Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PKM Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penataan Beji Pura Dalem Di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten, Gianyar, Bali I Putu Hartawan; Cri Vinantya Laksmi Ida Ayu
Jurnal Sutramas Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sutramas
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beji sangat berpotensi dikembangkan menjadi objek wisata karena dipercaya menjadi tempat melukat oleh masyarakat umum untuk membersihkan diri secara rohani dan jasmani. Dalam perkembangannya tempat melukat yang sudah dilengkapi dengan sarana dan fasilitas penunjang banyak didatangi oleh masyarakat sekitar, masyarakat luar desa, dan wisatawan. Desa Lokaserana sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata dengan potensi sumber air yang melimpah. Desa ini dilalui oleh Sungai Pakerisan, sehingga terdapat potensi sumber air yang besar di Desa ini. Pada Desa ini terdapat Beji Pura Dalem dengan potensi sumber mata air yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Berdasarkan observasi awal, kondisi fisik Beji Pura Dalem saat ini terdapat beberapa permasalahan seperti, akses sirkulasi yang kurang layak, tidak terdapat fasilitas penunjang jika dikembangkan menjadi tempat melukat, ruang terbuka hijau di sekitar beji yang belum teratata. Melihat permasahan tersebut maka diperlukan penataan Beji Pura Dalem agar dapat dikembangkan menjadi objek wisata dan juga dapat memberikan kenyamanan bagi warga sekitar yang akan sembahyang ke Beji Pura Dalam. Metode yang dugunakan dalam kegiatan ini yaitu survei bersama mitra, diskusi dengan mitra, dan pembuatan gambar penataan Beji Pura Dalem. Adapun solusi awal yang ditawarkan Tim PKM setelah berdiskudi dengan mitra yaitu, penataan akses dan penambahan fasilitas-fasilitas penunjang seperti ruang untuk melukat, ruang ganti, dan toilet. Hasil pengabdian ini adalah dokumen penataan dan perancangan yang nantinya akan dipakai acuan dalam proses kontruksi dan juga untuk membuat usulan pengajuan dana.
Rekayasa Sosial Partisipasi Masyarakat Dalam Mematuhi Ketertiban Umum di Jalan Akasia Denpasar Mirsa Umiyati; Toto Noerasto; Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi
Jurnal Abdi Daya Vol. 1 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.1.1.2021.20-25

Abstract

Perkembangan kawasan pemukiman disekitar Jalan Akasia berdampak pada terjadinya kemacetan dan kepadatan jalan. Perilaku parkir sembarangan, penggunaan bahu jalan sebagai parkir, serta pemanfaatan bahu jalan untuk berjualan menyebabkan timbulnya hambatan yang berdampak pada terjadinya kemacetan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan bentuk studi kasus dan analisis kualitatif-deskriptif. Pemilihan metode ini didasarkan atas data dilokasi yang tidak berupa angka numeris.Metode perolehan data dengan melakukan wawancara dan sosialisasi. Hasil wawancara dan sosialisasi awal yang dilakukan pada masyarakat sekitar Jalan Akasia, menunjukkan bahwa peran masyarakat dalam upaya ikut menjaga ketertiban umum khususnya berlalulintas masih kurang. Masyarakat masih berasumsi bahwa upaya ketertiban umum berlalulintas adalah tugas dari aparat desa dan keamanan. Masyrakat belum memahami tentang penggunaan badan jalan yang dilarang ataupun diperbolehkan. Hasil dari sosialisasi dan FGD adalah masyarakat sekitar Jalan Akasia bersedia mengikuti ketentuan hukum mengenai batas sempadan jalan serta aturan pemasangan reklame. Hal ini merupakan hasil yang positif sebagai bukti adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam ikut menjaga ketertiban umum dan mematuhi peraturan yang berlaku. Sosialisasi yang dilakukan dengan para pemilik toko/warung menghasilkan kesepakatan bahwa dalam proses berjualan agar parkir pengunjung ditata sehingga tidak menimbulkan hambatan jalan yang dapat berdampak pada timbulnya kemacetan.
Analisis Pengaruh Kondisi Drainase terhadap Kinerja Perkerasan Lentur Menggunakan Metode IKP dan One-Way ANOVA Clever Setiawaty Checi Toffi; Anak Agung Gede Sumanjaya; Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2026.v7i1.8810

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Seiring dengan bertambahnya umur pelayanan, beban lalu lintas, serta pengaruh faktor lingkungan, kondisi perkerasan jalan dapat mengalami penurunan kinerja. Salah satu faktor yang dapat mempercepat kerusakan perkerasan adalah kondisi sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan genangan air pada permukaan jalan. Ruas Jalan Batuyang di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali merupakan salah satu ruas jalan yang menunjang aktivitas masyarakat, namun pada beberapa bagian ruas jalan tersebut ditemukan berbagai jenis kerusakan perkerasan serta kondisi drainase yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP), mengevaluasi kondisi drainase, serta mengetahui hubungan antara kondisi drainase dengan tingkat kerusakan perkerasan jalan. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan perkerasan dan kondisi drainase. Penilaian kondisi perkerasan dilakukan menggunakan metode IKP, sedangkan hubungan antara kondisi drainase dan kondisi perkerasan dianalisis menggunakan uji statistik One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKP berada pada rentang 37 hingga 83 yang menunjukkan kondisi perkerasan dari kategori buruk hingga baik. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,966 (p 0,05) yang berarti kondisi drainase tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi perkerasan jalan. Oleh karena itu, pemeliharaan sistem drainase tetap perlu dilakukan untuk menjaga kinerja perkerasan jalan.
PERBANDINGAN ANTARA SRPMK DAN SISTEM GANDA PADA GEDUNG RUMAH SAKIT GIGI MULUT UNIVERSITAS UDAYANA angganawibawa I Gusti; I Putu Ellsa Sarassantika; Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi; I Wayan Gde Erick Triswandana; I Putu Deny Surastika Aditama
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan, Oktober 2024, ISSN 2722-0230 (Onli
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cen.v5i2.6100

Abstract

Bali is one of the provinces that are destinations for foreign and domestic tourists. This causes Bali to follow developments in several sectors, one of which is the construction sector. Of course, every building in Bali must guarantee its safety and comfort. Especially in infrastructure buildings, the security of which must be guaranteed because it involves the safety of many people inside. For example, hospital buildings included in risk category IV need to pay attention to their deviations. For example, in the Udayana University oral dental hospital building which was previously planned using SRPMK, the design deviation value met the requirements or did not exceed the permit deviation. This oral dental hospital building will be re-planned using a dual system. So these two structural systems are chosen for comparison regarding the deviation values ​​between the two to provide information regarding which structural system is more optimal. In this writing, the analysis shows that the deviation value produced by the dual system is smaller than the special moment resisting frame system. Namely, with a maximum value of the double system of 8.96 mm and SRPMK with a maximum value of 21.696 mm with a clearance of 30.77 mm on the 2nd floor in the x direction and in the Y direction the maximum value of the double system is 12.60mm and SRPMK with the The maximum value is 20.07 mm with a permit of 26.92 mm on the 3rd floor.
Cost Analysis of Project Planning for the G2 Building Structure Construction at Warmadewa University Using the Building Information Modeling (BIM) Method Nodya Dharmastika; Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi; Made Mas Surya Wiguna; Putu Gede Suranata
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan, April 2025, ISSN 2722-0230 (Online
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cost planning is a crucial aspect of construction project execution to ensure budget efficiency and project success. This study aims to analyze the cost planning for the construction of the G2 Building structure at Warmadewa University using the Building Information Modeling (BIM) method. BIM is employed as the primary tool to generate a 3D model integrated with accurate and efficient cost estimation (quantity take-off). The study begins by collecting initial project design data, technical specifications, and a conventional budget plan (BOQ). Subsequently, this data is implemented in BIM software to create a 3D model of the building structure. This model is used to conduct quantity analysis and cost estimation based on the work volume automatically generated by BIM. The results show that the BIM method produces a cost planning estimate of IDR 13,622,950,957, while the conventional method estimates IDR 14,648,621,255, resulting in a difference of IDR 1,025,670,298 or 7%. Keywords: Building Information Modeling (BIM); cost planning; cost estimation
REDESAIN STRUKTUR GEDUNG 5 LANTAI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS WARMADEWA BERBASIS SISTEM KOMPOSIT Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2026): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v11i1.9382

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi menuntut sistem struktur yang lebih efisien, kuat, dan ekonomis. Struktur komposit yang menggabungkan elemen baja dan beton merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan kinerja struktur dibandingkan sistem beton bertulang konvensional. Gedung G2 Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa yang semula direncanakan menggunakan beton bertulang kemudian dianalisis kembali dengan sistem struktur komposit. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana merencanakan ulang struktur gedung menggunakan sistem komposit serta membandingkan kinerja struktur terhadap simpangan antar lantai dengan struktur beton bertulang eksisting. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data gambar dan data tanah, perencanaan pembebanan sesuai standar SNI, pemodelan struktur menggunakan perangkat lunak ETABS v.21, serta perencanaan elemen struktur komposit yang meliputi pelat lantai dengan deck baja bergelombang, balok baja IWF, kolom komposit, sambungan, dan pondasi tiang pancang. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur komposit memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan struktur beton bertulang eksisting. Nilai simpangan maksimum struktur komposit sebesar 30,176 mm pada arah X dan 25,334 mm pada arah Y, sedangkan struktur beton bertulang eksisting mencapai 35,649 mm pada arah X dan 32,866 mm pada arah Y. Hal ini menunjukkan bahwa sistem struktur komposit lebih efektif dalam meningkatkan kekakuan dan mengurangi simpangan bangunan.