Articles
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA TEMPE PADA INDUSTRI CAHAYA TEMPE DI KABUPATEN PASANGKAYU SULAWESI BARAT
Ananda, Dhea Putri;
Kalaba, Yulianti;
Alamsyar, Al
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2187
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai profitabilitas di Industri Cahaya Tempe. Penelitian ini dilaksanakan dari Bulan Desember 2021 - Maret 2022 di Industri Cahaya Tempe di Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 6 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis profitabilitas. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa kemampuan investasi dan modal yang dikeluarkan untuk menghasilkan keuntungan cukup baik yang ditunjukkan melalui nilai ROI dan ROE dengan hasil persentase positif maka ada profit dari investasi aset dan modal masing-masing sebesar 17,33% dan 59,10%.
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KOPI BUBUK ROBUSTA PADA INDUSTRI 3 BINTANG KOPI KAILI DESA TINGGEDE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI
Yuniarti, Via;
Kalaba, Yulianti;
Hatmi, Wira
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2293
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kopi bubuk robusta pada industri 3 Bintang Kopi Kaili. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai Mei 2022 yang berlokasi di Perumahan Ray Permai Blok 3, Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik industri dan dua orang tenaga kerja dari Industri 3 Bintang Kopi Kaili. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Nilai Tambah menurut Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kopi bubuk robusta pada Industri 3 Bintang Kopi Kaili sebesar Rp. 22.217,77/gram untuk kemasan 1.000 gam dan Rp. 17.439,31/gram untuk kemasan 100 gram. Rasio nilai tambah merupakan persentase antara nilai tambah dengan nilai output. Besarnya rasio nilai tambah pada Industri 3 Bintang Kopi Kaili sebesar 34,71% untuk kemasan 1.000 gram dan 87,19% untuk kemasan 100 gram. Hal ini menunjukan bahwa dari setiap pengolahan 1.000 gram dan 100 gram kopi bubuk robusta akan memperoleh nilai tambah sebesar 34,71% dan 87,19%.
Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah di Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah
Safitri, Dian;
Erny, Erny;
Kalaba, Yulianti;
Alamsyar, Al
MuJAgri: Musamus Journal of Agribusiness Vol 7 No 2 (2024): MuJAgri: Musamus Journal of Agribusiness
Publisher : Musamus University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/mujagri.v7i2.6386
Rice, a major food crop that thrives throughout Indonesia, allows you to fulfill your need for food without relying on imports. The objective of this study is to determine the income earned by wet-rice farmers in Balinggi Sub-district, Parigi Moutong District. Expenditures on activities carried out from the provision of means of production to harvesting affect farmers' income. An income analysis will be used, which shows that wet-rice farmers in Balinggi Sub-district earn a low income, amounting to IDR 21,042,084 per growing season for 0.84 ha of land, or IDR 25,124,876 per ha.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GULA AREN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA POSONA KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Magfira, Magfira;
Kalaba, Yulianti;
Arini, Ayu
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i3.2364
Usaha pembuatan gula aren secara tidak langsung menjadi salah satu peluang usaha bagi masyarakat dalam sektor industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang tepat, untuk pengembangan usaha gula aren pada industri rumah tangga di Desa Posona Kecamatan Kasimbar, kabupaten Parigi Moutong. Penentuan responden yaitu dengan metode (purposive sampling) teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu, dengan melakukan observasi dan wawancara langsung dengan produsen usaha gula aren. Analisis data yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa strategi yang dapat di sarankan dalam pengembangan usaha gula aren di desa Posona Kecamatan kasimbar adalah strategi W-O, yang berada pada kuadran III dan menunjukan bahwa usaha gula aren di desa Posona berada pada posisi (Negatif, Positif) yaitu keadaan usaha yang lemah tetapi berpeluang, artinya meminimalkan kelemahan-kelemahan yang ada pada lingkungan internal untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada pada lingkungan eksternal.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA KACANG GOYANG PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU
Angri, Angri;
Kalaba, Yulianti;
Chansa Arfah, Siti Yuliaty
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2313
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan nilai profitabilitaas usaha kacang goyang pada industri Sal-Han di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai April 2022. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive). Jumlah responden yang diambil sebanyak 5 orang ermasuk 1 pimpinan dan 4 lainnya sebagai tenaga kerja. Alat analisis yang digunakan analisis pendapatan dan analisis profitabilitas. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-ratapendapatann yang diperoleh industri Sal-Han usaha kacanag goyang selama 6 bulan sebesar Rp. 6.124.016. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa kemampuan dalam investasi yang dikeluarkan untuk menghasilkan keuntungan sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai GPM (Gross Profit Margin) dan NPM (Net Profit Magin) sebesar 106,12% dan 95,78%.
Pengembangan Agrowisata Bawang Goreng Berbasis Community Based Tourism (Masyarakat) di Kabupaten Sigi
Erny, Erny;
Kalaba, Yulianti;
S. Hamzens, Wildani Pingkan
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2374
Pengembangan agrowisata tidak bisa lepas dari masyarakat disekitar kawasan agrowisata, karena keterlibatan dan partisipasi masyarakat merupakan kriteria utama dalam pengembangangan agrowisata yang berkelanjutan, pengembangan pariwisata yang lebih berpihak kepada masyarakat dikenal dengan istilah Community Based Tourism (CBT) yang merupakan alat untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengorganisasi dan mengelola sumberdaya melalui partisipasi masyarakat lokal (Bambang S, 2013). Potensi pariwisata di Kabupaten Sigi seharusnya dapat dioptimalkan salah satunya melalui pengembangan wisata bawang goreng berbasis masyarakat (Community Based Tourism) khusunya di Kecamatan Sigi Biromaru, upaya tersebut meliputi pembinaan masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan usaha bawang goreng Community Based Tourism (Masyarakat) di Kabupaten Sigi. Metode analisis yang digunakan yaitu mengetahui strategi pengembangan usaha bawang goreng berbasis Community Based Tourism digunakan analisis SWOT. Hasil analisis pada penerapan prinsip-prinsip Community Based Tourism (CBT) pada agrowisata bawang goreng berbasis masyarakat di Kecamatan Sigi Biromaru dinilai baik. Hasil analisis SWOT berada pada Kuadran 1 (SO).
ANALISIS PENDAPATAN USAHA BAWANG GORENG PADA INDUSTRI SOFIE LOCAL FOOD DI KOTA PALU
Chodijah, Sitti;
Kalaba, Yulianti;
Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v4i1.2527
UMKM merupakan usaha rumah tangga berskala kecil maupun menengah yang sebagian besar produknya menggunakan hasil pertanian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan bawang goreng pada industri Sofie Local Food. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja mengingat UKM Sofie Local Food merupakan salah satu industri pengolahan bawang goreng yang produksinya cukup tinggi. Penentuan responden berjumlah 5 orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran pendapatan yang diperoleh dari produksi bawang goreng pada Industri Sofie Local Food dengan penerimaan selama sebulan sebesar Rp 50.100.000. Pendapatan yang diperoleh industry Sofie Local Food sebulan sebesar Rp 28.065.619.
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU BAWANG GORENG PADA INDUSTRI AQASIA DI KOTA PALU
Sulastri, Sulastri;
Kalaba, Yulianti;
Sulmi, Sulmi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2725
Tujuan penelitian ini ialah: (1) Mengetahui jumlah pemesanan yang ekonomis (EOQ), di Industri Aqasia, (2) Mengetahui pemesanan kembali (ROP) bahan baku pada Industri Aqasia, (3) Mengetahui berapa besarnya (Safety Stock) pada Industri Aqasia, (4) Mengetahui total biaya persediaan bahan baku pada Industri Aqasia. Pemilihan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Industri Aqasia merupakan industri yang hanya memproduksi satu produk saja yaitu bawang goreng, berbeda dengan industri lain yang memproduksi produk lain selain bawang goreng. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan ialah bulan januari-maret 2022. Penentuan responden ditentukan secara sengaja mengambil 3 orang, yaitu pemilik dan 2 orang karyawan. Analisis data yang digunakan adalah EOQ, Safety Stock, ROP, dan TIC. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis persediaan bahan baku bawang goreng dengan menggunakan metode (Econimic Order Quantity) pada Bulan Januari – Desember 2021 rata-rata sebesar 301.7275 kg. Persediaan Pengaman atau (Safety Stock) bahan baku yang selalu tersedia pada Industri Aqasia sebesar 48 kg. Pemesanan kembali (Reorder Point) yang harus dilakukan Industri Aqasia Bulan Januari-Desember 2021 rata-rata sebesar 349.7275 kg. Total biaya persediaan bahan baku bawang goreng yang dilalukan di Industri Aqasia rata-rata sebesar Rp. 189.736/bulan.
ANALISIS DISTRIBUSI PEMASARAN KOPRA DI DESA LAKATAN KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI
Wulandari, Rahma Sri;
kalaba, Yulianti;
Nurdin, Muh Fahruddin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2154
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran distribusi pemasaran kopra di Desa Lakatan, Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli.Permasalahan yang ada di Desa Lakatan adalah memiliki dua saluran distribusi pemasaran yang dimana pedagang kopra kurang mendapatkan keuntungan dalam melakukan proses penjualan produksi kopra dalam memasarkannya. Metodeanalisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu margin pemasaran dan efesiensi pemasaran. Hasil analisis pemasaran menunjukkan bahwa saluran distribusi pemasaran kopra di Desa Lakatan melalui dua saluran distribusi pemasaran yaitu : a) Produsen → Pedagang Besar → Konsumen (Ekportir) b) Produsen → Pedagang Kecil → Konsumen (Pabrik PT. Atsiri) Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu hasil analisis margin pemasaran kopra yang diperoleh pada saluran pertama yaitu sebesar Rp 2.000kg. sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar Rp. 800/kg. Bagian harga yang diperoleh produsen dari pemasaran kopra pada saluran pertama yaitu sebesar 84,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 93,00%. Efesiensi pemasaran kopra pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 0,11% dan saluran kedua diperoleh hasil sebesar 0.09%.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SARABA INSTAN PADA INDUSTRI RUMAH PRODUKSI GULA SEMUT HASYIFAH DESA ONCONE RAYA KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
magfira, Sahrul;
kalaba, Yulianti;
Sulmi, Sulmi
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2155
Usaha saraba instan yang terbuat dari jahe dan gula aren dapat juga dikonsumsi sebagai obat tradisional. Perkembangan usaha saraba instan saat ini masih memiliki kendala yaitu terjadinya penurunan pendapatan dan daya beli masyarakat yang kurang terhadap produk saraba instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal serta menganalisis strategi pengembangan usaha saraba instan pada industri rumah produksi gula semut hasyifah. Penentuan responden ditentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responden 5 yang terdiri dari 1 orang pemimpin, 1 orang karyawan, 2 orang konsumen 1 orang Pemerintah Desa. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengembangan usaha saraba instan pada industri rumah produksi gula semut hasyifah berada pada strategi SO yaitu kuadran I, dimana pada posisi ini menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Alternatif strategi yaitu (a) Memanfaatkan dukungan dan kerjasama dari pemerintah untuk memperluas pangsa pasar; (b) cita rasa yang khas serta kemasan produk yang menarik guna menangkap peluang melalui perkembangan media promosi; (d) Memanfaatkan harga produk yang terjangkau.