Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Substitusi Kefir Terhadap Sifat Kimia, Total Bakteri Asam Laktat (BAL), dan Organoleptik Es Krim Cynthia Faradila; Heni Rizqiati; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.128 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23749

Abstract

Es krim adalah jenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung es krim atau dari campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula dengan atau tanpa bahan makanan lain dan bahan makanan yang diijinkan. Kefir dapat dijadikan salah satu bahan pendukung dari pembuatan es krim karena mempunyai kadar protein yang cukup tinggi serta kaya akan probiotik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas fisik dan kimia dari es krim yang dihasilkan nanti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi substitusi kefir terhadap pH, total padatan, total BAL dan mutu organoleptik ranking dari es krim kefir. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan (T0) kontrol, (T1) substitusi 25%, (T2) substitusi 50%, (T3) substitusi 75%, dan (T4) substitusi 100%. Parameter yang diamati adalah pH, total padatan, total BAL dan mutu organoleptik ranking meliputi tingkat rasa asam, aroma asam, kekentalan, dan kelembutan es krim kefir. Parameter pH, total padatan, total BAL akan dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf signifikansi 5% dan apabila terdapat pengaruh nyata maka akan diuji lanjut dengan uji Duncan, sedangkan untuk mutu organoleptik akan diuji menggunakan uji Kruskall Wallis, apabila ada pengaruh nyata maka diuji lanjut menggunakan uji Man Whitney. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi substitusi kefir memberikan pengaruh nyata pada nilai pH, total Bakteri Asam Laktat (BAL), total padatan dan mutu organoleptik ranking yang meliputi rasa asam, aroma asam, kekentalan, kelembutan es krim.
Pengaruh Proporsi Kolang – Kaling terhadap Karakteristik Fisik, Kimia dan Hedonik Permen Jelly Labu Kuning Trisna Fitriana; Nurwantoro Nurwantoro; Siti Susanti
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.768 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.24037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik penambahan kolang – kaling pada pembuatan permen jelly labu kuning terhadap kadar air, aktivitas air, springiness, lightness, kadar serat dan uji hedonik (aroma, warna, tekstur, rasa dan kesukaan overall). Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan variasi konsentrasi kolang - kaling yaitu T0 0%, T1 10%, T2 20%, T3 30% dan T4 40%. Bahan baku yang digunakan yaitu sari labu kuning, kolang – kaling, agar – agar, gelatin, asam sitrat, dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kolang – kaling yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar air, aktivitas air, springiness, lightness, kadar serat dan uji hedonik aroma, warna, tekstur, rasa dan kesukaan overall. Perlakuan yang optimal dari penelitian ini yaitu dengan konsentrasi kolang – kaling T2 20% karena menghasilkan kadar air (19,66%), aktivitas air (0,610), lightness (39,25), springiness (3,07mm), kadar serat (3,40%) dan uji organoleptik dapat diterima oleh panelis. The purpose of this research was to get concentration of addition kolang – kaling on making pumpkin jelly candy on the water content, water activity, springiness, lightness, fiber content and hedonic test on aroma, colour, texture, taste, and favorite overall. This research was used five treatments and four replications with variation of contrentation kolang- kaling are T0 0%, T1 10%, T2 20%, T3 30% and T4 40%. The materials which are used in this research pumpkim juice, kolang – kaling, agar – agar, gelatin, citric acid, and water. The result was shown that different concentrations of kolang - kaling a significant effect (p<0.05) on the water content, water activity, springiness, lightness, fiber content and hedonic test on aroma, colour, texture, taste, and favorite overall. The best treatment of this research was kolang – kaling concentration of T2 20% because produce the water content (19.66%), water activity (0.610), lightness (39.25), springiness (3.07mm), fiber content (3.40%), and Organoleptic tests can be accepted by panelists.
Karakteristik Fisik, Kimia, dan Mutu Hedonik Tepung Durian Fermentasi (Tempoyak) dengan Suhu Pengeringan yang Berbeda Cecilia Ariantika; Nurwantoro Nurwantoro; Yoyok Budi Pramono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.253 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2017.17591

Abstract

Durian fermentasi atau Tempoyak adalah durian yang difermentasi secara spontan melibatkan bakteri asam laktat (BAL) sebagai penghasil asam-asam organik, alkohol dan CO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu pengeringan yang tepat pada tepung durian fermentasi (tempoyak) terhadap kadar air, warna lightness (L), pH, total asam, kelarutan dan total padatan terlarut (oBrix) serta mutu hedonik yang meliputi warna, rasa, bau, tekstur dan kesukaan overall. Desain percobaan dilakukan dengan 3 perlakuan dan 7 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu suhu pengeringan yang berbeda 55oC(T1), 65oC(T2), dan 75oC(T3). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan suhu pengeringan terhadap tempoyak menjadi tepung tempoyak memiliki pengaruh (P < 0,05) terhadap kadar air, warna Lightness (L), nilai pH, total asam, kelarutan, total padatan terlarut (oBrix) dan mutu hedonik warna dan tekstur tetapi tidak memberikan pengaruh (P > 0,05) pada mutu hedonik rasa, bau dan kesukaan overall. Suhu pengeringan yang tepat pada tepung tempoyak adalah suhu pengeringan 55oC  dengan rasa dan tekstur paling disukai. Penggunaan suhu pengeringan pada tepung tempoyak tidak merubah karakteristik tempoyak yang memiliki citarasa dan aroma asam.  
Pengaruh Substitusi Tomat dengan Pepaya terhadap Sifat Kimia dan Kesukaan Saus Hafizh Azzam Hilmy; Antonius Hintono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.184 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.22478

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tomat dengan pepaya terhadap sifat kimia dan kesukaan saus telah dilakukan dengan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Substitusi tomat dengan pepaya (T)  diterapkan sebagai perlakuan yaitu T0=0% (tanpa substitusi), T1=10%, T2=20% T3=30%, dan T4=40%. Parameter yang diamati adalah pH, kadar air, total padatan terlarut dan kesukaan saus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tomat dengan pepaya berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pH, kadar air dan total padatan terlarut, tetapi tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap kesukaan saus. Semakin tinggi persentase substutusi, pH semakin meningkat, kadar air semakin turun, dan total padatan terlarut semakin semakin meningkat, namun semua saus sama agak disukai. Pepaya dapat digunakan untuk mensubstitusi tomat dalam pembuatan saus. 
Perubahan Kimiawi Tomat Pasca Pelapisan Agar-Agar Putri Setyoningsih; Antonius Hintono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.20957

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelapisan agar-agar pada tomat terhadap sifat kimiawinya. Serta mengetahui konsentrasi agar yang optimum pada pelapisan tomat terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut.Parameter penelitian meliputi kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola Split Plot. Lama penyimpanan sebagai petak utama (Main Plot) yaitu L0 = 0 hari, L1 = 4 hari, L2 = 8 hari, L3 = 12 hari, L4 = 16 hari dan L5 = 20 hari dan perlakuan pelapisan agar-agar dengan konseNtrasi berbeda sebagai anak petak (Sub Plot) yaitu P0 = 0%, P1 = 0,5%, P2 = 1% dan P3 = 1,5% dengan pengulangan dua kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lama penyimpanan terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut pada tomat. Semakin lama disimpan kadar air tomat mengalami peningkatan, total asam mengalami penurunan, nilai pH mengalami peningkatan dan total padatan terlarut mengalami penurunan. Sedangkan pada perlakuan konsentrasi agar-agar tidak ada pengaruh terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut pada tomat.AbstractThe aim of this research is to determine the effect of agar-agar coating on tomatoes on its chemical properties. As well as know the optimum agar concentration in tomato coating on water content, total acid, pH value and total soluble solids. The research parameters include moisture content, total acid, pH value and total dissolved solids. This research uses Completely Randomized Design (RAL) with Split Plot pattern. Storage time as main plot L0= 0 days, L1= 4 days, L2= 8 days, L3= 12 days, L4= 16 days and L5= 20 days and treatment of agar coating with different concentrations as a child plot (Sub Plot) is P0= 0%, P1= 0.5%, P3= 1% and P3= 1.5% with double repetition. The data obtained were analyzed using ANOVA. The results showed that the effect of storage duration on water content, total acid, pH value and total soluble solids in tomatoes. The longer the tomato water content increases, the total acid decreases, the pH value increases and the total dissolved solids decreases. While on treatment of agar-agar concentration there is no influence to water content, total acid, pH value and total soluble solid at tomato.
Kandungan Fe, protein, air, lemak, abu, karbohidrat dan overall pada beras analog uwi ungu kombinasi umbi bit dengan konsentrasi yang berbeda Hidayatul Munawaroh; Hanifah Mustika Wahda; Febryan Taufiq; Nurwantoro Nurwantoro; Bhakti Etza Setiani
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.045 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.21248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan konsentrasi tepung umbi bit yang berbeda pada pembuatan beras analog uwi ungu dan umbi bit terhadap kandungan Fe, protein, air, lemak, abu, karbohidrat dan kesukaan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian kadar kandungan Fe, protein, air, lemak, abu dan karbohidrat tiap perlakuan dengan metode deskriptif. Pengujian kesukaan dilakukan dengan metode deskriptif selanjutnya dianalisis dengan uji non parametrik Kruskall Wallis Test dan jika terdapat pengaruh dilanjutkan dengan pengujian Mann Whitney U Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan yang memiliki kandungan Fe paling tinggi yaitu pada kontrol (T0) sebanyak 1,113 mg/100 g dan pada penambahan bit 15% (T3) sebanyak 1,008 mg/100 g. Pengujian protein, air, lemak, abu dan karbohidrat dengan tingkat kalori tertinggi terdapat pada kontrol (T0) sebanyak 366,13 kal/100 g dan terendah pada penambahan bit 15 % (T3) sebanyak 358,62 kal/100 g. Untuk pengujian overall kesukaan dihasilkan bahwa semua perlakuan tidak memiliki pengaruh terhadap parameter warna, tekstur, rasa, aroma dan overall.
Pengaruh Substitusi Kefir Terhadap Sifat Fisik, Total Khamir dan Hedonik Es Krim Syavira Aulia; Heni Rizqiati; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.341 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23750

Abstract

Es krim kefir merupakan salah satu fermented ice cream yang terbuat dari campuran bahan es krim dengan bakteri asam laktat dari kefir yang ditambahkan dalam adonan es krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kefir susu sapi terhadap nilai overrun, daya leleh, total khamir dan hedonik es krim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan substitusi kefir susu sapi sebesar 0%;25%;50%;75%; dan 100%. Data dianalisis dengan uji ANOVA untuk sifat fisik dan dilanjutkan dengan uji Duncan, sedangkan uji Kruskal Wallis digunakan untuk data hedonik dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi kefir susu sapi pada es krim berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap overrun, daya leleh, dan total khamir es krim. Substitusi kefir susu sapi berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap rasa, aroma, kekentalan dan overall kesukaan es krim. Sedangkan pada pengamatan terhadap tekstur es krim tidak ada perbedaan yang nyata. Semakin tinggi konsentrasi subsititusi kefir susu sapi menghasilkan peningkatan pada rasa, kekentalan, aroma, level kesukaan, daya leleh dan total khamir dengan rerata daya leleh tertinggi sebesar 28 menit 38 detik per 10 g dan rerata total khamir tertinggi sebesar 7,16 x 105 CFU/g, serta penurunan terhadap overrun menjadi 25,16%. dan tekstur es krim.
Pengaruh Periode Fermentasi terhadap Karakteristik Fisik, Kimia dan Hedonik Nata Sari Jambu Biji Merah Nurul Aulia; Nurwantoro Nurwantoro; Siti Susanti
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.653 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.24272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui periode fermentasi terbaik pada pembuatan nata sari jambu biji merah terhadap ketebalan, rendemen, warna (lightness dan redness), kadar air, kadar serat kasar dan uji hedonik (rasa, aroma, warna, tekstur, dan overall kesukaan). Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan periode fermentasi yaitu T1: 5 hari, T2: 7 hari, T3: 9 hari, T4: 11 hari dan T5: 13 hari. Bahan baku yang digunakan yaitu sari jambu biji merah, starter nata (Acetobacter xylinum), gula, Za, asam cuka dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode fermentasi yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap ketebalan, rendemen, warna (lightness dan redness), kadar air, kadar serat kasar dan uji hedonik warna. Perlakuan yang optimal bagi ketebalan, rendemen, warna redness dan kadar serat kasar adalah dengan periode fermentasi T5: 13 hari dengan menghasilkan ketebalan (6,56mm), rendemen (19,13%), warna redness (-9,58), dan kadar serat kasar (2,47%), sedangkan untuk warna lightness dan kadar air perlakuan yang optimal adalah T1: 5 hari dengan menghasilkan warna lightness (59,41) dan kadar air (97,00%) serta hasil uji hedonik dapat diterima oleh panelis.This research aims to obtain the best fermentation duration of nata made by guava extract on its thickness, yield, color (lightness and redness), water content, fiber content and hedonic characteristics on taste, aroma, colour, texture, and overall liking. This research used five treatments and four replications with fermentation duration of T1: 5 days, T2: 7 days, T3: 9 days, T4: 11 days, and T5: 13 days. The materials used in this research were guava extract, nata starter (Acetobacter xylinum), sugar, Za, acetic acid and water. The result showed there is a significant effect (P<0.05) of the variation of fermentation duration on thickness, yield, water content, fiber content and hedonic characteristic of color. The optimum treatment for thickness, yield, redness and fiber content is T5 with the fermentation duration of 13 days, which resulted in 6.56mm of thickness, 19.13% of yield, -9.58 of redness, and 2.74% of fiber content, while the optimum treatment for lightness and water content is T1 with the fermentation duration of 5 days, which resulted in 59,41 of lightness and 97,00 of water content  and acceptable hedonic result.
Potensi Tepung Umbi Gembili Pada Yoghurt Sinbiotik Terhadap Total Padatan Terlarut dan Total Asam Dea Erik Bahtiar; Yoyok Budi Pramono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.848 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.23912

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melihat karakteristik yoghurt meliputi total padatan terlarut dan total asam yang dibuat dengan starter bakteri Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus serta penambahan tepung umbi gembili. Manfaat penelitian ini adalah mengetahui perlakuan mana yang paling terbaik dalam pembuatan yogurt dengan penambahan tepung umbi gembili. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan penambahan tepung umbi gembiliT1 (0%), T2 (2%),T3 (4%), dan T4 (6%) dari total volume susu (b/v). Dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali pada setiap perlakuan. Data pengujian total padatan terlarut dan total asam dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan apabila terdapat pengaruh dilakukan uji lanjutan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DNMRT). Penambahan tepung umbi gembili memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap total padatan terlarut dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap total asam.  
Karakteristik Fisik dan Daya Oles Selai Kolang-Kaling yang Dibuat melalui Substitusi Pektin dengan Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai Bahan Pengental Dwi Ahmadi Dipowaseso; Nurwantoro Nurwantoro; Antonius Hintono Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.907 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan proporsi terbaik substitusi pektin dengan MOCAF sebagai bahan pengental dalam pembuatan selai kolang-kaling terhadap karakter fisik dan daya oles. Penelitian ini dilakukan dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan substitusi pektin dengan MOCAF yang meliputi T0 = tanpa substitusi (0%), T1 = 20%, T2 = 30%, T3 = 40% dan T4 = 50% dengan 4 pengulangan terhadap parameter aktivitas air (aw), sineresis, kecerahan, hardness, cohesiveness, adhesiveness, dan daya oles. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) untuk parameter nilai aw, sineresis, kecerahan, hardness, cohesiveness, adhesiveness. Sedangkan parameter daya oles menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian diperoleh data yang menunjukkan bahwa perbandingan substitusi pektin dengan MOCAF yang berbeda konsentrasinya memberikan pengaruh nyata (P<0,05) dalam meningkatkan adhesiveness, menurunkan daya oles, menurunkan kecerahan, menurunkan nilai aw dan meningkatkan hardness produk. Perlakuan substitusi pektin dengan MOCAF yang paling baik adalah 20%, yang merupakan penambahan MOCAF dengan hasil yang hampir sama dengan kontrol (tanpa substitusi) kecuali parameter hardness, yaitu menghasilkan selai kolang-kaling dengan nilai aw= 0.550, sineresis = 3,6%, kecerahan = 47,33, hardness = 26,20 g, cohesiveness = 0,65 , adhesiveness = 1,35 mJ  dan daya oles = 3,80 (skor).Physcal Characteristics and Smearing Ability of Sugar Palm Fruit Jam Made Through Pectin Substitution with Modified Cassava Flour (MOCAF) as Thickening AgentAbstractThis research is to know the influence and the best proportion of pectin substitution with MOCAF as a thickening agent in the manufacture of jam-koling physcal characteristics and smearing ability. The parameters of this research are water activity (aw), sineresis, brightness, hardness, cohesiveness, adhesiveness, and smearing ability treatment with pectin substitution treatment with MOCAF which include T0 = without substitution (0%), T1 = 20%, T2 = 30% , T3 = 40% and T4 = 50%. This research was conducted using Complete Random Design (RAL) design with 5 treatments and 4 repetitions. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) for aw parameter values, sineresis, brightness, hardness, cohesiveness, adhesiveness. While the parameters of smearing ability using Kruskal Wallis test. The result showed that the comparison of pectin substitution with different concentration of MOCAF gave significant effect (P <0.05) in improving adhesiveness, decreasing the smearing ability, decreasing the brightness, decreasing the aw value and increasing the hardness of the product. The best treatment of pectin substitution with MOCAF was 20%, which was an addition of MOCAF with almost control-like results (without substitution), resulting in intermittent jam with aw value =0.550, sineresis = 3.6%, brightness =47.33, hardness = 26.20 g, cohesiveness =0.65, adhesiveness =1.35 mJ  and smearing ability = 3.80 (score).
Co-Authors A M Jannah A M Legowo A Prakoso A Purnomoadi A. Prakoso A. Purnomoadi A.M. Legowo Abdullah, Sabina Fairuz Jinan Agung Purnomoadi Agung Purnomoadi Ahmad Ni&#039;matullah Albaari Ahmad Ni’matullah Al-Baarri Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Anang M Legowo Andi Febrisiantosa Annisya, Shintya Wahyu Antonius Hintono Anum D Ari Wibawa Budi Santosa Arini, Annisa Shafa Putri Arissaputra, Hermawan Asfan, Muhammad Ayu Anesakirani Ayu Ning Jagat Azalia Rohmani Surya Sari Bambang Dwiloka Bambang Sulistiyanto Barlian Rizal Bhakti Etza Setiani Bintoro, V Priyo Bintoro, V. Priyo C Imam Sutrisno Cecilia Ariantika Cicilia Nuryati Claradhita Ayu Shauma Clory Agustin Pienarso Cynthia Faradila Dea Erik Bahtiar Desnandia Radhika Ningsih Devi Yuniar Pristiana Dewandhaka Andaru Dian Handayani Dian Wahyu Harjanti Dina Azalea Handayani Duana Martha Saragih Dwi Ahmadi Dipowaseso Dwi Sunarti E. Widiastuti Edi Prayitno, Edi Eka Intan Kumala Putri El Fayyadh, Muhammad Ariq Ghoniy Elisabet Selly Andriani endra fajar pratiwi Fahmi Arifan Farhandhia Devangga Fariza Amelia Anisa Fauzan Achmad Febryan Taufiq Felia Wahono Forsitawati, Fransiska Martaryza Fransisca Pramiarti Pasca H. I. Wahyuni Hafizh Azzam Hilmy Hanifah Mustika Wahda Heni Rizqiati Heni Rizqiati Hidayatul Munawaroh I. Isroli Indira Putri Negari, Indira Putri Indri Desy Natalia Siagian Indro Sumantri Ingke Endrina Istiyan PM Kafaah Estancia Kardina Enny Dian Kumalasari Kiryanto Kiryanto L D Ambara L.D. Ambara Lisa Harmi Susanti Lorentia Lydia Margareth Lubis, Dina Mariana Uli Luqman Nauval Hakim Luthfiyah Nur Sulistiyani Maulida Rochmayani Melati Citra Anggraeni Mohammad Ihsan Yahya Prayoga Mohammad Kresna Bayu Muttaqin, Izza Wildani Nisa Ishma Savitry Nur Ismawati Nurul Aulia Octani Dwi Siswati Pangestu, Ridho Perdana, Gilang Ade Prasasti, Rahel Nathania Prasasti Prayoga, M. I. Y. Pujiyanto, Risang Putri Setyoningsih Putri, Naluri Amella Rahimi, Vini Rakita Dewi Mega Ramadhaningrum, Ilma Muliasari Rani Widya Pramesthi Rio Sentosa ritna ningsih Rizqiati, H. S Mulyani S. Mulyani S. Sugiharto Sartono, T. A. Selma Husniah Ramadhiyana Elsadi Septiawati, Tria Setya Budi M. Abduh Setya Budi Muhammad Abduh, Setya Budi Muhammad Shindy Raviola Rizka Siti Susanti Siti Susanti, Siti Sri Kusmawati Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Sumarsih Sudjono, Elisabeth Febriane Lovita Sulistiarto, Sigit Surya, Karina Rizqy Anggita SUSANTI, S. Sutaryo Sutaryo Suyadi Suyadi Syavira Aulia Tandrian, Christian taufiqi bagas ramadhani Tisqa Rizky Quna Triana Setyawardani Trisna Fitriana Turrini Yudiarti Ulfi Nihayatuzzahro Ardiani Yasinta V P Bintoro V. Priyp Bintoro V.P. Bintoro Valentinus Priyo Bintoro Vitus Dwi Yunianto Budi Ismadi Warsono Sarengat Wawan Budi Setyawan Widya Tamimi Wisnu Pangestu Setiaji Wiwid Rizqi Maryati Y B Pramono Yehezkiel Bobby Slamet Yoga Pratama Yoga Pratama Yoga Pratama Yosyfa Astiari Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yudonegoro, Ridho Julio Yulindha Yulindha