Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengembangan Buku Saku Digital tentang Nomophobia untuk Siswa SMP Salma Deyanti; Tri Umari; Isnaria Rizki Hayati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.901

Abstract

Nomophobia pada peserta didik semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari remaja, khususnya dalam konteks pendidikan. Nomophobia pada peserta didik semakin meningkat seiring dengan tingginya penggunaan perangkat mobile, namun ketersediaan media layanan bimbingan dan konseling yang menarik dan mudah diakses masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital tentang nomophobia sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling bagi siswa SMPN 5 Tualang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital yang dikembangkan memiliki tingkat validitas dengan skor rata-rata sebesar 93,18% dalam kategori sangat valid dan tingkat praktikalitas dengan skor 86,08% dalam kategori sangat praktis. Temuan ini menegaskan bahwa buku saku digital tentang nomophobia yang dikembangkan layak dan praktis digunakan sebagai media layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa memahami risiko nomophobia serta mengelola penggunaan perangkat mobile secara lebih sehat. Selain itu, pengembangan media digital ini diharapkan dapat menjadi alternatif inovatif bagi konselor sekolah dalam memberikan layanan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di era digital.
Pengembangan Media Flip Chart Digital tentang Bullying untuk Siswa SMA Dea Safitri; Tri Umari; Isnaria Rizki Hayati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.903

Abstract

Bullying masih menjadi permasalahan yang sering terjadi di kalangan siswa SMA dan berdampak pada kesejahteraan psikologis serta perkembangan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flip chart digital tentang bullying yang valid dan praktis sebagai sarana pendukung layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap utama, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap implementation, dengan fokus pada pengembangan produk dan uji kelayakan yang mencakup aspek validitas dan praktikalitas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 19 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui lembar validasi yang dinilai oleh ahli media dan ahli materi, kemudian diujicobakan secara terbatas kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flip chart digital memperoleh nilai validitas sebesar 95,16% dan nilai praktikalitas sebesar 95,50%, keduanya termasuk dalam kategori sangat valid dan sangat praktis. Dengan demikian, media flip chart digital tentang bullying dinyatakan layak digunakan sebagai media pendukung layanan BK di sekolah karena memiliki tampilan menarik, bahasa komunikatif, serta mudah digunakan oleh guru dan siswa.  
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Mindfulness Terhadap Regulasi Emosi Pada Siswa SMAN 5 Pekanbaru Bucika Putri Pramadani; Tri Umari; Fadhila Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat regulasi emosi siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik mindfulness, menganalisis perbedaan regulasi emosi sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan regulasi emosi siswa di SMAN 5 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori regulasi emosi rendah. Instrumen pengumpulan data berupa angket regulasi emosi menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik mindfulness berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan regulasi emosi siswa SMAN 5 Pekanbaru.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Peningkatan Self-maturity Siswa Pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru Aleyda Zahra; Tri Umari; Fadhila Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-maturity siswa pengguna TikTok sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan Teknik cognitive restructuring, menganalisis self-maturity pengguna TikTok sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori self-maturity rendah. Instrumen pengumpulan data berupa angket self-maturity skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru.
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Self-Talk Dalam Mengurangi Kecemasan Sosial Pada Siswa Kelas VII SMP Fany Aprilia; Tri Umari; Donal Donal
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1133

Abstract

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa cenderung menghindari interaksi sosial, pasif dalam pembelajaran, dan mengalami ketakutan berlebihan terhadap penilaian orang lain, yang mengindikasikan adanya kecemasan sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk dalam mengurangi kecemasan sosial siswa kelas VII SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest one group design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa yang memiliki tingkat kecemasan sosial kategori sedang hingga tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala kecemasan sosial model Likert yang terdiri dari 24 pernyataan dengan empat pilihan jawaban. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed Rank Test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kecemasan sosial siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk, dengan tingkat efektivitas berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk efektif digunakan untuk mengurangi kecemasan sosial siswa.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Psikodrama Cerita Rakyat Nusantara untuk Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Nuril Fata Mahwiyah; Tri Umari; Donal Donal
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2273

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of the high tendency of aggressive behavior among students and their peers, especially among students at the junior high school level. This study aims to determine the effect of group guidance services using the Indonesian folklore psychodrama technique to reduce students' aggressive behavior as an effort to facilitate students to express their reactions to their pressure without using aggressive behavior. This research is a quantitative research with the One Group Pretest-Posttest experimental method. The implementation of this research was carried out at MTsN 1 Pekanbaru with a sample of 12 people from a total population of 440 seventh grade students. The results of the data obtained in this study were then calculated using descriptive statistical analysis techniques and tested for their influence using the Wilcoxon test formula and the N-Gain test. The result of the Gain Score calculation is 0.68 which can be interpreted that the magnitude of the influence of group guidance services using the Indonesian folklore psychodrama technique on students' aggressive behavior is in the moderate category. Based on this, it can be said that group guidance services using the Indonesian folklore psychodrama technique have an effect in reducing students' aggressive behavior.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP PENURUNAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) SISWA DI SMA PEKANBARU Ledis Pazila; Tri Umari; Kiki Mariah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14769

Abstract

This study aimed to determine the effect of group counseling services using cognitive restructuring techniques in reducing Fear of Missing Out (FoMO) among students at SMA X Pekanbaru. The study employed a One Group Pretest-Posttest experimental method involving 6 students with high FoMO levels. Data were collected through a valid and reliable FoMO questionnaire (Cronbach’s Alpha = 0.722). After participating in six counseling sessions, the results of the Wilcoxon and N-Gain analyses indicated a significant reduction in FoMO levels. The cognitive restructuring technique helped students transform irrational thoughts into more rational ones and improve self-control in social media use. Therefore, group counseling services using cognitive restructuring techniques were proven effective in reducing students’ FoMO levels.
Pengembangan Buku Saku Digital Self-Harm sebagai Media dalam Bimbingan dan Konseling untuk Siswa SMP Najla Karima; Tri Umari; Kiki Mariah
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v6i2.26019

Abstract

Students’ difficulties in understanding self-harm as a maladaptive behavior and the unavailability of systematic, engaging, and user-friendly informational media for school counselors formed the background of this study. This study aimed to develop a digital pocket book on self-harm as a structured and practical supporting medium for guidance and counseling services. This research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, but the development process was limited to the implementation stage. The research subjects consisted of material experts, media experts, and 10 students as practicality assessors. Data were collected using validation sheets and practicality questionnaires and were analyzed descriptively using qualitative and quantitative approaches. The results showed that the digital pocket book was categorized as highly valid based on media expert assessment, with a percentage of 98.7%, and valid based on material expert assessment, with a percentage of 80.5%. In addition, the practicality test conducted by students showed that the product was highly practical, with a percentage of 92.8%. Therefore, the digital pocket book on self-harm is considered feasible and practical as a supporting medium in guidance and counseling services. This medium can assist school counselors in providing psychoeducational services and help students understand self-harm and its prevention more appropriately.
Pengembangan Mini Book Digital untuk Peminatan dan Perencanaan Individual Siswa SMA Tiara Sari; Tri Umari; Dian Oktary
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v6i2.26025

Abstract

Problems in interest and individual planning services at schools are often caused by social environmental pressure, mismatches between students’ interests and skills, and limited counseling service resources. This study aims to develop a digital mini book as a valid and practical supporting medium for guidance and counseling services. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, although the development process was limited to the implementation stage. The research subjects consisted of material experts, media experts, and students as practicality assessors. Data were collected using validation sheets and practicality questionnaires and were analyzed descriptively using qualitative and quantitative approaches. The results showed that the digital mini book was categorized as highly valid, with a percentage of 96.6% from media experts and 87% from material experts. In addition, the practicality test conducted by students showed that the product was highly practical, with a percentage of 89.2%. Therefore, the developed digital mini book is considered feasible and practical as a supporting medium for interest and individual planning services. This medium can help school counselors provide information more practically and attractively through various counseling services, such as classical guidance, group guidance, and individual counseling.