Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Effect of Price and Service Quality on Customer Satisfaction of PT Showbitz Mitra Utama Event Organizer in Medan City Husnia, Syafika; Tarigan, Jenny Sari
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.1059

Abstract

Every company has a goal to win the competition and maximize company profits by attracting consumer interest from the suitability of the price set proportional to what will be given to the company and the quality of service that matches customer expectations or expectations. In other words, there are two main factors that affect service quality, namely expected service and perceived service. This study aims to determine how the effect of price and service quality on customer satisfaction of PT Showbitz Mitra Utama event organizer services. This type of research is quantitative with the data sources used, namely literature study and distributing questionnaires. The sample in this study were 35 respondents with saturated sampling technique. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression with partial data hypothesis testing (t test), simultaneous test (F test) and the coefficient of determination using SPSS version 25. From the results of the t test, it shows that price and service quality partially have a positive and significant effect on customer satisfaction for event organizer services. The results of the F test show that price and service quality simultaneously have a positive and significant effect on customer satisfaction of event organizer service users. The Adjusted R Square (R2) results show that price and service quality are able to influence customer satisfaction of event organizer service users by 53.6% and the remaining 46.4% can be explained by factors not examined in this study such as promotional variables, promotional variables, location, facilities, company image, personal selling, product variations and so on which are not examined in this study.
The Effect of Service Quality and Facilities on the Satisfaction of PNM Employee Gathering Participants in the Siantar 1 Regional Event 2025 Simbolon, Heri Bertus; Tarigan, Jenny Sari
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.1087

Abstract

The MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) industry in Indonesia is experiencing rapid development, along with the increasing needs of companies in organizing internal activities such as employee gatherings. This research is motivated by the importance of participant satisfaction as an indicator of event success, especially at the PNM Employee Gathering Regional Siantar 1 Year 2025 event organized by Matakail Communication. The purpose of this study was to determine how much influence the quality of service and facilities on participant satisfaction in the event. This research uses quantitative methods with an associative approach. The sample amounted to 100 respondents from a total population of 790 gathering participants, who were taken using accidental sampling technique. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression, t test, F test, and coefficient of determination (R²). The results showed that partially, the quality of service and facilities had a significant effect partially on participant satisfaction. Simultaneously, both variables have a positive and significant effect on participant satisfaction, with an Fcount value of 172.101> Ftable 3.09 and significance <0.001. The coefficient of determination (R²) value of 77.6% indicates that 77.6% of variations in participant satisfaction are explained by service quality and facilities, the remaining 24.4% are influenced by other factors not examined in this study.
Revitalisasi Mushola Nurul Iman Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Akhiruddin; Jenny Sari Tarigan; Esto Tumanggor; Elkadi; Sarmedi Agus Siregar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.3034

Abstract

Mushola Nurul Iman di Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang merupakan sarana ibadah yang berperan penting sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Meskipun Desa Naga Timbul telah memperoleh akses listrik PLN sejak tahun 2021, fasilitas pendukung di mushola masih belum memadai. Kondisi eksisting menunjukkan belum tersedianya instalasi pipa air bersih menuju WC sehingga jamaah harus mengambil air menggunakan ember, penerangan hanya tersedia di ruang utama sedangkan area tempat wudu, WC, dan selasar masih minim pencahayaan, serta belum tersedia kipas angin yang menyebabkan ruang ibadah terasa panas dan kurang nyaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kualitas fasilitas ibadah melalui revitalisasi sarana dan prasarana Mushola Nurul Iman. Metode pelaksanaan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan teknis, pengadaan material, pemasangan instalasi pipa air bersih menuju WC, penambahan instalasi penerangan, pemasangan kipas angin, pengujian fungsi seluruh instalasi, serta pendampingan kepada pengurus mushola mengenai pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi air bersih ke WC telah berfungsi dengan baik, sistem penerangan pada area mushola menjadi lebih memadai, sirkulasi udara di dalam ruang ibadah meningkat dengan pemasangan kipas angin, serta seluruh fasilitas yang dipasang beroperasi sesuai fungsinya. Perbaikan tersebut meningkatkan kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan fasilitas Mushola Nurul Iman.
PKM Mesin Pencacah Rumput Untuk Peternak Kambing Ettawa di Dusun I Tambak Rejo Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Soni Hestukoro; Penteris Rumisar P Naibaho; Muhammad Arif Fadhillah Lubis; Jenny Sari Tarigan; Agnes Br. Manurung
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.2906

Abstract

Ketersediaan hijauan makanan ternak (forages) yang berkualitas merupakan faktor krusial dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan, khususnya pada peternakan kambing Ettawa di Dusun I Tambak Rejo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan. Bapak Sutejo, sebagai peternak mitra, telah menjalankan usaha ini sejak tahun 2001 dengan fokus pada produksi susu kambing. Populasi ternak saat ini mencapai 43 ekor, turun dari jumlah tertinggi sebelumnya sebanyak 79 ekor, dengan produksi susu yang juga mengalami penurunan dari 55 menjadi 15 bungkus per hari. Penurunan tersebut berkaitan erat dengan ketersediaan dan kualitas pakan segar. Saat ini, sumber pakan masih bergantung pada rumput alami dan hijauan lokal seperti batang jagung dan daun ubi, namun belum dikelola secara optimal. Banyak rumput terbuang karena tidak termakan sempurna oleh ternak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui penyediaan mesin pencacah rumput dan teknologi fermentasi pakan, guna meningkatkan efisiensi konsumsi pakan dan memastikan ketersediaan cadangan saat musim kemarau. Penguatan aspek manajemen kandang dan pembentukan kelompok peternak juga menjadi strategi penting untuk meningkatkan skala dan daya saing usaha peternakan rakyat di wilayah ini. Ditawarkan solusi berupa pengadaan alat bantu berupa mesin pencacah rumput dan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin. Metode pelaksanaan pengabdian dengan rancang bangun mesin pencacah rumput, pelatihan dan pendampingan kepada mitra peternak. 
Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Lele Berbasis Internet of Things Jenny Sari Tarigan; Djames Siahaan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10940

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu sektor perikanan air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Namun, produktivitas budidaya masih menghadapi kendala berupa tingginya tingkat mortalitas ikan yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik dapat mencapai 60%. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh menurunnya kualitas air kolam akibat fluktuasi parameter lingkungan, seperti suhu dan derajat keasaman (pH), yang tidak terpantau secara berkelanjutan sehingga menghambat pengambilan keputusan secara cepat oleh peternak. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas air kolam berbasis Internet of Things (IoT) dengan arsitektur komunikasi Device-to-Cloud sebagai solusi preventif dalam mendukung pengelolaan budidaya ikan lele secara lebih efektif dan efisien. Pengembangan sistem mengacu pada model Prototype Pressman yang meliputi tahapan komunikasi kebutuhan pengguna, perencanaan, pemodelan, konstruksi prototipe, serta pengujian dan evaluasi secara iteratif hingga diperoleh sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem memanfaatkan sensor DS18B20 untuk mengukur suhu air dan sensor pH untuk memantau tingkat keasaman, sedangkan data hasil pengukuran dikirimkan secara real-time ke platform berbasis cloud dan ditampilkan pada perangkat bergerak sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh peternak. Hasil pengujian lapangan selama sepuluh hari menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara stabil dengan kemampuan menampilkan data monitoring secara real-time. Hasil validasi instrumen menunjukkan bahwa sensor suhu DS18B20 memiliki tingkat akurasi sebesar 99,88% dengan nilai galat 0,12%, sedangkan sensor pH mencapai tingkat akurasi rata-rata 99,71% dengan nilai galat 0,14%. Tingginya tingkat akurasi kedua sensor menunjukkan bahwa sistem memiliki keandalan yang sangat baik dalam memantau perubahan kualitas air kolam. Dengan demikian, sistem monitoring berbasis IoT yang dikembangkan dinilai layak diterapkan sebagai perangkat pendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan budidaya ikan lele, sehingga berpotensi mengurangi tingkat mortalitas, meningkatkan produktivitas budidaya, serta mendorong penerapan teknologi digital pada sektor akuakultur.
Implementation of Machine Learning as Interactive Media in Modern Computer Learning Jenny Sari Tarigan; Erwinsyah Simanungkalit; Mardhiatul Husna; Djames Siahaan
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i1.3447

Abstract

Background. This study explores the use of machine learning as an interactive medium in the context of modern computer learning, driven by increasingly dynamic educational demands that require adaptive and personalized learning approaches. Purpose. This study aims to evaluate the effectiveness of machine learning algorithms in developing interactive learning media that can improve conceptual understanding, active student participation, and a more personalized learning experience. Method. The methodology used is qualitative with a case study and experimental design, including observations, interviews with instructors and students, and quantitative and qualitative data analysis of system interactions. Results. The research findings indicate that learning media integrated with machine learning can adapt material to students' abilities and learning styles, provide real-time feedback, and increase student motivation and engagement in the learning process. The discussion highlights that machine learning functions not only as a technological tool but also as a means of pedagogical transformation that delivers an adaptive and personalized learning experience. Conclusion. Thus, the implementation of machine learning as an interactive medium has proven effective in improving the quality of the teaching-learning process, encouraging active participant engagement, and adapting materials to individual needs, making it an important strategy in modern, responsive computer education.