Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOMPOSTER SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN Elvi Juliansyah; Rudiansyah; Yunida Haryanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Sekitar 60% dari total timbulan sampah nasional merupakan sampah organik. Kondisi ini menimbulkan dampak lingkungan seperti emisi gas metana, pencemaran air, dan berkurangnya daya tampung TPA. Penelitian ini membahas pemanfaatan komposter sebagai solusi efektif dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik yang bernilai guna tinggi. Pendekatan pelatihan partisipatif kepada masyarakat, dilakukan pengenalan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan, pembuatan komposter sederhana, serta penerapan prinsip biokonversi menggunakan mikroorganisme pengurai. Proses pengomposan dilakukan dengan menjaga rasio karbon dan nitrogen (C/N) sekitar 25–30:1, kelembapan 50–60%, serta suhu ideal 30–40°C untuk mendukung aktivitas mikroba aerob. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan komposter dapat mengurangi volume sampah organik rumah tangga secara signifikan dan menghasilkan kompos dengan kualitas baik, ditandai warna gelap, tekstur remah, serta aroma tanah segar. Program ini juga berdampak sosial positif melalui peningkatan kesadaran ekologis masyarakat dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat lokal. Kesimpulan dengan pemanfaatan komposter terbukti menjadi model pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
INOVASI PENGOLAHAN PANGAN DENGAN PEMANFAATAN PENGGILING DAGING UNTUK GIZI MASYARAKAT Juliansyah, Elvi; Haryanti, Yunida; Rudiansyah
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan penggiling daging upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan lokal. Alat ini bukan sekadar sarana mekanis untuk menghaluskan daging yang merupakan inovasi tepat guna yang mampu meningkatkan ketersediaan dan konsumsi makanan bergizi di tingkat rumah tangga maupun komunitas. Pengolahan bahan pangan hewani dan nabati menggunakan penggiling daging, masyarakat dapat menghasilkan berbagai produk olahan dalam bentuk bakso, nugget, abon, atau sosis yang memiliki nilai gizi tinggi, mudah dicerna, dan lebih higienis. Metode: untuk meningkatkan asupan protein hewani, pemanfaatan alat ini juga membuka peluang ekonomi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pengolahan pangan bergizi. Hasil: Kegiatan ini menjelaskan aspek teknis, higienitas, serta pendekatan gizi dan sosial-ekonomi dalam penggunaan penggiling daging untuk penyediaan makanan sehat di masyarakat. Kesimpulan: melalui penerapan prinsip keamanan pangan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan pelibatan komunitas, penggiling daging terbukti mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terutama pada bidang kesehatan dan ketahanan pangan.
Pembuatan Tepung Biji Durian sebagai Bahan Kue untuk Peningkatan Ketersediaan Pangan dan Promosi Kesehatan pada Ibu-Ibu di Desa Baning Kota Kecamatan Sintang Juliansyah, Elvi; Haryanti, Yunida; Sohibun, Sohibun; Wagiran, Wagiran; Saragih, Septina Boru; Barsilia, Barly
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1755

Abstract

Utilization of local food for family food security through processing durian seeds containing carbohydrates and processed as a substitute for wheat flour. Baning Kota Village, Sintang District, with abundant availability of durian fruit, its use as a food ingredient is not optimal. The aim is to improve the knowledge and skills of mothers in processing durian seeds into ingredients for making additional food supplies (AFS) cakes. The method of implementation of the activity was carried out through an educational approach in the form of demonstrations and direct practice of making durian seed flour and cake processing. The activity was carried out in Baning Kota Village, Sintang District, targeting Family Empowerment and Welfare (FEW) mothers. The results of the activity increased understanding of the nutritional value of durian seeds, the processing process, and the ability to make flour and cakes. The enthusiasm of the participants was evident from their active involvement during the activity and the ongoing discussions. This activity is effective as a community-based health promotion intervention and has the potential to support family food provision and improve nutritional status, especially for early childhood.
THE RELATIONSHIP BETWEEN HEALTH SERVICES AND BPJS HEALTH MEMBERSHIP IN THE PANDAN PUBLIC HEALTH CENTER WORK AREA, SINTANG REGENCY Elvi Juliansyah; Ria Damayanti; Sunarti
ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2026): ZAHRA (JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH)
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The social health insurance system is based on the principle of solidarity between workers and employers, and guarantees access to healthcare services for the entire population. While coverage is high, the level of participant contribution activity still needs to be increased, with a target of at least 75% active participants. The aim: The purpose of this study is to explain the relationship between health services and BPJS Health membership in the Pandan Community Health Center Working Area, Sintang Regency, West Kalimantan. Method: The quantitative research method with a cross-sectional approach uses chi-square test analysis with a 95% confidence level and a 5% error rate, so the number of samples needed is around 100 respondents. The results: The results of the study showed that there was a relationship between health services (p value = 0.008 and OR = 5.179) and BPJS Health participation. Conclusion: there is a relationship between health services and BPJS health membership.