Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

LITERACY OF MATHEMATICAL STORY PROBLEMS ON PROBLEM SOLVING SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Widia Nur Jannah; Tatang Herman; Mubiar Agustin; Vismaia S. Damaianti
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i1.12426

Abstract

In Indonesia, understanding math story problems is often a challenge for many students, especially in connecting the information given in the problem with relevant mathematical concepts. This suggests a need to improve students' literacy in understanding mathematical story problems in order to better solve problems. Therefore, this study aims to analyse and describe the relationship between literacy in math word problems and fourth-grade students' problem-solving skills. This research uses a quantitative approach with a correlational research design. The variables studied were literacy in understanding math word problems as the independent variable and problem-solving ability as the dependent variable. The research sample consisted of 25 fourth-grade students from SD Negeri Pelandakan I. Purposive sampling was employed in this study. The research instruments utilised were observation sheets to assess students' reading literacy on math word problems and tests to assess fourth-grade students' problem-solving abilities. The findings of this study is based on the value of r_count and r_table, it is known that r_count ˃ r_table which shows that this study has proven a positive and significant correlation between literacy of math word problems with problem-solving skills of grade IV students of SDN Pelandakan I Cirebon. This is evidenced by the obtained r_count of 0.695. At a significance level of 1% (23), r_table is 0.413. The conclusion is concluded that enhanced literacy skills in reading math word problems correlate with improved problem-solving abilities among fourth-grade students, and conversely, reduced literacy skills align with diminished problem-solving abilities. The theoretical implication of the results of this study is that it confirms the belief in the importance of students' literacy skills and problem-solving abilities in addressing math word problems.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Kelas V di SDN Klampok Anandhita Stefhanie; Widia Nur Jannah; Erna Labudasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan gadget terhadap minat belajar peserta didik kelas V di SDN Klampok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yang secara khususnya menggunakan purposive sampling. Intrumen pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi selama kegiatan penelitian. Dengan jumlah populasi yaitu seluruh peserta didik SDN Klampok dan sampel yang diambil adalah peserta didik kelas V SDN Klampok yang berjumlah 36 peserta didik. Sedangkan untuk pengolahan data dilakukan melalui tahap uji normalitas, uji linear, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji regresi linear sederana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil perhitungan diperoleh nilai probabilitas (Sig) sebesar 0,000 (sig. ≤ α0,05) dan uji t diperoleh thitung 5,600 >t tabel 2,032 dengan demikian Ha diterima. Artinya, ada pengaruh penggunaan gadget terhadap minat belajar peserta didik kelas V di SDN Klampo
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Hastuti, Sri Sundhea; Labudasari, Erna; Jannah, Widia Nur
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.15165

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV B B SDN I Keduanan dengan materi luas melalui model Contextual Teaching and Learning, adapun indikator dari kemampuan pemahaman konsep matematika, yaitu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklarifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, memberikan contoh dan bukan contoh dari sebuah konsep, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, dan mengaplikasikan konsep atau alogaritma pada pemecahan masalah. Metode penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV B B SDN I Keduanan yang berjumlah 19 siswa yang kemudian diambil 9 siswa berdasarkan kriteria penilaian tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu tes. Tes digunakan untuk menentukan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Teknik analisis data terbagi menjadi 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Contextual Teaching and Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dapat berjalan efektif dengan menggunakan 5 tahapan diantaranya yaitu Relating (Menghubungkan), Experiencing (Pengalaman), Applying (Penerapan), Coorperating (Berkoordinasi) dan Transfering (Menstranfer). Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang masuk kriteria tinggi (47%), kriteria sedang (37%) dan kriteria rendah (16%). Mayoritas siswa mengalami kesulitan pada soal nomor 9 dan 10 dengan indikator kemampuan pemahaman konsep yang terdapat pada indikator ke 7 yaitu mengaplikasikan konsep atau alogaritma pada pemecahan masalah.Kata kunci : Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika, Model Contextual Teaching And Learning, Materi Luas.
PENGARUH MULTIMEDIA BERBASIS FUN LEARNING MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATERI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA DI SDN 1 CEMPAKA Kurniasih, Dwi Ghina; Jannah, Widia Nur; Rahayu, Fanny Septiany
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.15531

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna menguji pengaruh multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 1 Cempaka, melalui desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menguji peserta didik melalui pemberian soal pretest dan posttest guna melihat perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah diberi treatment. Penelitian ini menggunakan sampel satu kelas dengan teknik samplingnya purposive sampling. Teknik ini dipilih berdasarkan sasaran penelitian yang mempunyai karakteristik yang sesuai dengan tujuan penelitian. Untuk itu, peneliti memilih kelas empat SD Negeri 1 Cempaka dengan jumlah 45 peserta didik sebagai sampel penelitiannya. Penelitian ini mengimplementasikan instrumen soal pretest dan posttest pilihan ganda yang berjumlah 15 butir soal, wawancara kepada wali kelas, dan kuesioner respon peserta didik terhadap penerapan multimedia berbasis fun learning yang berjumlah 15 item pernyataan. Instrumen ini sudah dipastikan kevalidannya oleh ahli. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibuktikan bahwa multimedia berbasis fun learning memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan melalui pengujian uji non parametrik yaitu menggunakan uji wilcoxon, dimana signifikansi signifikannya sebesar 0,000 yang artinya taraf signifikansi ≤ 0,005. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang mana membuktikan adanya pengaruh penerapan multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar materi kekayaan budaya Indonesia karena nilainya meningkat apabila menerapkan multimedia berbasis fun learning dalam pembelajarannya.
Mengasah Kemampuan Kognitif Siswa Sekolah Dasar dengan Media Board berbasis Game Educaplay Prayuda, Juwanda; Aprianti, Fitri; Jannah, Widia Nur
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 3 No 4 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i4.1982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa sekolah dasar melalui integrasi media board self dan game-based learning menggunakan platform Educaplay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin, yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dan dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I, fokus utama adalah penerapan media board self sebagai sarana pembelajaran. Setelah siklus pertama dievaluasi melalui post-test, ditemukan bahwa meskipun ada peningkatan, hasil belum optimal. Pada siklus II, media board self diperkuat dengan teknologi game-based learning melalui Educaplay, untuk memberikan stimulus interaktif yang lebih dinamis dalam pembelajaran. Setiap siklus diukur menggunakan pre-test dan post-test dengan instrumen tes yang sama, yang mencakup enam indikator kognitif berdasarkan taksonomi Bloom, yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa dari 46,66 pada pra-siklus, menjadi 67,77 pada siklus I, dan 80,07 pada siklus II. Peningkatan paling signifikan terlihat pada kemampuan mencipta, yang meningkat dari 26,67 pada siklus I menjadi 50,00 pada siklus II. Integrasi media board self dan game-based learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa.
The Effect of The Contextual Teaching And Learning (CTL) Model on The Reading Literacy Ability of Grade V at State Elementary School 1 Arjawinangun Azhahra, Rahma Ayuzuana; Jannah, Widia Nur; Hanikah, Hanikah
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 5 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.5.p.3559-3568

Abstract

Reading literacy is a fundamental competency that supports students’ success in elementary education. Nevertheless, international studies such as PISA and PIRLS consistently report that Indonesian students’ reading literacy levels are still low. This condition highlights the need for innovative learning models that connect material with students’ real-life contexts, making the learning process more meaningful. One suitable approach is the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. This study aimed to examine the effect of implementing the CTL model, supported by the Enuma School application, on the reading literacy skills of fifth-grade students at State Elementary School 1 Arjawinangun. The research employed a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design involving 39 students. Instruments included a reading literacy test, observation sheets, and student questionnaires. Data were analyzed through validity and reliability testing, paired-sample t-tests, and effect size calculations. The findings revealed a significant improvement in students’ reading literacy after the implementation of CTL. Posttest scores were notably higher than pretest scores, with a large effect size. Observation and questionnaire results also indicated that students became more engaged, motivated, and showed positive attitudes toward reading. Thus, the CTL model, supported by digital applications, proves effective in enhancing elementary students’ reading literacy.
Revealing Widespread Misconception: A Multitier Science Instrument (MscI) to Assess Pre-Service Elementary Teachers' Understanding Yulianawati, Dewi; Rochmah, Eliya; Jannah, Widia Nur; Fikriyah, Fikriyah; Septiany Rahayu, Fanny
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 12, No. 2, August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v12i2.10069

Abstract

Prior studies demonstrate that numerous pre-service teachers retain scientific misconceptions, and existing assessment instruments are inadequate for accurately distinguishing levels of comprehension. This research developed the Multitier Science Instrument (MScI), a reliable diagnostic tool for improving the evaluation of conceptual comprehension.  The research utilised the 4D model, which consists of four phases: defining, designing, developing, and disseminating. The study involved thirty-one pre-service elementary school teachers, with an average age of 19 years, at an Islamic university in Cirebon, Indonesia. CVR analysis and other statistical techniques evaluated the instrument's validity and reliability while analysing the distribution of misconceptions. The results demonstrate that the Multitier Science Instrument (MScI) possesses high validity, evidenced by a Content Validity Ratio of 0.966, surpassing the benchmark of 0.672, and robust reliability, as indicated by a Cronbach's alpha coefficient of 0.827.  The responses from participants were divided into four groups: sound understanding, partial understanding, misconceptions, and no understanding. Fluid statics exhibited the highest degree of misconceptions among the evaluated subjects.  These findings underscore the pressing necessity for enhanced diagnostic instruments in education.  Conventional assessment techniques, such as multiple-choice examinations and essay prompts, inadequately reflect the genuine depth of pre-service elementary educators' conceptual comprehension
The Effect of The Montessori Method Using Large Movable Alphabet Media in Improving Beginning Reading Skills of Grade 1 Students at State Elementary School Lusianah, Vinah; Widia Nur Jannah; Erna Labudasari
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.7903

Abstract

This study aims to determine the effect of the Montessori method, using the Large Movable Alphabet (LMA), on improving the beginning reading skills of first-grade students. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest pre-experimental design was employed. The subjects were 20 first-grade students at State Elementary School 1 Pasuruan in the even semester of the 2024/2025 academic year, selected via saturated sampling. The intervention was implemented for four weeks through Montessori-based learning sessions using the LMA. Results showed a significant increase in the mean score from 57.75 (SD = 8.12) in the pretest to 83.25 (SD = 6.47) in the posttest. A paired-samples t-test confirmed a statistically significant difference (t(19) = -12.47, p < .001). The effect size was very large (Cohen's d = 2.79), and the N-Gain score was 0.586 (58.6%), categorized as moderate. This indicates that the Montessori method using the LMA effectively improved students' beginning reading skills. The practical implication is that this method can be an alternative, motivating strategy for early reading instruction in elementary schools, actively engaging students through multisensory media. Recommendations for future research include testing the method with a larger sample, a control group, and over a longer duration.
PENGGUNAAN MEDIA MAGIC BOX SIKLA DI SEKOLAH DASAR Faiz, Aiman; Jannah, Widia Nur; Adawiyah, Robiatul
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.13677

Abstract

Dalam pembelajaran guru harus kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan urgensi pentingnya penggunaan media dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data penelitian. Penelitian kualitatif adalah untuk mendeskripsikan hasil temuan berdasarkan pada wawancara atau observasi yang dilakukan kepada objek penelitian, adapun objek penelitian ini adalah siswa kelas V di SDIT Hudzaifah Ibnu Yaman di Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Penggunaan media Magic Box yang diterapkan pada siswa dapat melatih siswa untuk berpikir kritis, dan sistematis dalam mengurutkan siklus perputaran air. Tidak hanya mengembangkan aspek kognitif saja, namun juga mampu meningkatkan aspek afektif. Dalam hal ini siswa di tuntut untuk bekerja sama untuk mendemonstrasikan proses perputaran air, juga meningkatkan rasa saling menghargai dan menghormati. Dalam aspek psikomotorik, siswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dalam kegiatan demonstrasi. Dengan menggunakan media Magic Box Sikla (Siklus air) maka pembelajaran akan lebih bermakna karena siswa dapat belajar menggunakan benda konkret selain itu, pembelajaran terasa lebih aktif karena semua siswa ikut terlibat dalam penggunaan media tersebut.
PENGARUH PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGAJAR GURU SD DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Nuraeni, Vera; Widia Nur Jannah; Aiman Faiz
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.17437

Abstract

Teachers have an important role in the learning process, effective learning activities require a comprehensive education system that is structured in the curriculum. The government provides the Independent Teaching Platform (PMM) as a means of teaching activities in implementing the independent curriculum. This research aims to find out how high the utilization of the Merdeka Mengajar Platform is for elementary school teachers in Arjawinangun District, Cirebon Regency. The research method used is quantitative research with a survey research design. The population of this research is all elementary schools in Arjawinangun District, totaling 325 teachers. The sample was selected randomly using probability sampling with a sample size of 100 teachers. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results of this research state that the level of utilization of the Merdeka Mengajar Platform (PMM) by elementary school teachers in Arjawinangun District is quite high and varied. Increased use of these platforms can be achieved through better technological support, more intensive training, and encouragement from school administration.