Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Uji Coba Kuesioner Knowledge towards Assessment and Management of Malnutrition in Children Versi Bahasa Indonesia Muhamad Jauhar; Diana Tri Lestari; Fitriana Kartikasari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi buruk pada balita menjadi isu strategis baik di tingkat global dan nasional. Angka morbiditas dan mortalitas akibat gizi buruk pada balita meningkat setiap tahun. Masalah gizi buruk jika tidak tertangani akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang. Berbagai program dan kebijakan dilakukan oleh pemerintah untuk pengelolaan kasus gizi buruk salah satunya melalui peberdayaan keluarga dan masyarakat. Pengetahuan masyarakat tentang manajemen gizi buruk pada balita menjadi aspek penting dalam membentuk kemampuan masyarakat dalam pengelolaan gizi buruk pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba kuesioner pengetahuan tentang manajemen gizi buruk pada balita versi bahasa Indonesia. Peneliti melakukan kajian pustaka terhadap kuesioner pengetahuan tentang manajemen malnutrisi pada balita sebanyak 26 item pertanyaan. Peneliti melakukan alih bahasa dan berkonsultasi dengan ahli bahasa dan ahli di bidang kesehatan terkait kuesioner tersebut. Uji validitas muka dilakukan pada tiga responden untuk uji keterbacaan. Uji validitas isi dilakukan pada ahli bidang kesehatan untuk memastikan ketetapan makna dari maing masing item pertanyaan. Uji validitas konstruksi dan reliabilitas dilakukan pada 67 kader kesehatan di UPTD Puskesmas Undaan dan Dawe Kabupaten Kudus. Analisis data menggunakan pearson product moment dan alpha cornbach melalui software SPSS versi 25. Nilai validitas sebesar 0,787-0,817 (nilai r tabel=0,2369) dan nilai reliabilitas sebesar 0,811 (nilai r kritis = 0,600). Kuesioner dinyatakan valid dan reliable sehingga dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan tentang malnutrisi pada balita.
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pasien dengan Post OP Radiculopathy Lumbal di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Ajeng, Putri Allena Ade; Lestari, Diana Tri; Jauhar, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikulopati lumbal salah satu diantara banyak penyebab utama kecacatan yang berdampak signifikan terhadap status fungsional pasien, seringkali memerlukan intervensi pembedahan seperti stabilisasi posterior. Menurut WHO radikulopati lumbal masuk ke dalam salah satu dari sepuluh gangguan kesehatan utama yang menurunkan kualitas hidup secara global , dengan prevalensi 23% pada dewasa, kekambuhan 24-80% per tahun, dan beban finansial signifikan akibat biaya perawatan dan penurunan produktivitas, di mana 10% kasus berkembang menjadi kronis hingga menyebabkan kecacatan. Data epidemiologi spesifik tentang radikulopati lumbal di masih terbatas di Indonesia, meskipun studi lokal menunjukkan prevalensi 3-5% dengan faktor risiko utama berupa pekerjaan berat dan degeneratif, serta risiko disabilitas permanen mencapai 28% dalam lima tahun terakhir jika tanpa penanganan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah guna melakukan analisis dari asuhan keperawatan pada post-operasi radikulopati lumbal di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Dalam penelitian ini juga digunakan metode studi kasus yang datanya dikumpulkan melalui proses observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta studi pustaka. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi Nyeri Akut, Risiko Infeksi, dan Gangguan Mobilitas Fisik. Intervensi yang diberikan mencakup manajemen nyeri dengan teknik farmakologis serta non-farmakologis (seperti relaksasi Benson), pencegahan infeksi, serta dukungan mobilitas melalui latihan ROM pasif. Evaluasi selama tiga hari menunjukkan penurunan intensitas nyeri, berkurangnya tanda-tanda inflamasi, serta peningkatan kekuatan otot dan pergerakan ekstremitas bawah. Studi ini menekankan pentingnya asuhan keperawatan holistik dan individual pada pasien post-operasi radikulopati lumbal, khususnya melalui penerapan intervensi non-farmakologis yang terintegrasi.
Prediktor Nyeri Post Litotripsi pada Fase 24 Jam Paska Tindakan di RS Tk III Dr. Soetarto Yogyakarta Surastuti, Putri; Lestari, Diana Tri; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu saluran kemih (BSK) membutuhkan tindakan pembedahan salah satunya lithotripsi, namun dapat menyebabkan nyeri akibat pembedahan. Angka kejadian nyeri akut sering dijumpai paska operasi pada fase 24 jam paska tindakan sehingga penting untuk mengidentifikasi prediktornya. Tujuan penelitian untuk mengetahui prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan. Prediktor nyeri post litotripsi yang diteliti meliputi faktor demografi (usia, jenis kelamin, IMT), nyeri pre operasi, lokasi batu, lama insersi uteroskop, dan ukuran batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan di Rumah Sakit dr. Soetarto (DKT). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampel sebanyak 23 orang pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) digunakan mengukur nyeri pre dan post operasi litotripsi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor demografi usia (P=0,041), indeks massa tubuh (P=0,047), nyeri pra operasi (P=0,040), lokasi batu (P=0,016), lama insersi uteroskop (P=0,047) dengan nyeri post litotripsi. Tidak ada hubungan jenis kelamin dengan nyeri post litotripsi (P=0,327). Faktor paling dominan prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan adalah ukuran batu (OR=9,024 dan; Cl = 0,412-197,406). Kesimpulan penelitian yaitu prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta meliputi faktor demografi (usia dan IMT), nyeri pre operasi, lokasi batu, lama insersi uteroskop, dan ukuran batu.
Pengaruh Periode Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Tingkat Saturasi Oksigen pada Pasien Asma Di Rumah Sakit "X" Sunarya, Dian Fitriani; Lestari, Diana Tri; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya prevalensi asma baik secara global maupun nasional berkontribusi signifikan terhadap angka kesakitan dan kematian. Sesak napas sebagai keluhan utama penderita asma sering kali menyebabkan penurunan saturasi oksigen. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis seperti pengaturan posisi tubuh menjadi aspek penting dalam perawatan. Penempatan pasien asma dalam posisi semi-Fowler terbukti efektif dalam mengurangi sesak napas dan meningkatkan kadar saturasi oksigen, sehingga mendukung stabilitas pernapasan dan kenyamanan pasien. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui pengaruh periode pemberian posisi semi fowler terhadap tingkat saturasi oksigen pada pasien asma di Rumah Sakit "X". Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental dengan rancangan pretest posttest with control design. Populasi penelitian adalah semua pasien asma yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit "X". Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan pemberian posisi semi fowler dan 10 orang kelompok kontrol. Saturasi oksigen diukur menggunakan pulse oxymeter dengan satuan hasil adalah persen. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan standar operasional prosedur (SOP). Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan independent t-test/mann withney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata saturasi oksigen sebelum sesudah diberikan posisi semi fowler periode 15 menit pada kelompok intervensi dengan p value 0,005. Terdapat perbedaan rata-rata saturasi oksigen sebelum dan sesudah diberikan posisi semi fowler periode 15 menit pada kelompok intervensi dengan p value 0,005. Terdapat perbedaan yang signifikan kenaikan saturasi oksigen antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p value 0,000. Ada pengaruh pemberian intervensi terhadap tingkat saturasi oksigen.
Pengaruh Durasi Pengaturan Posisi Lateral terhadap Hemodinamika Pasien Penurunan Kesadaran di Ruang Intensive Care Unit RS TK III Dr Soetarto Yogyakarta Wulandari, Fifi Faryanti; Lestari, Diana Tri; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penyakit kritis dirawat di ruang ICU menunjukkan peningkatan baik dunia maupun nasional. Pasien kritis di ICU dapat mengalami penurunan kesadaran akibat trauma maupun non trauma yang tetap menjadi perhatian utama. Untuk menjaga sirkulasi sistemik yang efektif, pengaturan posisi sangat penting karena dapat berdampak pada sistem hemodinamik. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui pengaruh durasi pengaturan posisi lateral terhadap hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang Intensive Care Unit RS Dr Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian quasy experiment, desain penelitian times series. Populasi penelitian yaitu pasien penurunan kesadaran di ICU RS Dr Soetarto Yogyakarta (DKT). Teknik pengambilan sampel mempergunakan teknik total sampling sebanyak 20 orang pasien terdiri dari 10 orang kelompok intervensi dan 10 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji paired t-test atau wilcoxon dan independent t-test atau mann withney. Hasil penelitian menunjukkan Ada pengaruh hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok intervensi. Peningkatan heart rate (P=0,016), peningatan respiratory rate (P=0,021), penurunan tekanan darah sistolik (P=0,040), penurunan tekanan darah diastolik (p=0,010) dan penurunan MAP (P=0,005) Tidak ada pengaruh hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok kontrol (P>0,05). Ada perbedaan hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tekanan darah sistolik (P=0,019), tekanan darah diastolik (P=0,033) dan MAP (P=0,029). Ada pengaruh durasi pengaturan posisi lateral terhadap hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RS Dr Soetarto Yogyakarta.
Efektifitas antara Streching Exercise Intradialisis dan Leg Exercise terhadap Kram Otot pada Pasien CKD Stage V yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta Istyanti, Gabriella Sekar; Lestari, Diana Tri; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi Chronic Kidney Disease (CKD) telah dilaporkan dalam peningkatan jumlah studi di seluruh dunia dan juga di tingkat nasional sehingga membutuhkan terapi dialisis. Kejadian penyulit selama intradialisis yang paling banyak terjadi adalah kram otot. Angka kejadian kram otot yang sering terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis dilaporkan 33% hingga 86% pasien hemodialysis. Pemberian exercise dapat menurunkan kram oto pada pasien hemodialisis. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui efektifitas antara streching exercise intradialisis dan leg exercise terhadap kram otot pada pasien CKD stage v yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien CKD stage V yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta sebanyak 20 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan streching exercise intradialisis dan 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan leg exercise. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrument Cramp Questionnaire Chart dan lembar Satuan Operasional Prosedur (SOP). Analisis data menggunakan uji wilcoxon test dan mann withney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah stretching exercise intradialisis terhadap kram otot dengan nilai signifikan sebesar 0,005. Ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah leg exercise terhadap kram otot dengan nilai signifikan sebesar 0,007. Tidak ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah stretching exercise terhadap kram otot nilai signifikan sebesar 0,313. Kesimpulan penelitian bahwa streching exercise intradialisis dan leg exercise efektif menurunkan kram otot pada pasien CKD stage V yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Putri, Sheryl Nisrina Aulia; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak di negara berkembang. Demam atau hipertermi pada pasien DHF merupakan masalah utama yang sering kali muncul pada fase awal penyakit. Peningkatan suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C dan berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah. Akibatnya, terjadi kebocoran plasma darah ke ruang interstitial, yang dikenal sebagai plasma leakage, yang dapat berujung pada syok dengue jika tidak segera ditangani. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan dengue haemorrhagic fever (DHF). Metode penelitian adalah deskriptif yaitu melakukan dengan pendekatan proses keperawatan dengan cara mengumpulkan data langsung dari pasien dan keluarga serta dengan kolaborasi dengan tim medis,serta menggambarkan obyek yang sedang berlangsung menggunakan sampel pasien An.M dengan populasi ditujukan kepada Anak-Anak sampai dewasa. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan pada kasus dengue haemorrhagic fever masalah yang muncul didapatkan 3 diagnosa keperawatan yaitu Hipertermi , defisit nutrisi, dan intoleransi aktivitas, Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan sesuai intervensi yaitu kompres hangat dengan baik dari suhu pasien yang bermula 38,1ºC mengalami penurunan di hari ke 3 yaitu 36,5º maka dari itu sebagian masalah dapat teratasi sepenuhnya. Kesimpulan, dalam melakukan asuhan keperawatan ini kerja sama yang baik dengan pasien dan tenaga medis diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan. Asuhan Keperawatan dilakukan sesuai intervensi dengan baik akan mengatasi masalah yang muncul.
Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Kompres Hangat pada Pasien Kolik Abdomen di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Lismawati, Dini; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolik abdomen adalah nyeri perut akut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk obstruksi usus. Di Indonesia, keluhan nyeri perut termasuk kolik abdomen menjadi salah satu alasan utama pasien mencari pertolongan medis, dengan angka kejadian mencapai 69,1%. Hal ini menunjukkan bahwa kolik abdomen merupakan masalah kesehatan yang cukup signifikan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisia asuhan keperawatan dengan kompres hangat pada pasien kolik abdomen. Penelitian ini mendokumentasikan asuhan keperawatan dan mengevaluasi efektivitas kompres hangat dalam mengurangi nyeri. Dengan metode deskriptif studi kasus di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami nyeri akut, gangguan tidur, dan ansietas. Setelah intervensi kompres hangat selama 3x24 jam, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4-5, pola tidur membaik, dan kecemasan berkurang. Kesimpulannya, kompres hangat efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien kolik abdomen.
Hubungan Fungsi Sosial, Kualitas Tidur, Distres Diabetes dengan Fatigue pada DM Tipe 2 di Puskesmas Juwana Widiastari, Yunita; Lestari, Diana Tri; Rahmawati, Ashri Mualida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik. Gula darah yang tinggi terjadi karena tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau insulin yang dihasilkan tidak bekerja dengan baik. Diabetes mellitus (DM) dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, termasuk fungsi sosial, kualitas tidur, distres diabetes dan tingkat fatigue (kelelahan). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi sosial, kualitas tidur, distres diabetes dengan fatigue pada DM tipe 2 di Puskesmas Juwana. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 65 responden DM tipe 2 menggunakan metode total sampling. Kriteria inklusi: pasien DM tipe 2 di Puskesmas Juwana yang tergabung dalam Prolanis, compos mentis, dan bersedia menjadi responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner SSQ, PSQI, DDS, dan FAS. Analisis data menggunakan univariat (persentase) dan bivariat (uji Rank Spearman). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki fungsi sosial buruk (84,6%), kualitas tidur buruk (76,4%), distres diabetes berat (64,6%), dan fatigue sedang (63,1%). Tidak ada hubungan signifikan antara fungsi sosial dengan fatigue (p=0,821) dan kualitas tidur dengan fatigue (p=0,094). Namun, ada hubungan signifikan antara distres diabetes dengan fatigue (p=0,001, koefisien korelasi 0,511).Kesimpulan: Perlu intervensi untuk meningkatkan fungsi sosial dan kualitas tidur, serta pengelolaan distres diabetes efektif untuk mengurangi fatigue pada DM tipe 2.
Faktor Dominan Hambatan Manajemen Mandiri Diet DM pada Diabetes Tipe 2 di Rumah Sakit Tk III 04.06.03 Dr. Soetarto Widyastuti, Anik; Lestari, Diana Tri; Wibowo, Edi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) menjadi penyakit menahun dimana jumlah prevalensi cenderung meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini diikuti juga dengan peningkatan komplikasi DM. Hal tersebut terjadi karena ketidakmampuan diabeetsi untuk melakukan manajemen mandiri termasuk didalamnya adalah diet. Tujuan umum penelitian mengetahui faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM pada diabetesi tipe 2 di Rumah Sakit TK III 04.06.03 Dr. Soetarto. Faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM yang diteliti meliputi faktor demografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan), faktor lama menderita DM, faktor stress, dan faktor komunikasi petugas kesehatan. Jenis penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua pasien Diabetes Melitus di RS TK III 04.06.03 dr. Soetarto 72 pasien rawat jalan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 42 orang pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner The Self-Management Dietary Behaviors Questionnaire (SMDB), kuesioner tingkat stres menjalani diet dan kuesioner komunikasi petugas kesehatan. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Gambaran hambatan manajemen mandiri diet DM mayoritas kategori sedang (76,2%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor demografi usia (P=0,038), tingkat pendidikan (P=0,010), pekerjaan (P=0,046), stres (P=0,021), dan komunikasi petugas kesehatan (P=0,026) dengan manajemen mandiri diet DM. Tidak ada hubungan jenis kelamin (P=0,720) dan lama menderita DM (P=0,477) dengan manajemen mandiri diet DM. Faktor paling dominan hambatan manajemen mandiri diet DM adalah stress (P=0,051 dan OR= 100,240, Cl = 0,983-10221,070). Kesimpulan penelitian yaitu faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM pada diabetesi tipe 2 di RS TK III 04.06.03 Dr. Soetarto meliputi faktor demografi (usia, tingkat pendidikan, pekerjaan), stress, dan komunikasi petugas kesehatan.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Biyanti Dwi Winarsih Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Efendi Efendi Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Faridha Alfiatur Rohmaniah Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Hindriyastuti, Sri Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Mukaromah, Isna Aulia Muslimah, Aulya Choirul Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Pusparatri, Edita Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Maulida Rahmawati, Ashri Mualida Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Sholahudin, Mohammad Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto SUKARMIN Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Tiara, Novi Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni