Claim Missing Document
Check
Articles

PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DAN TRAMADOL DALAM TABLET ANTI NYERI DENGAN Thin Layer Chromatography (TLC)- SPEKTROFOTODENSITOMETRI Suastika, I.G.A.; Laksmiani, N.P.L.; Wirasuta, I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.2 KB)

Abstract

Telah dikembangkan penetapan kadar parasetamol dan tramadol dalam tablet antinyeri secara simultan menggunakan teknik TLC-Spektrofotodensitometri, menggunakan fase gerak kloroform: etanol: asam formiat (7:3:0,05 v/v/v) dan diukur pada panjang gelombang 275 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase gerak kloroform:etanol;asam formiat 7:3:0,05 memberikan pemisahan terbaik. Tramadol linier pada rentang konsentrasi 500-1000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 23,4 ng dan 78,2 ng. Parasetamol linier pada rentang konsentrasi 5000-10000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 337,9 ng dan 1126,4 ng. Metode penetapan kadar sampel tablet Ultracet memiliki nilai akurasi dan presisi yang cukup baik (tramadol = 91,65%; KV = 1,7% dan parasetamol = 99,35%; KV = 1,1%) namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi metode ekstraksi, jarak penotolan serta jarak pengembangannya.
PENGEMBANGAN METODE REFLUKS UNTUK EKSTRAKSI ANDROGRAFOLID DARI HERBA SAMBILOTO (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) Laksmiani, N. P. L.; Susanti, N.M.P.; Widjaja, I. N. K.; Rismayanti, A. A. M. I.; Wirasuta IM.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.543 KB)

Abstract

Refluks merupakan metode ekstraksi dengan bantuan pemanasan. Faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi diantaranya jumlah pelarut dan waktu ekstraksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah pelarut dan waktu ekstraksi andrografolid yang optimum menggunakan metode refluks. Optimasi jumlah pelarut dalam ekstraksi andrografolid menggunakan metode refluks dengan perbandingan jumlah pelarut etanol 96% sebanyak 1:2, 1:3, 1:4, 1:5 dan 1:6. Optimasi waktu ekstraksi dengan variasi waktu 3, 6, 9 dan 12 jam. Penentuan jumlah pelarut dan waktu ekstraksi optimum dilakukan dengan perhitungan kadar andrografolid menggunakan metode KLT-spektrofotodensitometri yang tervalidasi. Fase diam plat silika gel 60 GF254 dielusi dengan campuran pelarut kloroform dan metanol (9:1) v/v kemudian dipindai menggunakan TLC Scanner 3 (CAMAG). Seluruh parameter telah memenuhi persyaratan validasi yaitu rata-rata perolehan kembali 85,68% (80-110%); rentang linieritas dengan r = 0,9938 (r > 0,95); nilai LOD 133,273 ng/µL; nilai LOQ 444,122 ng/µL; presisi <2%; spesifisitas dengan kemurnian puncak >0,99 dan nilai Rs >1,5. Jumlah pelarut optimum yaitu pada perbandingan 1:3 dan waktu ekstraksi optimum yaitu 6 jam.
PEMANFAATAN SIMULASI FARMAKOKINETIK DALAM MEMPREDIKSI PROFIL KRONOFARMAKOKINETIK PARASETAMOL PADA PEMBERIAN BERULANG Jaya M.K.A; Susanti N.M.P; Widhiartini I.A.A; Wirasuta I M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.665 KB)

Abstract

Telah dilakukan simulasi profil kronofarmakokinetik parasetamol setelah diberikan berulang melalui rute oral dari data publikasi kronofarmakokinetik parasetamol. Simulasi dilakukan menggunakan bantuan Micromath Scientist Software 2,01 melalui fitting. Tujuan penelitian ini memperoleh gambaran perubahan profil farmakokinetik parasetamol pada fenomena kronofarmakokinetik setelah pemberian berulang. Tidak terdapat perbedaan antara parameter farmakokinetik publikasi dengan hasil fitting. Parameter farmakokinetik parasetamol hasil fitting dapat digunakan untuk memodelkan profil kronofarmakokinetik parasetamol. Hasil simulasi dapat menggambarkan profil parasetamol yang dipengaruhi oleh fenomena kronofarmakokinetik.
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E, ISOLAT ANDROGRAFOLID SERTA KOMBINASI ISOLAT ANDROGRAFOLID DAN VITAMIN E DALAM PENCEGAHAN TERBENTUKNYA PLAK LEMAK PADA AORTA TIKUS N.P. Widiastuti; N.K. Warditiani; L.P.F Larasanty; I N.K. Widjaja; I M.A.G Wirasuta; N.P.R.D. Putri; G.D. Pranawa; I.M.S. Sapanca
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.264 KB)

Abstract

Terbentuknya plak lemak pada dinding pembuluh darah akibat peningkatan kadar lipid dalam darah dapat memicu terjadinya oksidasi pada salah satu lipoprotein yakni LDL. Sehingga diperlukan upaya pencegahan terjadinya oksidasi LDL agar plak lemak pada dinding pembuluh darahtersebut tidak terbentuk.Andrografolid yang merupakan salah satu golongan senyawa diterpen lakton diketahui mempunyai aktivitas dalam penurunan LDL dalam darah. Disisi lain, vitamin E diketahui mempunyai aktivitas antioksidan yang dominan dalam partikel LDL. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian vitamin E, isolat andrografolid serta kombinasi isolat andrografolid dan kombinasi vitamin E dalam pencegahan pembentukan plak lemak pada dinding aorta tikus. Tahapan penelitian ini meliputi penyiapan hewan uji, pemberian induksi pakan lemak serta pengujian pengaruh pemberian kombinasi isolat andrografolid dan vitamin E pada hewan uji selama 2 bulan. Hewan uji dibagi atas 5 kelompok yakni kelompok normal (pakan standar), kelompok negatif (CMC Na 0,1%), kelompok perlakuan 1 (Isolat andrografolid 18 mg/kgBB p.o.), kelompok perlakuan 2 (Vitamin E 10 IU/kgBB p.o.), dan kelompok perlakuan 3 (isolat andrografolid 9 mg/kgBB dan vitamin E 5 IU/kgBB p.o.). Pengambilan aorta hewan uji setelah 2 bulan perlakuan dan dilakukan analisis skoring terhadap histopatologi aorta tersebut. Hasil skoring diolah secara statistik non parametrik dengan taraf kepercayaan 95%. Pemberian kombinasi isolat andrografolid dan vitamin E menunjukkan perbedaan yang bermakna signifikan (p<0,05) dibandingkan dengan kelompok negatif dan kelompok normal sehingga dapat dikatakan pemberian kombinasi isolat andrografolid dan vitamin E mampu mencegah terbentuknya plak lemak namun belum dapat mengembalikan kondisi anatomi aorta seperti kondisi normal.
PENGARUH KONSELING OBAT DALAM HOME CARE TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI HIPERTENSI Suryani, N.M.; Wirasuta, I.M.A.G.; Susanti, N.M.P
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.867 KB)

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan pengobatan jangka panjang yang memerlukan pelayanan kefarmasian home care untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan konseling obat dalam home care terhadap kepatuhan pasien dalam penggunaan obat. Diperoleh 16 pasien (15,53%) DM tipe 2 dengan komplikasi hipertensi di unit rawat jalan RSUD Wangaya selama bulan November-Desember 2012 yang bersedia mengikuti home care. Pasien kemudian diberikan konseling obat melalui kunjungan home care selama 24 kali kunjungan. Evaluasi kepatuhan pasien terhadap pengobatan dilakukan dengan pengisian kuesioner sebelum menerima konseling (pretest) dan setelah menerima konseling (posttest). Hasil kuesioner dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf kepercayaan 95%. Sebelum dilakukan konseling skor rata-rata pasien adalah sebesar 3,48 + 0,16. Sedangkan setelah dilakukan pelaksanaan konseling dalam home care skor rata-rata pasien sebesar 3,98 + 0,58. Terjadi peningkatan skor kepatuhan pasien yaitu sebesar 0,5 + 0,15. Terdapat perbedaan yang bermakna antara kepatuhan pasien dalam penggunaan obat sebelum dan setelah pelaksanaan konseling dalam home care dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05). Dengan demikian, pelaksanaan konseling dalam home care berpengaruh terhadap peningkatan  kepatuhan pasien dalam penggunaan obat.
Potensi Penangkapan Radikal Bebas DPPH dari Ekstrak Mengkudu (Morinda citrifolia L), Kelor (Moringa oleifera) dan Kedondong Hutan (Spondias pinnata (l.f) kurz) P.R. Satriari; P.P.K. Vedawati; M. Primantara; N.K. Warditiani; I M.A. Gelgel Wirasuta; N.M.P. Susanti
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 6 No. 1, Tahun 2017
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.279 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2017.v06.i01.p08

Abstract

Reactive Oxygen Species (ROS) merupakan suatu produk alami yang terbentuk dari metabolisme aerobik normal dalam tubuh yang secara potensial dapat menyebabkan kerusakan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan yang paling kuat dari ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L), ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan ekstrak daun kedondong hutan (Spondias pinnata (l.f) kurz). Pengujian aktivitas antioksidan dari ketiga tanaman ini yaitu dilakukan dengan metode DPPH yang kemudian diamati dengan Spektro UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 315 nm. Analisis data dilakukan dengan menghitung persen inhibisi (% inhibisi) yang kemudian dibuat persamaan regresi linear. Hasil yang diperoleh bahwa nilai IC50 ekstrak buah mengkudu yaitu 22,95 µg/mL, nilai IC50 dari ekstrak daun kelor yaitu 42,19 µg/mL sedangkan nilai IC50 dari ekstrak daun kedondong hutan yaitu 49,97 µg/mL
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak kaya antosianin dari Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) dan Kulit Buah Anggur Hitam (Vitis Vinifera L.) terhadap Isolat Bakteri Propionibacterium acnes Paramita N.L.P.V.; Rasmita, L.D.; Putri I G.A.A.R.C.; Utami N.P.P.; Budiningrum, N.W.; Suastini I G.A.N.; Wintari L.K.S.; Yustiantara P.S; Wirasuta I M.A.G
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.022 KB)

Abstract

Acne dipengaruhi perkembangannya oleh karena peningkatan sebum, kolonisasi bakteri Propionibacterium acnes yang menyebabkan inflamasi, dan adanya ROS. Senyawa yang diperlukan untuk mengontrol acne yaitu senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, antilipase dan antioksidan. Kulit ubi Jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dan kulit buah anggur hitam (Vitis vinifera L.) telah dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan, namun aktivitas antibakteri terhadap P. acnes belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan kulit ubi jalar ungu dan kulit buah anggur hitam dalam menghambat isolat bakteri P. acnes. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi disk. Sampel uji adalah empat variasi konsentrasi ekstrak kulit ubi jalar ungu (250, 500, 1000, dan 2000 mg/mL ) dan ekstrak kulit buah anggur hitam dengan 5 variasi konsentrasi (12.5, 25, 50, 100,  200 mg/mL), kontrol negatif (CMC-Na 0,5% b/v), kontrol positif (Doksisiklin 30 ?g/disk). Aktivitas antibakteri ditandai dengan munculnya daerah zona hambatan disekitar disk uji (ukuran 6 mm). Nilai diameter zona hambatan dianalisa secara deskriptif berdasarkan kategori respon hambat dari CSLI yaitu resistent (? 14 mm), intermediate (15 – 19 mm), susceptible (? 20 mm) Berdasarkan penelitian ini, Ekstrak kulit ubi jalar ungu mampu menghambat isolat bakteri  P. acnes mulai pada konsentrasi 1000 mg/mL dengan nilai diameter zona hambatan yaitu 10.3 ± 0.03 mm dan termasuk dalam kategori resisten. Sedangkan ekstrak kulit buah anggur hitam tidak mampu menghambat bakteri P. acnes pada 5 variasi konsentrasi yang dipaparkan.
EKSTRAKSI LIKOPEN DARI LIMBAH BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) N. M. P. Susanti; L. P. M. K. Dewi; I N.K. Widjaja; I.M.A.G. Wirasuta; K. G. Gityarani
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.399 KB)

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu buah yang identik dengan warna merah menyala. Warna merah tersebut disebabkan oleh adanya pigmen merah karotenoid. Karotenoid yang paling berlimpah dalam buah tomat adalah likopen sebesar 60-64%. Likopen memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan karotenoid lainnya. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) periode 2010-2014 menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata buah tomat di Indonesia lebih kecil bila dibandingkan dengan ketersediaan buah tomat dari Necara Bahan Makanan (NBM). Produksi buah tomat yang berlebih dan tidak dimanfaatkan secara efektif seringkali dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan karena buah tomat yang membusuk dan akhirnya menjadi limbah. Dalam penelitian ini dilakukan ekstraksi likopen dari limbah buah tomat dengan metode ekstraksi cair-cair untuk mengetahui jumlah kadar total likopen dari limbah buah tomat. Limbah buah tomat yang digunakan adalah buah tomat yang telah mengalami penyimpanan selama 6 sampai 10 hari. Metode ekstraksi cair-cair dilakukan dengan menggunakan pelarut n-heksan:aseton:etanol 96% (50:25:25 v/v/v) dengan perbandingan ekstrak:pelarut (1:1). Metode Spektrofotometri UV-Vis dilakukan dalam pengukuran kadar total likopen pada panjang gelombang maksimum 445, 472 dan 503nm menggunakan ?503 sebesar 1.585 x 105 M-1cm-1. Kadar total likopen yang diperoleh dari limbah buah tomat sebesar 0,00042% b/b atau sekitar 0,42 mg/100 gram dengan KV sebesar 6,88%.
PENGEMBANGAN KUISIONER KEPUASAN PASIEN UNTUK PELAYANAN FARMASI KLINIK Luh Putu Febryana Larasanty; I Made Agus Gelgel Wirasuta; Made Ari Sarasmita; Maria Fiani Cahyadi; Ni Wayan Wirayanti; Ni Nyoman Abigail Triastuti; Ni Nyoman Della Yanti; Ni Made Ayu Wistari; Ni Made Rai Sudarni
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 7, No. 1, Tahun 2018
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.955 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2018.v07.i01.p06

Abstract

Latar belakang: Survey kepuasan pasien adalah salah satu metode evaluasi yang dapat digunakan untuk menilai kualitas pelayanan farmasi klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kuisioner penelitian dalam Bahasa Indonesia untuk mengukur kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut terutama mengenai pelayanan farmasi klinik. Metode: Pernyataan – pernyataan dalam kuisioner disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia mengenai standar pelayanan kefarmasian di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), apotek dan rumah sakit. Pernyataan dalam kuisioner dibagi menjadi lima kategori kualitas pelayanan yaitu keandalan, responsif, sarana, jaminan, dan empati. Kuisioner kemudian diuji kepada 90 orang responden (masing – masing 30 orang untuk setiap kelompok kriteria) untuk menilai validitas dan reliabilitas instrument kuisioner. Hasil: Terdapat 39 pernyataan untuk kuisioner pelayanan kefarmasian di Puskesmas, 41 pernyataan untuk kuisioner pelayanan farmasi klinik di apotek maupun di rumah sakit. Uji validitas menggunakan korelasi momen produk yang menghasilkan nilai r untuk masing – masing pernyataan > 0,361 (valid). Tes reliabilitas dilakukan dengan menggunakan uji Cronbach Alpha. Hasil uji Cronbach Alpha > 0,6 (reliabel) untuk masing – masing item kuisioner. Kesimpulan: Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas menunjukkan kuisioner kepuasaan pasien terhadap pelayanan farmasi klinik yang disusun valid dan reliabel.
VALIDASI METODE UJI KONFIRMASI SENYAWA GOLONGAN BENZODIAZEPIN DENGAN HPLC-DAD Khatija Taher Ali; Ni Made Pitri Susanti; I M.A.Gelgel Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.743 KB)

Abstract

Telah dilakukan validasi metode uji konfirmasi senyawa golongan benzodiazepin, yang meliputi spesifisitas, selektivitas, presisi, ketahanan (robustness), serta sensitivitas dengan HPLC-DAD. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode uji konfirmasi yang telah tervalidasi untuk senyawa golongan benzodiazepin. Penelitian dilakukan terhadap senyawa nitrazepam, bromazepam, flurazepam, klordiazepoksida, dan diazepam. Sistem kromatografi yang digunakan adalah fase diam kolom Luna C8-strong cation exchange dengan fase gerak campuran dapar fosfat 0,05 M pH 3 dan asetonitril 90% (68,5:31,5, v/v). Sistem ini menghasilkan pemisahan yang spesifik, selektif, dan seksama untuk semua senyawa uji, namun tidak senstitif dan tidak tahan (robust).
Co-Authors A.A Wahyudhie A.A.Diah Widya Lestari A.A.G.R.Y. Putra Adiluhur M. A. Anak Agung Febi Danuswari Angga Cahyadi Arie Dharma Putra Nugraha Arimbawa I.B.S. Astiti, I.A.G. Astrini, Ni Nyoman Yuni Astuti N.M.W. Atika Saraswati Ni Made Ayu Charina Mahayuni TK. Bagus Nyoman Sugiastana Budiningrum, N.W. C.I.T.R. Dewi Cahyadi K.D. Cahyadi, Maria Fiani Cokorda Istri Sri Arisanti Cokorda Istri Tirta Rusmala Dewi Coky N. W. C. Danuswari, Anak Agung Febi Deddi Prima Putra Desta, I.G.A.G.P.C Deviyanthi, Kadek Sintia Dewa Ayu Sri Kusuma Dewi Dewa Ayu Swastini Dewantari A. A. I. S. H Dewi L. R. Dewi, A.A.R.P. Dewi, Cokorda Istri Tirta Rusmala Dewi, L. P. M. K. Dewi, N.P.A.K. Dharmapradnyawati N.N.P. Diantari, N.M.D Diarini A. S. Dyah Aryani Sartika Eka Indra Setyawan Emmy Sahara Fauna Herawati Fiorenza Jocelyn Thelmalina G.D. Pranawa Guna, I. M. A. W. H. Kijewski H.-J. Duchstein Harlina Setiawati Manurung I G.A.A. Trisnadewi I G.D.B. Temaja I G.L.B. Wirajaya I Gede Budiartawan I Gusti Ayu Made Srinadi I Gusti Ngurah Jemmy Anton Prasetia I Ketut Adnyana I Made Ari Anata I Made Arie Dharma Putra Nugraha I Made Jawi I Made Sasmita Dwidhananta I Made Sasmita Dwidhananta I N.K. Widjaja I Nengah Sujaya I Nengah Wirajana I Nyoman Arsana I Nyoman Kadjeng Widjaja I Putu Hengky Prawiranata I Putu Krisnantara Wijaya Putra I Putu Sudiartawan I Wayan Martadi Santika I. N. K. Widjaja I.A.A. Widhiartini I.M.S. Sapanca I.Y.J. Wage Icwari N.P.W.P Ida Bagus Putra Suta Ida Bagus Wiryanatha Indrani, A.A.I. S. Indriani N. P. W. Jaya M.K.A Jessica Lianty K. G. Gityarani K.D. Cahyadi Kadek Hendra Kadek Sintia Deviyanthi Ketut Widyani Astuti Khairul Mahfuz Khatija Taher Ali Kosasih, Diah Ayu Nirmala Kusuma Hidayatullah L. P. M. K. Dewi Laksmi Dewi Luh Putu Febryana Larasanty Luh Putu Mirah Kusuma Dewi Luh Rai Maduretno Asvinigita M. A. Ningtyas M. Primantara M.A. Wiradarma Made Ayu Hita Pretiwi Suryadhi Made Gede Praditya Putra Mahardika I G.A.P.D. Maria Fiani Cahyadi Meilinayanti, Ni Made L. Milawati Milawati Mirayanti, Ni Putu Dinda N T. Suryadhi N. G. Indriyaningsih N. L. P. V. Paramita N. T. Suryadhi N.K.A. Julianty N.L.P.P. Ardiyanti N.M.D. Diantari N.M.N.P. Dewi N.M.P. Dwijayanti N.M.P. Susanti N.M.P. Susanti N.M.W. Astuti N.P. Widiastuti N.P.C. Pratiwi N.P.R.D. Putri Nachia S.R. Ni Kadek Diah Parwati Dewi Ni Kadek Warditian Ni Kadek Warditiani Ni Ketut Sutiari Ni Komang Dewi Triastuti Ni Luh Gede Sudaryati Ni Luh Putu Lestari Dewi Ni Made Ari Ginarsih Ni Made Ary Sarasmita Ni Made Ayu Wistari Ni Made Irma Febby Prasasti Dewi Ni Made L. Meilinayanti Ni Made Listiari Ni Made P. Susanti Ni Made Pitri Susanti Ni Made Rai Sudarni Ni Made Suaniti Ni Made Utami Dwipayanti Ni Made Widi Astuti Ni Made Widiastuti Ni Nyoman Abigail Triastuti Ni Nyoman Della Yanti Ni Nyoman Putri Dharmapradnyawati Ni Nyoman Yuni Astrini Ni Putu Citra Anggryni Sugitha Ni Putu Eka Leliqia Ni Putu Linda Laksmiani Ni Wayan Wirayanti Nugraha, I.S. Oka M. P.P.K. Vedawati P.R. Satriari Pande Made Nova Armita Pande Made Nova Armita Sari Pande Made Nova Armita Sari, Pande Made Nova Pinangkaan, C. Pratiwi Diva Yanti Luh Prawiranata I.P.H. Primadewi C. Purnama, I.G.P.P Putra, I.M.K. Putri I G.A.A.R.C. Putu Dyah Utari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Nandya Nandita Putu Oka Samirana Rashid, M.A.P.P Rasmita, L.D. Rismayanti, A. A. M. I. Roedy Aris Tavip Sari, D. R. A. P. Sari, N. A. P. P. Sari, Ni Putu Latsartika Sari, P. M. N. A. Sartika, Dyah Aryani Shelia Deviana Suastika, I.G.A. Suastini I G.A.N. Sudarni, Ni Made Rai Sugosha, M. J. Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukawati, C. B. A. C Sumawirawan, K. D. Suryani N.K.A. Suryani, N.M. Susanti N.M.P Susanti, I.M.P. Susanti, N.M.P Swasti, I.A.S. Triastuti, Ni Komang Dewi Trisna Damayanti Udayana, N.K Utami N.P.P. Utari, Putu Dyah Widhiastuti, K.A.P. Widjaja I.N.K. Widjaja, I. N. K. Winarti, N.W. Wintari L.K.S. Wiputri N.M.C.A. Wistari, Ni Made Ayu Wulansari, I. A. R. Yanti, N.L.G.T Yudiastra, I.K. Yustiantara, Putu Sanna Yustiantara, Putu Sanna