Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMASI PEMBACAAN SPEKTRUM RAMAN PORTABEL UNTUK PEMBACAAN SPEKTRUM RAMAN PREPARATHISTOLOGI JARINGANBPH (BENIGN PROSTATE HYPERPLASIA) Wirasuta, I.M.A.G; Arimbawa I.B.S.; Yudiastra, I.K.; Rashid, M.A.P.P; Purnama, I.G.P.P; Winarti, N.W.; Laksmiani N.P.L.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.7 KB)

Abstract

Optimasi pembacaan spektrum Raman preparat jaringan menggunakan Raman portablediperlukan menghindari hasil spektrum yang bias dan mendapatkan spektrum serapan raman sampel biologis yang terbebas dari noise pembacaan, yang berakibat pada kesalahan interpretasi pembacaan data serapan/vibrasional gugus-gugus fungi senyawa kimia penyusun sampel biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode optimasi pembacaan spektrum raman preparat jaringan yang valid dengan menggunakan Raman portable. Tahapan penelitian meliputi optimasi pengaruh background,pengaruh stabilitas penempatan preparat jaringan pada Raman portabel,pengaruh variasititik pengukuran, pengaruh variasi exposure time, pengaruh variasi laser power, dan pengaruh laser focal probe tip. Masing –masing spektrum Raman hasil optimasi metode dianalisis dengan metode HCA (Hierarchical Cluster Analysis). Hasil penelitian menunjukan metode pembacaan spektrum preparat jaringan dengan menggunakan Raman portabel yang optimal adalah dengan koreksi background, pembacaan preparat jaringan sampel dalam kondisi statis, pembacaan dilakukan pada satu titik pengukuran, penggunaan exposure time tertinggi yang sama pada setiap pembacaan, penggunaan laser power dengan nilai tertinggi yang sama setiap pembacaan, dan penggunaan nilai laser focal probe tip yang sama pada setiap pembacaan serta sampel harus berada menempel didepan probe tip.
PENGEMBANGAN METODE IDENTIFIKASI INDOMETASIN DENGAN KLT-SPEKTROFOTODENSITOMETRI A.A Wahyudhie; I N.K. Widjaja; K.D. Cahyadi; I M.A.G. Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.574 KB)

Abstract

Indometasin adalah obat yang memiliki efek sebagai antiinflamasi. Berdasarkan efek tersebut, indometasin sering ditambahkan secara ilegal ke dalam produk obat herbal yang memiliki khasiat untuk menghilangkan pegal linu atau rematik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu metode KLT-Spektrofotodensitometri yang digunakan untuk uji identifikasi dan menentukan validasinya yang meliputi linearitas, batas deteksi, spesifisitas, dan presisi. Sampel diesktraksi menggunakan metode SPE C8-Cation Exchange dan kemudian dipisahkan dengan dua sistem KLT yang berbeda yaitu sistem TF dan TE. Kromatogram dan spektrum dari masing-masing noda senyawa dibuat pada panjang gelombang 210 nm dan 190-400 nm dengan menggunakan TLC Scanner 3 (Camag-Mutenz-Switzerland). Senyawa diidentifikasi berdasarkan nilai hRfc dan spektrum in situ. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji identifikasi menunjukkan bahwa fraksi SPE mengandung indometasin. Nilai dari validasi metode yang dilakukan telah valid untuk linearitas dengan r > 0,999, batas deteksi untuk kedua sistem adalah 3,698 ng, spesifisitas metode dengan nilai korelasi spektrum > 0,90 untuk indometasin, dan presisi untuk hRf dan AUC menghasilkan KV < 2%.
PENGARUH PEMBERIAN FRAKSI TERPENOID DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS (L.) MERR) TERHADAP PROFIL LIPID TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS, L.) JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI PAKAN KAYA LEMAK Warditiani, N. K.; Indrani, A.A.I. S.; Sari, N. A. P. P.; Swasti, I.A.S.; Dewi, N.P.A.K.; Widjaja I.N.K.; Wirasuta, I M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.594 KB)

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) diketahui memiliki aktivitas sebagai antidislipidemia. Senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etanol 90% yaitu alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan terpenoid. Salah satu kandungan kimia yang diduga memiliki aktivitas sebagai antidislipidemia yaitu terpenoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian fraksi terpenoid daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) terhadap profil lipid darah tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi pakan kaya lemak. Penelitian ini meliputi beberapa tahap yaitu: ekstraksi, fraksinasi dengan kromatografi kolom lambat dengan pelarut campur kloroform:metanol (9:1-1:9 v/v) dan induksi pakan kaya lemak selama 30 hari sebelum perlakuan. Kelompok penelitian dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif (CMC Na 0,1%), kontrol positif (simvastatin 1,8 mg/kgBB), dan perlakuan yang diberikan dua variasi dosis fraksi terpenoid daun katuk yaitu 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB selama 21 hari dengan pembawa CMC Na 0,1%. Pengambilan darah dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Pengukuran kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL menggunakan reaksi enzimatis. Data yang diperoleh diolah secara statistik. Hasil pemisahan menggunakan metode kromatografi kolom lambat didapatkan 7 fraksi terpenoid. Fraksi terpenoid daun katuk pada dosis 50mg/kgBB dan 100mg/kgBB memiliki pengaruh yang baik terhadap profil lipid dalam menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL serta meningkatkan kadar HDL (p<0,05).
STUDI SISTEM PELAYANAN PENGOBATAN PT. ASKES (PERSERO) CABANG DENPASAR BERDASARKAN ATURAN PERUNDANGAN M.A. Wiradarma; N.M.P. Susanti; N.M.D. Diantari; I M.A.G. Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.405 KB)

Abstract

Sistem pelayanan kesehatan mengedepankan keamanan pasien dan peningkatan kualitas hidup pasien. PT. Askes (Persero) adalah salah satu perusahan asuransi kesehatan yang mendapat mandat mengembangkan sistem jaminan kesehatan nasional pada tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pelaksanaan pelayanan pengobatan oleh dokter keluarga (PPK-I) dan apotek yang bekerjasama dengan PT. Askes (Persero) Cabang Denpasar. Penelitian dilakukan secara observasional, dengan melibatkan 18 dokter PPK-I, 12 apoteker di 8 apotek Askes, dan 270 peserta Askes di wilayah Kota Denpasar dan terdaftar pada PT. Askes (Persero) Cabang Denpasar. Observasi meliputi: distribusi tempat praktek dokter dan apotek, tingkat kunjungan peserta ke dokter, tingkat dispensing oleh dokter, dan pelayanan kefarmasian oleh apoteker di apotek mengacu pada PP RI No. 51 tahun  2009 dan Kepmenkes RI No. 1027 tahun 2004. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Tempat praktek dokter PPK-I dan apotek Askes tidak terdistribusi secara merata di seluruh Kota Denpasar. Terdapat 72,22% dari 18 dokter PPK-I melakukan praktek dispensing dan sebesar 84,6% dari dokter dispensing tersebut melakukan praktek dispensing penuh tanpa tindakan peresepan. Dokter PPK-I yang tidak sepenuhnya dispensing hanya melakukan tindakan peresepan ketika tidak tersedianya obat untuk penyakit tertentu di tempat praktek pribadi dokter PPK-I bersangkutan. Lima dokter PPK-I tidak melakukan praktek dispensing karena praktek bersama dengan apotek. Kontrak kerjasama PT. Askes (Persero) dengan dokter PPK-I memungkinkan dokter untuk melakukan praktek dispensing. Seluruh apoteker di apotek Askes belum melakukan praktek kefarmasiannya secara utuh mengacu pada peraturan yang berlaku. Masih dijumpai beberapa dokter dan apotek yang memungut biaya tambahan kepada peserta khususnya pada pelayanan obat,  yang  tidak tercantum pada Daftar Plafon Harga Obat (DPHO) PT. Askes (Persero).
STUDI PERAN APOTEKER SEBAGAI VERIFIKATOR DALAM PELAKSANAAN ASUHAN KEFARMASIAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA PT. ASKES (PERSERO) CABANG DENPASAR DI RSUD WANGAYA Susanti, I.M.P.; Nugraha, I.S.; Wirasuta, I.M.A.G.; Diantari, N.M.D
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.853 KB)

Abstract

Peran apoteker sebagai verifikator merupakan salah satu wujud pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mewujudkan Pelayanan Obat yang Rasional (POR) sehingga terwujudnya efektivitas biaya pengobatan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui peran apoteker sebagai verifikator dalam pelaksanaan asuhan kefarmasian pasien rawat jalan peserta PT Askes (Persero) cabang Denpasar di RSUD Wangaya dalam rentang waktu (Desember 2012-Februari 2013). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran apoteker sebagai verifikator dalam melakukan pelayanan kefarmasian belum sepenuhnya mewujudkan POR  sehingga belum terwujudnya efektivitas biaya pengobatan. Hal ini disebabkan masih adanya biaya tambahan yang dikeluarkan pasien ketika menebus obat.
PERUBAHAN AKTIVITAS MENGKELAT LOGAM EKSTRAK ETANOL UBI JALAR UNGU TERHADAP PENGARUH SINAR UV-B Prasetia I.G.N.J.A.; Widjaja I.N.K.; Nachia S.R.; Suryani N.K.A.; Putra, I.M.K.; Wirasuta I. M.A.G
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.556 KB)

Abstract

Ubi jalar ungu terbukti memiliki aktivitas antioksidan melalui mekanisme mengkelat logam. Aktivitas mengkelat senyawa antioksidan pada ubi jalar ungu dapat berubah oleh beberapa faktor lingkungan salah satunya yaitu paparan sinar UV-B. Paparan sinar UV-B dapat menyebabkan perubahan struktur suatu senyawa. Sehingga diperlukan pengujian untuk melihat perubahan aktivitas mengkelat logam dari ekstrak ubi jalar ungu terhadap pengaruh sinar UV-B. Pengujian terhadap perubahan aktivitas antioksidan melalui mekanisme mengkelat logam dapat di uji dengan metode FIC FIC (Ferrous Ion chelating).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan stabilitas senyawa antioksidan pada ekstrak ubi jalar ungu terhadap pengaruh sinar UV-B yang dilihat dari perubahan aktivitas dalam mengkelat logam. Tahapan penelitian ini meliputi penyiapan  sampel ubi jalar ungu, ekstraksi dengan etanol 70%, pemaparan dengan UV-B (300 nm) dengan kekuatan sinar 1 mW/cm2, pengujian dengan FIC. Pemaparan dengan sinar UV-B dilakukan dengan variasi dosis sinar UV-B masing-masing 0, 90, 180, 270, 360, 720, 1080 mJ/cm2. Pengujian aktivitas antioksidan dalam mengkelat logam dilakukan dengan metode FIC dengan reagen ferrozine dan Fe. Pengukuran perubahan aktivitas dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis dengan melihat perubahan absorbansi kompleks Fe-ferrozine yang dinyatakan dengan persen chelating ability. Paparan sinar UV-B pada ekstrak etanol ubi jalar memberikan perubahan yang signifikan dengan nilai (p<0,05). Paparan sinar UV-B tersebut menyebabkan penurunan kemampuan mengkelat logam. Penurunan aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol ubi jalar ungu menurun dengan peningkatan dosis sinar UV-B yang diberikan.
STUDI KARAKTERISTIK FISIK AMILUM SINGKONG TERPREGELATINASI DENGAN AMILUM SINGKONG ALAMI DAN BRAND NAME Prasetia I.G.N.J.A; Mahardika I G.A.P.D.; Wirasuta I M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.85 KB)

Abstract

Amilum singkong sebagai eksipien dalam industri farmasi memiliki kekurangan yaitu sifat alir dan kompaktibilitas yang buruk.Untuk memperbaiki kekurangan tersebut maka dilakukan modifikasi amilum dalam bentuk terpregelanitasi dari amilum singkong alami yang diproleh dari pengupasan singkong hingga tahap pengeringan amilum.Dari penelitian ini diharapkan diperoleh informasi terkait dengan karakteristik fisik amilum singkongterpregelatinasi brand name dibandingkan dengan amilum singkongterpregelatinasi alami guna memperoleh metode pembuatan yang hemat biaya dan waktu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rasio amilum:air (1:1) pada suhu pemanasan 45 ?C, 50 ?C, 55 ?C untuk partially pregelatinized dan 80?C, 90?C, 100 ?C untuk fully pregelatinized. Amilum singkong brand name dan alami memberikan hasil uji sifat fisik yang serupa dan sesuai dengan persyaratan. Berdasarkan analisis statistik menunjukan sifat alir dan kompaktibilitas kedua jenis amilum singkong tidak berpengaruh secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji sifat fisik amilum singkong pregelatin yang berasal dari amilum singkong alami dan amilum singkong yang memiliki brand name memiliki sifat fisik yang sama. Perbandingan sifat fisik kedua amilum tersebut memeperlihatkan bahwa amilum singkong brand name mampu memenuhi syarat karakteristik fisik sebagai raw material eksepien sediaan farmasi.
Analisa Kesukaan Produk Balsem Aroma Bunga NK Warditiani; CIS Arisanti; DA Swastini; IMAG Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 9, No. 1, Tahun 2020
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.035 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2020.v09.i01.p09

Abstract

Balm is a thick oil containing resin oil and essential oils, feels hot. Balm is applied by rubbing and rubbing on the skin. The balm has the benefit of reducing muscle aches, which are caused by the burning sensation of the balm. Essential oils can cause a refreshing and soothing sensation after the use it. This balm can calm consumers who experience muscle pain. The aim of this study is to find out the best formula preferred by consumers aged 20 to 60 years. The method of this study is a qualitative analysis, based on the answers of questionnaires by respondent. Four balm formula was tested, namely Balm no 1, Balm no 2, Balm no 3, Balm no 4. The parameter assessed is aroma, texture, color and warm sensation. The results show that the description of male consumers (54.5%), women (45.5%), ages 20-30 years (45.5%), ages 31-40 years (27.3%), ages 41-50 years (18.2%), aged 51 years and over (9%). The results showed that most respondent liked Balm No. 4, both in terms of aroma, texture, color and warm sensation. It is expected that this warm feeling will be able to reduce the aches in the muscles of respondent.
UJI KEPEKAAN ANTIFUNGI FLUCONAZOLE DAN NISTATIN TERHADAP Candida albicans ATCC 10231 DENGAN METODE DIFUSI DISK N. L. P.V. Paramita,; I G.A.A. Trisnadewi; N.P.C. Pratiwi; N.M.P. Dwijayanti; N.L.P.P. Ardiyanti; P. S. Yustiantara; A.A.G.R.Y. Putra; I M.A.G Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.884 KB)

Abstract

Sejumlah agen antifungi banyak digunakan dalam pengobatan infeksi candida. Obat antifungi fluconazole dan nistatin banyak digunakan dalam pengujian terhadap strain Candida albicans menggunakan metode difusi disk. Penggunaan fluconazole dan nistatin memberikan nilai diameter zona hambat yang berbeda ketika diujikan secara in vitro dengan metode difusi disk pada 3 strain Candida albicans. Tujuan penelitian ini adalah uji kepekaan untuk mendapatkan antibiotik yang positif dalam menghambat Candida albicans ATCC 10231 beserta dosis efektifnya. Metode uji antifungi menggunakan Metode Difusi Disk. Sampel uji adalah Fluconazole dengan 6 variasi konsentrasi ( 64, 128, 256, 512, 1024, 2048 µg/mL) dan Nistatin dengan 6 variasi konsentrasi (200, 250, 300, 350, 400, 450 µg/mL). Aktivitas antifungi ditandai dengan munculnya daerah zona hambatan disekitar disk uji (ukuran 6 mm). Nilai diameter zona hambatan dianalisa secara deskriptif berdasarkan kategori respon hambat dari CSLI yaitu resistent (? 14 mm), intermediate (15 – 19 mm), susceptible (? 20 mm). Hasil penelitian menunjukkan Fluconazole mulai memberikan respon hambatan kategori resistent terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 pada konsentrasi 512 µg/mL (8,7 mm), kategori intermediate pada konsentrasi 1024 µg/mL (16,9 mm), dan kategori susceptible pada konsentrasi 2048 µg/mL (23,5 mm). Sedangkan nistatin mampu menghambat Candida albicans ATCC 10231 juga dengan kategori resisten mulai konsentrasi 350 µg/mL (6,1 mm), 400 µg/mL (6,7 mm), 450 µg/mL (8,1 mm). fluconazole memiliki kepekaan dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan kategori susceptible sehingga dapat direkomendasikan dalam uji antifungi metode difusi disk.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Lada Hitam (Piper nigrum L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes Sari, D. R. A. P.; Yustiantara, P. S.; Paramita, N. L. P.V.; Wirasuta, I M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.75 KB)

Abstract

Buah lada hitam (Piper nigrum L.) telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram positif yaitu Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol buah lada hitam terhadap bakteri P. acnes. Metode uji aktivitas antibakteri yang digunakan yaitu difusi cakram dengan variasi konsentrasi larutan ekstrak uji dari 1- 10.000 ppm yang diteteskan sebanyak 10 µl pada kertas cakram. Media uji yang digunakan adalah Mueller Hinton Agar yang telah berisi apusan bakteri P. acnes. Konsentrasi suspensi bakteri yang digunakan setara dengan 0,5 Mc Farland.  Media diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam. Hasil uji aktivitas antibakteri dari kelima variasi konsentrasi  larutan ekstrak uji menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah lada hitam tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya perbedaan karakter struktur dinding sel bakteri P. acnes dengan bakteri S. aureus.
Co-Authors A.A Wahyudhie A.A.Diah Widya Lestari A.A.G.R.Y. Putra Adiluhur M. A. Anak Agung Febi Danuswari Angga Cahyadi Arie Dharma Putra Nugraha Arimbawa I.B.S. Astiti, I.A.G. Astrini, Ni Nyoman Yuni Astuti N.M.W. Atika Saraswati Ni Made Ayu Charina Mahayuni TK. Bagus Nyoman Sugiastana Budiningrum, N.W. C.I.T.R. Dewi Cahyadi K.D. Cahyadi, Maria Fiani Cokorda Istri Sri Arisanti Cokorda Istri Tirta Rusmala Dewi Coky N. W. C. Danuswari, Anak Agung Febi Deddi Prima Putra Desta, I.G.A.G.P.C Deviyanthi, Kadek Sintia Dewa Ayu Sri Kusuma Dewi Dewa Ayu Swastini Dewantari A. A. I. S. H Dewi L. R. Dewi, A.A.R.P. Dewi, Cokorda Istri Tirta Rusmala Dewi, L. P. M. K. Dewi, N.P.A.K. Dharmapradnyawati N.N.P. Diantari, N.M.D Diarini A. S. Dyah Aryani Sartika Eka Indra Setyawan Emmy Sahara Fauna Herawati Fiorenza Jocelyn Thelmalina G.D. Pranawa Guna, I. M. A. W. H. Kijewski H.-J. Duchstein Harlina Setiawati Manurung I G.A.A. Trisnadewi I G.D.B. Temaja I G.L.B. Wirajaya I Gede Budiartawan I Gusti Ayu Made Srinadi I Gusti Ngurah Jemmy Anton Prasetia I Ketut Adnyana I Made Ari Anata I Made Arie Dharma Putra Nugraha I Made Jawi I Made Sasmita Dwidhananta I Made Sasmita Dwidhananta I N.K. Widjaja I Nengah Sujaya I Nengah Wirajana I Nyoman Arsana I Nyoman Kadjeng Widjaja I Putu Hengky Prawiranata I Putu Krisnantara Wijaya Putra I Putu Sudiartawan I Wayan Martadi Santika I. N. K. Widjaja I.A.A. Widhiartini I.M.S. Sapanca I.Y.J. Wage Icwari N.P.W.P Ida Bagus Putra Suta Ida Bagus Wiryanatha Indrani, A.A.I. S. Indriani N. P. W. Jaya M.K.A Jessica Lianty K. G. Gityarani K.D. Cahyadi Kadek Hendra Kadek Sintia Deviyanthi Ketut Widyani Astuti Khairul Mahfuz Khatija Taher Ali Kosasih, Diah Ayu Nirmala Kusuma Hidayatullah L. P. M. K. Dewi Laksmi Dewi Luh Putu Febryana Larasanty Luh Putu Mirah Kusuma Dewi Luh Rai Maduretno Asvinigita M. A. Ningtyas M. Primantara M.A. Wiradarma Made Ayu Hita Pretiwi Suryadhi Made Gede Praditya Putra Mahardika I G.A.P.D. Maria Fiani Cahyadi Meilinayanti, Ni Made L. Milawati Milawati Mirayanti, Ni Putu Dinda N T. Suryadhi N. G. Indriyaningsih N. L. P. V. Paramita N. T. Suryadhi N.K.A. Julianty N.L.P.P. Ardiyanti N.M.D. Diantari N.M.N.P. Dewi N.M.P. Dwijayanti N.M.P. Susanti N.M.P. Susanti N.M.W. Astuti N.P. Widiastuti N.P.C. Pratiwi N.P.R.D. Putri Nachia S.R. Ni Kadek Diah Parwati Dewi Ni Kadek Warditian Ni Kadek Warditiani Ni Ketut Sutiari Ni Komang Dewi Triastuti Ni Luh Gede Sudaryati Ni Luh Putu Lestari Dewi Ni Made Ari Ginarsih Ni Made Ary Sarasmita Ni Made Ayu Wistari Ni Made Irma Febby Prasasti Dewi Ni Made L. Meilinayanti Ni Made Listiari Ni Made P. Susanti Ni Made Pitri Susanti Ni Made Rai Sudarni Ni Made Suaniti Ni Made Utami Dwipayanti Ni Made Widi Astuti Ni Made Widiastuti Ni Nyoman Abigail Triastuti Ni Nyoman Della Yanti Ni Nyoman Putri Dharmapradnyawati Ni Nyoman Yuni Astrini Ni Putu Citra Anggryni Sugitha Ni Putu Eka Leliqia Ni Putu Linda Laksmiani Ni Wayan Wirayanti Nugraha, I.S. Oka M. P.P.K. Vedawati P.R. Satriari Pande Made Nova Armita Pande Made Nova Armita Sari Pande Made Nova Armita Sari, Pande Made Nova Pinangkaan, C. Pratiwi Diva Yanti Luh Prawiranata I.P.H. Primadewi C. Purnama, I.G.P.P Putra, I.M.K. Putri I G.A.A.R.C. Putu Dyah Utari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Nandya Nandita Putu Oka Samirana Rashid, M.A.P.P Rasmita, L.D. Rismayanti, A. A. M. I. Roedy Aris Tavip Sari, D. R. A. P. Sari, N. A. P. P. Sari, Ni Putu Latsartika Sari, P. M. N. A. Sartika, Dyah Aryani Shelia Deviana Suastika, I.G.A. Suastini I G.A.N. Sudarni, Ni Made Rai Sugosha, M. J. Sukawati, C. B. A. C Sumawirawan, K. D. Suryani N.K.A. Suryani, N.M. Susanti N.M.P Susanti, I.M.P. Susanti, N.M.P Swasti, I.A.S. Triastuti, Ni Komang Dewi Trisna Damayanti Udayana, N.K Utami N.P.P. Utari, Putu Dyah Widhiastuti, K.A.P. Widjaja I.N.K. Widjaja, I. N. K. Winarti, N.W. Wintari L.K.S. Wiputri N.M.C.A. Wistari, Ni Made Ayu Wulansari, I. A. R. Yanti, N.L.G.T Yudiastra, I.K. Yustiantara, Putu Sanna Yustiantara, Putu Sanna