Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Pengaruh Lokasi Sekolah dan Jenis Kelamin terhadap Kemampuan Fisik Adi Jaya Midado; Damrah Damrah; Syahrial Bakhtiar; Umar Umar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2156

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan dasar masih rendahnya kemampua fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan 144. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan SDN 144. Jumlah sampel sebanyak 172 orang yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Kemampuan fisik didapatkan dengan menggunakan sub-instrument TID, yaitu: standing broad jump, curl-ups, knee push-ups, endurance shuttle run, shuttle run, sit and reach dan shoulder flexibility. Data dianalisis menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan rancangan faktorial 2x2. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota dengan nilai Sig. 0.028 < 0,05. 2) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa jenis kelamin laki-laki di kota dengan siswa laki-laki pinggiran kota dengan nilai Sig 0.048 < 0.05. 3) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa jenis kelamin perempuan di kota dengan siswa perempuan pinggiran kota dengan nilai Sig 0.000 < 0.05. 4) Terdapat pengaruh interaksi jenis kelamin dan lokasi sekolah terhadap kemampuan fisik siswa dengan nilai sebesar 0.002 < 0.05. Besar harapan peneliti jika pada akhirnya pihak sekolah dapat turut serta merancang program yang dapat meningkatkan kemampuan kondisi fisik siswa.
Karakteristik Kemampuan Keseimbangan Siswa Sekolah Dasar, Umur, Jenis Kelamin, dan Lokasi Sekolah Maryadi Maryadi; Damrah Damrah; Syahrial Baktiar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan SDN 144. Jenis penelitian ini adalah komparasi (perbandingan) dengan jumlah sampel sebanyak 172 orang yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota, dengan nilai Sig 0.000 < 0.05 ditemukan bahwa siswa di SDN 107 memiliki koordinasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan SDN 144. 2) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa laki-laki dan perempuan, dengan nilai Sig 0.002 < 0.05 ditemukan bahwa siswa perempuan memiliki keseimbangan yang lebih baik jika dibandingkan dengan siswa laki-laki. 3) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa usia 7-9 tahun dan siswa 10-12 tahun, dengan nilai Sig 0.006 < 0.05 ditemukan bahwa siswa usia 10-12 tahun memiliki keseimbangan yang lebih baik jika dibandingkan dengan siswa usia 7-9 tahun.
Perbedaan Kemampuan Koordinasi Gerak, Umur, Jenis Kelamin dan Lokasi Sekolah Siswa Yudha Setia Nugraha; Damrah Damrah; Syahrial Bakhtiar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2154

Abstract

Jenis penelitian ini adalah komparasi (perbandingan) dengan sampel sebanyak 172 orang. Data dianalisis menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan rancangan faktorial 3x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota, didapatkan nilai Sig 0.020 < 0.05. 2) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa umur 7-9 tahun di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara siswa usia 7-9 tahun SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.009 < 0.05. 3) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa umur 10-12 tahun di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara siswa usia 10-12 tahun SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.005 < 0.05. 4) Terdapat perbedaan kemampuan gerak antara siswa jenis kelamin laki-laki di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara SDN 144 dan SDN 107 dengan nilai Sig 0.009 < 0.05. 5) Tidak terdapat perbedaan kemampuan gerak antara siswa jenis kelamin perempuan di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.998 > 0.05.
Pengaruh Kebugaran Jasmani, Status Gizi, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar PJOK Zul Idham; Hendri Neldi; Anton Komaini; Tjung Hauw Sin; Damrah Damrah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebugaran jasmani, status gizi, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK di SD Islam Terpadu Fathur Rahman Tembilahan. Jenis penelitian yaitu kuantitatif mengunakan disain penelitian korelasi dengan metode asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Untuk mengukur data kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), status gizi menggunakan Tes Indek Masa Tubuh (IMT), motivasi belajar dengan mengunakan angket, dan hasil belajar menggunakan nilai raport siswa. Data dianalisis dengan analisis jalur (Paht Analysis). Hasil dalam penelitian ini yaitu (1) Terdapat pengaruh langsung antara kesegaran jasmani terhadap hasil belajar sebesar 7,2%, (2) Terdapat pengaruh langsung antara status gizi terhadap hasil belajar sebesar 9,7%, (3) Terdapat pengaruh langsung antara motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar 7,2%, (4) Tidak terdapat pengaruh langsung antara kesegaran jasmani terhadap status gizi, (5) Terdapat pengaruh tidak langsung antara kesegaran jasmani terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 5,4%, (6) Terdapat pengaruh tidak langsung antara status gizi terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 2,9%.
Co-Authors ., Kibadra ., Zulbahri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Jaya Midado Adri Meina Deri Aldi Indra Kurniawan Alexandre Sibomana Alnedral Andhika Yudisthira Andrew Sonawijaya Ardo, Okilanda Arsil Arsil Arsil Asep Sujana Wahyuri Asnal Aziz, Ishak Bafirman Bafirman HB Bambang Muhammad Arba’i Boki Ariantesa Boy Sandy Damayanti, Nadia Fadilla Dedi Ansyah Dian Estu Prasetyo Donie Eddy Marheni Edi Setiawan Eka Gustari Purnama Sari Erianti Erianti Erianti Erianti Fahmil Haris Fahrur Rozi Fardi, Adnan Fiky Zarya Gusnawan Mahendra Gusril Gusril Gusril Hendri Neldi Henri Saputra Heru Andika Husnal Petra Ilham Ilham Irdas Bakri Jannatul Khairoh Jayanti Nanda Fitri Jumadi Jumadi Juniko Hardiansyah Komaini, Anton Leni Marlina Maizan, Inggar Marjohan Marjohan Maryadi Maryadi Masrun Mochammad Dadang Affandi Muhammad Afdhori Nanda Saputra Nugroho Susanto Nurul Ihsan Oksa Haryandi Gumara Oyatra Utama Warda Pamula Trisna Suri Pitnawati . Rifatovna, Shakirzyanova Sabina Ronni Yenes Rosmawati Rosmawati Ruqayah, Roiyatul Sayuti Syahara Sazeli Rifki, Muhamad Septri, Septri Sepyanda, Marsika Suci Anita Suci Novita Suganda, Rafi Suwirman Suwirman Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syahrastani, Syahrastani Syahrial Bakhtiar Syahrial Baktiar Syamsuar Abbas Tahan Aritonang Teddy Gunawan Kaisar Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Trio Nanda Putra Umar Umar Umar Umar Nawawi Wilda Welis Willadi Rasyid Yanuar Kiram Yogi Setiawan Yudha Setia Nugraha Yuni Astuti Yusrina Tambunan Zul Idham Zulbahri Zulbahri, Zulbahri