Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi Group Discussion Berdasarkan Multiple Intelligences Bait Syaiful Rijal; Dian Novian; Huzaima Mas’ud; Akhi Ha Runi Nur Rahayu
Jurnal Teknik Vol 20 No 2 (2022): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/jt.v20i2.285

Abstract

Proses pembelajaran diarahkan untuk dapat berfokus pada bagaimana membuat peserta didik untuk berpartisipai aktif. Salah satu metode dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik adalah melalui metode diskusi. Observasi dilapangan ditemukan bahwa pendidik mengalami kesulitan dalam proses penentuan pembagianan kelompok diskusi. Pembagian kelompok diskusi diharapkan mempertimbangkan ranah kecerdasan peserta didik agar lebih efektif. Berdasarkan permasalahan, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan merancang serta mengembangkan aplikasi sistem pendukung keputusan terkait masalah pembentukan kelompok diskusi dengan mempertimbangkan multiple intelligences peserta didik. Penelitian yang dilakukan berupa research and development menggunakan model pengembangan waterfall. Pembobotan yang digunakan dalam pengambilan keputusan menggunakan model simple additive weighting. Pengujian kualitas dari aplikasi yang dikembangkan menggunakan standar Web-QEM. Hasil pengujian mendapatkan kesimpulan bahwa aplikasi group discussion berdasarkan multiple intelligences memenuhi penilaian standar kualitas.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Media Sosial Untuk Layanan Stunting Mohamad Syafri Tuloli; Dian Novian; Ahmad Azhar Kadim
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v12i2.17433

Abstract

Media sosial adalah suatu platform dengan fasilitas yang membuat penggunanya dalam hal ini masyarakat dapat melakukan aktivitas sosial. Aktivitas sosial ini bisa seperti komunikasi sebagai interaksi sosial dengan mengirim atau memberi informasi. Pada dasarnya, media sosial merupakan bagian dari pengembangan akibat kemajuan teknologi dalam hal ini internet. Internet yang muncul beberapa dekade lalu berhasil membuat media sosial berkembang dengan cepat, bahkan bertumbuh dengan segala fasilitas atau manfaat baru yang diberikan kepada penggunanya. Dengan adanya internet yang terjangkau di Desa Tunggulo maka dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan informasi mengenai stunting menggunakan aplikasi media sosial. Di era moderen ini masyarakat lebih cenderung menggunakan media sosial untuk medapatkan atau memberikan informasi kepada orang lain, tidakterkecuali Masyarakat Desa Tunggulo. Maka dari itu kami memanfaatkan aplikasi media sosial yang sering atau sebagian besar masyarakat Desa Tunggulo gunakan yaitu Facebook untuk mendapatkan layanan informasi stunting. Stunting atau kondisi gagaltumbuh merupakan masala gizi utama pada desa Tunggulo. Permasalahan stunting pada balita berhubungan dengan kurangnyapengetahuan dan informasi yang berkaitan dengan stunting. Maka dari itu Kami membuat forum dan merekrut masyarakat untukbergabung guna untuk mendapatkan informasi-informasi mengenai stunting seperti pencegahan, penanagan dan asupan-asupan giziyang baik untuk menghindari penyebab stunting.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BASIS DATA Meyrin Daud; Dian Novian; Lillyan Hadjaratie; Eka Vickraien Dangkua
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 3, No 2: Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v3i2.19942

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan awal, proses pembelajaran pada mata pelajaran basis data masih monoton, situasi belajar siswa belum kondusif dan siswa kurang memahami materi yang disampaikan. Hal ini terjadi karena siswa hanya berfokus pada mencatat materi yang telah disampaikan guru yang membuat menurunnya minat belajar siswa sehingga berakibat pada hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada hasil ulangan harian siswa pada materi aplikasi DBMS terdapat beberapa siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75, dari jumlah siswa 24 orang terdapat 62,5% siswa yang tidak memenuhi KKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Basis Data dengan menerapkan model pembelajaran Direct Instruction pada siswa kelas XI RPL di SMK Negeri 5 Gorontalo. Metode penelitian yang dilakukan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan perangkat pembelajaran berupa Silabus, RPP, Bahan Ajar, LKPD, Observasi Aktivitas Guru, Observasi Aktivitas Siswa dan Tes Hasil Belajar yang sudah dilakukan validasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan telah berlangsung selama 1 siklus dengan 3 kali pertemuan, dengan hasil penelitian menunjukkan rata - rata presentase aktivitas guru mencapai 100% dengan kriteria sangat baik, rata  - rata aktivitas siswa mencapai 88,88% dengan kriteria sangat baik, rata - rata ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 95,83% siswa telah mencapai kriteria tuntas dengan ketuntasan klasikal mencapai 95,83% dengan kriteria baik sekali, dengan demikian penelitian pada siklus 1 dinyatakan berhasil karena telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.Kata kunci: Model Pembelajaran Direct Instruction, Hasil Belajar Siswa, Basis Data.
Pengembangan Ruang Kelas Daring pada Mata Pelajaran Dasar - Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi di SMK 1 Wonosari Pangestu, Wahyu Adji; Novian, Dian; Mulyanto, Arip; Rijal, Bait Syaiful
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.25256

Abstract

Pengelolaan kelas pada saat guru tidak hadir atau jam kosong masih belum dimaksimalkan penggunaannya, karena masih menggunakan media Whatsapp, akibatnya pengelolaan atau pendataan materi dan tugas tidak berjalan maksimal, serta belum adanya penerapan ruang kelas daring (LMS) di SMK Negeri 1 Wonosari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah ruang kelas pada LMS yang dapat memaksimalkan jam kosong serta memfasilitasi guru dan siswa agar proses belajar mengajar di kelas 10 TKJ SMK Negeri 1 Wonosari berjalan maksimal. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu : Analysis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implement), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil penelitian melalui pengujian kelayakan LMS oleh dua ahli materi diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 94% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”, hasil pengujian  kelayakan ruang kelas daring (LMS) oleh dua ahli media diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 86,67% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”, dan hasil pengujian kelayakan ruang kelas daring (LMS) oleh pengguna (21 siswa kelas 10 TKJ di SMK Negeri 1 Wonosari) diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 92% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ruang kelas daring yang dirancang sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Administrasi Sistem Jaringan Kelas XI TKJ di SMK Negeri 2 Limboto Tuna, Rivaldi; Katili, Muhammad Rifai; Novian, Dian
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.19178

Abstract

Administrasi Sistem Jaringan merupakan mata pelajaran jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMK Negeri 2 Limboto. Dalam proses pembelajaran di sekolah, sesuai observasi yang dilakukan diperoleh permasalahan di kelas XI jurusan TKJ khususnya pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan yaitu masih kurangnya media pembelajaran yang digunakan. Di sisi lain, guru dituntut tidak hanya menguasai materi tetapi juga dituntut untuk menggunakan media pembelajaran agar pembelajaran berlangsung optimal dan menarik bagi siswa. Tujuan penelitian adalah (1) Mengembangkan media pembelajaran berbasis web yang membuat siswa tertarik untuk belajar, memudahkan guru mentransfer materi kepada siswa dan memudahkan siswa mengakses materi belajar. (2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis web. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan Four-D. Hasil penelitian terhadap media pembelajaran berbasis web yaitu uji validitas ahli media memperoleh nilai persentase 83% dengan kategori sangat valid, uji validitas ahli materi memperoleh nilai persentase 85,63% dengan kategori sangat valid, dan uji kepraktisan guru memperoleh nilai persentase 85% dengan kategori sangat praktis, uji kepraktisan siswa memperoleh nilai persentase 88,91% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web dinyatakan layak berdasarkan uji validitas dan uji kepraktisan untuk digunakan dalam proses belajar mengajar khususnya pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan.
Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Pada Mata Pelajaran Informatika Nggilu, Rivaldo; Novian, Dian; Kadim, Ahmad Azhar; Ashari, Sri Ayu
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.25693

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap guru mata pelajaran Informatika serta siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Suwawa, didapati permasalahan, dimana pada proses pembelajarannya masih menggunakan metode belajar satu arah seperti ceramah yang cenderung membuat siswa menjadi kurang aktif, Selain itu media pembelajaran yang digunakan juga dirasa kurang variatif dan menarik yang hanya melibatkan buku, modul, dan juga tampilan power point yang sebagian besar materi disajikan hanya dalam bentuk text. Tujuan dari penelitian ini ialah merancang sebuah aplikasi berupa media pembelajaran berbasis game edukasi serta melakukan uji kelayakan pada media yang dirancang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model MDLC. Hasil penelitian ialah berupa media pembelajaran berbasis game edukasi yang memiliki tingkat validitas kelayakan oleh ahli media yang diperoleh hasil 81,25% dengan kategori sangat layak, dan hasil  pengujian kelayakan oleh ahli materi mendapatkan hasil 100% yang dikategorikan sangat layak. Pada uji coba pengguna mendapatkan skor penilaian hingga 83,5% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Kemudian untuk validitas dan reliabilitas instrumen pengguna mendapatkan hasil valid dan reliable. Dengan demikian dinyatakan bahwa media pembelajaran berbasis game edukasi pada mata pelajaran informatika materi berfikir komputasional sudah layak digunakan untuk pembelajaran.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X TJKT Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Lalisu, Kurnia Sandi; Novian, Dian; Takdir, Rahman; Dangkua, Eka Vickraien
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.19255

Abstract

Pada saat pengamatan awal di SMK Negeri 1 Gorontalo khususnya kelas X TJKT pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Proses belajar mengajar menggunakan media pembelajaran seperti media cetak (buku pelajaran) serta guru menggunakan metode ceramah dimana materi pelajaran akan disajikan secara monoton melalui media aplikasi power point sehingga membuat siswa menjadi malas, merasa jenuh dan bosan. Sehingga berdampak pada hasil belajar siswa menjadi menurun. Dibuktikan dengan Jumlah siswa Kelas X TJKT 3 dan kelas TJKT 4 berjumlah 60 siswa dan KKM yang ditentukan yaitu 70. Terdapat 18 atau (30%) siswa yang memperoleh nilai dibawah rata-rata atau dibawah standar KKM, dan 42 atau (70%) siswa yang memenuhi nilai rata-rata KKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran interakti terhadap hasil belajar siswa pada kelas X TJKT mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil belajar siswa pada pretest kelas eksperimen sebelum menggunakan media interaktif berjumlah 30 siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 49,33 serta terdapat 3 siswa atau 10 % mendapatkan nilai standar KKM dan 27 siswa atau 90 % mendapatkan nilai dibawah KKM. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan menerapkan media interaktif pada posttest kelas ekperimen berjumlah 30 siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 83 serta terdapat 27 siswa atau 90 % mendapatkan nilai standar KKM dan 3 siswa atau 10 % mendapatkan nilai dibawah KKM. Selanjutnya perolehan nilai rata-rata posttest kelas kontrol menggunakan power point sebesar 74,67 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen menggunakan media interaktif sebesar 83. Maka selisih besaran pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar-dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi adalah sebesar 8,33 atau 11 %. Jadi dapat disimpulkan media pembelajaran interaktif yang diterapkan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: Hasil Belajar; Media Pembelajaran Interaktif; Eksperiment
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Mata Pelajaran Informatika Hadju, Sri Yulianti; Novian, Dian; Arafat, Muhammad Yasser; Dwinanto, Arif
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21860

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar. Penggunaan media pembelajaran yang optimal mampu mempermudah siswa dalam mencerna materi pelajaran. Meskipun demikian, tidak semua media pembelajaran dapat dijadikan sebagai solusi yang tepat dalam mengefektifkan proses pembelajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran, serta lebih selektif dalam memilih media pembelajaran. Augmented reality (AR) adalah sebuah teknologi yang menggabungkan objek dari dunia nyata dan objek virtual atau maya dalam kondisi real time. Penggabungan obyek nyata dan virtual terjadi dengan dukungan teknologi yang tepat sementara interaksi yang dilakukan dapat terjadi dengan menggunakan perangkat-perangkat tertentu. Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri Model Gorontalo pada kelas X TKJ dengan jumlah siswa 26 orang, didapati sebuah masalah terhadap sulitnya siswa dalam memahami materi dikarenakan kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan didalam kelas, materi yang disampaikan hanya bersumber dari buku ataupun tampilan power point, dan tidak ada variasi lain dari media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini ialah membuat sebuah media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi AR (Augmented Reality). Hasil dari penelitian ini ialah sebuah aplikasi berupa media pembelajaran yang berbasis AR yang hasil pengujian kelayakan yang memiliki tingkat validitas kelayakan sesuai penilaian oleh ahli materi diperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 100% dengan kategori “Sangat Layak”, serta hasil dari kelayakan sesuai penilaian pengguna dan dinyatakan sangat layak untuk digunakan, dengan persentase kelayakan media pembelajaran berbasis AR sebesar 90%. Kemudian untuk validitas dan reliabilitas instrumen pengguna mendapatkan hasil yang valid dan reliable. Dengan demikian media pembelajaran berbasis AR pada materi pengenalan perangkat Jaringan komputer dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas X TKJ SMK Negeri Model Gorontalo. Kata kunci: Media pembelajaran; AR; komputer dan jaringan; penelitian dan pengembangan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK KELAS X DI SMAN 6 GORONTALO UTARA: Implementation Of Interactive Learning Media Using Google Sites To Increase Students' Interest In Ict Subjects In Grade X At SMAN 6 North Gorontalo Tahir, Arlientinus A.; Novian, Dian; Ashari, Sri Ayu
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 2 (2024): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v9i2.7623

Abstract

Penelitian dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan yaitu proses pembelajaran yang dilakukan secara konvensional dengan menggunakan modul terbuka dan berakibat kurang minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dikelas. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas pada mata pelajaran TIK dengan menerapkan media pembelajaran interaktif menggunakan google sites yang berisi materi serta terdapat halam daftar hadir siswa selama melakukan proses pembelajaran di kelas, selain itu juga terdapat menu tugas dan game untuk mengasah kemampuan siswa pada pemahaman materi. Metode yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan membentuk dua kelompok kelas yaitu kelompok kelas kontrol dan kelas eksperimen sebagai sampel penelitian untuk mengetahui peningkatan minat siswa sebelum dan sesudah menerapkan media pembelajaran Google Sites, dengan hasil pengujian kelayakan ahli materi menunjukkan presentase kelayakan 92% dengan kategori “sangat layak” dan ahli media dengan presentase kelayakan 71% dengan kategori “layak”, serta hasil minat siswa sebelumnya menerapkan media pembelajaran berdasarkan indikator angka minat belajar siswa dengan menggunakan uji sampel uji t independen mendapatkan nilai rata-rata 89,73 dan untuk hasil minat siswa setelah diterapkan media pembelajaran google sites dengan menggunakan pengujian yang sama mendapatkan nilai rata-rata lebih tinggi yaitu 113,90, hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan terhadap minat siswa pada penerapan media pembelajaran yang digunakan dan media situs google layak untuk digunakan.
Utilization of learning media based on augmented reality on design material network topology Rohandi, Manda; Pakaja, Jemmy A.; Mulyanto, Arip; Novian, Dian; A., Hermila; Ashari, Sri Ayu; Nugraha, Bariq
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 36, No 2: November 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v36.i2.pp1083-1091

Abstract

Augmented reality (AR) is a growing technology that has great potential in the field of education. This article explores using AR as an interactive learning medium in a secondary education environment. The study involves the implementation of AR in network topology material to enhance student engagement and understanding. This research consists of the design and development of AR applications following the curriculum of the network topology subject at SMK Negeri 1 South Bulango using the waterfall model. The results showed that using AR-based learning media can increase student engagement in the learning process. Three-dimensional visualization of network topology design can improve students’ interest and motivation to understand the material better. AR allows students to interact directly with the network topology design model.
Co-Authors Abas Kaluku Abdul Aziz Bouty Adriyanto B. Angio Agus Lahinta Agus Lahinta Ahmad Azhar Kadim Akhi Ha Runi Nur Rahayu Alfian Zakaria Amran, Veggy Andi Putri Kumala Sari Arafat, Muhammad Yasser Arip Mulyanto Bait Syaiful Rijal Biahimo, Samin Bila, Selvi Febrilia Bonde, Masita Bouty, Abd. Azis Bouty, Aziz Budiyanto Ahaliki Dai, Roviana H. Djafar, Sandi Djauhari, Usman Dwi Sudarno Putra Dwinanto, Arif Edi Setiawan Edwin Meidianto Makadao Eka Vickraien Dangkua, Eka Vickraien Fathul Zannah Gaib, Rukli Prasetya Galang Leoni Yagri MS Punu Gani, Abdul Wahid Gani, Hilmansyah Gionte, Hariyati H., Haeriani Habibie, Ainsha Ainun Hadju, Sri Yulianti Hamsi Mansur Harun, Rahmawati Hasan, Febriyanto L. Hasan, Fitrianti Hermila A Hidayatullah, Galih Sarwo Huzaima Mas’ud Indah Wardati Indhitya R Padiku Isna Ansari Jemmy A Pakaya Kadir, Delfi Suharty Keku, Iswan S. Kevin Vera Pedjaga Khaerani, Khaerani Lalisu, Kurnia Sandi Lalu, Widi Natasya Latena, Greys Latief, Mukhlisulfatief Lillyan Hadjaratie Lukman A. R. Laliyo Manda Rohandi Mas'ud, Huzaima Mas’ud, Huzaima Meyrin Daud Mochamad Bruri Triyono Moh Ramdhan Arif Kaluku Moh. Hidayat Koniyo mohammad syafri tuloli Mohammad V. Lihawa Mohune, Mohamad Raka Putra Mokodompit, Cahyadi Rahmansya Muchlis Polin Muhammad Noor Fitriyanto Mukhlisulfatih Latief Muthia, Muthia Nggilu, Rivaldo Nikmasari Pakaya Nugraha, Bariq Nur'ain Maku Pakaya, Amran Abd Azis Pakaya, Jemmy A Pakaya, Jemmy A. Pakaya, Nikmasari Pakili, Nur'ain Pangestu, Wahyu Adji Panu, Abdul Mansyur Paputungan, Moch Icksal Pauweni, Dzulfian Pobela, Elvira Ningsih Pomalo, Nurdian Potohu, Rahmatika Rafiq, Arif Ainur Rahma, Hikmatur Rahman Takdir Rambing, Ilsan Ramlan Mustafa Rampi Yusuf Ristanto, Riska Dami Rizqoh Ayu An-Nisai Sabilillah Rochmat Mohammad Thohir Yassin Roviana H Dai Salahudin Olii Sardi Salim Sitti Suhada Sri Ayu Ashari Sriwati, Ni Wayan Sudirman, Randi Suleman, Meilan Saiful Sunardi Sunardi Suwandi, Ihsanulfu’ad Suwandi, Ihsanulfu’ad Tahir, Arlientinus A. Tajuddin Abdillah Tri Andika Buheli Tuloli, Mohamad Gufran Tumulo, Dhita Rahmanda Tuna, Rivaldi Utiah, Moh Hikam A. Wagiran Wagiran Yassin, Rochmad M Thohir Yunus, Tri Meghita