Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad
Department Of Reproductive Clinics And Pathology, Faculty Of Veterinary Medicine, Institut Pertanian Bogor. Jl. Agatis, Dramaga, Bogor 16680, West Java Indonesia

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi diagnostik pencitraan ultrasonografi pada otot perineal sebagai sarana diagnosa penunjang kesehatan reproduksi sapi Sari Yanti Hayanti; . Amrozi; . Aryogi; Mokhamad Fakhrul Ulum
ARSHI Veterinary Letters Vol. 4 No. 2 (2020): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2020
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.4.2.39-40

Abstract

Otot perineal salah satu bagian tubuh yang dapat terpengaruh oleh perubahan pada organ yang disokongnya seperti ekor, kolon dan saluran reproduksi. Pendekatan diagnostik pada perubahan ini berpotensi sebagai teknik baru dalam penegakan diagnosa yang terukur pada ternak sapi. Pencitraan ultrasonografi otot perineal pada sapi dapat dikembangkan menjadi metode noninvasif dalam memantau perubahan yang terjadi pada saluran reproduksi. Ultrasonografi mode brightness dengan transduser linear berfrekuensi 5 MHz diposisikan pada otot perineal, yaitu otot coccygeus dan levator ani pada sudut pandang longitudinal dan transversal. Citra yang dihasilkan menampilkan variasi ekogenitas pada susunan jaringan kulit dan subkutan, otot coccygeus dan levator ani, dan peritoneum. Ukuran dan ekogenitas jaringan dapat diukur secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak ImageJ.
Penanganan kasus prolaps vagina pada sapi induk tidak bunting Kuntum Rahmawati; Desi Khairunissa Rahayuningtyas; Fatri Alhadi; Yudi Fikri; Mokhamad Fakhrul Ulum
ARSHI Veterinary Letters Vol. 4 No. 4 (2020): ARSHI Veterinary Letters - November 2020
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.4.4.65-66

Abstract

Prolaps vagina umumnya terjadi pada sapi bunting trimester ketiga, namun juga dapat terjadi pada sapi tidak bunting. Tulisan ini melaporkan kasus prolaps vagina pada sapi tidak bunting tiga bulan pasca partus. Sapi mengalami demam, peningkatan frekuensi napas, dan mukosa vagina tampak keluar dari vulva. Sapi ditangani dengan membersihkan mukosa vagina menggunakan air bersih mengalir dan antiseptik selanjutnya direposisi secara manual. Sapi kemudian diberikan antibiotik, antiradang dan multivitamin secara intramuskular
Teknik pengekangan sapi bali dan pola sonogram jaringan untuk pendugaan kualitas karkas hidup secara ultrasonografi Mokhamad Fakhrul Ulum; Dairoh Dairoh; Winni Liani Daulay; Prastya Idihastuti; Amin Wahyudiono; Jakaria Jakaria; Annang Dwijatmiko
ARSHI Veterinary Letters Vol. 5 No. 4 (2021): ARSHI Veterinary Letters - November 2021
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.5.4.79-80

Abstract

Pengekangan merupakan langkah awal dan utama dalam menentukan keberhasilan untuk pemeriksaan hewan, seperti pada pencitraan ultrasonografi. Tulisan ini mendeskripsikan beberapa metode pengekangan sapi bali untuk pencitraan ultrasonografi di kandang penampungan dan pola sonogram yang didapatkan. Sapi bali jantan dewasa sebanyak 101 ekor dilakukan pendugaan kualitas karkas sebelum dipotong. Pengekangan fisik dilakukan dengan pilihan yaitu: mengikat sapi pada kandang komunal, mengikat sapi kandang dengan pembatas dinding, dan menempatkan sapi pada kandang jepit. Proses pengekangan berlangsung ±5-10 menit atau lebih lama tergantung temperamen sapi. Sedangkan proses pencitraan ultrasonografi berlangsung ±30-60 detik pada sudut pandang transversal dan longitudinal. Citra ultrasonografi punggung daerah rusuk 12-13 tampak ekogenitas lapisan jaringan penyusun berupa kulit, lemak subkutan, otot dan tulang punggung yang terbedakan dengan baik. Pola marbling pada sonogram otot longissimus dorsi sudut pandang transversal terlihat seperti ranting, sarang lebah, bercak-bercak, dan tanpa pola. Sedangkan citra pada sudut pandang longitudinal terlihat garis diagonal dan tanpa garis.
Karakteristik Spermatozoa Domba yang Diinkubasi Dalam Medium Fertilisasi dengan Waktu dan Konsentrasi Berbeda Hariono; Mokhamad Fakhrul Ulum; Ekayanti Mulyawati Kaiin; Ni Wayan Kurniani Karja
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 10 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.10.3.201-210

Abstract

Keberhasilan fertilisasi in vitro tidak hanya dipengaruhi oleh oosit tetapi juga kualitas spermatozoa, konsentrasi spermatozoa, dan lamanya waktu inkubasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik spermatozoa domba post-thawed yang diinkubasi pada waktu dan konsentrasi yang berbeda dalam medium fertilisasi. Spermatozoa domba berasal dari semen beku domba garut dan ekor gemuk. Konsentrasi spermatozoa yang digunakan adalah 1 dan 5 juta spermatozoa/mL. Setiap kelompok spermatozoa diinkubasi dalam inkubator CO2 5% pada suhu 38,5oC selama 0, 3, dan 6 jam. Setiap akhir masa inkubasi, spermatozoa dievaluasi pola gerak, motilitas, MPU, dan TAU sebanyak tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motilitas total, motilitas progresif, MPU, dan TAU pada kedua bangsa domba dengan konsentrasi 1 dan 5 juta menurun secara signifikan dengan bertambahnya waktu inkubasi. Pola pergerakan spermatozoa kedua bangsa domba pada konsentrasi 1 juta menunjukkan hiperaktivitas pada jam ke 3 inkubasi dengan nilai STR 0,47-0,49% dan nilai LIN 0,33-0,34%, sedangkan pada konsentrasi 5 juta menunjukkan adanya hiperaktivitas pada jam ke 6 inkubasi dengan nilai STR 0,69-0,80% dan nilai LIN 0,52-0,55%. Selama inkubasi, spermatozoa menunjukkan pola renang sedang dengan nilai VCL 50,70-77,85 µ/s. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas spermatozoa setelah inkubasi menurun seiring dengan penambahan waktu inkubasi. Spermatozoa dengan konsentrasi 5 juta menunjukkan nilai motilitas total yang tinggi tetapi nilai progresifnya lebih rendah dibandingkan dengan konsentrasi 1 juta. Hiperaktivitas spermatozoa dengan konsentrasi 1 juta dapat terjadi pada jam ke 3 sedangkan kosentrasi 5 juta dapat terjadi pada jam ke 6 waktu inkubasi.
PEMETAAN POLA SUHU PERMUKAAN TUBUH KUDA MENGGUNAKAN KAMERA TERMAL INFRAMERAH Koekoeh Santoso; Rivangga Yuda Hendika; Mokhamad Fakhrul Ulum; Amrozi .; Ridi Arif; Agik Suprayogi; Kudang Boro Seminar
Jurnal Sain Veteriner Vol 41, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.66859

Abstract

Infrared thermal camera is an alternative and non-invasive method used to identify various physiological and pathological process related to body surface temperature changes.  The aim of this research was to study the body surface temperature pattern based on the observed regios. Three horses were randomly selected as animal experiments. Thermal image data was collected at 17.00 – 19.00 WIB for five days. Images were retrieved from seven regios: head, thorax, abdomen, and four lower legs. The result of horse A’s surface temperature in five days on head, thorax, abdomen, front left leg, front right leg, rear left leg, and rear right leg regios were 33.42, 33.49, 33.56, 31.30, 31.48, 31. 33.14, 31.34 °C, respectively. The resulf of horse B’s surface tempereture were 33.55, 33.65, 33.64, 31.45, 31.35, 31.53, 31.48 °C, respectively. The resulf of horse C’s surface tempereture were 33.45, 33.55, 33.60, 31.37, 31.45, 31.34, 31.42 °C, respectively. The result showed that difference on horse A’s rear left leg (p<0.05) because of inflamation. Inflamation recovery process on horse A occured on the fifth day, indicated by a drop in temperature and a change in colors on thermal image. Color noises on some images were color difference between objects and poor color saturation. Color noises on thermal images did not affect the results of temperature interpretation. 
ULTRASONOGRAPHY OF THE EXTERNAL REPRODUCTIVE ORGANS IN TOM Mokhamad Fakhrul Ulum; Anizza Dyah Kartika Maharani; Rizal Eko Kurniawan; Arlita Sariningrum; Dilla Frastantie; Erwin Erwin; Ligaya ITA Tumbelaka; Deni Noviana
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 11, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.338 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v11i3.5700

Abstract

This study aims to delineate the tissue structure of male cat external reproductive organs using ultrasound with different types of consoles and transducers frequencies through indirect method. External organ of 5 tom weighing 2-3 kg was evaluated using ultrasound with stationary console (linear transducer, 10 MHz) and portable console (linear transducer, 6.5 MHz), transcutaneously. The results showed that both console and transducer could not visualize the structure of organs sized less than 10 mm through direct method. However, the indirect method using stationary console with a 10 MHz transducer enable to visualize the organ and depicts clearly the internal organ structure such as penis and its parts, scrotum and its constituent layers, caput and cauda of epididymis, and testicles. Furthermore, portable console with 6.5 MHz transducer was still able to provide an adequate image of those organs. In general, fibrous tissues such as tunica vaginalis, tunica Dartos, funiculusspermaticus, and urethra were visible in ultrasonogram as hyperechoic structures, while soft tissues such as the parts of testicles and penis were visible as hypoechoic structures. Tissue containing fluid such as urethral lumen was visible as anechoic structure. In conclusion, indirect ultrasound imaging method was sufficient to visualize the organs sized less than 10 mm using 3-15 MHz transducer in which was currently widely used in animal health care clinics.
BRIGHTNESS-MODE EKOKARDIOGRAFI DOMBA JAWA JANTAN EKOR TIPIS Mokhamad Fakhrul Ulum; Nur Fitri Utami; Nindya Dwi Utami; Deni Noviana
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.386 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencitrakan jantung domba jawa ekor tipis (DET) secara ekokardiografi. Domba ekor tipis jantan sebanyak lima ekor dengan berat 14-16 kg berumur 10-12 bulan digunakan dalam penelitian ini. Domba dipegang dan dibaringkan pada meja khusus tanpa sedasi ataupun pembiusan. Organ jantung domba dicitrakan menggunakan ultrasonografi brightness-mode (B-mode). Transduser cembung dengan frekuensi 2,5-4 MHz digunakan untuk mencitrakan jantung pada posisi right parasternal (RPS) view dan left parasternal (LPS) viewdengan posisi long axis (LAx) dan short axis (SAx). Hasil pencitraan ekokardiografi menunjukkan bahwa bagian-bagian dari organ jantung yang tersusun atas cairan terkesan anechoic, sedangkan bagian yang tersusun atas jaringan lunak terkesan hypoechoic dengan derajat ekogenisitas yang bervariasi. Bagian-bagian struktur jantung dapat dibedakan menurut ruang jantung atrium kanan, ventrikel kanan, atrium kiri dan ventrikel kiri. Bagian-bagian jantung yang dapat dicitrakan seperti septa jantung, otot papilaris, katup jantung semilunaris, katup jantung mitralis, katup jantung trikuspidalis, pembuluh darah vena paru-paru dan aorta. Ekokardiografi B-mode pada organ jantung domba jawa ekor tipis dapat mencitrakan dengan baik struktur ruang, otot, katup dan pembuluh darah besar dengan derajat ekogenisitas yang bervariasi.
PENGARUH IMPLANTASI POROUS TANTALUM BERLAPIS HIDROKSIAPATIT TERHADAP GAMBARAN DARAH MERAH TIKUS SPRAGUE DAWLEY Budianto Panjaitan; Gunanti G; Deni Noviana; Mokhamad Fakhrul Ulum; Irza Sukmana
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 2 (2014): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.218 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i2.2650

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran darah merah pada tikus yang diimplan porous tantalum berlapis hidroksiapatit. Dalam penelitian ini digunakan 12 ekor tikus jantan, galur Sprague Dawley, umur ±3 bulan yang dibagi dalam tiga kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa implant (K1), kelompok implan porous tantalum (K2), dan kelompok implan porous tantalum berlapis hidroksiapatit (K3). Pengambilan darah dilakukan melalui vena pada ekor di hari ke-0 sebelum pemasangan implan, ke-14, dan ke-30 setelah pemasangan implan. Pengamatan data parameter darah merah meliputi jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin (Hb), dan persentase hematokrit. Hasil perhitungan jumlah sel darah merah, kadar Hb, dan hematokrit menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05) pada masing-masing kelompok perlakuan kecuali jumlah sel darah merah pada kelompok tikus yang yang diimplan dengan porous tantalum tanpa lapis meningkat pada hari ke-30 dan menunjukkan perbedaan dibandingkan kelompok lainnya (P
Innovative Barn Cattle for Microclimate Management through the Misting System koekoeh santoso; Rani Audona; komariah komariah; Kudang Boro Seminar; Mokhamad Fakhrul Ulum
Buletin Peternakan Vol 47, No 4 (2023): BULETIN PETERNAKAN VOL. 47 (4) NOVEMBER 2023
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v47i4.79464

Abstract

Cattle is meat-producing livestock of the large ruminant. The environmental conditions must remain in the thermoneutral zone because this affects livestock productivity. An environmental modification related to microclimate management is required through a misting system using a water sprinkler. The study was conducted in one of the barns of the Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Maju Bersama livestock group in Drokilo Village, Kedungadem District, Bojonegoro Regency, East Java. The purpose of this study was to analyze the microclimate management of the barn through the misting system in order to improve the physiological response of cattle. The variables observed were the air temperature, air humidity, Temperature Humidity Index (THI), respiratory frequency, heart rate, rectal temperature, and body surface temperature. Body surface temperatures were measured on the face, back, and rump. The analytical method used in this was unpaired T-test five replications. The results showed that the average microclimate data for barn cattle were: air temperature 27.40±0.59°C, air humidity 83.92±1.55%, and Temperature Humidity Index (THI) 79.59±1.06. The results showed that the average physiological response data for cattle were: heart rate 47.02±2.29 beats per minute, respiration rate 16.94±1.26 beats per minute, and rectal temperature 38.65±0.27°C. The results showed that the average body surface temperature data for the face was 37.03±0.38°C, the back was 36.33±0.59°C, and the rump was 36.28±0.68°C. The results showed that the treatment before and after the morning measurement water misting was significantly different (p<0.05) in all the observed variables. Water misting has the effect on decreasing the air temperature, humidity, Temperature Humidity Index (THI), respiratory rate, heart rate, body temperature, and rectal temperature.
ESTIMASI SKOR MARBLING DAN LEMAK INTRAMUSKULAR SAPI BALI DAN SAPI SUMBA ONGOLE MENGGUNAKAN PROGRAM IMAGEJ PADA CITRA ULTRASONOGRAFI: Estimates of Marbling Score and Intramuscular Fat of Bali Cattle and Sumba Ongole Cattle Using ImageJ Program on Ultrasound Image Ulum, Mokhamad Fakhrul; Prisetiadi, Alif; Pamungkas, Fitra Aji; Jakaria, Jakaria
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan skor marbling dan lemak intramuskular menggunakan program ImageJ pada citra ultrasonografi sapi Bali dan Sumba Ongole. Dua belas ekor sapi betina dibagi menjadi dua kelompok, yaitu enam ekor sapi Bali umur dua tahun dan enam ekor sapi Sumba Ongole umur 3 sampai 4 tahun. Parameter diukur sebagai persentase lemak intramuskular dan skor marmer. Pengukuran kualitas karkas dilakukan dengan pencitraan ultrasonografi pada otot longissimus dorsi. Data dianalisis dengan ImageJ kemudian dianalisis dengan regresi untuk mengetahui persamaan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan R2 sebesar 92,06% yang berarti model regresi dapat digunakan sebagai analisis yang akurat. Skor marbling sapi Bali 1,51-1,53, dan sapi Sumba Ongole 2,06-2,28. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh ras dan umur. Lemak intramuskular meningkat ketika skor marbling meningkat. Kesimpulannya, software ImageJ dengan metode pencitraan USG dapat digunakan untuk memperkirakan skor marbling dan lemak intramuskular sapi Bali dan sapi Sumba Ongole, dengan region of interest yang digunakan pada ImageJ adalah 30 mm x 30 mm.   Kata kunci: sapi Bali, sapi Sumba Ongole, citra ultrasonografi, skor marbling, lemak intramuskuler
Co-Authors . Aryogi . Nsereko Adelaide Jose Pereira Cristovao Agik Suprayogi Agung S. P. Lumban Tobing Ali Omar Alahmad Amin Wahyudiono Amira Putri Pertiwi Amira Putri Pertiwi Amrozi Andhika Yudha Prawira Andi Baso Lompengeng Ishak ANIK BUDHI DHARMAYANTHI Anizza Dyah Kartika Maharani Anizza Dyah Kartika Maharani Annang Dwijatmiko Arlita Sariningrum Arlita Sariningrum Aryani Satyaningtijas Asep Gunawan Asep Kurnia Bambang Purwantara Bambang Purwantara Bambang Purwantara Bong Ai Yin Budianto Panjaitan budianto panjaitan Budianto Panjaitan Casmuti Casmuti Cece Sumantri Chairun Nisa’ Dairoh Dairoh Dairoh Dairoh DAIROH DAIROH DAIROH DAIROH Dairoh Dairoh, Dairoh Damiana Rita Ekastuti Dedi Rahmat Dedi Rahmat Setiadi Dedy Duryadi Solihin Deni Noviana Desi Khairunissa Rahayuningtyas Devi Paramitha Devi Paramitha Devi Paramitha DEWI LESTARI Dhenok Maria Ulva DIAN ERMA WARU TIDOLF SIHITE Dian Vidiastuti Didik N Hadi Dilla Frastantie Dwi Utari Rahmiati Edwar Edwar EDWAR EDWAR Ekayanti Mulyawati Kaiin Ekayanti Mulyawati Kaiin Elma Yuliani Yessa Elma Yuliani Yessa Erwin Erwin Erwin Erwin EVA AMALIA PERTIWI FADHIL MUHARRAM Fathan Abdul Aziz Fathul Bari Fatri Alhadi Fitra Aji Pamungkas Fitra Aji Pamungkas Fitra Aji Pamungkas frastantie, Dilla Fuadi Zulkipli Gunanti . Hamdan Ubaidillah Hammada Raudlowi Hariono HERA MAHESHWARI I Gusti Ngurah Sudisma Ietje Wientarsih Ietje Wientarsih Intan Citraningputri Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Isdoni Bustaman Ishak, Andi Baso Lompengeng JAKARIA JAKARIA Jakaria Jakaria JAKARIA JAKARIA Jakaria Jakaria Jakaria koekoeh santoso komariah komariah Kudang Boro Seminar Kuntum Rahmawati Kurniawan, Rizal Eko Laily Purnamasari Lena Indraswari Ligaya I.T.A Tumbelaka Maharani, Anizza Dyah Kartika Maryani Maryani MASKUR MASKUR Muchidin Noordin Muhammad Agil Muhammad Gunawan MUHAMMAD MUHSININ Muhammad Nico Ghossani Muhammad Piter Kombo Muhammad Piter Kombo Muhammad Risman Wahid Muladno - Nelda Fliza Zora Nena Hilmia Nena Hilmia Ni Made Paramita Setyani Ni Wayan Kurniani Karja Niluh Selly Frantika Nindya Dwi Utami Nindya Dwi Utami Nindya Dwi Utami, Nindya Nur Fitri Utami Nur Fitri Utami Nur Fitri Utami Nurul Aeni Ayu Lestari Nurul Aeni Ayu Lestari Nurul Aeni Ayu Lestari Okti Nadia Poetri Prastya Idihastuti Prisetiadi, Alif Pudji Achmadi Purnamasari, Gita Cempaka Raden Iis Arifiantini Rangga Setiawan Rangga Setiawan Rani Audona Rantan Krisnan Ridi Arif Riki Siswandi Rini Widyastuti Rini Widyastuti Rivangga Yuda Hendika Rizal Eko Kurniawan Ronald Tarigan Ronny Rachman Noor Rudy Priyanto RVS, Veni SAIFUL ANWAR SAMUEL AKWILA Sari Yanti Hayanti Sariningrum, Arlita Savitri Novelina Sigid Prabowo Siti Sa’diah Siti Zaenab Sri Estuningsih Srihadi Agungpriyono Surya Kusuma Wijaya Surya Kusuma Wijaya Sutikno Sutikno SUTIKNO SUTIKNO Syahruddin Said Syifa Khairunnisa Tampubolon, Andre Rymma TAPAUL ROZI Taufiq Purna Nugraha Tobing, Agung S. P. Lumban Veni RVS Vincentia Trisna Yoelinda Wasmen Manalu Winda Rahmania Winni Liani Daulay Yudi Fikri Zhi Yien Tan Zulfi Nur Amrina Rosyada Zultinur Muttaqin