Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS PROPORSI DAN RASIO GEOMETRI BANGUN DATAR PADA ARSITEKTUR RUMAH ADAT SASAK ENDE Indah Ayu Lestari; Risma Hasbaini; Dini Sintia Maya; Elsa Nurul Amalia; Baiq Lailatul Badriyah; Zaenudin; Neli Dwi Utari; Lalu Muhammad Fauzi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/9239kg52

Abstract

Arsitektur tradisional Nusantara menyimpan nilai kearifan lokal dan pengetahuan matematis implisit yang terancam tergusur oleh modernisasi, sehingga dokumentasi serta analisis ilmiah berbasis etnomatematika menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep etnomatematika pada arsitektur tradisional masyarakat Sasak Ende, berfokus pada penerapan geometri, sistem rasio, dan antropometri pada struktur Bale Tani, Berugak, dan Lumbung. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, penelitian mengidentifikasi objek fisik berkarakteristik matematis. Hasilnya menunjukkan penerapan etno-geometri yang konsisten pada fasad bangunan, pola anyaman bambu (bedek), serta transformasi garis ke lengkung pada lumbung. Masyarakat setempat menggunakan standar antropometri berbasis tubuh untuk menentukan dimensi fisik bangunan, seperti tinggi pintu yang rendah sebagai media edukasi adab (forced ducking) untuk menanamkan nilai kerendahan hati. Eksistensi arsitektur ini menunjukkan integrasi antara perhitungan matematis fungsional dan filosofi hidup yang diwariskan secara lisan.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA TRADISI PRESEAN MASYARAKAT SASAK Zian Sopina; Lalu Muhammad Fauzi; Maulida Suriani; Bq. khairun Indarabbika; Annisa Rosada; alpi hidayati; arumi azarwa; kurnia wahyuni
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/wja2v379

Abstract

Matematika sering kali dipersepsikan oleh peserta didik sebagai disiplin ilmu teoretis yang abstrak, kaku, dan terisolasi dari realitas kehidupan nyata serta budaya lokal masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep-konsep matematika sekolah yang terkandung dalam tradisi ketangkasan fisik dinamis Presean masyarakat Suku Sasak di Desa Adat Ende, Lombok, serta merumuskannya ke dalam draf inovasi bahan ajar pengayaan formal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode etnografi. Data primer dihimpun melalui observasi partisipatif langsung di arena serta wawancara mendalam bersama informan kunci tokoh adat, praktisi budaya, dan pengrajin instrumen lokal. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa praktik budaya Presean kaya akan pemikiran matematis tersembunyi (frozen mathematics) yang terdekonstruksi secara terstruktur melalui lensa enam aktivitas fundamental Bishop. Dimensi merancang bangun (designing) dan mengukur (measuring) terepresentasi pada morfologi fisis perisai (ende) berbentuk persegi konvergen dengan simetri lipat dan putar, serta tongkat pemukul (penjalin) berbentuk bangun ruang tabung silinder aerodinamis. Aktivitas menempatkan (locating) dan bermain (playing) diwujudkan melalui tata spasial arena lingkaran sempurna, dekomposisi komponen vektor, trigonometri geometri pada sudut penangkisan, dan kinematika kecepatan sudut. Terakhir, aktivitas menghitung (counting) dan menjelaskan (explaining) teridentifikasi melalui transformasi tubuh petarung (pepadu) ke dalam Sistem Koordinat Kartesius Dua Dimensi, regulasi waktu berbasis operasi Aritmatika Modular Ronde 0(mod 5), serta logika implikasi bersyarat algoritma menang mutlak (ropes/bocah). Kesimpulannya, rekonstruksi etnomatematika ini berkontribusi sebagai sumber belajar kontekstual dan landasan bahan ajar untuk meningkatkan literasi numerasi serta mereduksi kecemasan matematis siswa.
ANALISIS ETNOMATEMATIKA PADA STRUKTUR DAN FILOSOFI MASJID KUNO RAMBITAN SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA SASAK Riyanti Yana Firhan; Yuni Lestari Indriani; Julia Safira; Lalu Muhammad Fauzi; Nika Putri; Nena Hafiani Hasanah; Sriwahyuni; Mujiburrahman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r4w9ba11

Abstract

Suku sasak Lombok  dikenal memiliki beragam budaya, salah satunya tercermin dalam Masjid Kuno Rambitan. Masjid  ini merupakan bangunan yang menggambarkan hubungan antara nilai spiritual, sosial, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun.  Selain memiliki nilai budaya, tersimpan juga nilai matematis dalam struktur bangunannya yang dapat dianalisis melalui pendekatan etnomatematika. Etnomatematika itu sendiri merupakan ilmu yang mengkaji hubungan antara matematika dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep matematika pada struktur dan filosofi Masjid Kuno Rambitan. Contohnya; geometri bangun datar segitiga pada bentuk atap dan proporsi ukuran pintu yang rendah mengandung konsep matematis yang merepresentasikan nilai kesederhanaan dan keseimbangan. Metodologi penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Secara tidak langsung masyarakat sasak telah menerapkan konsep matematika dalam proses pembangunan Masjid Kuno Rambitan. selain memperkaya pemahaman terhadap budaya lokal, penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual, sehingga siswa dapat memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.