Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI LITERATURE POTENSI PENGGUNAAN ECO ENZYME SEBAGAI ALTERNATIF TATA LAKSANA KIMIAWI PADA LIMBAH PEMINDANGAN Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gde Suranaya Pandit; Putu Nita Cahyawati; Asri Lestarini
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.583 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4383

Abstract

Pemindangan merupakan salah satu upaya pengawetan ikan tradisional dengan metode perebusan dan penggaraman yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali. Limbah perikanan terutamanya limbah cair yang dibuang ke sungai dapat menyebabkan pencemaran atau gangguan lingkungan, seperti mengganggu ekosistem air, menurunkan kadar oxygen demand pada lingkungan perairan, mengganggu kesehatan manusia, serta menimbulkan bau yang tidak sedap. Eco enzyme merupakan larutan zat organik kompleks yang diproduksi dari proses fermentasi sampah organic, gula, dan air. Studi ini merupakan studi kajian pustaka untuk melihat potensi penggunaan eco enzyme sebagai alternatif tata laksana kimiawi terhadap limbah perikananan, khususnya pemindangan. Sebagai larutan fermentasi organik, eco enzyme dapat diartikan sebagai salah satu komponen aditif kimiawi pada komponen sistem tata laksana limbah, seperti halnya desinfektan. Desinfektan tidak selalu membunuh mikroorganisme karena terdapat beberapa mikroorganisme yang resistant. Desinfektan yang biasa digunakan berasal dari bahan baku kimiawi yang pada dasarnya fungsinya adalah untuk membersihkan area yang mentransmisikan mikroorganisme. Dalam hal ini penggunaan eco enzyme sebagai desinfektan juga dapat menjadi satu langkah pengurangan penggunaan bahan kimia dengan beralih kembali pada bahan alami. Eco enzyme memiliki potensi sebagai alternatif tata laksana kimiawi dengan menurunkan kadar TSS, TDS, pH, BOD, COD, dan ammonia pada limbah, termasuk limbah hasil perikanan. Perlu penelitian lebih lanjut untuk dapat memastikan pengaruh eco enzyme terhadap limbah pemindangan.
MITIGASI BENCANA, KESEHATAN LINGKUNGAN, DAN PENGENDALIAN VEKTOR PENYAKIT PADA KELOMPOK WARGA TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI DESA PENYARINGAN, JEMBRANA Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Ni Wayan Rusni; I Gde Suranaya Pandit; Anak Agung Sri Agung Aryastuti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17310

Abstract

Intensitas hujan yang tinggi selama penghujung tahun 2022 pada hampir seluruh kawasan di Bali, terutama di Bali Barat, menyebabkan munculnya bencana banjir bandang di sejumlah desa di Kabupatan Jembrana, salah satunya adalah Desa Penyaringan. Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana merupakan daerah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat bencana banjir bandang di bulan Oktober 2022 tersebut karena berada di sepanjang daerah aliran sungai Biluk Poh. Pemulihan infrastructure yang rusak akibat bencana banjir bandang di Desa Penyaringan sudah dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Sehingga solusi yang ditawarkan kepada mitra meliputi edukasi mitigasi bencana, sesi psychohealing, reboisasi hulu sungai biluk poh, pembuatan lubang biopori, edukasi vector borne disease, serta pemanfatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pengendalian vektor penyakit. Pelaksanaan kegiatan ini telah memenuhi 3 indikator dalam evaluasi, yaitu evaluasi input berupa terselenggaranya kegiatan sesuai waktu yang dijadwalkan dengan jumlah peserta sesuai yang diharapkan. Indikator outcome dinilai melalui antusiasme peserta juga sangat tinggi ditunjukkan dengan interaksi yang baik selama mengikuti kegiatan. Indikator output yaitu pengetahuan juga mengalami peningkatan yang signifikan dan penurunan kecemasan setelah mengikuti sesi psychohealing, dan tersalurkannya bantuan kepada mitra. Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi dampak banjir bandang yang dialami mitra dan membantu mitra untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir yang sering terjadi di daerah tersebut.
Pencegahan Stunting Pada Kelompok Posyandu Desa Bayung Gede, Kintamani Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gde Suranaya Pandit; Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.219

Abstract

Stunting merupakan kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan tidak sesuai dengan rata-rata anak seusianya akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Desa Bayung Gede merupakan salah satu desa di Kecamatan Kintamani Bangli dengan angka stunting yang cukup tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan pada kader posyandu Desa Bayung Gede untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pencegahan stunting. Materi diberikan berupa penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan mengenai stunting, dampak stunting pada tumbuh kembang anak, cara mendeteksi stunting, dan memberi keputusan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 kader posyandu di Desa Bayung Gede yang didominasi pria. Evaluasi pretest-posttest didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 62,66 dan bermakna signifikan setelah diuji dengan statistik. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan ini dapat memberi pengetahuan dan keterampilan kader posyandu Desa Bayung Gede dalam mendeteksi stunting sebagai langkah awal pencegahan stunting.
Antioxidant activity of ecoenzyme derived from Siamese orange peel (Citrus nobilis) at different fermentation duration Putri, Anak Agung Ayu Radismarani; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gde Suranaya; Lestarini, Asri
Acta Biochimica Indonesiana Vol. 7 No. 2 (2024): Acta Biochimica Indonesiana
Publisher : Indonesian Society for Biochemistry and Molecular Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32889/actabioina.173

Abstract

Background: Ecoenzyme is an organic fermentation product derived from fruit peel waste, offering zero-waste system benefits along with antibacterial, insecticidal, and cleaning properties. Kintamani, a major producer of Siamese oranges (Citrus nobilis) in Bali, generates significant orange peel waste suitable for ecoenzyme production. However, the antioxidant potential of ecoenzymes remains poorly studied. Objective: This study aimed to evaluate the antioxidant activity of ecoenzymes produced from Kintamani Siamese orange peel waste, enhancing their beneficial value. Methods: This experimental study assessed and compared the antioxidant activity of ecoenzymes fermented for 10 days, 1 month, and 3 months. Antioxidant activity was measured using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) assay, with results expressed as IC50 values. Results: Antioxidant activity, classified according to Blois criteria, showed the highest activity after three months of fermentation. The mean IC50 values were 53,612 ppm for 10-day fermentation; 18,753 ppm for 1-month fermentation; and 6,727 ppm for 3-month fermentation. Conclusion: Ecoenzymes derived from Kintamani Siamese orange peel waste exhibited very weak antioxidant activity across all fermentation durations. A 3-month fermentation period is recommended to achieve the highest antioxidant activity compared to shorter durations.
From Tradition to Translation: A Systematic Review on the Pharmacological Actions of Eugenol Extracted from Ocimum Plants in Oxidative Stress, Inflammation, and Diabetes Mellitus Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; I Wayan Putu Sutirta Yasa; I Wayan Sumardika; Made Ratna Saraswati; I Gde Suranaya Pandit
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 9 No. 6 (2025): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v9i6.1302

Abstract

Background: Ocimum species, commonly known as basil, have a rich history in traditional medicine for various ailments. Eugenol, a primary bioactive compound found in several Ocimum species, has garnered significant scientific attention for its potential therapeutic properties. This systematic review aimed to comprehensively evaluate the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum plants in the context of oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. Methods: A systematic literature search was conducted across major scientific databases for studies published between 2013 and 2024 that investigated the effects of eugenol derived from Ocimum plants on oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. The search strategy included keywords such as "eugenol," "Ocimum," "antioxidant," "anti-inflammatory," and "antidiabetic." Inclusion criteria for studies involving in vitro, in vivo, and clinical studies that specifically examined the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum species in the aforementioned conditions. Data on study design, intervention, outcomes, and key findings were extracted and synthesized narratively. Results: The review identified ten key studies that met the inclusion criteria. These studies collectively suggested that eugenol extracted from Ocimum plants exhibited significant antioxidant activity by scavenging free radicals and enhancing endogenous antioxidant enzymes. Furthermore, eugenol demonstrated anti-inflammatory effects by modulating pro-inflammatory cytokines and inhibiting key inflammatory pathways such as NF-κB and COX. In the context of diabetes mellitus, studies indicated that eugenol could improve glucose metabolism by enhancing insulin sensitivity, protecting pancreatic beta cells, and inhibiting carbohydrate metabolizing enzymes. Conclusion: This systematic review provided a comprehensive overview of the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum plants in mitigating oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. The findings from the included studies supported the traditional uses of Ocimum species and highlighted the therapeutic potential of eugenol as a natural agent in managing these conditions. Further well-designed clinical trials are warranted to validate these preclinical findings and translate them into clinical applications.
From Tradition to Translation: A Systematic Review on the Pharmacological Actions of Eugenol Extracted from Ocimum Plants in Oxidative Stress, Inflammation, and Diabetes Mellitus Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; I Wayan Putu Sutirta Yasa; I Wayan Sumardika; Made Ratna Saraswati; I Gde Suranaya Pandit
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 9 No. 6 (2025): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v9i6.1302

Abstract

Background: Ocimum species, commonly known as basil, have a rich history in traditional medicine for various ailments. Eugenol, a primary bioactive compound found in several Ocimum species, has garnered significant scientific attention for its potential therapeutic properties. This systematic review aimed to comprehensively evaluate the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum plants in the context of oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. Methods: A systematic literature search was conducted across major scientific databases for studies published between 2013 and 2024 that investigated the effects of eugenol derived from Ocimum plants on oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. The search strategy included keywords such as "eugenol," "Ocimum," "antioxidant," "anti-inflammatory," and "antidiabetic." Inclusion criteria for studies involving in vitro, in vivo, and clinical studies that specifically examined the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum species in the aforementioned conditions. Data on study design, intervention, outcomes, and key findings were extracted and synthesized narratively. Results: The review identified ten key studies that met the inclusion criteria. These studies collectively suggested that eugenol extracted from Ocimum plants exhibited significant antioxidant activity by scavenging free radicals and enhancing endogenous antioxidant enzymes. Furthermore, eugenol demonstrated anti-inflammatory effects by modulating pro-inflammatory cytokines and inhibiting key inflammatory pathways such as NF-κB and COX. In the context of diabetes mellitus, studies indicated that eugenol could improve glucose metabolism by enhancing insulin sensitivity, protecting pancreatic beta cells, and inhibiting carbohydrate metabolizing enzymes. Conclusion: This systematic review provided a comprehensive overview of the pharmacological actions of eugenol extracted from Ocimum plants in mitigating oxidative stress, inflammation, and diabetes mellitus. The findings from the included studies supported the traditional uses of Ocimum species and highlighted the therapeutic potential of eugenol as a natural agent in managing these conditions. Further well-designed clinical trials are warranted to validate these preclinical findings and translate them into clinical applications.
Program Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Pencegahan Kecelakaan Rumah Tangga pada Anak di Desa Bayung Gede, Kintamani : Pengabdian Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gde Suranaya Pandit; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Nita Cahyawati; Asri Lestarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1119

Abstract

Anak-anak merupakan korban tersering dari kecelakaan rumah tangga, yang sebagian besar terjadi pada anak-anak yang hidup di negara miskin dan berkembang. Pencegahan dan kontrol kecelakaan rumah tangga pada anak di bawah 5 tahun disebutkan cukup efektif dalam mehurunkan mortalitas akibat kecelakaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan pencegahan kecelakaan rumah tangga. Metode transfer ilmu pengetahuan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan kelas besar pada perwakilan keluarga di Desa Bayung Gede dan pendampingan keluarga kepada 5 keluarga binaan yang terpilih. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu setelah penyuluhan kelas besar berupa pertanyaan pilihan ganda, dan setelah pendampingan keluarga berupa observasi checklist perilaku ya atau tidak. Hasil program pengabdian masyarakat di Desa Bayung Gede ini cukup baik. Penyuluhan kelas besar mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pencegahan kecelakaan rumah tangga pada anak. Pendampingan kepada lima keluarga binaan berhasil mengidentifikasi perilaku-perilaku yang keliru dan kembali memberi penekanan untuk penerapan perilaku preventif yang lebih optimal. Ke depan, diharapkan adanya langkah yang kolaboratif dan berkesinambungan untuk dapat mewujudkan lingkungan rumah yang aman bagi anak.
Phytochemical and Antioxidant Capacity Test on Turmeric Extract (Curcuma Longa) Traditionally Processed in Bali Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Cahyawati, Putu Nita; Udiyani, Desak Putu Citra; Wijaya, D.; Pandit, I Gde Suranaya; Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 1 No 2 (2020): August 2020
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v1i2.115

Abstract

Purpose: The purpose of this study was to determine the ways and objectives of the use of turmeric by Balinese, as well as the phytochemical content and antioxidant capacity of turmeric extract which is traditionally processed in Bali. Research methods: The method and purpose of utilizing turmeric were obtained through observation and interviews with 900 Balinese respondents. Quantitative phytochemical tests include starch, protein, flavonoid, tannin, phenol and vitamin C levels and qualitatively for the presence of triterpenes, steroids, alkaloids, and saponins. Antioxidant capacity was measured using the DPPH method. Findings: Through this research, we found there were only 36.8% of respondents had ever used turmeric as a traditional medicine. Utilization of turmeric was mostly in the form of loloh or traditional drinks. Phytochemical test results showed turmeric extract had 67.38% starch, 3.42% protein, 2709.39 mg/100 gr flavonoids, tannins 291.64 mg/100gr, phenol 1584.04 mg/100 gr, and vitamin C 0.06 mg/100gr. Qualitatively, turmeric extract contained triterpenes, alkaloids, and saponins, but did not contain steroids. The antioxidant capacity of turmeric extract was 70.9 mg/L GAEAC. Implications: Turmeric extract is a traditional medicine made from nature that is most commonly used by Balinese and very potential to be developed as an antibacterial, antioxidant, anti-inflammatory, or other benefits that still need further investigation.
Chemical and Microbiological Characteristics of Sei-Pindang Tuna Fish I Gde Suranaya Pandit; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Nengah Suaria
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v2i12.7258

Abstract

Pindang is a fishery processing product that plays an important role in post-harvest activities. Pindang products have a relatively short shelf life, namely less than 2 days at room temperature. Smoking is a drying technique used to maintain the shelf life of fish by using wood fuel as a smoke producer. Pindang tuna that has undergone the smoking process is given the name Sei-Pindang Ikan Tongkol. The aim of this research is to determine the chemical and microbiological characteristics of Sei-Pindang Tuna Fish. The results showed that sei-pindang tuna had a water content of 44.69 ± 0.66%, histamine content of 11.88 ± 1.12 mg N/100 g, total volatile bases content of 43.23 ± 0.22 mg N/100 g and the total number of bacteria was 2.1 x104 ± 1.2 x103 cfu/g.
LAW ENFORCEMENT OF ILLEGAL BUSINESS TRANSACTION ON THE BORDER AREA BETWEEN INDONESIA AND TIMOR LESTE IN A DILEMMA Mahendrawati, NLM; Pandit, I Gde Suranaya; Sujana, IN; Nahak, S; Soares, C.A.; Telman, A. M.
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.10.1.2021.115-138

Abstract

This study is a type of empirical legal study conducted based on the discrepancy between the existing provisions and theories and the legal facts occurring among the society, that is, the transaction of goods carried out by crossing the border between two countries.Any hindering obstacles and barricades to the law enforcement over illegal businesses can be settled through social and cultural, economic, political, and security approaches. Alternative solutions that should be applied in dealing with such legal issues can be establishing buildings in the border area, which are specifically directed to help accelerate the handling of three fundamental problems faced in the scope of the development of the border area in question, one of which is delimitation and delineation aspects of the state's boundaries, the aspect of affirming national borders on watershed areas between Indonesia and Timor Leste, the aspect of development discrepancy in the form of fulfilling infrastructure needs in the economic field to foster opportunities for the border areas to participate and compete amid both global and regional markets.