Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Tenaga Kesehatan Dalam Memberikan Layanan Voluntary, Counselling, And Testing (VCT) Pada Masa Dan Pasca Pandemi Covid-19: Studi Kualitatif Rindiani, Tika; Dewi, Yulia Irvani; Rizka, Yulia
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1970

Abstract

Introduction: The Covid-19 pandemic has brought significant changes to healthcare services, including Voluntary Counseling and Testing (VCT). This study aimed to explore the experiences of healthcare workers in providing VCT services during and post COVID-19 pandemic. Methods: This qualitative study with a phenomenological approach involved five healthcare workers at VCT clinics in the working area of Sidomulyo Community Health Center and Lima Puluh District Community Health Center, Pekanbaru City. Data were collected through in-depth interviews and analyzed thematically. Results: There were differences in the implementation of health protocols and VCT service procedures during and post-pandemic. Health protocols were tightened during the pandemic with the addition of PPE and adjustments to service procedures such as the addition of swab tests. The pandemic also impacted the psychological well-being of healthcare workers and patients, causing fear and anxiety. Strategies for promoting VCT services post-pandemic included strengthening internal capacity, reactivating VCT Mobile, disseminating information to schools, and reaching out to key populations. Conclusion: This study provides valuable information about the experiences and adaptations of healthcare workers in providing VCT services during and after the COVID-19 pandemic. Keywords: during Covid-19, health worker experience, pasca Covid-19, VCT
Efektivitas Kombinasi Terapi Relaksasi Benson Dan Guided Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Ibu Hamil Annisya, Nurul; Erika, Erika; Dewi, Yulia Irvani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.12693

Abstract

Anxiety in pregnant women is a significant mental health issue and has the potential to affect maternal and fetal health. Relaxation therapy and guided imagery have been identified as promising interventions for reducing anxiety, but the effectiveness of the combination of these two therapies has not been widely explored. This study aims to determine the effectiveness of a combination of Benson relaxation therapy and guided imagery in reducing anxiety in pregnant women. The research method uses a quasi-experimental approach with nonequivalent control group design. The research was conducted in the working area of Payung Sekaki Public Health Center from May 16-26, 2024. The sampling technique was purposive sampling with 29 respondents from the experimental group and 29 respondents from the control group. The analysis used was bivariate analysis with an independent T test. The research results showed that the experimental group showed a significant decrease in anxiety scores from an initial average of 30.52 to 22.31, while the control group only showed a marginal decrease from 27.34 to 26.83. Statistical analysis confirmed a significant difference in the reduction of anxiety levels between the two groups (P = 0.001). Based on the results of this study, it was concluded that the combination of Benson relaxation therapy and guided imagery was effective in reducing anxiety in pregnant women.
Efektivitas E-Book Sunting (Suami Ngerti Stunting) terhadap Pengetahuan dan Dukungan Suami sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil Apriana Suhud, Suci Amalia; Dewi, Yulia Irvani; Misrawati, Misrawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12716

Abstract

Pendahuluan: Stunting disebabkan asupan gizi yang kurang dari kebutuhan, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Suami berperan sangat penting dalam mencegah stunting. Peningkatan pengetahuan dan dukungan suami dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan. Salah satu media dalam memberikan pendidikan kesehatan adalah e-book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-book sunting (suami ngerti stunting) terhadap pengetahuan dan dukungan suami sebagai upaya pencegahan stunting pada  ibu hamil. Metode: Penelitian menggunakan desain Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian Non-equivalent Control Group. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Analisis yang digunakan Analisa univariat dan analisa bivariat uji Paired Sample T-test dan Independent Sample T-Test. Hasil: Hasil uji Paired Sample T-Test pengetahuan dan dukungan suami kelompok eksperimen didapatkan p-value 0,000 < α (0,05). Hasil uji Independent Sample T-Test pengetahuan dan dukungan suami didapatkan p-value 0,000 < α (0,05). Kesimpulan: E-book sunting (Suami Ngerti Stunting) efektif terhadap pengetahuan dan dukungan suami.
Efektivitas Media Edukasi VAS (Video Antisipasi Stunting) terhadap Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Nuraini, Rani; Dewi, Yulia Irvani; Lestari, Widia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12717

Abstract

Stunting merupakan masalah serius dalam kesehatan masyarakat, yang memiliki konsekuensi jangka panjang dan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu hamil memiliki peran penting dalam mencegah stunting dengan menerapkan pengetahuan dan praktik kesehatannya selama masa kehamilan. Media edukasi seperti video, telah menjadi salah satu alat populer dalam menyampaikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi VAS (Video Antisipasi Stunting) terhadap pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan rancangan Non-Equivalent with Control Group. Populasi penelitian sebanyak 109 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru dengan metode purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 68 responden yang dibagi menjadi 34 responden kelompok eksperimen yang diberikan media edukasi dan 34 responden kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisa data menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis Mann-Whitney di peroleh hasil p value 0.000 <α (0,05), sehingga disimpulkan bahwa penggunaan media edukai VAS efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting. Penggunaan media edukasi VAS (Video Antisipasi Stunting) dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting.
Pengetahuan Berhubungan dengan Sikap Mahasiswi tentang Kesiapan Menikah Ridhowati, Arrahmah; Dewi, Yulia Irvani; Erika, Erika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15139

Abstract

Pengetahuan dan sikap mahasisiwi merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan mahasiswi sebelum menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap mahasiswi tentang kesiapan menikah pada mahasiswi Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 389 orang responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik stratified random sampling. Analis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square. Didapatkan mayoritas responden berusia 19 tahun (31,9%), berasal dari angkatan 2023 (27,5%), berada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (30,1%), beragama Islam (95,6%), dan memiliki suku Melayu (63.4%). Analisis univariat didapatkan 59,9% responden memiliki pengetahuan tinggi tentang kesiapan menikah, 63% responden memiliki sikap positif tentang kesiapan menikah. Analisa bivariat menggunakan uji statistik menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan sikap mahasiswi tentang kesiapan menikah dengan p-value (0,000) < alpha (0,05). Pengetahuan mahasiswi tentang kesiapan menikah mempunyai hubungan bermakna dengan sikap mahasiswi tentang kesiapan menikah.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Psikososial Anak Usia Prasekolah Yossy Angelyne; Veny Elita; Yulia Irvani Dewi
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v2i1.5389

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan psikososial pada anak usia prasekolah merupakan aspek kritis yang mempengaruhi kesejahteraan dan potensi anak di masa depan. Pada fase emas ini yaitu usia prasekolah, anak-anak mengalami perkembangan yang cepat dalam berbagai aspek, termasuk kepribadian, emosi, dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 97 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia prasekolah berada pada rentang cukup sebanyak 49 orang (50,5%), pengetahuan baik sebanyak 35 orang (36%), dan pengetahuan kurang sebanyak 3 orang (3.4%). Kesimpulan: Sebagian besar pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah dikategorikan sebagai cukup, meskipun terdapat ibu yang memiliki pengetahuan kurang. Sehingga, disarankan agar para ibu aktif meningkatkan pengetahuan mereka melalui edukasi kesehatan dari berbagai sumber informasi, serta berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan kesehatan di masyarakat. Langkah ini tidak hanya dapat memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak, tetapi juga mendukung perkembangan psikososial anak secara lebih baik. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi puskesmas dalam menyediakan informasi yang relevan mengenai perkembangan psikososial anak usia prasekolah.
Menstrual Hygiene Management Practices & Challenges Among Women in Wetland Areas of Riau: a Qualitative Study Masrina Munawarah Tampubolon; Yulia Irvani Dewi; Misrawati Misrawati; Sri Utami
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50259

Abstract

Menstrual Hygiene Management (MHM) remains understudied among women living in wetland environments, despite their vulnerability to limited access to clean water and sanitation. This study aimed to explore the practices, needs, and challenges in menstrual hygiene management among reproductive-age women residing in the wetland areas of Riau, Indonesia. A qualitative phenomenological design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with six women aged 19–42 years, and triangulated with two additional informants (a community health nurse and a participant’s mother). Colaizzi’s method was used for data analysis.Two major themes emerged: (1) Adaptation to environmental constraints—women utilized existing water sources (rivers, boreholes) and followed inherited traditions for menstrual hygiene, including unsafe disposal of sanitary pads; (2) Strategies to maintain reproductive health—women managed discomfort through herbal remedies, self-treatment, and informal social support. However, myths and lack of accurate knowledge persisted. Women in wetland areas manage menstruation through improvised practices shaped by environmental and socio-cultural factors. There is a pressing need for culturally sensitive reproductive health education, improved access to WASH facilities, and sustainable sanitary waste disposal systems
Hubungan Keluhan Fisik Terhadap Tingkat Stress Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Sidomulyo Mauren Nabeel Ghaniya; Erika; Yulia Irvani Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.420

Abstract

Trimester ketiga kehamilan sering disertai berbagai keluhan fisik yang dapat memengaruhi kondisi psikologis ibu hamil, seperti meningkatnya stres, kecemasan, bahkan risiko depresi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara keluhan fisik dan tingkat stres pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sidomulyo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) pada 68 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner keluhan fisik dan Perceived Prenatal Maternal Stress Scale (PPNMSS), dengan analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami keluhan fisik kategori sedang (55,9%) dan tingkat stres sedang (77,9%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keluhan fisik dan tingkat stres (p = 0,008; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keluhan fisik yang dialami ibu hamil, semakin tinggi pula tingkat stres yang dirasakan. Diperlukan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan terhadap keluhan fisik dan kondisi mental ibu hamil, serta integrasi aspek psikologis dalam pelayanan antenatal untuk mencegah gangguan kesehatan mental selama kehamilan.
Postpartum Empowerment through Postnatal Care Education for Enhanced Maternal Health in Wetland Areas Dewi, Yulia Irvani; Erika, Erika; Lestari, Widia; Misrawati, Misrawati; Utami, Sri; Tampubolon, Masrina Munawarah; Novayelinda, Riri; Indriati, Ganis
Media Karya Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v9i1.67049

Abstract

The postpartum period is a critical phase that requires optimal care to prevent maternal and neonatal complications. However, postpartum mothers living in the wetland area of Sri Meranti Subdistrict, Pekanbaru City, still have limited knowledge and skills regarding postpartum care and proper breastfeeding techniques. This community service program aimed to analyze the effectiveness of community empowerment-based postpartum care education in improving the knowledge and breastfeeding skills of postpartum mothers in wetland areas. The program employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach involving 30 postpartum mothers in the working area of the Umban Sari Public Health Center from July to September 2024. The intervention was conducted through health education, demonstrations, and re-demonstrations using booklets and educational videos. Evaluation was performed using a knowledge questionnaire and the LATCH Assessment Tool. Data were analyzed using a paired t-test with a 95% confidence interval. The results demonstrated a significant increase in postpartum mothers’ knowledge scores from 70.3 ± 8.5 to 89.7 ± 5.4 after the intervention (p=0.001). In addition, the total LATCH score increased from 5.4 ± 1.8 to 9.0 ± 0.9 after the intervention. All LATCH components showed improvement in breastfeeding technique ability  among postpartum mothers. Educational interventions grounded in community empowerment have the potential to enhance postpartum mothers’ knowledge and breastfeeding skills. Such interventions may be considered routine promotive strategies within maternal health services in wetland communities.Keywords: Community empowerment, health education, postpartum care, postpartum mothers, wetlands area.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI SEIMBANG PADA IBU HAMIL DALAM MENCEGAH STUNTING: THE RELATIONSHIP OF HUSBAND SUPPORT TO FULFILLMENT BALANCED NUTRITION NEEDS OF PREGNANT WOMEN IN PREVENTING STUNTING Tania Aisyah Rinaldi; Yulia Irvani Dewi; Tesha Hestyana Sari
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v6i2.354

Abstract

Stunting menjadi isu gizi yang aktual pada balita di era global masa ini. Karenanya, pemerintah Indonesia tengah berupaya mengurangi insiden stunting melalui langkah-langkah berupa intervensi gizi  spesifik maupun intervensi gizi sensitif. Dukungan suami menjadi esensial bagi ibu hamil dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang, di mana peran suami memiliki peran yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang dalam mencegah stunting. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan di Puskesmas Rejosari pada bulan Juni-Juli 2023. Sampel penelitian terdiri dari 105 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik probability sampling. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis bivariat uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki konsumsi energi yang normal (64,8%). Dukungan suami berada pada kategori tinggi pada dimensi informasional (73,3%), penilaian (73,3%) dan emosional (73,3%). Sedangkan pada dimensi instrumental, sebanyak 60% responden menyatakan mendapatkan dukungan dalam kategori rendah. Dukungan suami dalam bentuk dukungan informasional (p= 0,104), dukungan instrumental (p=0,429), dukungan penilaian (p= 0,051), dan dukungan emosional (p= 0,325) tidak berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang ibu hamil. Hasil analisis pada variabel dukungan keluarga secara keseluruhan diperoleh nilai p= 0,425, yang menunjukkan tidak ada hubungan dukungan suami dengan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Pentingnya pendekatan holistik dalam program intervensi nutrisi yang tidak hanya melibatkan dukungan suami, tetapi juga melibatkan faktor lain seperti pendidikan gizi, akses terhadap sumber makanan berkualitas, serta dukungan sosial dan kesehatan.   Abstract Stunting has become a current nutritional issue among toddlers in this global era. Consequently, the Indonesian government strives to reduce the incidence of stunting through specific and sensitive dietary interventions. Husband's support is essential for pregnant women in fulfilling balanced nutritional needs, where the husband's role is significant. This study aims to determine the relationship between a husband's support and the fulfillment of balanced nutritional needs in preventing stunting. This research uses a cross-sectional design conducted at Rejosari Public Health Center in June-July 2023. The study sample comprised 105 respondents who met the inclusion criteria and were selected using probability sampling techniques. The applied analysis method is the bivariate Kolmogorov-Smirnov test. The study results show that most respondents have normal energy consumption (64.8%). Husband's support was in the high category in the informational (73.3%), appraisal (73.3%), and emotional (73.3%) dimensions. However, 60% of respondents in the instrumental dimension stated they received support in the low category. Husband's support in the form of informational support (p= 0.104), instrumental support (p=0.429), appraisal support (p= 0.051), and emotional support (p= 0.325) was not related to fulfilling pregnant women's balanced nutritional needs. The overall family support variable analysis yielded a p-value of 0.425, indicating no relationship between the husband's support and the fulfillment of balanced nutritional needs in pregnant women. The importance of a holistic approach in nutritional intervention programs is emphasized, involving both husband's support and other factors such as nutritional education, access to quality food sources, and broader social and health support.
Co-Authors ", Deswita " ", Erwin " ", Mardiana " Abd. Rasyid Syamsuri Ade Dilaruri Agnita Utami Agrina Agusdila &#039; Safitri Agusdila Safitri Aisyah Wati Amir, Yufitriana Ance Nopentri Pratama Andriyani, Fitri " Angelica, Thesia Annisya, Nurul Apriana Suhud, Suci Amalia Apriyani Darwin Arfianti Arfianti Ari Pristiana Dewi Arneliwati Atika, Yayang Aulia, Aulia Ayu Fitri Suarlis Ayu Wulandari aziz, ari rahmat Azizah, Afra Azzahra Jasmine Budiono Bayhakki " " Bayhakki &#039; Bayhakki Bayhakki Bayong Montella Caroline, Sarah Cia &#039; Novita Cicilia " Rahmawati Dara Kristiani Darwin - Karim Debby Saputri Desi Qhairani Muraji Zagoto Desnen Salti Dewi " Septiani Diah Safitri Dwikha - Gustiana EKA &#039; IRMILIA EKA &#039; SUASANTI Eka Dwi Yanti Elen " Debora Elen Debora Erika Erika Erika Erika Erwin Erwin &#039; &#039; Erwin Erwin Famelia &#039; Yurintika Farazila Farazila Fathaniah, Farahiyah Fathra Annis Nauli Febriana - Sabrian Febrianita, Yulia Fera Firmanila Fifia Chandra Fifia Chandra Fiki Nurul Izmi Fitri Verona Gamya Tri Utami Hafiz, Rasfani Hafiz, Rasfani Hellena Deli Henni Afriani Herlina Herlina " Simbolon Herlina &#039; &#039; Herlina - - Herlina Herlina Herlina lina &#039; Huriatul Masdar Husnul &#039; Umam Ida Friyanti Sitanggang Imelda " Armie Indriati, Ganis Izza Tunnisa Jesika Delya Putri Judika Yessi Sara Jumaini - - Jumaini, Jumaini ' Jumili Arianto Juniar Ernawaty Kalpana Paudel Karnoni, Fara Khairunnisa Khairunnisa Kurnia Wulandari Kurniawan3, Didi Lavintang, Mutiara Lenny &#039; Dyanna LENNY DYANNA DEBORA HUTAPEA Linda &#039; Mairiyani Lubis, Siti Langga Lybella Meyrisa Sofni Mahwita Sari Maidenni Fortuna Mauren Nabeel Ghaniya Melani Putri Misrawati Mohd. Ripa’i Muhammad Yulis Hamidy Muslim " " Muthia - Vaora Muthia Vaora Nabila Naila Rahman Najwa Kiramy Nelfice - - Nelva - Rina Ningsih, Meliza Ninna Novriyana Novita " Erina Nur Annisa NURAINI, RANI Nurfi Pratiwi Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurjannah - Tul&#039;aini Nurul " Huda Nurul Huda &#039; Nurul Izzah Hesyana Oktavia, Rice Dwi Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Pegi Melati Purba, Gita Adearni Putri, Resy Handani Rahmah Fitrianingsih Raja Fitrina Lestari Ratih Indah Sari Refiani, Diny Remon Pardamean Simanjuntak Reni Zulfitri Riana Sari Ridhowati, Arrahmah Rika Elvia Rindiani, Tika Rintiani, Ayu Riri Novayelinda Risa Nur Pajri Ds Riska Aulia Putri Rismadefi - Woferst Rita Diana Eka Putri RM Riadi Romauli &#039; Hasibuan Ruthmita Septiani Safri " " Safri Safri Safri Safri Sandra &#039; Sari, Tesha Hestyana Saswita &#039; Setyowati Setyowati Sinthia Ramadhani Fitri Siregar, Munawaroh Siti &#039; Rahmalia Siti - Rahmayani Siti Nurmaliza Siti Rahmalia Hairani Damanik Siti Rahmalia HD Sofiana Nurchayati Sri Cahyani Sri Dewi Zalmi Sri Lestari Sri Utami Sri Utami Sri Utami Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sukriana Sukriana Sumarni " " Suparniyati Suparniyati Suryani Suryani Susanti, Eka ' Syafna, Annisa Syilvi Novita Darman T. Abdurrasyid Tampubolon, Masrina Munawarah Tania Aisyah Rinaldi Tengku Srifhanie Yahya Tia Pratiwi Titik Pratiwi Trisia Agusweni Ummi Humaida Arfi Vaora, Muthia Veny Elita Vera - Destarina Vetry Melinda Opita Viviandra Seroja Wan Nishfa Dewi Wasisto Utomo Wice Purwani Suci Widia Lestari Winda Gaolis Putri Br. Manurung winda pratiwi Yati Afiyanti Yesi Hasneli Yetti Enika Yuliani Yossy Angelyne Yulia Putri Andini Yulia Rizka Yulisna &#039; &#039;