Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

In House Training Upaya Peningkatan Kemampuan Perawat Dalam Memenuhi Kebutuhan Spiritual Care Pasien Muzaenah, Tina; Yulistiani, Mustiah; Nurjanah, Siti; Istianah
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i1.72

Abstract

Latar belakang: Perawat adalah tenaga kesehatan profesional yang memiliki kesempatan paling banyak berinteraksi dengan pasien dan kesempatan paling besar untuk memberikan pelayanan kesehatan berupa asuhan keperawatan komprehensif dengan membantu pasien memenuhi kebutuhan dasar yang holistik termasuk kebutuhan spiritual. Kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan untuk mempertahankan atau mengembalikan keyakinan dan memenuhi kewajiban agama serta untuk mendapatkan maaf (pengampunan), mencintai, menjalin hubungan penuh rasa percaya dengan Tuhan. Perawatan spiritual diyakini dapat menurunkan tingkat depresi pasien-pasien dengan penyakit kronik dan dijadikan sebagai kekuatan dan koping individu yang dapat memberikan dukungan moril, semangat hidup dalam menghadapi kenyataan tentang penyakitnya. In House Training diselenggarakan untuk memberikan pelatihan asuhan perawatan ibadah praktis kepada perawat-perawat RSI Purwokerto sehingga memiliki kompetensi khusus untuk memenuhi kebutuhan spiritual pasien selama dirawat di rumah sakit.  Perawatan ibadah praktis yang diajarkan meliputi tata cara berwudlu bagi orang yang sakit, tayamum, dan sholat orang sakit. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat-perawat RSI Purwokerto dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual. Metode: Tim Pengmas memberikan edukasi dengan metode penyuluhan kesehatan dan demonstrasi yang diakhiri dengan evaluasi ibadah praktis orang sakit (wudlu dengan spray, tayamum, sholat orang sakit). Hasil: Adanya peningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat-perawat RSI Purwokerto setelah mengikuti kegiatan yaitu rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 57 menjadi 77 dan kemampuan ketrampilan dalam melakukan parktek ibadah orang sakit baik ketrampilan tayamum, wudlu dengan spray maupun sholat dengan posisi duduk yaitu meningkat dari skor 60 menjadi 86, 67 menjadi 82 dan 55 menjadi 87. Kesimpulan: In House Training dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat tentang asuhan keperawatan spiritual. Kata Kunci: ibadah praktis, kebutuhan spiritual, kemampuan perawat, perawatan spiritual _________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Nurses are professional health workers who have the most opportunities to interact with patients and the greatest opportunities to provide health services in the form of comprehensive nursing care by helping patients meet basic holistic needs including spiritual needs. Spiritual needs are the need to maintain or restore faith and fulfill religious obligations and get forgiveness, love, and have a trusting relationship with God. Spiritual care is believed to be able to reduce the depression level of patients with chronic illnesses and serve as a strength and individual coping that can provide moral support and enthusiasm for life in facing the reality of their illness. In-House Training is held to provide practical worship care training to nurses at RSI Purwokerto so that they have special competence to meet the spiritual needs of patients while in the hospital. Practical worship treatments that are taught include procedures for ablution for sick people, tayammum, and prayers for sick people. Objective: to increase the knowledge and skills of nurses at RSI Purwokerto in providing spiritual nursing care. Method: The Community Service Team provides education using health education methods and demonstrations that end with an evaluation of the practical worship of sick people (ablution with spray, tayammum, prayers for sick people). Result: There was an increase in the knowledge and skills of the nurses at RSI Purwokerto after participating in the activity, namely the average knowledge score increased from 57 to 77, and the skills in carrying out the practice of praying for sick people, both tayammum skills, ablution with spray and prayer in a sitting position, namely increased from a score of 60 becomes 86, 67 becomes 82 and 55 becomes 87. Conclusion: In House Training can increase the knowledge and skills of nurses regarding spiritual nursing care. Keywords: practical worship, spiritual needs, ners skill, spiritual care
BUERGER ALLEN EXERCISE ON THE RISK OF INJURY IN THE FEET OF DIABETES MELLITUS TYPE 2 Hapipah; Heriawan; Istianah; Dewi Nur Sukma Purqoti; Zaenal Arifin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 7 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v7i3.6437

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease that requires medical care and self-management to prevent complications of diabetic ulcers. The Buerger Allen Exercise is a specific exercise that aims to increase circulation to the legs by using changes in gravity and using muscle contraction through active movements of the legs to increase circulation of peripheral blood vessels. The Inlow's 60-second Diabetic Foot Screen Tool is an indicator for assessing the risk of foot injuries. This study aims to determine the effect of Buerger Allen Exercise on the risk of foot injuries in patients with diabetes mellitus type 2 at Masbagik Health Center. The research design used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest design. The sampling technique was purposive sampling with a sample of 18 respondents who met the inclusion criteria. Data analysis used univariate and bivariate analysis. The mean value of the risk of foot ulcers in diabetes mellitus respondents before the intervention was 9.00 with a standard deviation of 1.328 and after the intervention the mean value was 8.54 with a standard deviation of 1.286. The results of the Wilcoxon test show a p value: 0.000 which means that there is an effect of Buerger Allen Exercise on the risk of foot injuries in patients with diabetes mellitus type 2 and is hoped that the Buerger Allen Exercise intervention can be applied as an effort to prevent complications of diabetic foot ulcers in patients with DM type 2. Keywords: Diabetes Mellitus; Buerger Allen Exercise; Foot Wound Risk
Pengaruh Lingkungan Sekolah, Pendidikan karakter dan Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Istianah
Jurnal Metafora Vol 3 No 01 (2023): Jurnal Metafora
Publisher : FAKULTAS PSIKOLOGI UNISS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/e6kzk074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Lingkungan Sekolah, Pendidikan Karakter dan Kinerja  Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMK Harapan Mulya Kendal. Metode Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuisioner kepada siswa dan siswi di SMK Harapan Mulya Kendal. Populasi dalam  penelitian ini berjumlah 525 siswa. Metode pengumpulan  sampel menggunakan Teori Slovin dengan  minimal responden 84 dan menurut fraenkel dan wallen (1990)  minimal 100 responden menggunakan teknik non probability sampling  yaitu teknik random sampling.Total sampel penelitian adalah 124 responden. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 26. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan sekolah, pendidikan karakter dan kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa.  
Manajemen Gerakan Dakwah Intelektual ICMI dalam Membangun Peradaban Islam Modern di Indonesia Istianah; Suparto
Journal of Religion and Social Community | E-ISSN : 3064-0326 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen gerakan dakwah intelektual yang dilakukan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai organisasi strategis dalam membangun peradaban Islam modern di Indonesia. ICMI didirikan pada tahun 1990 oleh B.J. Habibie sebagai wadah berhimpunnya para intelektual Muslim guna mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis studi pustaka terhadap kiprah ICMI dalam ranah sosial, politik, dan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ICMI memainkan peran penting dalam manajemen dakwah berbasis intelektual dengan mengedepankan nilai rasionalitas, etika, dan modernitas Islam. Namun demikian, ICMI menghadapi tantangan besar dalam era digital seperti lemahnya regenerasi kader, fragmentasi ideologis, serta rendahnya adaptasi terhadap teknologi informasi. Artikel ini menekankan perlunya revitalisasi manajemen dakwah ICMI melalui strategi digitalisasi dakwah, kolaborasi lintas generasi, dan penguatan literasi keislaman ilmiah.
Hubungan Pengetahuan Suami Dengan Dukungan Terhadap Keikutsertaan Metode Kb Implan Suarsih, Acih; Istianah; Astriani, Mardelia; Monica, Olivia Tri; Rachmasari, Bella
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.714

Abstract

Penggunaan kontrasepsi implan di Indonesia belum sebanding dengan metode jangka pendek seperti suntik dan pil, meskipun implan memiliki efektivitas tinggi dan durasi perlindungan lebih lama. Di wilayah kerja Puskesmas Balaraja, pemilihan implan juga masih lebih rendah dibandingkan metode lainnya. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah tingkat dukungan suami yang berkaitan dengan pemahaman terhadap metode kontrasepsi implan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan suami dan dukungan terhadap penggunaan implan. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Mei–Juni 2024. Populasi berjumlah 200 suami pasangan usia subur, dengan sampel 66 responden yang dipilih melalui purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang terdiri dari 10 pertanyaan pengetahuan dan 10 pertanyaan dukungan. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05 serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan suami dan dukungan terhadap penggunaan KB implan (p = 0,001). Suami dengan pengetahuan baik memiliki peluang lebih besar memberikan dukungan dibandingkan yang berpengetahuan kurang. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan suami berperan penting dalam memperkuat dukungan penggunaan implan. Edukasi dan konseling berbasis pasangan diperlukan untuk meningkatkan partisipasi suami dalam penggunaan kontrasepsi implan
Etika Politik dalam Surat Yusuf dan Relevansinya terhadap Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Nor Kholis; Irfa Rezqia; Istianah; Kholis, Nor
JURNAL TAPIS Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v10i1.6570

Abstract

Etika perlu dihadirkan dalam ranah politik agar semua bisa dicapai dengan baik serta mampu memberikan dampak positif bagi semua pihak. Di Indonesia nilai-nilai pancasila dijadikan sebagai landasan etika dalam berpolitik. Penelitian ini menelaah bagaimana nilai-nilai pancasila bisa terinternalisasikan dalam sistem politik dengan cara melakukan sintesis antara nilai-nilai pancasila terhadap kisah-kisah dalam Surat Yusuf. Penelitian ini menggunakan pendekatan sintesis – analisis untuk mencari titik temu antara kisah-kisah yang terdapat dalam Surat Yusuf dengan nilai-nilai yang tertuang dalam sila pancasila.