Claim Missing Document
Check
Articles

KONSTRUKSI SOSIAL MELALUI KOMPETISI SEPAKBOLA WANITA Doewes, Rumi Iqbal; Hidayatullah, M. Furqon; Irawan, Dede; Syaifullah, Rony; Nugroho, Haris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.346 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.36604

Abstract

Pemaknaan suatu individu dalam lingkungannya disebut sebagai konstruksi sosial. Sosial atau masyarakat menganggap bahwa sepakbola adalah olahraga yang hanya dapat dimainkan oleh laki-laki. Wanita memiliki hak yang sama untuk bermain sepakbola
Kontribusi Strategis Fakultas Keolahragaan Untuk Mendorong Sepakbola Wanita Menjadi Gaya Hidup di Kota Surakarta Sapta Kunta Purnama; Doewes, Rumi iqbal; Mohammad Furqon Hidayatullah; Islahuzzaman Nuryadin; Haris Nugroho; Agustiyanta; Slamet Widodo; Waluyo; Hendrig Joko Prasetyo; Fadilah Umar; Dede Irawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.24 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.49738

Abstract

Bagi wanita, olahraga sepakbola adalah olahraga yang menguji fisik dan psikologis selama kompetisi karena perubahan penerapan tindakan taktik menyerang dan bertahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi peraturan permainan sepakbola wanita agar wanita dapat bertanding dengan baik dan terhindar dari pelanggaran. Sosialisasi dan kompetisi dilakukan sebagai metode pengabdian. 50 pemain sepakbola dari klub Putri Surakarta berpartisipasi sebagai mitra pengabdian ini. Evaluasi dilakukan dengan menguji pengetahuan mitra terkait peraturan permainan sepakbola. Instrumen yang digunakan adalah angket pernyataan dengan 40 pernyataan terkait peraturan permainan sepakbola wanita. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan materi tentang peraturan permainan sepakbola, mitra hanya mampu menjawab benar sebanyak 48.10 % sedangkan 51.90 % menjawab pertanyaan dengan salah. Setelah diberikan materi, pengetahuan mitra mengalami peningkatan sebesar 23 % sehingga 71.10 % telah menjawab dengan jawaban benar dan hanya 28.90 % yang masih menjawab salah. Kesimpulan pengabdian ini adalah pengetahuan mitra pengabdian tentang peraturan permainan sepakbola telah mengalami peningkatan
PELATIHAN VERY HEAVY SLED TRAINING DAN ELASTIC BAND TRAINING BAGI PELATIH UNTUK PENINGKATAN KECEPATAN LARI DAN POWER OTOT TUNGKAI ATLET SEPAKBOLA Sapta Kunta Purnama; Doewes, Rumi Iqbal; Hidayatullah, Mohammad Furqon; Islahuzzaman Nuryadin; Haris Nugroho; Agustiyanta; Slamet Widodo; Waluyo; Hendrig Joko Prasetyo; Fadilah Umar; Dede Irawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.66393

Abstract

Pemain sepakbola membutuhkan kinerja otot yang dinamis selama pertandingan untuk menunjang performa kecepatan dan power. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada pelatih mengenai very heavy sled training dan elastic band training untuk meningkatkan kecepatan lari dan power otot tungkai atlet sehingga pelatih dapat menerapkan training tersebut dalam program latihannya. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi dan pendampingan. Mitra pengabdian adalah pelatih sepakbola, berjumlah 35 pelatih. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan terkait very heavy sled training dan elastic band training. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi, pengetahuan pelatih hanya 26.61%. Setelah edukasi, pengetahuan pelatih mengalami peningkatan menjadi 73.39%. Kesimpulan pengabdian ini adalah pelatih kota Surakarta memiliki pengetahuan terkait very heavy sled training dan elastic band training sehingga dapat menerapkan training tersebut dalam program latihan lari dan power otot tungkai.
Komposisi tubuh dan karakteristik kebugaran fisik atlet pencak silat elit Indonesia Nugroho, Haris; Yudi Gontara, Satria; Jariono, Gatot; Saifullah, Ronny
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 1 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i1.25213

Abstract

Optimizing performance and devising efficient training regimens requires understanding elite athletes' physical profiles. In Indonesian Pencak Silat, BMI and body fat percentage reveal athletes' physical readiness and competitive advantages. Therefore, this study aims to examine the physical condition of Indonesian elite Pencak Silat athletes by assessing their BMI and body fat percentage. This research employed a quantitative descriptive design. A total of 20 elite athletes (12 males and 8 females) were selected through purposive sampling based on their achievements at national and international championships. Data collected included gender, weight class, BMI, and body fat percentage, measured using standardized anthropometric procedures. The data were analyzed using descriptive statistics, partial correlation analysis, and one-way ANOVA to explore relationships and differences based on gender and weight categories. The study found that athletes had a normal BMI of 22.8 kg/m² (SD = 1.9) and a body fat percentage of 16.5% (SD = 4.2%). On average, male athletes had a lower body fat percentage (14.2%) than female athletes (19.8%), a significant difference (p < 0.05). BMI was not significantly different among weight classes. However, partial correlation analysis showed a slight positive association (r = 0.45) between BMI and body fat percentage. In conclusion, Indonesian elite Pencak Silat athletes had ideal body compositions, with gender variances in body fat. These findings underline the need for gender and weight-specific training and dietary programs. This study contributes evidence-based recommendations to support more effective athlete development frameworks for advancing Indonesian Pencak Silat globally.
Socialization and Coaching Science Training at KONI Surakarta Coaches in 2024 Prasetyo, Hendrig Joko; Purnama, Sapta Kunta; Doewes, Rumi Iqbal; Hidayatullah, Mohammad Furqon; Nuryadin, Islahuzzaman; Haris Nugroho; Slamet Widodo; Fadilah Umar
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v6i2.4630

Abstract

Coaching is a very complex process and coaches are required to do various things such as in-depth training and competition planning, organizational tasks, and mentoring athletes, which goes beyond just teaching skills and tactics. A coach's ability to achieve these key expectations will likely determine their coaching effectiveness. Therefore, this devotion is carried out with the aim of providing knowledge and training regarding coaching science to coaches so that coaches are able to carry out appropriate training for their athletes. The devotion method is carried out with socialization and coaching science training. Devotion partners are KONI Surakarta coaches from 14 sports, totaling 20 coaches aged 29.20 ± 9.66 years and have coaching experience of 3.97 ± 4.87 years. Evaluation is carried out on the coaches' knowledge. The devotion results show that the coaches' knowledge about coaching science has increased, seen from the pretest percentage of 35.00% and posttest 65.00%. So it can be concluded that KONI Surakarta coaches have knowledge in coaching science which can be applied in implementing training.
Pengaruh Plyometric Trainning Terhadap Kemampuan Sprint Pemain Futsal Marfyan Tanda Septyana; Kunta Purnama, Sapta; Nugroho, Haris
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kemampuan motorik yang sangat penting bagi pemain futsal adalah sprint. Plyometric training adalah salah satu jenis latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan sprint. Hal ini merupakan salah satu strategi latihan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik pemain olahraga tim, serta untuk meningkatkan salto, sprint, dan perubahan arah dengan aman dan efektif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh plyometric training terhadap kemampuan sprint pemain futsal pada tim Akademi Futsal Wonogiri. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan Futsal Jaya Sakti Wonogiri. Populasi adalah tim Akademi Futsal Wonogiri. Sampel terdiri dari 40 pemain futsal pria usia 21.65±2.71 tahun dengan tinggi badan 170.53±6.21 cm. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Hasil data yang diperoleh berupa data deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data sprint diukur dengan 20 meter sprint test. Analisis statistik data menggunakan SPSS 24.0. Hasil uji normalitas yang dilakukan pada pre-test dan post-test diperoleh nilai signifikansi = 0.439 dan 0.135. Nilai tersebut lebih besar dari angka batas penolakan pada taraf signifikansi 0.05 (p>0.05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data sprint pre-test dan post-test termasuk berdistribusi normal. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas untuk menguji kesamaan varian. Dari hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi 0.098 untuk pre-test dan 0.327 untuk post-test, sehingga data tersebut terbukti homogen dikarenakan syarat dari homogen adalah nilai p>0,05 pada signifikansi 5%. Pada uji korelasi antara data pre-test dan post-test dihasilkan bahwa keduanya berkorelasi sangat valid dibuktikan dengan p<0.05 pada taraf signifikansi 5% (0.000 < 0.05), membuktikan bahwa perlakuan plyometric training berkorelasi dan berpengaruh pada sprint. Pemberian latihan plyometric dengan perlakuan selama empat minggu pelatihan dengan frekuensi tiga kali seminggu dapat meningkatkan kecepatan waktu sprint. Metode plyometric training yang dilakukan secara teratur dan terarah dapat meningkatkan performa sprint pemain futsal. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pelatih dan atlet futsal untuk mempertimbangkan penggunaan plyometric training dalam program latihan mereka guna meningkatkan kemampuan sprint
Strategies to Increase Motoric Ability through Circuit Training Methods in Children with Special Needs: Experimental Study at Sukoharjo State Special School Jariono, Gatot; Nurhidayat, N; Sudarmanto, Eko; Yunita, Prita; Nugroho, Haris; Maslikah, Uzizatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching children with physical, emotional, mental, or social problems who also have special potential intellect and gifts falls under the general heading of special education. Technical education services in the form of special education for children with disabilities or children with very high IQs can be offered at the primary and secondary school levels either inclusively or in the form of special education units. Therefore, there is a need for teachers who have the necessary credentials and are familiar with the traits of kids with learning disabilities, especially kids with special needs. The goal of this project is to apply a circuit-based inclusive education technique to aid the motor skill development of children with exceptional needs. In this examination, a broad research and development strategy was employed. using a quantitative strategy and quasi-experimental techniques. 30 students from Sukoharjo SLB were utilized as research participants, and data was collected through observation, interviews, practical tests, and documentation. Data triangulation techniques were then used for analysis. Data gathering, reduction, and verification, as well as data interpretation. Based on the study's findings, it can be said that circuit training helps children with special needs develop their motor abilities. But more study is required on the topics of adaptive learning, conventional games, social environments, psychological, fine motor abilities, physical fitness, and those connected to inclusive learning in children with special needs.
APAKAH KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DAPAT DITINGKATKAN DENGAN LATIHAN SIRKUIT? Jariono, Gatot; Nurhidayat, N; Sudarmanto, Eko; Indarto, Pungki; Yunita, Prita; Nugroho, Haris
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar tubuh kita dapat melakukan banyak aktivitas, kita harus memiliki kebugaran jasmani yang mumpuni. Kebugaran jasmani merupakan kemampuan fisik seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa lelah dan tetap memiliki cadangan energi. Hal ini dapat dilakukan Latihan salah satunya melalui Latihan sirkuit. Latihan sirkuit merupakan jenis latihan di mana peserta diminta untuk melakukan suatu kegiatan tertentu, seperti latihan dalam waktu yang singkat, menggunakan beban yang sedang, repitisi yang tinggi, dan waktu istirahat yang singkat. Setelah itu, peserta melanjutkan dengan program latihan sirkuit lainnya. Tujuan program latihan ini adalah untuk memberikan tantangan otot dan sistem kardiovaskular dengan hal-hal baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Program latihan sirkuit terdiri dari tiga sesi setiap minggu, dua belas kali pertemuan, dengan durasi 30 menit setiap sesi. Tes kebugaran termasuk (1) lari 40-meter, (2) tes gantung siku tekuk, (3) baring duduk selama 30 detik, (4) loncat tegak, dan (5) lari 600 meters. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang disebut quasi eksperimen. Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas atas Madarasah Ibtidayah Muhammadiyah Wonorejo, masing-masing 15 putera dan 15 puteri. Metode purposive sampling digunakan untuk memberikan sampel penelitian ini. Untuk menganalisis data penelitian ini, program SPSS Versi 26 digunakan. Uji beda sampel berpasangan dan independen dilakukan dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar mungkin lebih sehat dengan latihan sirkuit. Karena penelitian ini hanya mencakup satu sekolah, diperlukan penelitian tambahan. Penelitian lebih lanjut harus dilakukan pada berbagai sekolah. Penelitian ini harus melihat bagaimana karakteristik siswa, kondisi psikologis, lingkungan sosial, kondisi fisik, dan latihan yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani siswa.
Strategies to Utilize the Home Environment through the Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs): Strategi Memanfaatkan Lingkungan Rumah Melalui Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Jariono, Gatot; Nurhidayat, N; Sudarmanto, Eko; Yunita, Prita; Nugroho, Haris; Maslikah, Uzizatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empowering the use of the home environment as an Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs) for the Wonosari Village Community, Gondangrejo District is an alternative in the form of a solution that is the basis for the method of implementing community service used in this activity. This community service is Assistance in the Empowerment of Education, Economy, and Socio-Culture as the Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs) for the People of Wonosari Village, Gondangrejo District. This mentoring program involves the Wonosari Village Community, Gondangrejo District. This assistance is based on Sustainable Development Goals (SDGs) in the use of the home environment, there are various stages in the mentoring process, including providing assistance, organizing open classes, and reflection. The results of assistance in the use of the home environment, namely (a) plant cultivation by aquaponics with indicators of community achievement can follow and understand plant cultivation activities by aquaponics; (b) plant cultivation by hydroponics with indicators of community achievement can follow and understand plant cultivation activities by hydroponics; (c) cultivation of plants by cuttings with indicators of achievement of children can follow and understand plant cultivation activities by cuttings; (d) Plant cultivation by grafting with achievement indicators Children can follow and understand plant cultivation activities by grafting.
Factor Analysis of Physical Conditions Determinants of Ability Smash Salto Sepak Takraw: Analisis Kondisi Fisik Faktor Penentu Kemampuan Smash Salto Sepak Takraw Hermawan, Henry; Purnama, Sapta Kunta; Nugroho, Haris
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.152

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors of physical condition that determine the ability of the sepaktakraw somersault smash. This research method uses a quantitative approach with a confirmatory factor analysis design. The data to be collected will be processed and analyzed using the Computerized Statistics Program with the SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 23 system and using the Kaiser-Meyer-Olkin and Barlett's Test. The population in this study were all male sepak takraw athletes from Central Java in the smash position, totaling 73 athletes. The sampling technique used was purposive random sampling as many as 15 athletes. Based on the results of the research and data analysis that has been carried out, it can be concluded that the dominant physical condition factors that determine the ability of the sepak takraw somersault are speed, agility and leg muscle power.