p-Index From 2021 - 2026
6.536
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Profesi Pendidikan Dasar Edumatsains Journal of ICSAR Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik TUNAS BANGSA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Efektor Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Indonesian Journal of Primary Science Education (IJPSE) ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Dharmas Education Journal (DE_Journal) Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Journal of Education for Sustainability and Diversity Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Pedagogia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Augmented Reality in Primary Education: Exploring Teachers’ Readiness and Needs for Innovative Learning Media Rizki Nurazmi Fadhilah Diyaurrahman; Alfi Laila; Bagus Amirul Mukmin
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v17i1.48

Abstract

The rapid advancement of modern technology has had a significant impact on various sectors, including education. This study aims to analyze the teacher readiness and needs to find the inovative augmented reality (AR)-based learning media in elementary schools. Using a qualitative approach, data was collected through classroom observations, In-depth interviews with 57 teachers., and needs assessment questionnaires from 684 fifth grader students who currently use conventional teaching media. The data was analysed using thematic analysis to identify patterns and themes that emerged from students and teachers’ needs and preferences regarding learning media. The findings show that there is a need for more interactive and immersive learning media, which can help students understand abstract concepts more effectively. Students' preference for dynamic learning media, such as videos, animations, and interactive simulations, was identified as a solution to improve material understanding. These results suggest that AR has the potential to be a powerful tool to improve student participation and learning outcomes, making the learning process more adaptive and responsive to individual needs.
PENGEMBANGAN MEDIA PAKAN ULAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PEMBAGIAN BILANGAN 2 ANGKA UNTUK SISWA KELAS IV SDN TIRON 4 Anggun Dwi Oktaviani; Kharisma Eka Putri; Alfi Laila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.31319

Abstract

This study aims to develop innovative learning media in the form of FEED OF CATTLE (Snakes and Ladders Bag Board) on the material of dividing two-digit numbers for fourth-grade students of SDN Tiron 4. The background of this study is the low interest and learning outcomes of students and the use of learning media that are less interesting. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects in this study were 24 students and 1 homeroom teacher. Data collection techniques in the study were validity (media and material expert questionnaires), practicality (teacher and student response questionnaires), and effectiveness (post-test). The results of the validation data showed that the FEED OF CATTLE media met the criteria of Very Valid with a media validation score of 86% and material validation of 95%. The practicality of the media based on the teacher response questionnaire obtained a score of 98%, included in the Very Practical category. The effectiveness test showed that 94% of students achieved learning mastery with a post-test score above the KKM, included in the Very Effective category. Based on these findings, it can be concluded that the FEED CATTLE learning media is valid, practical, and effective for use in mathematics learning, particularly in the division of 2-digit numbers. This media can be an alternative solution to improve the understanding and learning outcomes of elementary school students.
Efektivitas Penggunaan Media Monopoly Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Dan Interaksi Sosial Inklusi Siswa SD Larasati, Agnantia Lawang; Laila, Alfi; Fitriana, Nisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12981

Abstract

Penelitiini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Monopoly dalam meningkatkan literasi dan membangun interaksi sosial inklusif di kalangan siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 45 artikel ilmiah yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019–2024). Fokus kajian diarahkan pada dua rumusan masalah utama, yaitu (1) efektivitas media Monopoly dalam meningkatkan literasi siswa SD dan (2) peran media Monopoly dalam membangun interaksi sosial inklusif antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa media Monopoly terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar, seperti membaca pemahaman, mengenal kosakata tematik, dan menulis sederhana. Pembelajaran berbasis permainan ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi intrinsik, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, media Monopoly juga berperan penting dalam memperkuat interaksi sosial inklusif melalui aktivitas kolaboratif dan komunikasi positif antar siswa. Permainan edukatif ini memfasilitasi tumbuhnya nilai empati, toleransi, dan kerja sama tanpa membedakan kemampuan individu. Secara keseluruhan, hasil SLR 1). Salah satu media Monopoly, karena dapat melatih kemampuan membaca, memahami instruksi, serta mendorong siswa untuk saling berinteraksi dan bekerja sama. Oleh karena itu Monopoly berpotensi membantu meningkatkan literasi dan interaksi sosial siswa dalam suasana belajar yang menyenanangkan dan inklusif. 2) Pada media ini menegaskan bahwa media Monopoly merupakan inovasi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan literasi sekaligus memperkuat interaksi sosial inklusif di sekolah dasar, sejalan dengan prinsip pembelajaran aktif dan merdeka belajar
IMPLEMENTASI PROGRAM KEAGAMAAN UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SDN MRICAN 2 KOTA KEDIRI Triyuda, Rahmad; Laila, Alfi; Sari, Dini Nur Faticha; Wahyuningtyas, Lutfia
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8263

Abstract

Religious character education at the elementary school level plays a strategic role in shaping students’ moral, spiritual, and prosocial attitudes. Social change and the development of digital technology often weaken the habituation of worship, discipline, and exemplary behavior. Therefore, schools need to implement structured and inclusive religious programs based on daily habituation. This study aims to examine how the religious programs are implemented, the impacts of these programs, and the challenges encountered in strengthening religious character at SDN Mrican 2. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews with the principal, Islamic education teachers, and students, as well as documentation of the programs. Data validity was strengthened through source and technique triangulation, while data analysis followed the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that religious programs are routinely carried out through Congregational Dhuha Prayer, istighosah–tahlil, Friday Worship, Friday Sharing, MTQ activities, and calligraphy for Muslim students. Christian students participate in morning prayer, worship, and thanksgiving services guided by religious teachers. These habituation activities have formed an inclusive religious culture. Positive impacts are evident in students’ increased discipline, responsibility, social awareness, cooperation skills, and tolerance for diversity. Challenges encountered include inconsistency in students’ discipline, differences in understanding worship activities, limited facilities, and suboptimal involvement of non–Islamic education teachers. Overall, the habituation-based religious programs are proven effective in shaping religious and social character. To optimize the outcomes, continuous evaluation, strengthened teacher involvement, and innovation in habituation strategies are needed. ABSTRAK Pendidikan karakter religius pada jenjang sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk moral, spiritual, dan sikap prososial peserta didik. Perubahan sosial serta perkembangan teknologi digital sering melemahkan pembiasaan ibadah, disiplin, dan keteladanan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan program keagamaan berbasis pembiasaan yang terstruktur dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pelaksanaan program keagamaan, dampak pelaksanaan program keagamaan, serta tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan program keagamaan untuk penguatan karakter religius di SDN Mrican 2. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta peserta didik, dan dokumentasi program. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keagamaan dilaksanakan secara rutin melalui Salat Dhuha Berjamaah, istighosah–tahlil, Jumat Ibadah, Jumat Berbagi, MTQ, dan kaligrafi untuk siswa Muslim. Siswa Nasrani mengikuti doa pagi, ibadah, dan layanan syukur yang dipandu guru agama. Pembiasaan ini membentuk budaya religius yang inklusif. Dampak positif terlihat pada meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, dan toleransi keberagaman. Kendala yang dihadapi meliputi ketidakkonsistenan disiplin siswa, perbedaan pemahaman terhadap kegiatan ibadah, keterbatasan fasilitas, serta keterlibatan guru non-PAI yang belum optimal. Secara keseluruhan, program keagamaan berbasis pembiasaan terbukti efektif membentuk karakter religius dan sosial. Agar lebih optimal, diperlukan evaluasi berkelanjutan, penguatan peran seluruh guru, dan inovasi strategi pembiasaan.
ANALISIS PROGRAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DI SDN 1 ROWOHARJO Muda, Indra Tirta Gus; Laila, Alfi; Sa’adah, Desiana Eka Khotimatus; Andhandeaza, Ghisyafa Aulia
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8859

Abstract

ABSTRACT The strengthening of religious character in elementary school students serves as a fundamental pillar for developing personalities oriented toward moral and spiritual values amidst the challenges of social degradation. This study aims to analyze indepth the implementation, dynamics, and impact of a school culturebased religious character-building program at SDN 1 Rowoharjo. Utilizing a qualitative approach with a descriptive design, the research subjects included the principal, teachers, and students. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, involving data reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that the program is implemented systematically through strategic leadership policies, teacher role modeling, and routine activities such as congregational Dhuha prayer, morning prayers, Asmaul Husna recitation, and weekly tahlil. The implementation has a positive impact on improving students' discipline, responsibility, sincerity, and independent worship awareness. In conclusion, the internalization of religious character is effective when supported by teacher exemplary, program consistency, and a conducive religious school culture. This model at SDN 1 Rowoharjo holds significant potential for replication as a best practice in elementary school character education. ABSTRAK Penguatan karakter religius pada siswa sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual di tengah tantangan degradasi nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan, dinamika, dan dampak program pembentukan karakter religius berbasis budaya sekolah di SDN 1 Rowoharjo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara sistematis melalui kebijakan strategis kepala sekolah, keteladanan guru, serta pembiasaan rutin seperti sholat Dhuha berjamaah, doa pagi, pembacaan Asmaul Husna, dan tahlil mingguan. Implementasi program ini berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, keikhlasan, dan kesadaran beribadah peserta didik secara mandiri. Kesimpulannya, internalisasi karakter religius terbukti efektif apabila didukung oleh keteladanan pendidik, konsistensi program, dan lingkungan budaya sekolah yang kondusif. Model pendidikan karakter di SDN 1 Rowoharjo ini berpotensi besar untuk direplikasi sebagai praktik baik di sekolah dasar lainnya.
Implementasi Kegiatan JUMBARGI (Jumat Berbagi) untuk Meningkatan Karakter Dermawan Siswa SDN Mrican 1 Kota Kediri Zahrani, Khairila Indi; Laila, Alfi; Putri, Sisilia Kriska; Rimarsha, Rahma Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3567

Abstract

Karakter dermawan merupakan salah satu nilai penting dalam pendidikan karakter di sekolah dasar karena berperan dalam menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan perilaku prososial siswa sejak dini. Sekolah memiliki peran strategis sebagai lingkungan pembiasaan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan. SDN Mrican 1 Kota Kediri mengembangkan program Jumat Berbagi (JUMBARGI) sebagai upaya membentuk kebiasaan berbagi dan meningkatkan kepekaan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program JUMBARGI serta menganalisis pengaruhnya terhadap pembentukan karakter dermawan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 144 siswa SDN Mrican 1 Kota Kediri. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pelaksanaan kegiatan, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi program. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program JUMBARGI yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat mampu menumbuhkan nilai empati, kepedulian sosial, dan kebiasaan berbagi pada siswa. Siswa menunjukkan peningkatan perilaku prososial dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Peran guru sebagai pengarah, motivator, dan teladan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa program JUMBARGI efektif dalam membentuk karakter dermawan siswa apabila dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan seluruh warga sekolah. Program ini dapat dijadikan sebagai praktik baik dalam penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan sosial yang kontekstual dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Afandi, Syaiful Aini, Indah Fitri Nur Amaliya, Nila Ana, Rina Silfi Andarini Permata Cahyaningtyas Andhandeaza, Ghisyafa Aulia Andri Pitoyo Anggun Dwi Oktaviani Angzalna, Umbar Aziz Mahendra Istiawan Badriah, Anisatul Baharudin Baharudin Budiningsih, Chatarina Asri Damariswara, Rian Damariswara, Rian Daryanti, Eka Wahyu Desita Putri, Cindi Arjihan Dewi Safitri Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Diyaurrahman, Rizki Nurazmi Fadillah Dwi Novia Rachmawati Dwi Sri Utaminingrum Endang Sri Mujiwati Erwin Putera Permana Faridatul Lian Maharani Fitria, Reni Fitriana, Nisa Fitriana, Riska Nur Fitrianty, Dewi Devanda Frans Aditia Wiguna Imron, Ilmawati Fahmi Istiawan, Aziz Mahendra Ita Kurnia Julianti, Surya Ida Kastam Syamsi Krismayanti, Yunita Riza Kurnia Kukuh Andri Aka Kurnia, Ita Kusuma, Natara Krisna Larasati, Agnantia Lawang Lukita Oktalia, Elza Lutfiani, Siwi Mahmudah, Riyadhotul Mohd Hanafi Mohd Yasin Muda, Indra Tirta Gus Muhamad Basori Muhamad Basori, Muhamad Mujiwati , Endang Sri Mukmin, Amirul Mukmin, Bagus Amirul Nadidah, Mu'fidatus Sayyidan Nella Audina Kusuma Citra Nita Rohmah Febriani Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi, Novi Nitya Nurita Primasatya Nurkholidah, Manfia Nurlaila Zunaidah, Farida Prastiya, Amadia Pri Palupi Puri Putri Maharani Putri, Ardhita Candra Devi Santosa Putri, Jenisa Agata Putri, Kharisma Eka Putri, Sisilia Kriska Rahma, Lintang Noor Rahmadanty, Risma Desya Rimarsha, Rahma Ayu RISKE NURALITA LINGGA DEWI RISKE NURALITA LINGGA DEWI, RISKE NURALITA Riyadhotul Mahmudah RIZKI NURAZMI FADHILAH DIYAURRAHMAN Rosa Imani Khan Saidah, Karimatus Saiful Afandi SARI FATUL ANDAYANI, SARI FATUL Sari, Dini Nur Faticha Sa’adah, Desiana Eka Khotimatus Septiana Puji Rahayu Septiana Rofika Sari Sri Sukasih, Sri Suratin, Tio Hernanda Susi Damayanti, Susi Sutrisno Sahari, Sutrisno Suwarti Suwarti Suwarti Suwarti Titis Uri Eryuscindy Triyuda, Rahmad Veny Iswantiningtyas Wahyudi Wahyudi Wahyuningtyas, Lutfia Widi Wulansari, Widi Widya Murty, Wily Krisna Yunita Riza Kurnia Krismayanti Yuriska Devanti Zahrani, Khairila Indi Zunaidah, Farida Nurlaila