Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Arena Hukum

PERGESERAN PARADIGMA PERADILAN TATA USAHA NEGARA DI INDONESIA DAN BELANDA Rifqi Ridlo Phahlevy; Aidul Fitriciada Azhari
Arena Hukum Vol. 12 No. 3 (2019)
Publisher : Arena Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.arenahukum.2019.01203.10

Abstract

Konteks negara hukum demokratis, Peradilan administrasi berkedudukan sebagai instrument bagi rakyat untuk melindungi dan menjamin keterpenuhan Hak Asasinya. Kendatipun secara filosofis berbeda, sebagai penganut civil law system, Belanda dan Indonesia pada asalnya memiliki konseps peradilan administrasi yang hampir sama. Perkembangan wacana dan instrument HAM universal, memungkinan adanya perubahan terhadap paradigma dan konsepsi peradilan administrasi di kedua negara. Tulisan ini mencoba menggambarkan adanya keterkaitan antara perkembangan konsep HAM dengan perubahan paradigma peradilan administrasi di Indonesia dan Belanda. Ini merupakan kajian hukum normatif, dimana bahan-bahan hukum yang ada ditelaah menggunakan pendekatan filosofis yang dipadukan dengan pendekatan perbandingan hukum. Hasil dari kajian yang kami lakukan memperlihatkan bahwa, terdapat hubungan yang erat antara perubahan paradigma dan karakteristik peradilan administrasi dengan perubahan wacana dan instrument HAM. Perkembangan konsep dan corak Peradilan administrasi kedua negara pasca lahirnya GALA (General administrative law act) di Belanda dan amandemen konstitusi di Indonesia, mengarah pada satu pola dan karakteristik yang sama, yakni lebih bersifat liberal dan individualistic. Hal itu terlihat dari pola relasi kuasa, dasar keabsahan dan lingkup tindakan administratif, serta meluasnya lingkup kompetensi peradilan administrasi, yang juga terkait dengan tindakan keperdataan dan tindakan hukum faktual.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Absori Absori Adi Nugroho Afifah Suwandi , Chika Akbar Ilham Sasongko Alfateh, Haszmi Alfida, Laila Almira, Sekar Diah Ayu Andriati, Fatmi Andyka Yuliatama A Anggar Putra Anindita Ektya Putri, Afina Atrya - Yusnidhar Diana Setiawati Diana Setiawati Diyah Murti Hastuti Elya Kusuma Dewi Emovwodo, Silaas Oghenemaro Fadhlulloh, Qolbi Hanif Fadillah, Muhamad Akmal Faisal, Rizki Ramadhan Fajar Alam Fatkhul Muin Fitriana, Diana Gandung Triyanto Hanif Nurcholish Adiantika Harun Harun Hidayat, Syamsul Insan Tajali Nur Irawansah, Didik Isman, Isman Jaka Susila Kelik Wardiono Khudzaifah Dimyati Litti , Nur Lina Afifah M. Mu’inudinillah Basri M. Syabli ZA M. Syabli ZA, M. Syabli Marisa Kurnianingsih Marjanah, Iramadya Dyah Muchamad Iksan Muhammad Fathin Habibullah Muhammad Satriyo Pramudita Muhammad, Fadil Mustofa Fahmi Nailina Paramita Neina Nasaruddin Natangsa Surbakti Nur ilmi putri febriyanti Nuria Siswi Enggarani Nurkhaeriyah Nurkhaeriyah Nurlina Afifah Litti Peggy Dian Septi Nur Angraini Peggy Dian Septi Nur Angraini Ridwan RIDWAN, SALWA BILLA MIRZA Rifqi Ridlo Phahlevy, Rifqi Ridlo Rizka Rizka Rizka Rizka, Rizka Rizki Ramadhan Faisal Rizky Aditya Saputra Salmande, Ali Sarip Sarip Sasongko, Akbar Ilham Shofiana Eka Aulia Silaas Oghenemaro Emovwodo Sri Suwartini, Sri Sudiyo Widodo, Sudiyo Sugihardana, Danang Susilah, Jaka Syaifuddin Zuhdi Syifa Rana Tsary Tri Widiatno Kartanto Tsary, Syifa Rana Wardah Yuspin Widayati Widayati Widayati, Widayati Widihartati S Wiliani, Amalia Yulianingrum, Aullia Vivi