Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X MANAJEMEN PERKANTORAN DAN LAYANAN BISNIS SMKN 6 KAB. TANGERANG Ana Nurhasanah; Pipit Wahyu Ramadani; Hilma Liana; Nurul Rohmah; Putri Wahyuningsih; Stefanny Datu P
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i12.1380

Abstract

Penulisan ini dilakukan setelah penelitian terhadap implementasi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran sejarah. Pembelajaran sejarah mempunyai peran yang amat penting dalam membentuk kepribadian siswa. Sebelum pembelajaran dilaksanakan, seorang guru harus melakukan perencanaan terlebih dahulu. Artikel ini membahas implementasi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran sejarah di kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMKN 6 Kab. Tangerang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa guru sejarah di SMKN 6 Kab. Tangerang telah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala di dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI GURU DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XII SMAN 5 KOTA SERANG Fajar Sucipto; Shalama Qaulum Fadilla; Siti Hamdah; Putri Frilly Natasya; Rendy Raihan; Ana Nurhasanah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i1.1419

Abstract

Tujuan dalam observasi yang dilakukan adalah guna untuk menjelaskan, menguraikan, menganalisa serta memberikan pengetahuan dan wawasan dari narasumber selaku tenaga pendidik yang berpengelaman serta telah lama mengapdi pada dunia pendidikan mengenai implementasi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran sejarah. Dalam observasi yang dilakukan penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, Observasi dilaksanakan pada tanggal 22 November 2023 di SMAN 5 Kota Serang, lebih tepatnya pada jam 10.00 WIB sd Selesai. Penyusunan perencanaan adalah buatan guru langsung sebagai suatu proses pengambilan keputusan yang merupakan hasil dari berfikir secara rasional mengenai suatu target dan tujuan pembelajaran tertentu, yaitu perubahan perilaku serta rangkaian kegiatan yang harus dilakukan sebagai bentuk upaya dalam mencapai tujuan tersebut.
IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMAN CAHAYA MADANI BANTEN (BOARDING SCHOOL) PANDEGLANG Nofa Musarofah; Ana Nurhasanah; Muhammad Aditya Prayoga; Rian Zulfansyah; Nurfadilah, Nurfadilah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i4.1663

Abstract

Pembelajaran sejarah merupakan bidang ilmu yang bertujuan untuk membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya peristiwa di masa lalu. Dalam proses pembelajaran tentu diperlukan sebuah rencana pembelajaran yang dibuat guru agar mencapai tujuan pembelajaran. Pada mata pelajaran sejarah diantara tujuan pembelajaran yang perlu dicapai oleh peserta didik selain berpikir kritis dan berpikir sejarah, peserta didik harus pula memiliki kesadaran sejarah dan rasa nasionalisme di dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perencanaan pembelajaran sejarah di SMAN Cahaya Madani Banten (Boarding School) Pandeglang provinsi Banten yang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. Dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara yang didukung dengan data perpustakaan. Hasil penelitian bahwa pembelajaran sejarah yang diterapkan di SMAN Cahaya Madani Banten (Boarding School) Pandeglang provinsi Banten telah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru mata pelajaran sejarah. Berdasarkan hasil perolehan nilai perserta didik dapat disimpulkan bahwa peserta didik di sekolah tersebut mampu mencapai tujuan dari pembelajaran sejarah.