Articles
Peran Perguruan Silat Silo Macan untuk Mempertahankan Lokalitas Budaya Betawi di Condet
Ade Andrian;
Lelly Qodariah;
Jumardi Jumardi
CHRONOLOGIA Vol 1 No 3 (2020): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.464 KB)
|
DOI: 10.22236/jhe.v1i3.4726
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran secara menyeluruh bagaimana Peran Perguruan Silat Silo Macan untuk mempertahankan lokalitas Budaya Betawi. Silat Betawi yang mulai bersaing dengan seni beladiri lainnya dan bahkan seni beladiri dari luar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sebagaimana yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang di alami oleh subyek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi dan prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah: 1) Observasi Perguruan Silat Silo Macan di Balekambang Condet 2) wawancara dengan informan diantaranya Guru Perguruan Silo Macan. 3) Dokumetasi, 4) Tringulasi Data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perguruan Silat Silo Macan masih ada dan belum punah gerakan-gerakannya masih asli belum tercampur dengan gerakan beladiri lainnya. Pemerintah daerah bisa mendukung dan berpartisipasi salah satunya dengan cara memberikan tempat latihan yang layak agar bisa bersaing dan berprestasi di ajang ilmubeladiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Peran Perguran Silo Macan menanamkan karakteristik rohani kepada setiap anggota dalam menghadapi zaman yang modern sehingga sampai saat ini Perguruan Silo Macan masih dapat mempertahankan Eksistensinya.
Eksistensi Kesenian Wayang Ajen di Tengah Budaya Populer (Studi Kasus: Sanggar Wayang Ajen, Duren Jaya Bekasi Timur)
Apriza Tri Gunarto;
Lelly Qodariah;
Jumardi Jumardi
CHRONOLOGIA Vol 1 No 3 (2020): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.135 KB)
|
DOI: 10.22236/jhe.v1i3.4730
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi eksistensi kesenian wayang ajen di Bekasi Timur, mengetahui makna dalam kesenian Wayang Ajen, mengetahui tujuan Sanggar Wayang Ajen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara, dokumentasi, observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Kesenian Wayang Ajen di Bekasi Timur lahir dengan tafsir baru dan cara-cara modern. Nama Wayang Ajen di ambil dari kata Ajen yang artinya menghargai, tujuannya bermaksud untuk menghargai segala aspek kesenian yang ada seperti seni musik, seni tari, seni drama. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberadaan Sanggar Wayang Ajen bisa diterima oleh masyarakat karena memiliki warna baru dalam memberikan pertunjukan wayang, dengan cara tersebut Wayang Ajen bisa bertahan di tengah persaingan dengan budaya populer saat ini. Oleh karena itu Sanggar Wayang Ajen ini harus tetap melakukan perkembangan dalam hal kesenian agar selalu bisa diterima oleh masyarakat.
Eksistensi Kesenian Sintren di Kampung Tanjung Kerta, Kecamatan Karang Kancana, Kabupaten Kuningan Jawa Barat
Dea Novianti Gunawan;
Lelly Qodariah;
Jumardi Jumardi
CHRONOLOGIA Vol 1 No 3 (2020): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.34 KB)
|
DOI: 10.22236/jhe.v1i3.4732
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran secara menyeluruh bagaimana eksistensi kesenian Sintren di kampung Tanjung Kerta dan bagaimana rangkaian kesenian Sintren di Tanjung Kerta dan mengetahui bentuk pemanfaatan kesenian Sintren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan prosedur pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dokumetasi, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Sintren di kampung Tanjung Kerta merupakan kesenian tradisional yang menunjukkan aktivitas tarian diiringi dengan musik menggunakan alat musik gendang, kendi dan seorang sinden menyanyikan lagu-lagu Sunda seperti Sulasih Sulandana dan turun sintren dalam mengiringi seorang penari. Kesenian Sintren juga digunakan sebagai hiburan masyarakat di sela-sela aktivitas sore hari di kampung Tanjung Kerta, selain itu dapat juga dijadikan alat untuk meminta hujan, keberkahan, karena menjadi bagian dari nilai-nilai tradisi di kampung Tanjung Kerta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesenian Sintren di kampung Tanjung Kerta masih dilestarikan oleh masyarakat kampung Tanjung Kerta.
FESTIVAL PEH CUN : PESTA MUSIM KEMARAU MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA TANGERANG
Lelly Qodariah;
Melinda Rahmawati
Haluan Sastra Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/hsb.v5i1.44586
The purpose of this research is to know a series of activities in Peh Cun Festival and the meaning of each procession carried out. The festival which is celebrated by Chinese Society in Tangerang has its own cultural and historical values. The Method used in this research is Explanative Qualitative Method with a generative approach that gives a detailed identification of a series of Peh Cun Festival celebrated by the Chinese Society and the meaning of the activity. This research used literature study analysis by comparing and studying several literacies such as textbooks, scientific journals and others related to Peh Cun Festival and the meaning of each process carried out. The results of this research are describes of a series of activities and meanings from the holding of the Peh Cun Festival. The conclusion of this research is The Peh Cun Festival is a summer festival celebrated by the Chinese Society with its own significance preserved as cultural heritage.
Mendidik Anak Era Digital di Perguruan Muhammadiyah Parakan Tangerang Selatan
Heni Ani Nuraeni;
Lelly Qodariah
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.939 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.2941
Era digital merupakan era teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi yang sering digunakan oleh anak-anak sampai orang dewasa adalah gadget. Salah satu dampak negatif gadget adalah membentuk anak-anak maupun remaja mempunyai karakter yang individualis. Mareka sibuk dengan gadgetnya sehingga melupakan tugas nya untuk belajar. Hal inilah yang dikhawatirkan guru maupun orang tua ketika anaknya bermain gadget. Guru maupun orang tua mengalami masalah dalam mencegah murid maupun anaknya dalam penggunaan gadget. Oleh karena diperlukan wawasan yang luas untuk mengatur penggunaan teknologi komunikasi. Hal inilah yang menjadi dasar kerja sama antara Uhamka dan perguruan Muhammadiyah Parakan untuk mengadakah woks shop mengenai mendidik anak era digital. Target yang diharapkan dari work shop ini adalah bertambahnya wawasan guru-guru dan orang tua murid Muhammadiyah Parakan mengenai mendidik anak era digital. Dengan adanya work shop ini diharapkan guru-guru dan orang tua murid perguruan Muhammadiyah Parakan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Model Flipped Classroom Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN Bahagia 06
Erika Paulina;
Lelly Qodariah
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.35052
The purpose of this study is to analyze, test and find out whether or not there is an influence of the Flipped Classroom model on the learning outcomes of Indonesian grade IV students of SDN Bahagia 06. The timing of this research is even in the 2021/2022 school year. The study population involved all students of SDN Bahagia 06, sampling in this study using the Cluster Random Sampling technique. With a study sample of 72 students. The students of class IV-B as an experimental class consist of 36 students and the students of class IV C as a control class consist of 36 students. This method uses the methode Quasi Experimental Design with a Posttest-Only Control Group Design. The analysis technique in this study is in the form of descriptive analysis and inferential analysis. The results of the hypothesis test in this study showed 2.36440897 > 1.66757228, then H1 was accepted. With this, it can be proven that there is an influence of the use of the Flipped Classroom model on the learning outcomes of Indonesian grade IV students of SDN Bahagia 06.
Pengaruh Penggunaan Quizizz Terhadap Hasil Belajar IPA di SDN Cipinang Melayu 10 Pagi
Prayoga Yulistiadi Yulistiadi;
Lelly Qodariah
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.35051
This study is intended to analyze and find out whether or not there is an average influence of the learning outcomes of grade 5 students in the use of the Quizizz platform in learning Sciences (IPA) at SDN Cipinang Melayu 10 Pagi. The use of the method is carried out using the True Experimental Design method of the Pretest-Posttest Control Group design. The sample of the study was carried out consisting of 48 students, classes 5A and 5B. The type of test instrument performed is a multiplechoice test. Data analysis techniques were carried out using the help of Microsoft Excel, and also SPSS 26.0 in normality tests using the Kolmogorov-Smirnov test, levene test, and independent sample t-test. The results of the study obtained there was no difference in the average learning outcomes of science using the Quizizz platform and also conventional methods, obtained in the t-test hypothesis test showed a value of 0.482 at α = 0.05. So that H0 is accepted and H1 is rejected so that it shows that there is no difference in the average results of learning science in grade 5 SDN Cipinang Melayu 10 Pagi which is significant.
GRAPHIC DESIGN WORKSHOP USING CANVA TO INCREASE CREATIVITY AND ABILITY OF STUDENTS OF SMK AND MTS AR-RIZKHAN
Roby Setyadi;
Siwi Nur;
Rina Kariyani;
Rahmanto Dwi Sasongko;
Annisa Annisa;
Lelly Qodariah
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/rangkiang.2022.v4i2.6498
In this sophisticated and digital era of globalization, studying graphic design is important and beneficial for students. By studying graphic design, you are able to grow and shape your creativity so that you can come up with interesting and unique ideas to improve your welfare. Making logo designs and work content is one of the activities that students can use as soft skills in the world of work. The graphic design training activity using Canva at MTS and SMK Ar-Rizkhan aims to provide knowledge related to graphic design and help students to be creative in using Canva. The Canva app is an online, free, and easy-to-use graphic design application. The method of implementing graphic design training activities at MTS and SMK Ar-Rizkhan uses three stages, namely material, theory/practicum, and evaluation. It is hoped that this graphic design training activity will make students more enthusiastic about creativity in the field of graphic design and can open up business opportunities, either goods or services independently.
VIDEO DOKUMENTASI DARI KANAL YOUTUBE BIMO K.A SEBAGAI SUMBER INFORMASI DARI SEJARAH PUBLIK
Merina Merina;
Mushoddik;
Lelly Qodariah;
Ilham Arsandi;
Cahya Adhitya Pratama
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 8 No. 1 (2023): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v8i1.2009
Sejarah publik menjadi sebuah pendekatan dengan cara memberikan informasi kepada masyarakat diluar akademis. Bagi sejarawan yang sering membahas mengenai sejarah publik melakukannya dengan menggunakan media komunikasi seperti youtube. Dengan begitu memakai media dengan platform youtube bisa menyaksikan melalui audio visual seperti dokumentasi. Tren dari sejarah publik ini mengikuti berkembangnya era yang sudah digitalisasi dan menjadikannya sebagai produk digital. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan artikel-artikel serta buku yang berkaitan dengan judul pembahasan. Fokus dari penelitian ini adalah penggunaan youtube, khususnya kanal youtube Bimo K.A yang mengunggah video dokumentasi kesejarahan berupa video dari pra-kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan Indonesia. Hasil dari penelitian ini bahwa bisa menjadikannya sebagai sarana alternatif bagi masyarakat luas yang bisa menyaksikan video dokumentasi untuk membangun sebuah kesadaran sejarah bangsa Indonesia.
Eksplorasi Museum Gedung Sate Dengan Memanfaatkan Kanal Youtube Jurnalisa X Kisah Tanah Jawa Sebagai Sarana Pembelajaran IPS
Mushoddik Mushoddik;
Lelly Qodariah Lelly Qodariah;
Merina;
Siwi Nur Rahmawati;
Cahya Adhitya Pratama
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 8 No. 1 (2023): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v8i1.2013
The Gedung Sate Museum is one of the museums in the city of Bandung and is frequently visited by tourists. Digital development through Youtube is one of the media used for social studies learning, one of which is the Journalism Youtube account. This study used descriptive qualitative method. Data collection was carried out by watching videos and studying literature. The purpose of the research conducted by researchers was to analyze the Journalism Youtube channel by exploring the Gedung Sate Museum as a social studies learning tool. The results of the study explained that currently IPS learning is not only presented conventionally. Social studies learning trends have followed developments in the digital era by utilizing the existence of various social media. YouTube videos are a digital product that thrives on social media with various types of content. As a visual display, the video presents historical information which includes social studies in a short, concise and interesting way. This can be an effective social studies learning alternative in the digital era.