Rossi Suparman
Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 79 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023 Ratnawati, Dewi; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.939

Abstract

Latar belakang: Kepuasan alumni menjadi salah satu tujuan utama bagi setiap perguruan tinggi. Karena apabila seorang alumni merasa puas dengan kinerja dan kualitas perguruan tinggi, maka pengguna akan loyal terhadap perguruan tinggi dan dalam jangka panjang akan menguntungkan perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Metode: Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 64 orang dan pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup melalui google form. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik.Hasil: Terdapat hubungan antara sarana prasarana (p = 0,007), kinerja dosen (p = 0,003), layanan tenaga kependidikan (p = 0,004) dan kurikulum (p = 0,001) dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Kesimpulan: Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan alumni yaitu kinerja dosen dengan nilai Exp (B) = 4,440. Diharapkan alumni dapat berperan dalam memberikan kritik, saran, masukan dan program nyata bagi kemajuan Perguruan Tinggi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan Kesehatan pelayanan obstetri neonatal emergency dasar (PONED) bagi ibu bersalin di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya Herlina, Popon; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.1061

Abstract

Latar Belakang: Dalam rangka menjamin persalinan yang aman, Kementerian Kesehatan menekankan agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED).Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik deskriptif dengan metode kuantitatif, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel disproposional random sampling serta jumlah sampel sebanyak 147 responden.Hasil: Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square yang dihubungkan dengan pemanfaatan pelayanan PONED didapatkan nilai p value variabel umur 0,398, pendidikan 0,012, pekerjaan 0,309, pendapatan 0,426, pengetahuan 0,001, persepsi 0,017, aksesibilitas 0,029, dukungan keluarga 0,000, kepemilikan jaminan kesehatan 0,000, hasil uji multivariate menggunakan uji regresi logistic didapatkan nilai OR paling tinggi pada variabel aksesibilitas 8,469.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pendidikan terakhir, pengetahuan, persepsi, aksesibilitas, dukungan keluarga dan jaminan kesehatan terhadap pemanfaatan PONED. Faktor dominan yang berhubungan dengan pemanfaatan PONED adalah aksesibilitas. Perbaikan aksesibilitas terutama akses terahadap layanan kesehatan perlu ditingkatkan sehingga bisa mencegah peningkatan AKI.
Hubungan dimensi mutu layanan kesehatan dengan pemanfaatan kembali layanan rawat inap di UPTD Puskesmas Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya Yudha, Resta Mutiara; Suparman, Rossi; Mamlukah, Mamlukah; Wahyuniar, Lely
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.1063

Abstract

Latar Belakang: Indikator mutu layanan Puskesmas dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan diantaranya efektif, keselamatan, berorientasi pada pasien, tepat waktu, efisien, adil, terintegrasi.  Jumlah pasien rawat inap pada tahun 2023 sampai bulan Juni mencapai 372 kunjungan. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan dimensi mutu layanan kesehatan dengan pemanfaatan kembali layanan rawat inap di UPTD Puskesmas Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling, data dikumpulkan menggunakan observasi dan kuisioner.Hasil: Dimensi mutu layanan efektif, keselamatan, berorientasi pada pasien, tepat waktu, efisien, adil, terintegrasi  termasuk baik dan sebagian besar memanfaatkan kembali layanan rawat inap.Kesimpulan: terdapat hubungan antara dimensi efektif, keselamatan, berorientasi pada pasien, tepat waktu, efisien, adil dan terintegrasi, dengan variabel dimensi berorientasi pada pasien sebagai variabel dominan yang berhubungan dengan pemanfaatan kembali layanan rawat inap.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya Hidayat, Aid Fitriyana; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.1085

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang ditandai dengan peningkatan perkembangan fisik, mental emosional dan sosial. Pada tahun 2022 kejadian anemia di Kabupaten Tasikmalaya sebesar 41,2 % dan MAN 2 Tasikmalaya dari 250 orang siswi yang diperiksa terdapat 154 orang siswi menderita anemia atau sebesar 61,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya.Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan Subjek adalah remaja putri sebanyak 265 orang yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling, kemudian data dianalisis dengan uji chi square dan  uji regresi logistik.Hasil: Hasil uji bivariat menunjukan bahwa terdapat  hubungan signifikan  antara pengetahuan (p < 0,001), pola makan (p = 0,01), status gizi (p = 0,040), siklus menstruasi (p = 0,004) dengan kejadian anemia pada remaja putri, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendapatan orang tua (p = 0,170) dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) (p = 0,778).  Kesimpulan: Pengetahuan merupakan faktor  dominan yang berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya dengan nilai OR = 3,913 yang artinya remaja putri dengan pengetahuan kurang baik beresiko 3,913 kali mengalami anemia dibandingkan dengan remaja putri yang pengetahuannya baik.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN KINERJA KARYAWAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH PUSKESMAS BUMIAYU KABUPATEN BREBES TAHUN 2023 Budiarto, Ali; Wahyuniar, Lely; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i02.923

Abstract

Latar Belakang: Angka kepuasan kerja rata-rata dunia hanya 72%. Angka capaian kepuasan kinerja pegawai Puskesmas di Jawa Tengah sebesar 58,1% pada 2021 kemudian meningkat menjadi 61,8% pada 2022. Angka capaian kepuasan kinerja pegawai Puskesmas di Kabupaten Brebes sebesar 53,6% pada 2021 kemudian meningkat menjadi 64,2% pada 2022. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan kinerja karyawan Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Bumiayu Kabupaten Brebes tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 68 orang dan pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 68 orang. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil: Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik. Hasil menunjukan terdapat hubungan antara interaksi sosial (p = 0,039), disiplin kerja (p = 0,028), gaya kepemimpinan (p = 0,040), lingkungan kerja (p = 0,047), pengembangan karir (p = 0,0028) dan penghasilan (p = 0,000) dengan kepuasan kinerja karyawan. Terdapat hubungan antara enam variabel dengan kepuasan kinerja karyawan meliputi interaksi sosial, disiplin kerja, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, pengembangan karir dan penghasilan. Kesimpulan: Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan kinerja karyawan yaitu penghasilan dengan OR 5,117.
Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan pengobatan secara teratur pada pasien hipertensi usia produktif di Puskesmas Sedong Kabupaten Cirebon 2023 Iskandar, Iskandar; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.930

Abstract

Latar Belakang: WHO menyebutkan penyakit hipertensi ini telah membunuh 1,5 juta orang setiap tahunnya. Pasien Hipertensi yang di Puskesmas Sedong tahun 2022 sebanyak 800 pasien hipertensi, namun hanya 423 pasien yang patuh dalam melakukan pengobatan (52,8%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan pengobatan secara teratur pada pasien hipertensi usia produktif di Puskesmas Sedong Kabupaten Cirebon 2023. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 267 orang dengan menggunakan teknik disproportional stratified random sampling. Instrumen penelitian mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil: Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Ada hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,008), pengetahuan (p = 0,007), lama mengonsumsi obat (p = 0,017), keberadaan posbindu (p = 0,000), dan dukungan keluarga (p = 0,001) dengan kepatuhan melakukan pengobatan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p = 0,881) dengan kepatuhan melakukan pengobatan. Variabel paling dominan yaitu variabel dukungan keluarga p = 0,001 dan Exp (B) = 11, 719. Diharapkan keluarga dapat berperan aktif untuk selalu memberikan motivasi kepada anggota keluarga yang menderita hipertensi agar rutin minum obat.
Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan pertama antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Sindangwangi Rofiqoh, Efi; Suparman, Rossi; Mamlukah, Mamlukah; Febriani, Esty
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1016

Abstract

Latar Belakang: AKI di Indonesia masih dikisaran 305 per 100.000 kelahiran hidup atau belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2024. Salah satu cara untuk melakukan penurunan angka kematian ibu menurut Kemenkes RI yaitu dengan pelayanan antenatal care. Laporan semester 1 tahun 2023 Puskesmas Sindangwangi yang mendapatkan pelayanan antenatal care K1 hanya sebanyak 105 orang (35,8%) dari 293 sasaran ibu hamil.Metode: Analisis menggunakan analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat (Regresi Logistik).Hasil: Tidak ada hubungan antara usia (p = 0,141), pendapatan keluarga (p = 0,889), dukungan petugas kesehatan (p = 0,373) dengan kunjungan pertama antenatal care. Terdapat hubungan antara pendidikan (p = 0,029), pengetahuan (p = 0,034), jarak ke fasyankes (p = 0,001), dukungan keluarga (p = 0,024) dengan kunjungan pertama antenatal care.Kesimpulan: Variabel dukungan keluarga merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan kunjungan pertama antenatal care (p = 0,023) dengan OR 3,044 pada 95% CI (0,941 - 9,841).
Pengaruh pelatihan buku pedoman dan video tutorial terhadap ketepatan dan kelengkapan Indikator Nasional Mutu (INM) pada tim mutu Puskesmas di Kabupaten Majalengka Cansiwinata, Ina; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1017

Abstract

Latar Belakang: Pelaporan (Indikator Mutu) INM sejak Januari-Mei 2023 berjalan fluktuatif di Kabupaten Majalengka, pada Januari belum ada puskesmas yang melaporkan INM, Februari 3 puskesmas (9,38%), Maret 8 puskesmas (25%), April 19 puskesmas (59,38%), Mei semua puskesmas melaporkan INM (100%), tetapi Juni menurun hanya 18 puskesmas (56,25%).Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian quasi-experimental antara tiga kelompok perlakuan. Populasi penelitian adalah semua tim mutu puskesmas di Kabupaten Majalengka berjumlah 96 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil berbeda ditunjukkan kelompok video dengan nilai (p 0,177). Terdapat perbedaan ketepatan pengisian indikator mutu puskesmas antarkelompok perlakuan p= 0,048 (p<0,05). Hasil berbeda terjadi pada variabel kelengkapan. Tidak terdapat perbedaan antara kelengkapan pengisian indikator mutu puskesmas antarkelompok perlakuan p=0,340 (p>0,05).Kesimpulan: Kombinasi buku pedoman dan video tutorial merupakan media yang paling efektif mempengaruhi ketepatan dan kelengkapan pengisian INM pada Tim Mutu Puskesmas di Kabupaten Majalengka.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Majalengka Tonton, Erika Astarita; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1021

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan perawat selama mendokumentasikan asuhan keperawatan merupakan salah satu masalah dalam dunia keperawatan dan sangat dipengaruhi oleh faktor individu perawat antara lain umur, jenis, kelamin, pendapatan, pelatihan, pengetahuan dan beban kerja.Metode: Metode penelitian analitik deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian 217 perawat dan sampel sebanyak 100 perawat yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian yaitu lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Chi square) dan analisis multivariat dengan Regresi Logistik.Hasil: Hasil uji statistik diperoleh umur (p = 0,600), jenis kelamin (p = 0,512), pendapatan (p = 0,411), pelatihan (p = 0,007), pengetahuan (p = 0,004) dan sikap (p = 0,000). Hasil analisis multivariat diperoleh nilai OR terbesar adalah sikap yaitu 4,995 (95% CI : 1,545 – 16,174). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pelatihan, pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan, sedangkan umur, jenis kelamin dan pendapatan tidak ada hubungan dengan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan. Variabel yang paling dominan yaitu variabel sikap dengan OR 4,995 (95% CI : 1,545 – 16,174).
Hubungan antara kuantitas dan kualitas antenatal care dengan kejadian stunting pada balita Amalia, Angginamita; Wahyuniar, Lely; Sarifuddin, Diding; Suparman, Rossi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1318

Abstract

Latar Belakang: WHO menargetkan prevalensi stunting global di bawah 20% untuk menekan angka stunting anak dan mencapai SDGs. Data Puskesmas Sidamulya per Juni 2023 menunjukkan 8,95% dari 2.468 balita mengalami stunting, 6,81% wasting, dan 12,1% BBLR. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kuantitas dan kualitas ANC dengan kejadian stunting pada balita di UPTD Puskesmas Sidamulya, Kabupaten Cirebon, tahun 2023.Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan deskriptif analitik. Dari populasi 221 balita stunting dan 2.202 balita tidak stunting, diperoleh 70 sampel kasus dan 70 sampel kontrol melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat (Chi-square).Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kuantitas ANC (p = 0,398, OR 1,332; 95% CI: 0,685-2,590) maupun kualitas ANC (p = 0,310, OR 1,412; 95% CI: 0,725-2,748) dengan kejadian stunting pada balita.Kesimpulan: Analisis statistik menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas ANC bukan faktor penentu signifikan dalam kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sidamulya.
Co-Authors Abdal Rohim Abdal Rohim Abdal Rohim Ade Saprudin Agah Nugraha Ali Budiarto, Ali Amalia, Angginamita Apriani, Nina Aprianto, Risman Asep Nandang Hendarsyah Asep Sufyan Ramadhy Asikin Asikin Assegaf, Hapidz Hilal Atik Nurhayati Ayu Sekar Dini Badriah, Dewi Laelatul Cansiwinata, Ina Carbadi Carbadi Cipto Sudrajat Cucu Sartiasih Denny Mustafa Dessy Sutanti Dewi Laelatul Badriah Dewi Ratnawati Dewi Yuliani, Dewi Dinny Indriyani Diyah Siti Junaidah Dwi Nastiti Iswarawanti Dwi Nastiti Iswarawanti Dwi Nastiti Iswarawanti Elsa Rustiawati Emi Sumarni Esty Febriani Fatkurochman, Fatkurochman Hanna Maulyndah Hayati, Neli Kardiani Hayuningsih Siskayani Heni Handayani Heni Handayani, Heni Henni Djuhaeni Herlina, Popon Hermansyah, Asep Nandang Hidayat, Aid Fitriyana Hidayati, Windhy Iin Wahyuni Adiyanti iis ismawati Iskandar Iskandar Jamaludin Jamaludin Kosim Nurseha Lely Wahyuniar Lely Wahyuniar Lutfiatur Rosyidah M Lukman Mahmudah Mahmudah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah Mamlukah, Mamlukah Melinda, Intan Gita Muhamad Wildan Khaerudin Murniasih Murniasih Nugraha, Agah Nurahmi, Sri Nurjannah, Siti Nunung Nurseha, Kosim Rachmat Roebidin Rafliyani, Linda Rahayu, Nurdewi Anggita Rahmawati, Ai Reny Ramadhy, Asep Sufyan Retno Suciana Roebidin, Rachmat Rofiqoh, Efi Ropii, Ahmad Rumsilah, Rumsilah Sarifuddin, Diding Sarman Agustani Setiyanto Setiyanto Sharon Gondodiputro Shinta Risnawaty Sohel Rana Sohel Rana, Sohel Sri Suwartini, Sri Sukmanawati, Dera Supangat, Uus Suryaningsih Suryaningsih Susianto Susianto Susianto Tseng Tati Yuliani Tety Rostanty Tonton, Erika Astarita Triseu Setianingsih Wahyuniar, Lely Warti Warti Yannah, Yannah Yoyo Suhartoyo Yudha, Resta Mutiara