Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di inna grand bali beach hotel resort & spa Luh Seri Wahyuni; Ni Ketut Arismayanti; Agung Sri Sulistyawati
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 3 No 2 (2019): Vol.3,No.2,2019
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.088 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2019.v03.i02.p013

Abstract

ABSTRACT This research was conducted at Inna Grand Bali Beach Hotel Resort & Spa. which aims to determine the influence of leadership and work environment on employee performance at Inna Grand Bali Becah Hotel Resort & Spa. In this study, the independent variables are leadership and work environment while the dependent variable is employee performance. This study uses descriptive quantitative research methods. The technique of collecting data is by observation, interviews, questionnaires, and literature studies. and sampling techniques using quota sampling techniques and proportional random sampling methods. The sample in this study amounted to 125 respondents out of 500 total employees at Inna Grand Bali beach Resort & Spa. Data analysis technique uses validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, F test, T test. Based on the results of research and discussion Simultaneously Leadership variables (X1) and work environment (X2) together have a positive and significant effect on employee performance (Y) at Inna Grand Bali Beach Hotel Resort & Spa. Based on the test results, the significance value of F is equal to 0,000 which is smaller than 0.05 (F <?) which means that the independent variables namely leadership (X1) and work environment (X2) have a significant or simultaneous effect on the dependent variable namely performance employee (Y). It is known that tcount X1 or leadership is 3,896. When compared with the ttable value of 1.980, the tcount obtained is greater than the value of ttable (3.896> 1.980). These results can be interpreted that leadership variables have a positive and significant effect on employee performance. The value of tcount X2 or work environment is 12,066. When compared with the ttable value of 1.980, the tcount obtained is greater than the value of ttable (12.066> 1.980). This result can be interpreted that work environment variables have a positive and significant effect on employee performance (Y).
Peran Peran dan Hambatan Stakeholders Dalam Penyediaan Fasilitas Dan Aksesibilita Pariwisata Bagi Wisatawan Disabilitas Priti Nariya kesami; Ni Ketut Arismayanti; Ni Putu Ratna Sari
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 5 No 1 (2021): Vol.5,No.1,2021
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKH.2021.v05.i01.p01

Abstract

Tourism is a foreign exchange producer that has great potential to be developed in addition to other sector. The tourism industry is generally the mainstay of economy in every country and city. One of the cities that make tourism as a mainstay sector is a Denpasar City. In line with the phrase from UNWTO as a tourism organization, Denpasar City as a tourist city able to provide facilities and accesibility no only for general tourist, disabled tourist can use. Denpasar City determined as an inclusion city by UNESCO in 2014 with 15 other cities. Denpasar City became an inclusion city due to the role of stakeholder in providing facilities and accessibility. The purpose of this reasearch was to determine the role of each stakeholder in provide facilities and accessibility for disabled tourist and stakeholder barriers in provide fcilities and accesibility. The research used descriptive qualitative method with observation, documentasion and indepth inteview method. The Informan in this information in this research used purposive samling method. The result of this research showed roles of stakeholder interest in providing facilities and accessibility for disabled tourist in Denpasar City divinded into three categories besed on their identification primery, key and secondary stakeholder. while reviewed based on the influence of level of stakeholder interest in providing facilities and accessibility key stakeholder,Crowed stakeholder and Contest Setter stakeholder. while stakeholder berries providing facilities and accessibility for disabled tourist is no data collection regarding disability tourist, the mindset of the community in the community regarding facilities and accesibility for disabled tourist and regulation cooperation among stakeholder. Based on the results of research suggestions is especially for goverment in the future can be record disability tourist so they can establish wisdom. Besides that there need to be good cooperation between the goverment and the private sector or with the organization can provide complate and easy information to disability tourist especially in the tourism. Keywords: Disabled Tourist, Stakeholder, Facilities and Accessibility, Denpasar City.
Upaya minimalisasi turnover karyawan di harper kuta hotel bali I Made Yudi Suartama; Ni Ketut Arismayanti; Nyoman Ariana
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 1 No 1 (2017): Vol.1,No.1,2017
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.763 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya turnover karyawan di Harper Kuta Hotel dan mengetahui upaya yang dilakukan oleh Human Resources Department dengan terjadinya turnover karyawan di Harper Kuta Hotel. Data yang digunakan yaitu data kualitatif yang didapatkan berdasarkan hasil dari observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu snowball sampling. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: penyebab terjadinya turnover karyawan di Harper Kuta Hotel ada tiga faktor, yaitu faktor eksternal hotel, faktor internal hotel dan faktor karyawan. Upaya manajemen hotel dalam minimalisasi terjadinya turnover karyawan yaitu faktor internal hotel dan faktor karyawan. Faktor internal hotel antara lain: penekanan kontrak gaji pada saat interview, tunjangan kesehatan selain BPJS, memberikan pelatihan kerja, memberikan promosi jabatan dan lingkungan kerja karyawan. Faktor dari karyawan yaitu manajemen mengevaluasi kinerja antara atasan dengan bawahan agar tidak terjadinya konflik, manajemen memberikan cuti terhadap karyawan yang sedang hamil dan memberikan hadiah berupa perlengkapan bayi, manajemen memberikan opsi seperti kenaikan gaji jika kinerja karyawan tersebut sangat baik. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah manajemen Harper Kuta Hotel hendaknya melakukan upaya-upaya baru dalam minimalisasi terjadinya turnover karyawan yang tinggi. Upaya baru yang dimaksud adalah memberikan suasana kerja yang nyaman dan mendengarkan aspirasi dari karyawan agar bisa mengatasi turnover karyawan yang tinggi di Harper Kuta Hotel. Kata Kunci : Upaya, Turnover, Karyawan, Harper Kuta Hotel
Persepsi wisatawan mancanegara dalam memilih restoran di kelurahan ubud gianyar bali Ni Kadek Septiyanti; Ni Ketut Arismayanti; Nyoman Ariana
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 2 No 1 (2018): Vol.2,No.1,2018
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.565 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2018.v02.i01.p01

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan mancanegara dalam memilih restoran di Kelurahan Ubud. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling kepada 100 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, studi kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan tabulasi silang. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor tiap indikator persepsi yaitu harga makanan memperoleh rata-rata 4,39 (sangat setuju), suasana memperoleh rata-rata 4,34 (sangat setuju), kualitas makanan memperoleh rata-rata 4,46 (sangat setuju), keunikan makanan memperoleh rata-rata 4,27 (sangat setuju), porsi memperoleh rata-rata 4,25 (sangat setuju), standar konsisten memperoleh rata-rata 4,16 (setuju), jenis menu memperoleh rata-rata 4,27 (sangat setuju), tingkat pelayanan memperoleh rata-rata 4,41 (sangat setuju) dan lokasi memperoleh rata-rata 4,25 (sangat setuju). Persepsi wisatawan mancanegara dalam memilih restoran di Kelurahan Ubud secara keseluruhan memperoleh rata-rata sebesar 4,31 yang termasuk dalam kategori sangat setuju. Saran dari hasil penelitian ini adalah (1) pihak restoran sebaiknya memiliki strategi untuk memuaskan keinginan konsumen dengan cara melakukan sebuah penelitian untuk menggali informasi tentang persepsi konsumen; (2) pihak restoran sebaiknya lebih aktif memanfaatkan media internet untuk memberikan informasi kepada pembeli tentang restoran . Kata Kunci : Persepsi, Wisatawan Mancanegara, Restoran.
Tingkat Kepuasan Wisatawan Terhadap Kualitas Pelayanan Karyawan pada Restoran Jemme Dining di Seminyak Bali panca adi noverlis; Ni Ketut Arismayanti; Agus Muriawan Putra
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 2 No 3 (2018): Vol.2,No.3,2018
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9190.477 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2018.v02.i03.p14

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Wisatawan Terhadap Kualitas Pelayanan Karyawan pada Restoran Jemme Dining di Seminyak Bali. Pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, dokumentasi, kuesioner, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan analisis tingkat kepentingan kerja (importance performance analysis). Dari 100 responden faktor-faktor yang dianggap penting oleh wisatawan sedangkan tingkat kinerja /pelaksanaannya masih belum memuaskan adalah perlengkapan fasilitas pada restoran, penampilan dan kerapian karyawan restoran Jemme Dining dalam berpakaian, ketepatan dan ketelitian dalam membersihkan restoran, karyawan restoran Jemme Dining mampu berkomunikasi dengan baik dan menguasai bahasa asing dengan baik dan efektif jika berinteraksi dengan tamu, pemahaman karyawan restoran Jemme Dining dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan, karyawan Restoran Jemme Dining selalu bersikap rendah hati dalam berinteraksi. Faktor yang perlu dipertahankan adalah karyawan restoran Jemme Dining mampu menyiapkan meja makan yang nyaman, bersih, indah serta rapi, kecepatan karyawan restoran Jemme Dining dalam mengatasi keluhan yang disampaikan oleh tamu dan dapat diselesaikan dan keamanan atas barang-barang tamu yang berada di restora. Faktor yang perlu diperbaiki yaitu penampilan dan kerapian karyawan Restoran Jemme Dining dalam berpakaian, karyawan Restoran Jemme Dining mampu berkomunikasi dengan baik dan menguasai bahasa asing dengan baik dan efektif jika berinteraksi dengan tamu dan karyawan Restoran Jemme Dining selalu bersikap rendah hati dalam berinteraksi. Berdasarkan perhitungan tingkat kepuasan diperoleh hasil sebesar 96,20 persen. Sehingga dapat dikatakan bahwa wisatawan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh karyawan Restoran Jemme Dining Seminyak Bali. Kata kunci : Kinerja, kepentingan, dan Restoran Jemme Dining di Seminyak Bali
Persepsi wisatawan terhadap pelayanan pramusaji di mostic restoran pada hotel dewi sri legian kabupaten badung bali Dewa Made Orbit Gunawan; Ni Made Ariani; Ni Ketut Arismayanti
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 1 No 1 (2017): Vol.1,No.1,2017
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.366 KB)

Abstract

Hotel Dewi Sri merupakan salah satu hotel bintang Tiga yang terletak di Legian Kuta Kabupaten Badung Bali. Penelitian ini dilatar belakangi karena legian merupakan salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Wisatawan Terhadap Pelayanan Pramusaji Di Mostic Restoran Pada Hotel Dewi Sri Legian Kuta Kabupaten Badung Bali. Penelitian ini mengunakan teknik penentuan sampel dilakukan dengan cara Quota sampling, dengan jumlah responden 75. Teknik penentuan responden secara accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuisioner, studi kepustakaan. Tenik analisis data menggunakan deskriftif kuantitatif untuk mengetahui persepsi wisatawan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 75 orang wisatawan membuktikan bahwa persepsi wisatawan terhadap aspek tanggible menjadi aspek unggulan dengan perolehan skor rata-rata sebesar 4.46 dapat dimasukan dalam kategori sangat baik, sedangkan yang paling lemah adalah persepsi terhadap assurance dengan skor rata-rata sebesar 4.23 dapat dimasukan dalam kategori sangat baik. Perhitungan menurut Skala Likert dari 75 orang wisatawan membuktikan bahwa Persepsi Wisatawan Terhadap Pelayanan Pramusaji Di Mostic Restoran Pada Hotel Dewi Sri Legian Kuta Kabupaten Badung Bali dengan jumlah skor rata-rata keseluruhan 4,33 dapat dimasukan dalam kategori sangat baik. Saran yang dapat diberikan untuk pihak manajemen adalah mempertahankan dan meningkatkan pelayanan pramusaji di Mostic Restoran yang telah dianggap sangat baik oleh wisatawan, sehingga nantinya dapat menarik wisatawan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Mostic Restoran. Perlu melakukan inovasi baru terhadap hidangan yang disajikan agar lebih bervariasi dengan citra rasa yang sesuai dengan lidah wisatawan. Kata kunci : Persepsi Wisatawan, Pelayanan, Pramusaji, Restoran
Analisis pengaruh kualitas kehidupan kerja quality of work life (qwl) terhadap kinerja karyawan pada cottage di pantai tanjung setia pesisir barat lampung Anggi Yuhista; Nyoman Ariana; Ni Ketut Arismayanti
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 1 No 2 (2017): Vol.1,No.2,2017
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.133 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quality of Work Life (QWL) terhadap kinerja dengan cara menganalisis dua variabel yang menjadi pokok bahasan yaitu variabel independent (QWL) dan variable dependent (kinerja) pada karyawan Cottage di Pantai Tanjung Setia Pesisir Barat Lampung. Teknik sampling menggunakan sampel jenuh yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan yang ada pada Cottage di Pantai Tanjung Setia Pesisir Barat Lampung yang berjumlah 72 orang. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, dokumentasi, kuesioner, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS versi 20. Pada analisis regresi linear sederhana didapatkan hasil Y = 9,777 + 0,419X yang berarti meningkatnya skor QWL (X) sebesar satu satuan akan diikuti oleh meningkatnya skor kinerja (Y) sebesar 0,419. Penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara QWL terhadap kinerja karyaawan Cottage di Pantai Tanjung Setia Pesisir Barat Lampung dengan nilai t1-hitung adalah 20,673 lebih besar dari t-tabel sebesar 1,67 dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 (5%). Kontribusi yang diberikan variabel QWL (X) terhadap variabel kinerja (Y) adalah KD = ( r ) 2 x 100% = (0,859) 2 x 100% = 85,9%, hasil ini berarti menunjukkan variasi hubungan antara QWL terhadap kinerja sebesar 85,9% sedangkan sisanya 14,1% ditentukan oleh variabel lain di luar QWL yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci : Quality of Work Life, Kinerja, Karyawan, Cottage di Pantai Tanjung Setia
Faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention karyawan di eden hotel kuta bali Agni Dwi Ardanata; IB. Ketut Astina; Ni Ketut Arismayanti
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 2 No 3 (2018): Vol.2,No.3,2018
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9358.125 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2018.v02.i03.p02

Abstract

Latar belakang penelitian ini diawali tentang penggambaran hotel yang memiliki tujuan tersendiri sehingga membutuhkan SDM yang baik untuk melangsungkan tujuan tersebut, namun jika perusahaan tidak memperhatikan karyawannya maka karyawan yang diharapkan bisa mendatangkan penghasilan yang besar untuk hotel akan pergi dan memilih pindah keperusahaan yang lain. Penelitian ini dilakukan di Eden Hotel Kuta, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi terjadinya turnover di Eden Hotel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, studi kepustakaan dan penyebaran kuisoner. Teknik penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang dijadikan informan dalam penelitian ini adalah pihak HRD Eden Hotel, penyebaran kuisoner di sebarkan sebanyak 80 kuisoner. Data yang dikumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif berupa analisis faktor. Hasil penelitian menunjukan ada 4 variabel dominan, menggunakan presentasi cumulative extraction sum of squared loading, dengan hasil Budaya Organisasi memiliki cumulative 75.01 persen, Gaya Kepemimpinan memiliki cumulative 72,04 persen, Kepuasan Kerja memiliki cumulative 81.37 persen, dan Karir memiliki cumulative 82.37 persen. Terdapat 4 variabel dan masing-masing memiliki 4 indikator sehingga terdapat 16 indikator, dari hasil penelitian dapat diketahui cara mengatasi turnover dengan cara mensejahterakan karyawan dengan memberikan jenjang karir yang jelas serta membantu memenuhi kebutuhan karyawan sehingga tercipta kepuasan kerja. Saran yang dapat diberikan berupa masukan kepada pemimpin atau pengatur perusahaan untuk lebih mendekatkan diri atau menghargai karyawannya agar keinginan untuk turnover menjadi menurun. Kata kunci : Turnover, Karyawan, Hotel
Studi komparasi persepsi wisatawan terhadap implementasi experiential marketing pada hotel berbintang dan non bintang di kawasan pariwisata candidasa kabupaten karangasem bali Ni Kadek Sri Mirayani; Ni Ketut Arismayanti; I Gusti Ngurah Widyatmaja
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 1 No 2 (2017): Vol.1,No.2,2017
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.343 KB)

Abstract

In globalization era, experience becomes important in carrying out the accommodation business. Karangasem regency has 992 accommodation but the number of tourist arrivals still in hundreds thousands each year. Therefore, every hotel strives to provide a memorable experience to tourists through an experiential marketing. The experience received by tourists during their stay in accomodation is only based on the view of the hotel without knowing the opinions of tourists so it is important to know the perception of tourists to the experience that has been received. The research location is located in the Candidasa Tourism District with comparisons in star hotels and non star hotels. The variable used is strategic experiential modules with five indicators are sense, feel, think, act and relate. Data obtained through observation, questionnaire and literature study. The number of respondents reached 200 respondents consisting of 100 respondents stay in star hotels and 100 respondents stay in non-star hotels. The collected data were analyzed using qualitative and likert analysis. The results is known that the implementation of experiential marketing in star hotels more successful than non star hotels. Tourists who stayed at star hotels give Strongly Agree category for each indicator. At non star hotel, the tourists who stayed gives the value with the Agree category for the feel indicator while the sense, think, act and relate indicator are only in the Neutral category. Threfore, star hotel should mantain their experience or increase it. While non star hotel should increase their experience. Keywords : Tourists Perception, Experiential Marketing, Star Hotels, Non-star Hotel
Developing A Creative Economic-Based Village Tourism In Kendran Village Gianyar Regency Ni Ketut Arismayanti; I Gusti Ngurah Widyatmaja; I Wayan Wiraatmaja
Journal of A Sustainable Global South Vol 3 No 1 (2019): February 2019
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.523 KB) | DOI: 10.24843/jsgs.2019.v03.i01.p01

Abstract

This research aims to identify the potential of natural tourism, cultural tourism, and creativity of local communities of Kendran Village and determine the condition of the internal environment (as seen from the strengths and weaknesses) and external environment (as seen from the opportunities and threats) of Kendran Village since the development of creative-economy based village tourism is one of the attempts to open up the market share (market niche) that had not been done yet. SWOT analysis method was used in this research to explore the potential of the internal environment, such as Strengths, namely rice field scenery with jogging tracks, the preserved traditional culture as traditional Balinese architecture, sacred places, historical relics in the village area, the activities of the Balinese-Hinduism ceremonies, arts and cultures, as well as the hospitality of communities, and accessible areas. We found the weaknesses on infrastructure, public facilities, lack of tourism programs along with its management, and lack of foreign languages including English. Likewise, on the external environment, they have the opportunities in location of Kendran Village, the popularity of village tourism, increasing of tourists arrival who are interested in culture & natural tourism, information and technological advances that support the promotion of Kendran Village, the support of the Gianyar Government, the development of creative-economy based tourism, and the threats such as increased competition in tourism industry, lack of passion of rural life in young generations, the culture commercialization, and also the stability of political and security situation in Indonesia. Index Terms— natural potentials, cultural potentials, creative local community, creative economy.