Claim Missing Document
Check
Articles

Feasibility Analysis of Organic Rice Cultivation Business in Semarang City Etty Soesilowati; Nana Kariada Tri Martuti; Dhita Prasisca Mutiatari
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 2 (2021): JEP 2021
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jep.v22i2.15166

Abstract

This article describes how Benefit Cost (B/C) ratio, Return on Investment (ROI), Internal Rate Ratio (IRR), and Payback Period (PP) for organic rice cultivation in Semarang, Indonesia. The purpose of this study was to calculate the feasibility of organic rice cultivation and support the country’s food security in providing healthy food. The study used a quantitative approach with a sample size of 20 organic rice farmers in Semarang. The variables studied include the amount of immersed investment, cash flow, total costs required and net income in one planting period. The data were collected through observation techniques, questionnaires, and interviews. The results showed that 10 farmers suffered losses so that the business was not feasible to continue because the ROI IRR were at the level of -15% to -80%, PP was more than 1 year with the assumption of a reference interest rate of 3.5%. Meanwhile, the other 10 farmers have a decent business to continue because they get a profit of 6% to 168% per harvest with a maximum PP of 10 months. The biggest cost lies in the means of production, maintenance and product certification. The implication of this research is that the government should provide incentives or compensation for farmers who are just starting to practice organic cultivation and develop an integrated organic farming demonstration plot model so that it is possible for many people to learn how good organic farming practices are. This incentive can be supported by APBD funds or from other sources of funds, either in the form of venture funds, subsidies, exemption from certification fees, or livestock assistance.
Peran Kelompok Masyarakat dalam Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Kota Semarang Nana Kariada Tri Martuti; Sri Mulyani Endang Susilowati; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq; Ditha Prasisca Mutiatari
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 6, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.6.2.100-114

Abstract

The coastal area of Semarang City has a strategic function for regional economic development. Due to land use change, the environmental quality of coastal area is damaged and declining. The environmental quality decline has affected the socio-economic quality of local community. This research aims to investigate the role of local community in sustainable environmental management in Semarang City coastal area. The study takes place in two kelurahans, namely Tugurejo and Mangunharjo, and applies a descriptive qualitative approach to figure out the local community role in the coastal environment rehabilitation. Data collection through a preliminary survey supported with a satellite imagery study covers up an appropriate ecosystem with the research substance. Then the following data analysis and interpretation uses Miles and Huberman interactive analysis method. The results show the significant role of the local community in coastal area quality management and improvement in Semarang City more effectively and efficiently. This relates to their active interactions in various community-based programs including wave-breaking instrument building and mangrove nursery and planting.
PEMANFAATAN AIR SISA WUDHU UNTUK BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PADA LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN SGJB MALON, GUNUNGPATI, SEMARANG Satya Budi Nugraha; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq; Nana Kariada Tri Martuti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Panrita Abdi - April 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.233 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i1.3264

Abstract

Permasalahan umum yang terjadi di lingkungan Ponpes adalah belum terkelolanya sumberdaya air secara optimal. Hal ini terutama dalam upaya pengelolaan air limbah dari hasil aktivitas santri, seperti yang terjadi di wilayah Ponpes SGJB dimana air sisa  wudhu (bekas wudhu) yang dipergunakan oleh santri dan relatif masih bersih terbuang dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu perlu upaya pemanfataan air sisa wudhu tersebut, diantaranya digunakan untuk budidaya ikan air tawar. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi, diskusi, pelatihan dan pembuatan media budidaya ikan air tawar kepada santri di Ponpes SGJB Malon. Program ini mendapat tanggapan positif dari Mitra yang secara mandiri sedang membangun program pengembangan “pertanian terpadu” untuk mendukung kemandirian Ponpes dalam menyediakan bahan-bahan alam untuk kepentingan konsumsi dan pembelajaran bagi santri.
PENGEMBANGAN KAMPUNG TEMATIK BERBASIS POTENSI LOKAL DALAM MENDUKUNG KOSERVASI WILAYAH PESISIR KELURAHAN TUGUREJO Nana Kariada Tri Martuti; Dewi Liesnoor Setyowati; Andin Irsadi; Andhina Putri Heriyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.227 KB)

Abstract

Abstract Tugurejo is one of the villages in Tugu District, Semarang City, which received the thematic village program 2020-2021, with the theme of developing local potential to support conservation in coastal areas. Based on the coordination and SWOT, priority activities are produced to realize the development of thematic villages, based on local potential, in supporting the conservation of coastal areas, including: the use of environmentally friendly water storage ponds and support the conservation of coastal areas, infrastructure for fishing ponds, the development of SMEs in supporting the development of fishing ponds and strengthening the management of the Elok Gate thematic village group. Service activities are carried out with several approaches that are carried out together with partners: group-based, comprehensive, and local potential-based. In accordance with the objectives of the activity, the method that will be adopted in this community service activity will be implemented in 4 stages of activity, namely; (1) Socialization, (2) Competence Improvement, (3) Implementation of Activities, and (4) Monev. The success of the service goals is shown by the following results: the existence of a fish pond that also functions as a flood shelter pond, is part of the conservation of environmentally friendly coastal areas. To support the existence of fishing ponds, the MSME outlets were built by the Gerbang Elok team. MSME outlets are needed as supporting infrastructure for the convenience of visitors. For program sustainability, group management has also been strengthened. The existence of these service activities is very helpful for the community in developing local potential in their area, by empowering the community. Abstrak Tugurejo merupakan salah satu kelurahan yang di Kecamatan Tugu, Kota Semarang, yang mendapatkan program kampung tematik 2020-2021, dengan tema pengembangan potensi local untuk mendukung konservasi di wilayah pesisir. Berdasarkan koordinasi dan SWOT dihasilkan prioritas kegiatan untuk mewujudkan pengembangan kampung tematik, berbasis potensi lokal, dalam mendukung koservasi wilayah pesisir, meliputi: pemanfaatan kolam tampungan air yang ramah lingkungan dan mendukung konservasi wilayah pesisir, sarpras kolam pancing, pengembangan UMKM dalam mendukung berkembangnya kolam pancingan serta penguatan manajemen kelompok kampung tematik Gerbang Elok. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa metode pendekatan yang dilakukan secara bersama-sama dengan mitra: berbasis kelompok, komprehensif, dan berbasis potensi lokal. Sesuai dengan tujuan kegiatan, metode yang akan ditempuh dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan diimplementasikan dalam 4 tahapan kegiatan, yakni; (1) Sosialisasi, (2) Peningkatan Kompetensi, (3) Pelaksanaan Kegiatan, serta (4) Monev. Keberhasilan tujuan pengabdian ditunjukkan dengan beberapa hasil sebagai berikut: adanya keberadaan kolam ikan yang juga berfungsi sebagai kolam penampungan banjir, merupakan bagian dari konservasi wilayah pesisir yang ramah lingkungan. Untuk mendukung keberadaan kolam pancing dilakukan pembangunan gerai UMKM oleh tim Gerbang Elok. Gerai UMKM diperlukan sebagai sarpras pendukung untuk kenyamanan pengunjung. Untuk keberlanjutan program, telah dilakukan pula penguatan manajemen kelompok. Adanya kegiatan pengabdian tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi local di wilayahnya, dengan pemberdayaan masyarakat.
Penguatan Pendidikan Lingkungan Hidup dan Pengembangan Rumah Bibit di Desa Ngesrepbalong untuk Konservasi Gunung Ungaran Satya Budi Nugraha; Nana Kariada Tri Martuti; Tzabit Azinar Ahmad; Danang Dwi Saputro; Inaya Sari Melati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2022): Vol.8, No.1(2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v8i1.14883

Abstract

Collaboration between the Village Government and various stakeholders to increase community participation in conserving the environment needs to be done. Ngesrepbalong Village, located in Limbangan District, Kendal Regency, has a wealth of diverse natural potential. This community service activity aims to strengthen knowledge and the role of the community in environmental conservation in their area. Activities are carried out using community education and consultation methods. The implementation of strengthening environmental education targets groups of teenagers and children. Activities include the introduction and practice of composting, planting trees, and bird watching. The hope is to strengthen the mindset of teenagers and children as future generations who participate in preserving nature. Meanwhile, the development of the Handarbeni Seedling House seeks to strengthen its role as a means of educating perennials and supporting the Mount Ungaran conservation program. Its activities include identifying the type and number of plant seeds and compiling plant barcodes containing local names, scientific names, plant benefits, and conservation status. These two programs are small efforts that need to be carried out sustainably to realize nature conservation in the forest environment, especially on the slopes of Mount Ungaran.
Optimalisasi Kelembagaan POKDARWIS Gunungsari Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Wahid Akhsin Budi; Margareta Rahayuningsih; Nana Kariada Tri Martuti; Yoris Adi Maretta; Dhita Prasisca Mutiatari; Muhammad Adam Khatamy
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.944

Abstract

Kegiatan pariwisata di Desa Ngesrepbalong semakin berkembang dan ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Namun, kegiatan pariwisata yang berlangsung saat ini masih menerapkan konsep pariwisata massal (mass tourism) yang belum memperhatikan keberlanjutan serta daya dukung ekosistem. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Gunungsari, Desa Ngesrepbalong bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunungsari dalam mengelola pariwisata berbasis potensi lokal. Upaya yang dilakukan meliputi: 1) pelatihan manajemen serta penguatan kelompok Pokdarwis; dan 2) pelatihan sapta pesona pariwisata. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman terkait konsep pariwisata berkelanjutan bagi peserta, identifikasi potensi wisata lokal, penyusunan rancangan paket wisata. Kegiatan pengabdian ini meningkatkan kemampuan pelaku pariwisata dalam merumuskan potensi wisata serta pengelolaan objek pariwisata yang berkelanjutan.
PROFIL VEGETASI DATARAN RENDAH KOTA SEMARANG Nana Kariada Tri Martuti; Margareta Rahayuningsih; Satya Budi Nugraha; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.795 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.102

Abstract

Indonesia is known to the world as a mega biodiversity country because it has vibrantbiodiversity. Semarang has a unique topography starting from the beaches in thecoastal areas, lowlands to hills in the southern region. The different landscapes affectthe biodiversity in Semarang City. This study aims to analyze the distribution of vegetation and create a vegetation profile of Semarang. The results showed that each species' dominant pattern in each growth rate was relatively spread. The ability to controleach species in the community was relatively balanced. The sustainability of speciesdiversity could be maintained. Besides, it is necessary to manage and preserve vegetation types that are quite dominant and have beneficial values in terms of economy,ecology, and even socio-culture in Semarang. They can become a characteristic ofSemarang as the capital of Central Java.
KAJIAN PEMETAAN POTENSI MATA AIR DI KOTA SEMARANG Nana Kariada Tri Martuti; Margareta Rahayuningsih; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.424 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.130

Abstract

Ketersediaan air merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, karena hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap dinamika ekonomi pada sektor pertanian, perikanan, industri, perdagangan, transportasi, energi, pariwisata, dan lain sebagainya. Keberadaan mata di Kota belum teridentifikasi secara menyeluruh, sehingga belum dapat termanfaatkan dan terawat dengan baik. Oleh karena itu perlu dilakukan pemetaan mata air yang ada beserta potensinya, sehingga dapat dilakukan konservasi untuk menjaga keberlajutannya. Tujuan Penelitian ialah mengidentifikasi dan memetakan potensi serta ancaman mata air di Kota Semarang. Ruang lingkup Kajian Potensi Mata Air ini meliputi seluruh wilayah Kota Semarang yang terfokus pada Kecamatan Gunungpati, Mijen, Banyumanik, dan Candisari. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriprif kuantitatif, di mana pendekatan deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi kondisi dan pemanfaatan sumber mata air di lokasi penelitian. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis spasial, hidrologis,. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi adanya 139 mata air, yang secara umum memiliki kualitas baik, meskipun debitnya relatif rendah. Pemanfaatan sebagian mata air tersebut yang digunakan sebagai sumber air minum dan mencukupi kebutuhan air domestik. Selanjutnya pemanfaatan mata air juga digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian. Ancaman mata air di Kota Semarang, perubahan penggunaan lahan, hilangnya vegetasi pelindung dan resapan, pencemaran lingkungan, pembuatan sumur bor di sekitar mata air, erosi dan longsor karena tanah tidak stabil yang mengakibatkan mata air tertutup tanah. 
KAJIAN KELAYAKAN PENERIMA MANFAAT (GAKIN PKH) TERHADAP PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH DI KOTA SEMARANG Tsabit Azinar Ahmad; Nana Kariada Tri Martuti; Satya Budi Nugraha; Amidi Amidi; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq
Jurnal Riptek Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.482 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v13i2.64

Abstract

The Family of Hope Program (PKH) is one of the poverty alleviation programs organized by the Indonesian Ministry of Social Affairs. This conditional social assistance program aims to reduce the burden of spending and increase the income of poor and vulnerable families.  Currently the number of PKH Beneficiary Families (KPM) reaches 25,593 households. In order to make improvements to the PKH program, it is necessary to evaluate the sustainability of the program's usefulness in the future. Therefore this research was conducted to evaluate the feasibility of beneficiary families of government assistance programs (KPM PKH) in Semarang City. Besides aiming to evaluate the suitability of the community / family of beneficiaries (KPM PKH) in Semarang City based on criteria set by the Government, this study also aims to analyze the distribution of the use / utilization of government assistance by KPM PKH in Semarang City. Feasibility Study of Beneficiary Family Benefit Program (KPM PKH) Against Government Assistance Program in Semarang City is carried out using a concurrent mixed strategy. In this strategy the researcher took qualitative and quantitative data at once in a certain time span. The results showed that the district with the highest number of recipients was Semarang Utara District. Meanwhile, Tugu District is the region with the lowest number of beneficiary families. The gradual selection and verification process makes PKH acceptance in Semarang City selectively and on target (fulfilling eligibility criteria). 
Pendampingan Hukum bagi Tenaga Migran Indonesia di Tempat Singgah Sementara KJRI Johor Bahru R Benny Riyanto; Nana Kariada Tri Martuti; Isti Hidayah; Yoga Wika Forestyanto
Jurnal Puruhita Vol 5 No 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v5i2.73888

Abstract

Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi hal yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh negara. Sebab, pekerja Migran sangat membutuhkan pemahaman dan pendampingan terkait perlindungan bagi PMI. Ini supaya PMI yang menjadi salah satu sumber devisa negara menjadi aman dan nyaman dalam bekerja di negara lain. Johor merupakan salah satu negara bagian dari Malaysia, dimana menjadi salah satu wilayah yang mempunyai jumlah PMI terbanyak sehingga ditemui berbagai permasalahan baik pada PMI yang Legal maupun Ilegal. Pekerja migran Indonesia yang mengalami masalah di tampung pada Tempat Singgah Sementara yang disediakan KJRI Johor bahru, sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada PMI, maka tim pengabdian memberikan pendampingan hukum kepada PMI. Program tersebut fokus pada 45 PMI yang mengalami masalah hukum dan akan dikembalikan ke Indonesia, selain itu tim pengabdian memberikan peatihan alat peraga manipulatif matematika kepada guru sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) yang dapat di aplikasikan pada siswa-siswi pekerja migran di Johor bahru.
Co-Authors - Sunyoto Abdul Jabbar Aditya Marianti Affandi, Erry Kariada Tri Alfirdani, Khoirunisa Amidi Amidi Ananto Aji, Ananto Andin Irsadi Arif Rahman Hikam Arifin, Moch. Samsul Arifin, Mochamad Samsul Ariyani, Sinta Wiwik Arkianti, Nisa Arza, Alfira Avi Budi Setiawan Bambang Priyono Bambang Sugiantoro Bambang Yulianto Budi Widianarko Caddafie, Syahrizal Umar Damayanti, Meilinda Dewi Larasati, Dewi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor, Dewi Dhenok Wendraningrum, Dhenok Dhita Prasisca Mutiatari Ditha Prasisca Mutiatari Efriyani Sumastuti Elsa Zahara, Nurwilis Ely Rudyatmi, Ely Enni Suwarsi Rahayu Erlin Winarni, Erlin ES, Sri Mulyani Etty Soesilowati F. Putut Martin Herry Bodijanto F. Putut Martin Herry Bodijanto, F. Putut Martin Herry Falisah, Dwi Fiska Febriyanto, Mahendra Noor Fidia Febriana, Fidia Fidia Fibriana Fina, Ika Nura Fitriani, Kasih Fitriani, Kasih Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Gilang Wahyu Rahmadhani Hakim, Muhammad Afif Handayani, Octarina Tri Haris, Amnan Haryanti, Endang Tris Heriyanti, Andhina Putri Irmasari, Eliyan Isti Hidayah Jabar, Muhammad Abdul Khair, Amar Sharaf Eldin Khasanah, Khuswatun Khasanah, Khuswatun Khoiriyah, Laelatul Kukuh Santosa Kurniyanti, Ratih Laela Noor Fa’izah Lilianto, Gandhung Herdha Lina Herlina Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Lutfian Nazar Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Margunani, Margunani Melati, Inaya Sari Muh Fakhrihun Na'am Muhamad Soleh Muhammad Abdullah Muhammad Adam Khatamy Mutiatari, Dhita Pracisca Mutiatari, Dhita Prasisca Na'imah, Nuning Nadrotun Na:am, Muh Fakhrihun Nayam, Nasir Ning Setiati Ning Setiati Norma Eralita Nur Kusuma Dewi Nur Kusuma Dewi Nur Rahayu Utami Nurdian Susilowati Octavianti Paramita Pawit Dwi Istiaroh Pawit Dwi Istiaroh, Pawit Dwi Prabawati, Desi Ayu Prabawati, Desi Ayu Pradipta, Aruna Pratama, Fiqih Ramadhan Priyantini Widiyaningrum Purwanto, Hengky R Benny Riyanto Rahayu, Rr. Sri Ratna Ratna Dewi Kusumaningtyas Retno - Istifarini, Retno - Retno Sri Iswari Retno Wulandari Riawan, Awinda Sari Riyanto, R Benny Rochmah, Aulia Afia Rosidah Rosidah Rossi Prabowo Sanjivanie, Hasti Apri Satya Budi Nugraha Septiana Anggraini Septiana Anggraini, Septiana Shidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Simbolon, Andri Kariada Tri Sinaga, Na Dame Maulibulung Siti Alimah Siti Aminah Siti Aminah Siti Harnina Bintari Soleha, Iro Datus Solichin Solichin Somantri, Dadang Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang Sri Mulyani ES, Sri Mulyani Sri Ngabekti Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sudarman Sudarman Suhardono, Sapta Sunyoto Sunyoto Susilo, Anis Syamsul, Muh Arif Tefarani, Rahmadyan Tiffany, Tiffany Tiffany, Tiffany Tika Yuliati Tirtaningrum, Fitria Ayu Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Nurhidayah, Tri Trida Ridho Fariz Tsabit Azinar Ahmad Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung Tzabit Azinar Ahmad Utis Sutisna Wahid Akhsin Budi Wahid Akhsin Budi Nur Shidiq Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur widowati widowati Widya Aryadi Wiji Eni Yuli Rofiqoh, Wiji Eni Yuli Wiwi Isnaeni Wulan Christijanti Yoan Eko Cahyono, Yoan Eko Yoga Wika Forestyanto Yoris Adi Maretta Yustinus Ulung Anggraito Zaka, M. Nurul Huda Fadli