Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBENTUKAN BADAN PENGELOLA BANDARA UDARA SEBAGAI PENGGANTI BANDARA JUANDA Harmanto, Harmanto; Isbandono, Prasetyo; Wardhono, Arie
Cakrawala Vol. 11 No. 1: Juni 2017
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v11i1.1

Abstract

Salah bandara yang sangat padat di Jawa Timur adalah Juanda. Bandar Udara Internasional Juanda berada satu di kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo. Jumlah penumpang di Ba dara Juanda tahun 5n pada 201 mencapai 12 juta penumpang. Untuk itu diperlukan alternatif pengganti Juanda pada masa yang akan datang. Berdasarkan atas hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Telah ada aturan dapat mendukung Pembentukan Badan Pengelola Bandara Udara sebagai Pengganti Bandara Juanda ondisi lokasi alternatif sebagai Pengganti Bandara , (2) K Juanda saat ini Pengganti Bandara Juanda , yang paling siap adalah Lamongan, (3) yang paling banyak potensi dan peluangnya yaitu Sidoarjo dan Lamongan, (4) pModel pembentukan Badan Pengelola sebagai enggantiBandara Juanda terbaik yang adalah Badan Usaha Milik Daerah. Rekomendasi yang dapat disampaikan adalah (1) RTRW Provinsi Tahun 2011-2031 perlu segera diwujudkan dalam RTRW kabupaten/kota yang dijadikan sebagai lokasi pengembangan bandara, (3) Pemerintah Provinsi perlu mengambil peran yang lebih banyak dalam pengelolaan bandara agar dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pembangunan.
FORMULASI STRATEGI PARTISIPASI PARTAI POLITIK DALAM MENINGKATKAN KUOTA KETERWAKILAN PEREMPUAN PADA PEMILU 2019 Lestari, Yuni; Prastyawan, Agus; Isbandono, Prasetyo
LENTERA: JOURNAL OF GENDER AND CHILDREN STUDIES Vol 1 No 1 (2019): LENTERA: Journal of Gender and Children Studies ( 2019 )
Publisher : LPPM Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/lentera.v1i1.6816

Abstract

Peningkatan kuota keterwakilan perempuan di ranah politik merupakan perwujudan dari implementasi kebijakan afirmatif. Kebijakan tersebut sebagai salah satu langkah acceleration action pemerintah dalam mewujudkan gender equality. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan kolaborasi antara pemerintah, partai politik, masyarakat pemilih, maupun calon legislatif perempuan. Dibutuhkan tahapan penyusunan strategi partisipasi yang apik dari partai politik, sehingga kuota keterwakilan perempuan akan meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, peneliti mencoba mendeskripsikan pola kerja partai politik dalam penyusunan strategi. Adapun objek penelitian adalah 15 partai politik yang terdaftar dalam Pemilihan Umum tahun 2019 Kota Surabaya. Fokus penelitian menitikberatkan pada tahap penyusunan strategi, yang meliputi: (a) pengembangan visi dan misi, (b)identifikasi peluang dan ancaman, (c) identifikasi kekuatan dan kelemahan, (d) menetapkan tujuan jangka panjang, (e) strategi lain untuk mencapai tujuan, serta (f) adanya strategi alternatif.Rangkuman hasil penelitian ini, antara lain: (a) sebagian besar visi dan misi partai politik belum berfokus pada tema gender equality, (b) lemahnya dukungan masyarakat terhadap caleg perempuan menjadi ancaman tersendiri, (c) sebagian besar partai politik belum mengenali ancaman bagi caleg perempuan, (d) tema perempuan belum menjadi fokus utama dalam tujuan jangka panjang partai politik, serta (e) kaderisasi menjadi salah satu strategi alternatif dalam meningkatkan kuota keterwakilan perempuan.