Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Perumahan Green Village, Kelurahan Ngijo, Gunungpati dalam Pertanian Perkotaan Dewi, Nur Kusuma; Tri Martuti, Nana Kariada; Hadiyanti, Lutfia Nur; Solichin, Solichin
Life Science Vol 9 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v9i1.47139

Abstract

Urban agriculture is a part of agriculture that produces, processes and markets agricultural products, especially meeting the daily demands of urban consumers. The purpose of this community service activity is to provide training and urban agricultural assistance for the Green Village community, to support the urban agricultural program being developed by the Semarang City Government and UNNES conservation. Community service activities were carried out at the Green Village Housing, Ngijo Village, Gunungpati District, Semarang, in May-August 2019. The problem solving of community service activities was carried out using a group-based and comprehensive approach method. Meanwhile, to overcome the priority issues faced is carried out by: Training and assistance to grow vegetables that are good and environmentally friendly, provision of seeds and plants that support urban agriculture, and provision of urban agricultural infrastructure. In accordance with the objectives to be achieved, the service activities are as expected. The success in achieving the objectives is shown as follows: coordination is carried out to equalize perceptions of the activities to be carried out. To further increase the capacity of the community in carrying out urban agriculture in their area, training and practice are provided on: planting various types of vegetables. In addition, partners are given various types of vegetable seeds that are easy to breed and cultivate. The conclusions of the activity are: increasing the knowledge and skills of community service partners on how to grow vegetables that are good and environmentally friendly, the availability of seeds and vegetable plants that support the implementation of urban agricultural activities in the community service partner's area, community service partners have carried out urban agricultural sarpras innovations in their areas properly and correctly Pertanian Perkotaan merupakan bagian dari pertanian yang memproduksi, memproses, dan memasarkan produk pertanian, terutama memenuhi permintaan harian konsumen di dalam perkotaan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ialah melakukan pelatihan dan pendampingan pertanian perkotaan bagi masyarakat Green Village, untuk mendukung program pertanian perkotaan yang sedang dikembangkan oleh Pemkot Semarang dan konservasi UNNES. Kegiatan pengabdian dilakukan di Perumahan Green Village, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang, pada Bulan Mei- Agustus 2019. Adapun pemecahan masalah dari kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendekatan berbasis kelompok dan komprehensif. Sedangkan untuk mengatasi persoalan prioritas yang dihadapi dilakukan dengan: Pelatihan dan Pendampingan menanam sayuran yang baik dan ramah lingkungan, penyediaan bibit dan tanaman yang mendukung pertanian perkotaan, serta penyediaan sarpras pertanian perkotaan. Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, maka kegiatan pengabdian telah sesuai dengan yang diharapkan. Keberhasilan pencapaian tujuan ditunjukkan sebagai berikut: koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang kegiatan yang akan dilakukan. Untuk lebih meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan pertanian perkotaan di wilayahnya, diberikan pelatihan dan praktek tentang: penanaman berbagai jenis sayuran. Disamping itu kepada mitra diberikan berbagai jenis bibit sayuran yang mudah dikembang biakan dan dibudidayakan. Simpulan kegiatan ialah: meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra pengabdian tentang cara menanam sayuran yang baik dan ramah lingkungan, tersedianya bibit dan tanaman sayuran yang mendukung terselenggaranya kegiatan pertanian perkotaan di wilayah mitra pengabdian, mitra pengabdian telah melakukan inovasi sarpras pertanian perkotaan di wilayahnya dengan baik dan benar
Analisis Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Dalam Daging Ikan Kakap Merah (Lutjanus sp.) Di TPI Kluwut Brebes Haryanti, Endang Tris; Tri Martuti, Nana Kariada
Life Science Vol 9 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v9i2.47158

Abstract

Red snapper (Lutjanus sp.) is fish that has a high selling value in TPI Kluwut Brebes and widely consumed by the public. Along with the rapid growth rate of development in all fields, it allows humans to utilize various types of chemicals, one of which is heavy metals for their daily needs. Previous research shows that waters in Indonesia have been contaminated with heavy metals, 2 of which are lead and cadmium. This research was conducted in August 2019 which aims to determine the amount of heavy metal content contained in red snapper meat. Samples used 9 fish weighing ±1 kg/fish taken 3 fish every week and analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The results showed Pb and Cd content that accumulated in red snapper meat in 3 times the repetitionobtained results, 0,0198; 0,0939 and 0,0597 mg/kg for Pb and 0,0540; 0,09535 and 0,0598 mg/kg for Cd. These results indicate Pb and Cd metal content in red snapper meat taken from TPI Kluwut Brebes is still below the quality standard set according Peraturan Kepala BPOM RI No.5 Tahun 2018 is 0,20 mg/kg for Pb and 0,10 mg/kg for Cd. Ikan kakap merah (Lutjanus sp.) merupakan ikan yang memiliki nilai jual yang tinggi di TPI Kluwut Brebes dan banyak dikomsumsi oleh masyarakat. Seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan pembangunan disegala bidang, memungkinkan manusia memanfaatkan berbagai jenis bahan kimia salah satunya logam berat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa perairan di Indonesia telah tercemar logam berat, 2 diantaranya timbal (Pb) dan kadmium (Cd). Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2019 bertujuan untuk mengetahui jumlah kadar logam berat yang terkandung dalam daging ikan kakap merah. Sampel yang digunakan sebanyak 9 ekor dengan berat ±1 kg/ekor yang diambil 3 ekor setiap minggu dan dianalisis menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan kandungan Pb dan Cd yang terakumulasi dalam daging ikan kakap merah dalam 3 kali waktu pengulangan memperoleh hasil yaitu 0,0198; 0,0939 dan 0,0597 mg/kg untuk Pb dan 0,0540; 0,09535 dan 0,0598 mg/kg untuk Cd. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kandungan Pb dan Cd dalam daging ikan kakap merah yang diambil dari TPI Kluwut Brebes masih berada di bawah batas baku mutu yang ditetapkan sesuai Peraturan Kepala BPOM RI No.5 Tahun 2018 yaitu 0,20 mg/kg untuk Pb dan 0,10 mg/kg untuk Cd.
Kesesuaian Vegetasi untuk Taman Kota Semarang Tri Martuti, Nana Kariada; Rahayuningsih, Margareta; Alfirdani, Khoirunisa
Life Science Vol 10 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v10i2.54444

Abstract

Fullfilling of Green Open Spaces through the arrangement of urban parks. Vegetation is an important element of urban parks. The incompatibility of the vegetation can reduce the function of the urban parks. The aim of this research is to analyse the suitability of vegetation in urban parks in Semarang. This research used exploration method. The results of key performance index analysis, show that the suitability of vegetation in urban parks of Semarang ranges from 56.25% to 84.3%. Assessment of vegetation’s suitabilities is influenced by physical characteristics, such as canopy, roots, color of flower, and others. The functions of vegetation such as shade plants, absorbent pollutants, increasing aesthetic value, spacing and composition of vegetation also can affect the suitability of vegetation in urban parks. The vegetation’s suitabilities in urban parks in Semarang can be categorized as compatible, compatible enough, and not compatible. Pemenuhan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui penataan taman kota. Vegetasi merupakan elemen penting penyusun taman kota. Ketidaksesuaian vegetasi penyusun taman dapat menyebabkan berkurangnya fungsi taman kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian vegetasi yang ada di taman kota Semarang. Metode yang digunakan adalah eksplorasi. Hasil analisis key performance index menunjukkan kesesuaian vegetasi di taman kota Semarang berkisar antara 56,25% sampai dengan 84,3%. Penilaian terhadap kesesuaian vegetasi dipengaruhi oleh ciri fisik, seperti tajuk, perakaran, warna bunga dan lainnya. Fungsi dari tanaman seperti sebagai tanaman peneduh, penyerap polutan, penambah nilai estetika, arak tanam dan pengkomposisian tanaman dalam taman juga mempengaruhi kesesuaian vegetasi pada taman. Kesesuaian vegetasi di taman kota Semarang dapat dikategorikan sesuai, cukup sesuai dan kurang sesuai..
KONSEP GREEN ECONOMIC MELALUI PENYEDIAAN PEWARNA ALAMI BATIK DARI TANAMAN MANGROVE Dewi, Nur Kusuma; TM, Nana Kariada; Febriana, Fidia
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v14i2.8966

Abstract

Tanaman mangrove memiliki manfaat secara ekologis sebagai pencegah abrasi dan mampu meningkatkan kualitas lingkungan yang ditandai dengan meningkatnya keanekaragaman hayati.Selain fungsi ekologis, mangrove juga memiliki manfaat secara ekonomi. Salah satu manfaat mangrove adalah untuk proses pewarnaannya, batik memakai bahan dasar tumbuh-tumbuhan.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan cara budidaya membuat pewarna alami batik dari tanaman mangrove kepada para anggota Camar dan Merah Delima dan warga Tambakrejo guna meningkatkan pendapatan.Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan, pelatihan dan bantuan alat membuat pewarna alami batik serta alat membatik.Setelah mendapatkan bekal teori yang cukup dan melihat langsung peragaan dari tim pelaksanan kegiatan pengabdian, mulai dilakukan pelatihan/praktek cara-cara melakukan pembuatan pewarna alami batik dari mangrove yang baik dan benar. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan, dapat diambil kesimpulan, bahwa peserta pengabdian telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan pewarna alami untuk batik berbahan baku mangrove yang dilakukan dengan baik dan benar. Peserta pengabdian memiliki pengetahuan tentang membuat pearna batik dari mangrove yang ada di lingkungan tempat tinggalnya di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas Kota Semarang
PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN SAMPAH DI KECAMATAN CANDISARI KOTA SEMARANG Sudarman, Sudarman; Martuti, Nana Kariada Tri; Sunyoto, Sunyoto
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10128

Abstract

Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini dilaksanakan dengan tujuan UNTUK menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra yang bergerak dalam penanganan sampah. Terdapat dua mitra kegiatan, yaitu mitra I (Ibu Sri Ismiyati) dengan fokus pengolahan sampah organik maupun anorganik, dan mitra mitra II (Ibu Sri Lestari) dengan fokus pengolahan sampah anorganik. Kedua mitra beralamat di Kecamatan Candisari Kota Semarang. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan dipakai beberapa metode yang saling mendukung, dengan titik berat demonstrasi untuk menyampaikan materi praktek/keterampilan, praktek langsung oleh mitra, dan pendampingan kegiatan. Dalam pembuatan mesin dan peralatan yang akan diterapkan pada mitra, dikerjakan di workshop jurusan Teknik Mesin FT Unnes, dengan melibatkan teknisi dan  mahasiswa. Hasil kegiatan ini antara lain adalah: 1) Satu unit alat penghancur daun/sampah penggerak manual dengan kapasitas produksi 20 kg/jam, 2) Sepuluh buah komposter  yang mampu mengolah sampah organik dengan kapasitas 50 liter, 3) Satu unit mesin penghancur sampah plastik penggerak motor bensin 5,5 PKdengan kapasitas produksi 25 kg/jam, 4) Nilai jual sampah plastik setelah diolah dengan mesin penghancur plastik meningkat dan keuntungannya dua kali lipat dari sebelumnya, dan 5) Sampah organik maupun anorganik yang terdapat di masyarakat dapat ditangani dengan lebih baik sehingga mengurangi berbagai dampak negatif limbah/sampah yang dibuang sembarangan.
OVEN PANGGANG SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN IKAN HIGIENIS DAN RAMAH LINGKUNGAN Martuti, Nana Kariada Tri; Rosidah, Rosidah; Saputro, Danang Dwi
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 1 (2014): Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i1.5581

Abstract

Fish is a perishable food product, so as to be able to maintain the required quality processing. Processing of roasting fish traditionally done by the fishermen and their families in the region Tambakrejo Village Tanjung Mas Semarang. Roasting fish done by grilled over coconut shell charcoal produces less hygienic products. In addition, the resulting smoke spread into the surrounding environment so that the impact on the health of the toaster and the surrounding community. Traditional way of production capacity of 1.5 Kg of fish once baked, so if grilling fish in large numbers takes a long time. Roasting fish with oven roasted made from galvanized plate is advantageous alternative fish processing and environmentally friendly. Oven roast made in the multilevel system (3 level) where each level can accommodate fish from 2 to 2.5 kg of fish slices.
PENERAPAN IPTEK PADA INDUSTRI KECIL PEMBUATAN TERASI DI SEMARANG Sunyoto, Sunyoto; Martuti, Nana Kariada Tri; Margunani, Margunani
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10332

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan Iptek pada mitra industri kecil yang memproduksi terasi yang beralamat di Tambak Rejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang. Permasalahan mitra dapat dikelompokkan menjadi dua aspek, yaitu aspek produksi dan manajemen. Berdasarkan permasalahan yang ada, dilakukan kegiatan dengan berbagai metode pelaksanaan, seperti ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan yang termasuk aspek produksi antara lain adalah: Satu unit mesin penggiling terasi daya 16 PK, kapasitas produksi 200 kg/jam; Rak penjemuran yang lebih higienis yang terbuat dari papan kayu ukuran pjg x lbr x tg = 100 x 50 x 10 cm sebanyak 40 buah; Alat cetakan dari bahan yang higienis dan produktivitasnya lebih tinggi; dan Tata letak mesin/peralatan pada mitra lebih baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Hasil kegiatan yang termasuk aspek manajemen antara lain: Pembukuan usaha/keuangan yang lebih baik; Adanya promosi produk lewat media cetak/leaflet, dan mengikuti pameran produk yang diselenggarakan dinas/instansi terkait; Desain kemasan terasi yang lebih menarik; dan mendapatkan izin P-IRT yang dapat dicantumkan dalam kemasan.
Copper Accumulation on Avicennia marina In Tapak, Tugurejo, Semarang, Indonesia Nana Kariada Tri Martuti; Budi Widianarko; Bambang Yulianto
Waste Technology Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.397 KB) | DOI: 10.14710/4.1.40-45

Abstract

Mangroves are good hyperaccumulators, they are not only able to grow on highly poisonous land, but also accumulate the poisonous substances in the branches and leaves. The aim of the research was to evaluate the bioaccumulation of Cu on Avicennia marina in Tapak Semarang. Tapak Semarang is selected as the research site because the mangrove ecosystem is surrounded by milkfish ponds. The research used ecological approach. Bioaccumulation data and heavy metal translocation in plants, sediment and water were analyzed using pre-determined formulation. Results showed that Cu was found in water (0.0069 mg/l), sediment (26.760-37.889 mg/Kg), roots (2.336-7.997 mg/Kg), young leaves (2.367-6.604 mg/Kg) and old leaves (1.080-6.748 mg/Kg) of Avicennia marina. Sediment have the highest ability to accumulate Cu ( ) compared to water with concentration factors of ranging from 3878.26 to 5491.16. The Bioconcentration Factor (BCF) of roots and sediment was ranging from 0.09 to 0.211, and the Translocation Factors (TF) for young leaves was ranging from 0.83 to 1.54 and for old leaves was ranging from 0.46 to 0.94. It was found that the concentration of Cu in the pond tended to increase towards the sea. It was concluded that there was an accumulation of Cu in the sediment, roots and leaves of Avicennia marina in Tapak, Tugurejo Semarang. The sediment have the highest ability to accumulate Cu from the environment.
Efektivitas Penerapan Metode Field Trip untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan Tika Yuliati; Nana Kariada Tri Martuti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.479 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.7170

Abstract

Salah satu cara untuk mengatasi perilaku manusia yang tidak peduli lingkungan yaitu mengubah perilaku melalui jalur pendidikan dengan menerapkan metode Field Trip pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penerapan metode Field Trip di Sungai Tayu dalam meningkatkan hasil belajar dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menerapkan rancangan penelitian posttest-only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Tayu, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 2 (kelas kontrol) dan kelas X MIA 3 (kelas eksperimen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, yaitu memiliki rata-rata hasil belajar 81,79 dengan ketuntasan klasikal 97,43%. Tingkat efektivitas penerapan metode pembelajaran Field Trip dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan menunjukkan skor kepedulian siswa sebesar 87,18% (sangat peduli), sedangkan ketuntasan aktivitas siswa secara klasikal sebesar 89,75% dengan kriteria cukup aktif, aktif, dan sangat aktif. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan metode pembelajaran Field Trip pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah dengan rata-rata 93%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode Field Trip pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.Kata kunci: field trip, hasil belajar, kepedulian siswa terhadap lingkungan
Efektivitas Penerapan Metode Field Trip untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan Tika Yuliati; Nana Kariada Tri Martuti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.692 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.7234

Abstract

Salah satu cara untuk mengatasi perilaku manusia yang tidak peduli lingkungan yaitu mengubah perilaku melalui jalur pendidikan dengan menerapkan metode Field Trip pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penerapan metode Field Trip di Sungai Tayu dalam meningkatkan hasil belajar dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menerapkan rancangan penelitian posttest-only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Tayu, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 2 (kelas kontrol) dan kelas X MIA 3 (kelas eksperimen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, yaitu memiliki rata-rata hasil belajar 81,79 dengan ketuntasan klasikal 97,43%. Tingkat efektivitas penerapan metode pembelajaran Field Trip dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan menunjukkan skor kepedulian siswa sebesar 87,18% (sangat peduli), sedangkan ketuntasan aktivitas siswa secara klasikal sebesar 89,75% dengan kriteria cukup aktif, aktif dan sangat aktif. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan metode pembelajaran Field Trip pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah dengan rata-rata 93%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode Field Trip pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.Kata kunci: field trip, hasil belajar, kepedulian siswa terhadap lingkungan
Co-Authors - Sunyoto Abdul Jabbar Aditya Marianti Affandi, Erry Kariada Tri Alfirdani, Khoirunisa Amidi Amidi Ananto Aji, Ananto Andin Irsadi Arif Rahman Hikam Arifin, Moch. Samsul Arifin, Mochamad Samsul Ariyani, Sinta Wiwik Arkianti, Nisa Arza, Alfira Avi Budi Setiawan Bambang Priyono Bambang Sugiantoro Bambang Yulianto Budi Widianarko Caddafie, Syahrizal Umar Damayanti, Meilinda Dewi Larasati, Dewi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor, Dewi Dhenok Wendraningrum, Dhenok Dhita Prasisca Mutiatari Ditha Prasisca Mutiatari Efriyani Sumastuti Elsa Zahara, Nurwilis Ely Rudyatmi, Ely Enni Suwarsi Rahayu Erlin Winarni, Erlin ES, Sri Mulyani Etty Soesilowati F. Putut Martin Herry Bodijanto F. Putut Martin Herry Bodijanto, F. Putut Martin Herry Falisah, Dwi Fiska Febriyanto, Mahendra Noor Fidia Febriana, Fidia Fidia Fibriana Fina, Ika Nura Fitriani, Kasih Fitriani, Kasih Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Gilang Wahyu Rahmadhani Hakim, Muhammad Afif Handayani, Octarina Tri Haris, Amnan Haryanti, Endang Tris Heriyanti, Andhina Putri Irmasari, Eliyan Isti Hidayah Jabar, Muhammad Abdul Khair, Amar Sharaf Eldin Khasanah, Khuswatun Khasanah, Khuswatun Khoiriyah, Laelatul Kukuh Santosa Kurniyanti, Ratih Laela Noor Fa’izah Lilianto, Gandhung Herdha Lina Herlina Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Lutfian Nazar Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Margunani, Margunani Melati, Inaya Sari Muh Fakhrihun Na'am Muhamad Soleh Muhammad Abdullah Muhammad Adam Khatamy Mutiatari, Dhita Pracisca Mutiatari, Dhita Prasisca Na'imah, Nuning Nadrotun Na:am, Muh Fakhrihun Nayam, Nasir Ning Setiati Ning Setiati Norma Eralita Nur Kusuma Dewi Nur Kusuma Dewi Nur Rahayu Utami Nurdian Susilowati Octavianti Paramita Pawit Dwi Istiaroh Pawit Dwi Istiaroh, Pawit Dwi Prabawati, Desi Ayu Prabawati, Desi Ayu Pradipta, Aruna Pratama, Fiqih Ramadhan Priyantini Widiyaningrum Purwanto, Hengky R Benny Riyanto Rahayu, Rr. Sri Ratna Ratna Dewi Kusumaningtyas Retno - Istifarini, Retno - Retno Sri Iswari Retno Wulandari Riawan, Awinda Sari Riyanto, R Benny Rochmah, Aulia Afia Rosidah Rosidah Rossi Prabowo Sanjivanie, Hasti Apri Satya Budi Nugraha Septiana Anggraini Septiana Anggraini, Septiana Shidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Simbolon, Andri Kariada Tri Sinaga, Na Dame Maulibulung Siti Alimah Siti Aminah Siti Aminah Siti Harnina Bintari Soleha, Iro Datus Solichin Solichin Somantri, Dadang Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang Sri Mulyani ES, Sri Mulyani Sri Ngabekti Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sudarman Sudarman Suhardono, Sapta Sunyoto Sunyoto Susilo, Anis Syamsul, Muh Arif Tefarani, Rahmadyan Tiffany, Tiffany Tiffany, Tiffany Tika Yuliati Tirtaningrum, Fitria Ayu Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Nurhidayah, Tri Trida Ridho Fariz Tsabit Azinar Ahmad Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung Tzabit Azinar Ahmad Utis Sutisna Wahid Akhsin Budi Wahid Akhsin Budi Nur Shidiq Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur widowati widowati Widya Aryadi Wiji Eni Yuli Rofiqoh, Wiji Eni Yuli Wiwi Isnaeni Wulan Christijanti Yoan Eko Cahyono, Yoan Eko Yoga Wika Forestyanto Yoris Adi Maretta Yustinus Ulung Anggraito Zaka, M. Nurul Huda Fadli