dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa materi pokok kubus dan balok kelas VIII MTs. Darussalam Bermi . Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri atas empat kali pertemuan selama 2 jam pelajaran. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIC semester II MTs. Darussalam Bermi  yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Untuk mengetahui tingkat keaktifan dan hasil belajar dari siswa tersebut maka dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi aktivitas, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes soal evaluasi siswa pada masing-masing siklus. Berdasarkan dianalisis, adapun nilai rata-rata dari aktivitas belajar siswa pada siklus I yaitu sebesar 18,37 dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II sebesar 24,58 dengan kategori aktif, yang artinya menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 6,21. Adapun hasil analisis data kuantitatif diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 69,64 dengan ketuntasan klasikal sebesar 75,00% dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 75,89 dengan ketuntasan klasikal yaitu sebesar 85,71%, yang artinya ketuntasan klasikal sudah tercapai pada indikator keberhasilan. Dari hasil analisis data di atas dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan persentase keberhasilan tindakan pada masing-masing aspek aktivitas dan hasil belajar siswa yang menunjukkan keantusiasan siswa dalam pemberian tindakan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran penugasan portofolio dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa materi pokok kubus dan balok kelas VIII MTs. Darussalam Bermi.
Pemberdayaan Pengrajin Topi Lontar melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Digital di Desa Santong Lombok Timur Sami’un, Sami’un; Irawan, Adi; Amirullah, Ahmad Fatoni Karim; Wijaya, I Ketut Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bqtwc704

Abstract

Perajinan topi lontar merupakan salah satu potensi budaya lokal masyarakat Desa Santong, Kecamatan Terara, Lombok Timur, yang memiliki nilai identitas sekaligus peluang ekonomi kreatif. Namun, keberlanjutan kerajinan ini masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan inovasi desain, kualitas produk yang belum seragam, dan rendahnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengrajin dalam mengembangkan kerajinan topi lontar agar lebih bernilai ekonomi dan tetap berakar pada budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta dari kelompok pengrajin dan masyarakat usia produktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktik langsung melalui tahapan identifikasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pengembangan produk, pengenalan pemasaran digital, serta evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar evaluasi sederhana, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai budaya, nilai ekonomi, inovasi desain, kualitas produk, dan pemasaran digital. Keterampilan peserta juga meningkat dalam pemilihan bahan, teknik anyaman, pembentukan pola, finishing, serta pengembangan variasi desain. Respon peserta terhadap kegiatan tergolong positif, ditandai dengan partisipasi aktif, keterbukaan terhadap inovasi, dan minat untuk melanjutkan pengembangan usaha kerajinan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan desain, pengemasan, kelembagaan, dan promosi digital secara berkelanjutan oleh mitra. Empowering Lontar Hat Artisans through Product Innovation and Digital Marketing in Santong Village, East Lombok Lontar hat craftsmanship is one of the local cultural potentials of Santong Village, Terara District, East Lombok, which holds both cultural identity value and creative economic potential. However, the sustainability of this craft still faces several challenges, particularly limited design innovation, inconsistent product quality, and the low use of digital media for marketing. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of artisans in developing lontar hat products so that they have higher economic value while remaining rooted in local culture. The activity was carried out over two days and involved 15 participants consisting of artisans and productive-age community members. The implementation method used participatory, educational, and hands-on practice approaches through several stages, namely initial identification, program socialization, technical training, product development practice, introduction to digital marketing, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, documentation, and simple evaluation sheets, then analyzed using a descriptive qualitative approach. The results showed an increase in participants’ understanding of cultural value, economic value, design innovation, product quality, and digital marketing. Participants’ skills also improved in material selection, weaving techniques, pattern formation, finishing, and product design variation. Participants’ responses to the activity were positive, as reflected in their active participation, openness to innovation, and interest in continuing craft business development. This program is recommended to be continued through sustained mentoring in design, packaging, institutional strengthening, and digital promotion
Telaah Normatif Asas Persamaan Hukum (Equality Before The Law) Perkara Korupsi Dalam Pemberian Remisi M. Wahyu Ramadhan; Adi Irawan; Asrarrudin; M. Tri Wahyudi; Era Marta Sari
Consensus : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Applying the principle of justice before the law, also known as equality of law, when giving remission to prisoners involved in corrupt crimes. The study is normative. Remission will be given to qualified prisoners. The institute seeks to establish a system of seizure that enables the rehabilitation and re-socialization of prisoners involved in corrupt crimes. In short, the state must punish all criminals by providing good socialization to its society.