Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Structure, Conduct, Performance Ritel Tradisional (Studi Kasus di Kelurahan Rampal Celaket Malang) Kartikasari, Dian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor  perdagangan  merupakan  sector  yang  memiliki peranan  penting  dalam perekonomian  suatu  Negara  karena berdampak  pada  pertumbuhan  ekonomi, produk domestic bruto, dan penyerapan tenaga kerja. Perkembangan sector perdagangan di Indonesia, diiringi dengan semakin pesatnya pertumbuhan sector perdagangan   eceran   atau   ritel.   Ritel  sendiri   diklasifikasikan   berdasarkan jenisnya yakni ritel modern dan ritel tradisional.  Keberadaan  ritel modern yang semakin menjangkau  bahkan  ke pelosok kampong dan  pemukiman masyarakat tentu saja  memberikan dampak pada ritel tradisional  yang telah lebih dulu ada ditengah masyarakat.    Penelitian   ini   bermaksud   untuk mengetahui  tingkat persaingan  dan strategi yang digunakan pedagang  ritel tradisional  di Kelurahan Rampal Celaket, Malang dalam menghadapi  persaingan  serta  dampaknya pada penjualan dengan  metode pendekatan  Structure,  Conduct, Performance. Tujuan penelitian  ini  adalah:   (i)  mengetahui  apakah  ada pengaruh  dari  penghalang masuk, kekuatan pembeli, kekuatan pemasok dan produk pengganti terhadap Strategi Bersaing.  (ii) mengetahui  apakah  ada  pengaruh  langsung penghalang masuk,  kekuatan  pembeli,  kekuatan  pemasok dan  produk  pengganti  terhadap Omset pedagang.  (iii) mengetahui apakah  ada  pengaruh  tidak langsung  antara penghalang  masuk, kekuatan pembeli, kekuatan pemasok dan produk pengganti terhadap Omset melalui Strategi Bersaing. Penelitian ritel tradisional ini membuktikan adanya  pengaruh langsung  dan tidak langsung  antara  fungsi dari Struktur yakni variabel  penghalang  masuk, kekuatan pembeli, kekuatan pemasok dan produk pengganti terhadap  Strategi Bersaing dan Omset pedagang.  Dimana pengaruh  langsung  dari  fungsi struktur  terhadap  kinerja  lebih besar  daripada pengaruh tidak langsungnya. Kata Kunci: Structure, Conduct,Performance,  Ritel Tradisional.
Penerapan Inhalasi Uap Sederhana dan Batuk Efektif untuk Penurunan Respirasi Rate Pada Tn.I dengan Bronkopneumonia di Ruang Ismail 2 RS Roemani Muhammadiyah Semarang Rahmawati, Syinta; Kartikasari, Dian; Purwati, Eny
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11619

Abstract

ABSTRACT Bronchopneumonia is an inflammatory process in the lung parenchyma which results in increased secretion production, thus making the airways inefficient and the patient will experience shortness of breath. Simple steam inhalation therapy and effective coughing is one of the therapies that can be used to reduce shortness of breath in patients with bronchopneumonia. This study aims to determine the effect of applying effective coughing and vapor inhalation to reducing the respiration rate in Mr. I with bronchopneumonia in the Ismail Room 2 Roemani Muhammadiyah Hospital Semarang. The method used in this scientific work is a case study. Case studies conducted by means of nursing care methods in patients with bronchopneumonia. intervention of simple steam inhalation and effective coughing was carried out for 3 meetings with 15 minutes of therapy each meeting. The number of respondents in this study was 1 respondent, namely Mr.I. With research tools/instruments using observation sheets. The evaluation results for 3 days, intervention by giving simple steam inhalation therapy and effective coughing had an effect on reducing the respiration rate in bronchopneumonia patients with shortness of breath. Before the intervention RR: 24 x/minute, SPO2: 98% with NOC 5 lpm, and after 3 interventions the RR becomes 20 x/minute and SPO2 98% without nasal canul. The application of simple vapor inhalation and coughing can effectively reduce respiration rate and is effective for removing secretions in patients with bronchopneumonia. Keywords: Bronchopneumonia, Simple Vapor Inhalation, Effective Cough  ABSTRAK Bronkopneumonia adalah proses peradangan pada parenkim paru yang mengakibatkan produksi sekret meningkat, sehingga menjadikan saluran udara yang tidak efisien dan pasien akan mengalami sesak napas. Terapi inhalasi uap sederhana dan batuk efektif adalah salah satu terapi yang dapat digunakan untuk menurunkan sesak napas pada pasien bronkopneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan inhalasi uap dan batuk efektif terhadap penurunan respirasi rate pada Tn.I dengan bronkopneumonia di Ruang Ismail 2 RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah studi kasus. Studi kasus yang dilakukan dengan cara metode asuhan keperawatan pada pasien dengan bronkopneumonia. intervensi inhalasi uap sederhana dan batuk efektif dilakukan selama 3 kali pertemuan dengan pemberian terapu 15 menit setiap pertemuannya. Jumlah responden pada penelitian ini yaitu 1 responden yaitu Tn.I. Dengan alat/instrument penelitian menggunakan lembar observasi. Hasil evaluasi selama 3 hari, intervensi dengan pemberikan terapi inhalasi uap sederhana dan batuk efektif terdapat pengaruh dalam penurunan respirasi rate pada pasien bronkopneumonia dengan sesak napas. Sebelum dilakukan intervensi RR : 24 x/ menit, SPO2 : 98% dengan NOC 5 lpm, dan setelah dilakukan intervensi 3 kali pertemuan RR menjadi 20 x/menit dan SPO2 98% tanpa alat bantu napas. Penerapan inhalasi uap sederhana dan batuk efektif dapat menurunkan respirasi rate dan efektif untuk pengeluaran sekret pada pasien dengan bronkopneumonia. Kata Kunci: Bronkopneumonia, Inhalasi Uap Sederhana, Batuk Efektif
Hubungan penerapan Teknik Brand Daroff Pada Pasien dengan Vertigo di Ruang Sulaiman 4 Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Natasya, Tesa; Kartikasari, Dian; Faizah, Noor
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11620

Abstract

ABSTRACT Vertigo is a symptom or feeling in which the environment around seems to be moving or spinning and usually accompanied by nausea and loss of balance. The Brandt-Daroff's non-pharmacological management is a form of physical therapy to treat vestibular disorders such as vertigo. The purpose of this therapy is to help vertigo sufferers adapt to the balance disorder. It has the effect of increasing blood to the brain so that it can improve the function of the body's balance organs and maximize the work of the sensory system. This study aims to determine the influence of the Brand Daroff technique on pain in vertigo with patients. This research was a case study in a patient with vertigo at Sulaiman Ward at Roemani Muhammadiyah Hospital, Semarang. The intervention given in this study was the Brandt-Daroff exercise to reduce pain. In this study, the results showed that there was a positive effect of Brandt Daroff exercise in reducing pain in a vertigo patient. The pain scale on the first day was 7, 6 on the second day, 5 on the third day, and 3 on the fourth day. There was a positive effect of Bandt-Daroff exercise to reduce pain in vertigo patients. It is expected the hospital can implement this non-pharmacological therapy as a nursing care for vertigo patients. Keywords: Brand Daroff, Vertigo, Pain  ABSTRAK Vertigo adalah suatu gejala atau perasaan dimana seseorang atau benda disekitar seolah-olah bergerak atau berputar, biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan. Penatalaksanaan non farmakologi Brand Daroff salah satu bentuk terapi fisik untuk mengatasi gangguan vestibular seperti vertigo. Tujuan latihan Brand Daroff untuk mengadaptasikan pasien terhadap gangguan keseimbangan pada penderita vertigo. Latihan brand daroff memberikan efek peningkatan darah ke otak sehingga dapat memperbaiki fungsi alat keseimbangan tubuh dan memaksimalkan kerja dari sistem sensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian teknik Brand Daroff terhadap nyeri pada pasien vertigo. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus pada pasien dengan vertigo di ruang Sulaiman 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Intervensi yang digunakan pada penelitian ini teknik brand daroff untuk menurunkan nyeri. Pada penelitian ini dapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pada terapi brand  daroff dalam menurukan nyeri pada pasien vertigo. Dimana skala nyeri pada hari pertama 7, hari kedua 6, pada hari ketiga 5 dan pada hari keempat menjadi 3. Terdapat pengaruh pemberian brand daroff untuk menurunkan nyeri pada pasien vertigo. Diharapkan pihak lahan praktik atau rumah sakit dapat mengimplementasikan terapi non-farmakologis teknik brand daroff dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien vertigo Kata Kunci: Brand Daroff, Vertigo, Nyeri
Penerapan Terapi Inhalasi Uap Sederhana dan Fisioterapi Dada untuk Menurunkan Frekuensi Nafas pada Pasien dengan Bronkhopneumonia di Ruang Ismail II RS Roemani Muhammadiyah Semarang Astuti, Yayuk Dwi; Kartikasari, Dian; Purwati, Eny
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11617

Abstract

ABSTRACT Bronchopneumonia is inflammation of the small bronchial walls accompanied by atelectasis in their branching areas. Another term used to describe pneumonia where consolidation is widely distributed around the bronchi and does not have a lobar pattern. This condition begins with inflammation of the lung tissue or alveoli, usually preceded by an upper respiratory tract infection for several days. Non- pharmacological therapies to clear the airway and reduce respiratory frequency include simple steam inhalation and chest physiotherapy. This study aims to determine whether there is an influence of simple steam inhalation and chest physiotherapy on reducing respiratory frequency in patients with bronchopneumonia in Ismail II Ward, Roemani Muhammadiyah Hospital Semarang. The study accesses databases and conducts a comprehensive search on Google Scholar for articles in Indonesian language. The search is done by combining keywords: "Bronchopneumonia," "Respiratory frequency," "Simple steam inhalation," "Chest physiotherapy."The participants in this study are patients with bronchopneumonia. The results indicate that the implementation of simple steam inhalation and chest physiotherapy has a positive effect on reducing respiratory frequency and can help thin secretions, facilitating their clearance in patients with bronchopneumonia. The study is expected to serve as a reference for the hospital in providing excellent and comprehensive nursing care to patients diagnosed with Bronchopneumonia by implementing simple steam inhalation and chest physiotherapy. Keywords: Chest Physiotherapy, Respiratory Rate, Steam Inhalation, Bronchopneumonia  ABSTRAK Bronkopneumonia adalah radang dinding bronkus kecil disertai atelektasis daerah percabangannya, istilah lain yang dipakai untuk menggambarkan suatu bentuk pneumonia dimana daerah konsolidasi terdistribusi luas disekitar bronkus dan bukan bercorak lobaris yang terjadi bermula dari adanya peradangan paru yang terjadi pada jaringan paru atau alveoli yang biasannya didahului oleh infeksi traktus respiratorius bagian atas selama beberapa hari. Terapi non farmakologis untuk membebaskan jalan nafas dan menurunkan frekuensi nafas yaitu dengan inhalasi uap dan fisioterapi dada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh inhalasi uap sederhana dan fisioterapi dada terhadap penurunan frekuensi nafas pada pasien dengan bronchopneumonia di Ruang Ismail II RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Penelitian ini mengakses database dan pencarian luas pada google scholar untuk artikel berbahasa Indonesia. Pencarian dilakukan dengan mengkombinasi kata kunci:”Bronkhopneumonia,”Frekuensi nafas, Inhalasi uap sederhana, Fisioterapi Dada.”. partisipan dalam penelitian ini adalah pasien dengan bronkhopneumonia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan inhalasi uap sederhana dan fisioterapi dada mempunyai hasil yang positif terhadap penurunan frekuensi nafas dan dapat mengencerkan secret sehingga secret dapat keluar pada pasien bronchopneumonia. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi pihak rumah sakit untuk memberikan asuhan keperawatan yang prima dan komprehensif pada pasien dengan diagnosa medis Bronkopneumonia dengan penerapan inhalasi uap sederhana dan fisioterapi dada. Kata Kunci: Fisioterapi Dada, Frekuensi Nafas, Inhalasi Uap, Bronkhopneumonia
Penerapan Terapi Foot Massage untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Ruang Sulaiman 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang Putri, Lailia Fitriana; Kartikasari, Dian; Faizah, Noor
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11618

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal as indicated by the systolic number (top) and diastolic number (bottom) on a blood pressure check using a blood pressure measuring device, either in the form of a mercury cuff (Sphygomanometer) or other digital devices. , non-pharmacological therapy to reduce hypertension, namely foot massage can improve the smooth return of blood to the heart, dilate blood vessels, stimulate parasympathetic activity, and ultimately produce a relaxation response that lowers blood pressure making blood flow back to the heart smooth. Able to provide comprehensive nursing care to hypertensive patients with the application of foot massage. This study accessed the PubMed, MEDLINE, PsycINFO databases, and extensive searches on Googlescholar for articles in Indonesian. The search was carried out by combining keywords: “hypersensitivity,” “foot massage” “blood pressure” . Participants in this study were patients with hypertension. The results of this study indicate that foot massage therapy has positive results in reducing blood pressure with an average reduction in systolic pressure of 3.6 MmHg and a diastolic pressure of 5.3 MmHg from the blood pressure before foot massage therapy of 190/115 MmHg after the intervention of foot massage therapy on day 3 of 158/94 MmHg. This study is expected to be a reference for the hospital to improve foot massage therapy activities. Further research with better methodologies and theoretical frameworks is needed to seek more specific treatments/actions. Keywords: Foot massage, Hypertension, Blood pressure.  ABSTRAK Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka diastolic (bagian bawah) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (Sphygomanometer) ataupun alat digital lainnya, terapi non farmakologis untuk menurunkan hipertensi yaitu foot massage dapat meningkatkan kelancaran kembalinya darah ke jantung, melebarkan pembuluh darah, merangsang aktivitas parasimpatis, dan pada akhirnya menghasilkan respon relaksasi yang menurunkan tekanan darah membuat aliran darah balik menuju jantung menjadi lancar. Mampu memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada pasien hipertensi dengan penerapan foot massage. Penelitian ini mengakses database PubMed, MEDLINE, PsycINFO, dan pencarian luas pada googlescholar untuk artikel berbahasa Indonesia. Pencarian dilakukan dengan mengkombinasi kata kunci: “hipersensi,” “foot massage” “tekanan darah” . Partisipan pada studi ini adalah pasien dengan hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi foot massage mempunyai hasil yang positif terhadap penurunan tekanan darah dengan hasil rata rata angka penurunan tekanan sistolik yaitu 3,6 MmHg dan tekanan diastolik sebesar 5,3 MmHg dari angka tekanan darah sebelum dilakukan terapi foot massage 190/115 MmHg setelah dilakukan intervensi terapi foot massage pada hari ke 3 sebesar 158/94 MmHg. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi pihak rumah sakit untuk meningkatkan kegiatan terapi foot massage. Penelitian lanjutan dengan metodologi dan kerangka teori yang lebih baik diperlukan untuk mencari terapi/tindakan yang lebih spesifik. Kata Kunci: Foot Massage, Hipertensi, Tekanan Darah.
Kompleks Permasalahan Ibu Nifas (Non Comunicable & Comunicable) di Berbagai Pelayanan Kesehatan Nurlaela, Emi; Kartikasari, Dian
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.442

Abstract

Tujuan : studi kasus ini memaparkan realita kompleksnya permasalahan ibu nifas, baik permasalahan kesehatan fisik, psikologis, serta permasalahan terkait keluarganya. Permasalahan enam ibu nifas dengan usia resiko (13 tahun dan 16 tahun), perdarahan akibat atonia uteri, infeksi saluran kemih, anemia, kurang penerimaan pada kelahiran bayi akibat kegagalan penggunaan kontrasepsi.  Metode : Responden penelitian adalah ibu nifas yang mengalami permasalahan. Ibu nifas dilakukan kelolaan di berbagai tempat pelayanan. Asuhan keperawatan dilakukan dengan tahapan pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, penentuan rencana keperawatan, tindakan keperawatan dan evaluasi. Asuhan keperawatan dilakukan dengan melibatkan keluarga. Perawatan dilakukan dalam memenuhi kebutuhan biologis, psikologis, sosial, kultur, spiritual. Hasil : Terpenuhinya kebutuhan kenyamanan, permasalahan perdarahan teratasi, permasalahan infeksi saluran kemih teratasi, terpenuhinya kebutuhan belajar mengenai nutrisi masa nifas, pijat oksitocin, adanya keterlibatan keluarga dalam memotivasi pemenuhan nutrisi ibu post SC, adanya penerimaan ibu terhadap bayinya. Kesimpulan : Saran agar dapat dilaksanakannya pemeriksaan kadar haemoglobin pada semua ibu post partum baik post partum normal maupun patologis sebelum ibu dipulangkan dari tempat pelayanan kesehatan.              
Co-Authors ., Lindasari Abduh Ridha abdullah, vera iriani Adyanitama, Salsadirafi Afandy, Nur Rahmawati Afifah Hani, Amelia Aftina Nurul Husna Aida Rusmariana Ajie Pangestu, Ahmad Alkarimah, Fatimah Amalia, Cindy Klaodia Amelia Amelia Anggraini, Mutiara Puspa Anggunani, Annisa Rizky Aryati, Dyah Putri Astuti, Yayuk Dwi Athiah Masykuroh Az-zahrani, Luluk Azkiya, M.Azkal Azzahra, Nafisa Aufa Azzahra, Vanesha Dewi, Retno Karunia Dewi, Rika Amalia Emi Nurlaela Erlina, Dina Eva Eri Dia Faizah, Noor Faridah, Umi Fatmawati, Amelia Fidiastuti, Fidiastuti Finishia, Riesma Damayanti Hairunisa Hairunisa Hairunisa, Hairunisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hajjan, Miftakhulidayanti Hamdi, Ananda Haq, M.Farros Ilman Heny Sulistyowati Herdaningsih, Sulastri Hidayah, Indah Husna Al Ikhlas Muhammad Jenie Irma Mulyani, Adhe Irma Mulyani Irnawati Irnawati istiqomah istiqomah Jacky Cahyadi Jumaroh, Jumaroh Kanti, Tiara Dewi Khaerunisa, K Khaeruntika, Salsabilla Kurnianto, Erwan kurniati, dina Kusumarini, Eny Laela Rahmawati, Fitriana Laelatul, L Maria Nala Damajanti Mas'ut, Ibnu Muaffaq, Ahmad Mundafit, Ahmad Ali Nabil, Umar Narasoma, Angger Jati Natasya, Tesa Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Annisa, Mukharoma Nurhalimah Nurhalimah Prasojo, M. Satrio Purwanto, Teguh Purwati, Eny Puspasari, Heny Puspita, Weni Putri, Andriyani Meza Putri, Erlinda Eko Suryaning Putri, Lailia Fitriana Putri, Mega Widya Putri, Wanda Aisah Dwi Rahman, Ika Ristia Rahmawati, Salisa Rahmawati, Syinta Ramawati, Ferida Ratnawati Ratnawati Rini Kristiyanti, Rini Risqi Dewi Aisyah Rizqiawati, Yuliana Rohmawati Rohmawati Ropiqa, Meri Rosana, Marella Rusmadhani, R Sabrina, Ayu Marta Salawane, Linda Yuliana Sari, Catur Anita Sari, Retno Novia Septiani, Dzikra Nur Setyorianti Pramono, Retno Shofhah, Nur Arista Shofiyana, Miya Shofa Sinayang, Thakat Siska, Sri Suparni Suparni Surotin, Surotin sutanti sutanti Syavira Nooryana Syifa, Fadzilatul Ulum, Mambaul Umarella, Novel Utomo, Satrio Visabilila, Jihan Winaryo Winaryo Yahya, Edwin Donny Yuspitasari, Dina Yustitia, Amalia Dewi Zahra, Sekar Zilviana, Eva