Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Efektivitas Pemberian Self-Management Education terhadap Perilaku Perawataran Diri dan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Tk III dr. Soetarto Yogyakarta Andriyani, A; Masithoh, Anny Rosiana; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) sebagai penyakit atau gangguan metabolik kronis tetap menjadi isu kesehatan global dan angka kejadiannya terus meningkat di banyak negara termasuk Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes masih tinggi (11,7%) berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah. Tingkat prevalensi diabetes menurut diagnosis dokter serta hasil pemeriksaan gula darah di tahun 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan prevalensi di tahun 2018. Prevalensi DM menurut provinsi menunjukkan bahwa D.I. Yogyakarta adalah provinsi dengan angka tertinggi di Indonesia pada tahun 2023 yaitu 2,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan self-management terhadap perilaku perawatan diri dan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit KT II Dr. Soetarto Yogyakarta. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pretes postest dan kontrol. Jumlah populasi dalam penelitian ini terdiri dari 48 orang pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 16 orang pada kelompok eksperimen dan 16 orang pada kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan bahan acara penyuluhan (SAP). Analisis data menggunakan metode uji t berpasangan dan uji t independen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perilaku perawatan diri sebelum penerapan pendidikan self-management berada pada kategori sedang (68,8%) dan setelah edukasi menjadi kategori tinggi (93,8%). Tingkat gula darah sebelum pelaksanaan pendidikan self-management untuk diabetes adalah 93,8%, dan sesudah edukasi, juga dalam kategori diabetes, mencapai 56,3%. Terdapat dampak dari pemberian edukasi manajemen diri terhadap perubahan perilaku perawatan diri sebelum dan setelah edukasi (P=0,000). Terdapat dampak dari pemberian edukasi self-management terhadap perubahan kadar gula darah sebelum dan setelah proses edukasi (P=0,000). Pemberian pendidikan manajemen diri terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan diri (P=0,011) dan juga efektif dalam menurunkan kadar gula darah (P=0,032). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan manajemen diri efektif dalam mengurangi perilaku perawatan diri dan tingkat gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit TK III DR. Soetarto Yogyakarta.
Faktor yang Mempengaruhi Periode Penyapihan Ventilator Pasien Post OP Laparotomi di Ruang ICU Muttaqim, M; Hartinah, Dewi; Masithoh, Anny Rosiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus laparotomi di Indonesia merupakan kasus bedah 3 besar. Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 28 Juni 2024 di dapatkan data pasien yang menjalani operasi laparotomi dari bulan Januari 2024 sampai bulan Juni 2024 sebanyak 32 pasien yang menggunakan ventilator. Berdasarkan catatan rekam medis pasien terdapat 3 pasien menggunakan ventilator selama 5-7 hari, 5 pasien menggunakan ventilator selama 3-5 hari dan 17 pasien menggunakan ventilator selama 2 - 3 hari dan 3 pasien mengunakan ventilator selama 3 jam. Tujuan Penelitian adalah menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi periode penyapihan venbtilator pasien pos op laparotomi di ruang ICU. Metode Penelitian : Jenis penelitian menggunakan desain penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien post op laparotomy yang menggunakan ventilator yang telah di rawat di ruang ICU. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 79 responden, sampel di ambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji statistic Chi Square dan Fisher’s Exact test. Hasil penelitian menunjukkan dari 79 responden post op laparotomy di ruang ICU, didapatkan hasil hubungan yang signifikan hanya usia dengan lama penggunaan ventilator sebesar 0,017 (>0.005), sedangkan untuk faktor lainnya tidak ada hubungan yang signifikan terhadap lema penggunaan ventilator pada pasien post op laparotomy di ruang ICU. Kesimpulan, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, diagnose medis dan penyakit penyerta dengan lama penggunaan ventilator pada psien post op laparotomy di ruang ICU.
Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa: Studi Korelatif Wijaya, Lily Tanu; Masithoh, Anny Rosiana; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) termasuk Penyakit Tidak Menular (PTM) yang prevalensinya terus meningkat baik di tingkat global maupun nasional. Pasien CKD perlu memiliki kepatuhan diri yang baik salah satunya pembatasan cairan. Pada kenyataannya, membatasi asupan cairan pasien yang menjalani hemodialisa sangat sulit. Hal ini karena pasien tidak tahu dan tidak memiliki dukungan dari keluarga, yang menyebabkan mereka tidak dapat mengontrol asupan cairan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit "X". Jenis penelitian yaitu penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit "X". Teknik sampling mempergunakan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner The Fluid Control in Hemodialysis Patients (FCHPS) dan Family Support Scale (FSS). Analisis data mempergunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diketahui gambaran dukungan keluarga pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa kategori dukungan penuh (84,8%). Kepatuhan pembatasan cairan pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa kategori patuh (87,9%). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa dengan nilai signifikan sebesar 0,007. Kesimpulan penelitian ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit X.
Dukungan Keluarga terhadap Kesehatan Mental Ibu pasca Persalinan Studi Korelasional Risbiyanti, Ria; Masithoh, Anny Rosiana; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental adalah hal yang sangat penting bagi status kesehatan individu, terutama bagi ibu yang baru melahirkan. Secara fisiologis, ada perubahan dalam peran dan fungsi tubuh sebagai konsekuensi dari transisi kehamilan, persalinan dan masa nifas, serta munculnya peran baru sebagai seorang ibu dengan bertambahnya anggota keluarga. Memberikan dukungan kepada ibu setelah melahirkan sangatlah penting, agar pasien merasa dihargai, diperhatikan, dan dicintai oleh angoota keluarganya. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan Kesehatan mental ibu postpartum di Rumah Sakit Tingkat III dr. R. Soetarto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien postpartum di Rumah Sakit Tingkat III dr. R. Soetarto sebanyak 30 ibu postpartum. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebar kuesioner dukugan keluarga dan pengukuran status kesehatan mental ibu menggunakan Self-Reporting Questionnaire (SRQ) 20. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat (uji spearman rank) menggunakan program komputer. Dukungan Keluarga Ibu Postpatrum menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang mendukung sebanyak 27 orang (90,0%). Kesehatan Mental Ibu Postpatrum menunjukkan bahwa responden tidak memiliki masalah mental sebanyak 26 orang (86,7%). Ada hubungan dukungan keluarga dengan Kesehatan mental ibu postpartum di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta dengan p value 0,003 (p<0,05).
Analisis Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus terhadap Pemeriksaan Rutin dan Kepatuhan Konsumsi Obat Diabetes Melitus di Klinik Sulistyaningsih, S; Masithoh, Anny Rosiana; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi target prioritas para pemimpin dunia dengan jumlah dan prevalensinya terus meningkat dalam beberapa dekade. Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme dengan peningkatan kadar gula darah akibat kerusakan sekresi insulin, kerja insulin atau kerusakan keduanya. Kepatuhan adalah faktor terpenting dalam keberhasilan pengobatan pasien dengan diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan pasien diabetes melitus terhadap pemeriksaan rutin dan kepatuhan dalam konsumsi obat diabetes melitus. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dikumpulkan dengan memberikan kuesioner MMAS 8 untuk mengetahui tingkat kepatuhan konsumsi obat diabetes melitus. Penelitian ini juga melakukan observasi dan menggunakan data sekunder untuk menentukan kepatuhan pemeriksaan rutin setiap bulannya. Tingkat kepatuhan pemeriksaan rutin dan kepatuhan konsumsi obat di Klinik Rumkitban Purworejo termasuk dalam kategori patuh,hal ini merupakan hasil yang positif mengingat pentingnya melakukan pemeriksaan rutin dan konsumsi obat dalam penanganan Diabetes melitus. Hasil analisis dari segi usia menunjukkan bahwa dari 39 responden tersebut, yang paling banyak berusia ? 50 tahun sebanyak 31 responden (79,49%), menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa dari 39 responden paling banyak jenis kelamin laki-laki sebanyak 20 responden (51,29%), segi pendidikan menunjukkan bahwa dari 39 responden paling banyak pendidikan SMA sebanyak 31 responden (79,49%), dari segi lama menderita diabetes melitus menunjukkan bahwa dari 39 responden paling banyak responden lama menderita diabetes melitus 1-5 tahun sebanyak 35 responden (89,75%). Hasil penelitian ini menunjukan adanya kepatuhan yang tinggi dalam pemeriksaan rutin dan konsumsi obat. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dan sebagai tenaga medis dapat melakukan pelayanan dan memberikan dukungan terhadap pasien dengan diabetes melitus.
Pengaruh Fisioterapi Dada Disertai Kompres Hangat pada Pneumonia Anak untuk Mengurangi Sesak Nafas di Ruang Kartika RS Dr. Soetarto Yogyakarta Rochmawati, Lia; Masithoh, Anny Rosiana; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun, dengan sekitar satu juta kematian terjadi di Afrika dan Asia Selatan. Pada tahun 2015–2016, penyakit ini menyumbang 15–16% kematian balita secara global. Di Indonesia, 15% kasus balita pada tahun 2023 disebabkan oleh pneumonia (877.531 kasus), dengan 39,1% terjadi di tingkat provinsi. Data awal di lokasi penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 5 pasien mengalami sesak napas, batuk, dan pilek, sementara 2 lainnya menunjukkan gejala rewel, sulit tidur, dan kurang nafsu makan. Tujuan: Mengetahui pengaruh fisioterapi dada yang disertai kompres hangat dalam mengurangi sesak napas pada anak penderita pneumonia di Ruang Kartika, RS Dr. Soetarto, Yogyakarta. Metode: Penelitian kuasi-eksperimen ini menggunakan desain pretest-posttest dua kelompok, dengan 36 pasien anak yang dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima fisioterapi dada dengan kompres hangat, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima fisioterapi dada. Laju pernapasan diamati dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen. Hasil: Pada kelompok intervensi, rata-rata laju pernapasan menurun dari 23,67 menjadi 20,06 kali/menit (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol menurun dari 24,17 menjadi 21,78 kali/menit (p=0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa fisioterapi dada dengan kompres hangat secara signifikan efektif mengurangi sesak napas (p=0,000). Kesimpulan: Fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan kompres hangat efektif dalam mengurangi sesak napas pada anak dengan pneumonia di RS Dr. Soetarto, Yogyakarta.
Hubungan Ansietas dengan Kejadian Dispepsia di Ruang Rawat Inap Yuliana, Rina; Masithoh, Anny Rosiana; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ansietas, dapat memengaruhi fungsi saluran cerna, salah satu masalah kesehatan fisik yang dapat timbul sebagai efek dari ansietas yang dialami adalah masalah pada fungsi pencernaan seseorang, seperti misalnya seseorang tersebut dapat mengalami sindrom dispepsia. Kasus dispepsia mencapai 13-40% dari populasi setiap negara. Angka kejadian dispepsia yang rawat inap di rumah sakit sebesar 72%. Dispepsia termasuk lima besar penyakit penyebab rawat inap dengan 18.807 kasus. Dispepsia dapat mengganggu aktivitas, menyebabkan ulkus lambung, bahkan kematian. Penyebabnya bersifat multifaktorial, meliputi faktor yang dapat dimodifikasi seperti sosiodemografi, serta faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti psikis, pola makan, dan gaya hidup. Tujuan: untuk mengetahui hubungan ansietas dengan kejadian dispepsia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap di Ruang Rawat Inap sebanyak 26 responden menggunakan teknik sampling total sampling. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan menyebar kuesioner penelitian. Analisa data menggunakan uji gamma. Hasil: Hasil yang diperoleh ansietas pasien rawat inap dalam kategori sedang (46,2%). Kejadian dyspepsia pasien rawat inap dalam kategori berat (57,7%). Ada hubungan ansietas dengan kejadian dispepsia (P=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan ansietas dengan kejadian dispepsia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta.
Pengaruh Latihan Motorik Halus Menulis terhadap Kemampuan Menulis Anak Autisme Masithoh, Anny Rosiana; Izzah, Nailatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut prevalensi penyandang autisme di seluruh dunia menurutdata UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and CulturalOrganization) pada tahun 2011 adalah 6 di antara 1000 orangmengidap autisme. Data UNESCO pada tahun 2011 mencatat, sekitar35 juta orang penyandang autisme di dunia. Itu berarti rata-rata 6dari 1000 orang di dunia mengidap autisme. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk untuk Mengetahui Pengaruh Latihan Motorik HalusTerhadap Kemampuan Menulis Anak Autisme di Yayasan PondokPesantren Al-Achsaniyyah Pedawang Kudus tahun 2017. JenisPenelitian Ini Menggunakan Jenis Penelitian Quasy EksperimentalDengan Pendekatan Pre-Post Test With Control Grup. Sampel DalamPenelitian Ini Sebanyak 29 Responden Dengan Menggunakan TeknikRandom Sampling. Uji Statistic Yang Digunakan McNemar’s Test.Hasil McNemar’s Didapatkan Nilai ? Value = 0,004 Sehingga DapatDisimpulkan Ada Pengaruh Yang Signifikan ( ? Value 0,004<0,05 )Latihan Motorik Halus Menulis Untuk Membantu MeningkatkanKemampuan Menulis Anak Autisme. Ada Pengaruh Latihan MotorikHalus Terhadap Kemampuan Menulis Anak Autisme di YayasanPondok Pesantren Al-Achsaniyyah Pedawang Kudus tahun 2017.
Hubungan Usia dan Pendidikan Ibu dengan Kejadian Post Partum Blues di Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Masithoh, Anny Rosiana; Asiyah, Nor; Naimah, Yuyun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:. Post partum blues merupakan masa transisi mood setelah melahirkan yang sering terjadi pada 50-70% wanita paska melahirkan. Kejadian post partum blues ini terus meningkat 10-15% dan kejadian psikosis pasca melahirkan 1-2 per 1000 kelahiran. Sebagian ibu berhasil menyesuaikan diri, namun ada sebagian lainnya yang tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami post patum blues. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan usia dan pendidikan ibu dengan kejadian post partum blues di Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Tahun 2018. Metode: Jenis penelitian analitik korelatif dengan metode pendekatan Cross Sectional, populasi dan sampel sebanyak 30 responden menggunakan Teknik Total Sampling. Alat ukur kuesioner dan Uji Hubungan menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian post partum blues di Desa Mijen Keamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Tahun 2018 dengan p value =0,021. Tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian post partum blues di Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus tahun 2018 dengan p value =0,058. Kesimpulan : Ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian post partum blues di Desa Mijen Kecamatan Kabupaten Kudus. Tidak ada hubungan antara kejadian post partum blues di Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus.
Analisis Potensi Tabir Surya dari Beras Hitam (Oryza Sativa L. Indica) Fanani, Zaenal; Masithoh, Anny Rosiana; Wariana, Mariza Kusuma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras hitam belum banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, dengan manfaat yang lebih baik dibandingkan beras pada umumnya. Salah satu kandungan senyawa aktif pada beras hitam, diduga dapat berpotensi sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tabir surya dari ekstrak etanol beras hitam. Penelitian ini dilakukan secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri UV. Potensi tabir surya dilihat berdasarkan perhitungan nilai Sun Protecting Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak etanol Beras Hitam dengan konsentrasi 100 ppm termasuk kategori SPF proteksi minimal, konsentrasi 200 ppm, 300 ppm dan 400 ppm termasuk kategori SPF proteksi sedang, konsentrasi 500 ppm termasuk kategori SPF proteksi maksimal.