Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Peran Guru Profesional Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MIN 1 Serang Siska Apriyanti; Reksa Adya Pribadi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102452

Abstract

Guru profesional memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam menghadapi tuntutan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil guru profesional, aktivitas yang dilakukan, serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 1 Serang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru profesional, yaitu guru Matematika, wali kelas IV B, dan wali kelas V D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di MIN 1 Serang memiliki karakteristik menonjol seperti penguasaan materi, kesabaran, kedisiplinan, dan penggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana teknologi pembelajaran (jumlah proyektor tidak mencukupi) dan kurang konsistennya penyampaian tujuan serta penutupan pembelajaran sesuai standar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lanjutan dan supervisi akademik berkelanjutan untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas peran guru profesional di lapangan.
THE FORMATION OF AN INDEPENDENT CHARACTER IN THE LEARNING PROCESS THROUGH P5 AT SD NEGERI LIALANG Sayidatul Fariha; Reksa Adya Pribadi; Yoma Hatima
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 11 No 1 (2026): Maret
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/alashr.v11i1.4907

Abstract

This study was motivated by the importance of developing students' independent character through the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). P5 is expected to foster self-control, responsibility, discipline, initiative, and self-confidence in students so that they are able to learn and act independently. The objectives of this study are 1) to describe the process of implementing independent character building through P5 activities, 2) to identify supporting and inhibiting factors, and 3) to determine the independent character values that emerge in fifth-grade students at Lialang Public Elementary School. The method used was a qualitative approach with a descriptive method, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that 1) the implementation of P5 at Lialang State Elementary School had been carried out in a planned and systematic manner through project activities such as making relief maps and ice cream stick crafts. These activities encouraged students to work together, be responsible, and complete tasks independently. 2) Supporting factors came from teacher support, a positive learning environment, and active student involvement. Meanwhile, the inhibiting factors included limited time and facilities. 3) This study shows that the implementation of P5 plays an important role in shaping the independent character of students, as indicated by increased discipline, responsibility, self-confidence, and initiative in learning.
The Optimization of Student Potential through a Learning Design Based on Multiple Intelligences in Elementary Schools M. Taufik; Reksa Adya Pribadi; Ferah Fairus
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 5 No 02 (2026): Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jpes.001531

Abstract

Every individual possesses distinct potential and intelligence, necessitating the design of basic-level learning to accommodate these differences. A learning design based on multiple intelligences has become one way to optimize students' potential. From the results of a preliminary study, there are schools that have implemented learning practices based on Multiple Intelligences to reduce uniformity in the learning system. This study aims to describe the optimization of students' potential through a learning design based on multiple intelligences at SDIU Cahaya Al-Fatih. This research employs a qualitative approach with a case study design at Elementary School Cahaya Al-Fatih in Pandeglang District. In-depth interviews were conducted with the principal, teachers, and several students. Participatory observation was carried out in classrooms and school environments, as well as during the learning activities. Lastly, documentation was used to collect data. The study reveals that the theory of Multiple Intelligences at School begins with a systematic approach, starting from student profile assessments, the design of diverse curricula and lesson plans, the implementation of active project-based learning, and continuous evaluation. This demonstrates that education can shift its focus from logical-mathematical and linguistic intelligences to recognizing and appreciating other types of intelligence, such as musical, kinesthetic, and interpersonal intelligence. However, as a consideration or recommendation, schools need to remain consistent in developing teacher training, establish specific assessment standards or rubrics, and ensure a balance between developing students' dominant intelligences and nurturing other potentially dormant intelligences.
Persepsi Guru atas Kehadiran Platform Merdeka Mengajar sebagai Upaya Pengembangan Kompetensi Profesional Guru di SDN Nyapah 2 Syifa Nurfebriyani; Reksa Adya Pribadi; Firdaus Firdaus
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.66815

Abstract

Guru menjadi sumber utama dalam proses pengembangan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran. Guru yang akan menjadi contoh yang akan memfasilitasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Karena banyak yang harus dilakukan guru, maka seorang guru harus profesional memiliki banyak pengetahuan. Pemerintah telah merilis platform Merdeka mengajar yang dirancang khusus untuk mendukung dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru atas kehadiran PMM sebagai upaya pengembangan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang diperoleh dari sumber wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan 3 guru di SDN Nyapah 2, data yang diperoleh melalui dari kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis Miles and Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan kepala sekolah merespon positif hadirnya PMM karena menyadari fitur-fitur yang tersedia di dalam PMM sesuai dengan kebutuhan guru karena PMM menyediakan berbagai konten dan pelatihan agar guru dapat belajar mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensinya sebagai guru.
Pengaruh Program Kurassaki (Kurangi Sampah Sekolah Kita) Terhadap Kebersihan Sekolah Pada Siswa di SDN Kutabaru I Kabupaten Tangerang: The Effect Of Kurassaki (Reduce Our School Waste) Program On School Hygiene In Students At Kutabaru I Elementary School Tangerang District Novellia Amanda; Reksa Adya Pribadi; Lukman Nulhakim
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v8i2.5127

Abstract

This study aims to determine the effect of the kurassaki (reduce our school waste) programme on school hygiene in students at SDN Kutabaru I, Tangerang Regency. The research approach used is quantitative with correlational method. The data in this study were obtained through distributing questionnaires to respondents and analysed using simple regression tests and correlation tests. The location of this research was SDN Kutabaru I, Tangerang Regency. The population in this study were all students at SDN Kutabaru I, Tangerang Regency. The sampling technique in this study used random sampling technique and the number of samples was determined using the Solvin formula with a significance level of 5% so that the number of samples in this study was 264 respondents. The results of simple regression testing obtained Fcount 81.71> Ftable 1.22 with the equation Y = 33.79 + 0.53X. This shows that there is a significant influence between the kurassaki (reduce our school waste) programme on school hygiene. Meanwhile, the results of correlation testing obtained an rxy value of 0.48 which is based on the table of criteria for determining the amount of correlation coefficient is at the "medium" level, and obtained a determinant coefficient value of 24% which shows how much influence the kurassaki (reduce our school waste) programme contributes to school hygiene.
STATEGI PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DI SDN TEMBONG 2 KOTA SERANG Siti Nurafiah; Reksa Adya Pribadi; Lili Fajrudin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9365

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi peserta didik yang beragam menuntut guru menerapkan pembelajaran yangsesuai dengan tingkat kemampuan belajar siswa. Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pendekatan TaRL pada pembelajaran literasi dan numerasi di kelas V SDN Tembong 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menerapkan TaRL dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian hasil belajar. Pada tahap persiapan, guru melaksanakan asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan peserta didik dan menyusun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan belajar. Pada tahap pelaksanaan, guru mengelompokkan peserta didik berdasarkan tingkat kemampuan serta menerapkan aktivitas pembelajaran yang terdiferensiasi. Pada tahap penilaian, guru menggunakan asesmen formatif dan sumatif untuk memantau perkembangan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL membantu guru menyelenggarakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didiksehingga mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran literasi dan numerasi. Oleh karena itu, guru disarankan mengoptimalkan pelaksanaan asesmen diagnostik dan penerapan TaRL secara berkelanjutan agar pembelajaran semakin efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SDIT AL-MUHAJIRIN Aprilia Lismawati; Damanhuri; Reksa Adya Pribadi; Zerri Rahman Hakim
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.45

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai implementasi pendidikan karakter cinta tanah air dalam kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 khususnya pada perencanaan pembelajaran yang bermuatan penguatan karakter cinta tanah air, proses pelaksanaan implementasi pendidikan karakter cinta tanah air melalui kegiatan pembelajaran, serta perilaku peserta didik setelah diterapkannya pendidikan karakter cinta tanah air. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 1. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman ialah proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan pembelajaran yang bermuatan penguatan karakter cinta tanah air yang dapat memaksimalkan kegiatan pembelajaran melalui program penguatan pendidikan karakter cinta tanah air dan teknis guru dalam melaksanakan pembelajaran, dalam proses pelaksanaan implementasi pendidikan karakter cinta tanah air ini dilakukan melalui kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Serta dengan persiapan yang matang dalam proses pembelajaran dan bimbingan dapat diketahui perilaku peserta didik setelah diterapkannya pendidikan karakter cinta tanah air melalui kegiatan pembelajaran baik dari aspek afektif, kognitif dan psikomotor.
DINAMIKA KOMUNITAS GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Rintan Wanti Anisah Rintan; Reksa Adya Pribadi; Ramah Nur Intan
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.474

Abstract

Guru berperan penting dalam membentuk fondasi pendidikan bagi para siswa, dari segi kognitif hingga psikomotorik dan afektif. Dalam konteks pendidikan, guru biasanya ikut bergabung pada suatu komunitas guru yang mana komunitas tersebut dapat menjadi penunjang dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Namun, kurangnya komunikasi, kolaborasi dan informasi antar guru menjadi sebuah hambatan bagi para guru dalam menciptakan perubahan atau inovasi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran komunitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi dinamika komunitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas guru mempunyai peranan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Komunitas guru berfungsi sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam proses pembelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika komunitas guru antara lain kepemimpinan yang kuat, saling percaya antar guru, komitmen, dan dukungan yang diberikan oleh sekolah. Maka dari itu, sudah sepatutnya bagi guru untuk aktif bergabung dalam suatu komunitas sehingga guru tersebut dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.
PEMANFAATAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SDN KARUNDANG 1 Patra Aghtiar Rakhman; Reksa Adya Pribadi; Muhamad Fahrul; Mohamad Rizky Al Hakim
Jurnal Genta Mulia Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the use of animated videos as a learning medium in improving students' listening skills at SDN Karundang 1. Listening skills are an important aspect in language learning, but many students have difficulty understanding information conveyed orally. One of the main causes of low listening skills is learning methods that tend to be monotonous and less interesting for students. Therefore, this research proposes the use of animated videos as an alternative that is more interactive, interesting, and can increase students' attention and understanding. The approach used in this research is qualitative with descriptive methods to explore the experiences and perceptions of students and teachers regarding the application of animated videos in learning. The research results show that animated videos can significantly improve students' listening skills, because this media combines visual and audio elements which make it easier for students to understand the material in a more interesting and enjoyable way. Apart from that, animated videos can also create an active learning atmosphere and encourage student learning motivation. However, this research also notes several challenges, such as limited technological facilities and technical obstacles in implementing animated videos. Overall, the use of animated videos has proven to be effective in improving students' listening skills and has a positive impact on the learning process at SDN Karundang 1, and can be used as an innovation to create a more meaningful and effective learning experience.