Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Teknik Disiplin Induksi dan Kecerdasan Adversitas terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Arsitektur Universitas Udayana yang Mengikuti Organisasi Saraswati, Ni Made Diah; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.677 KB)

Abstract

Mahasiswa Arsitektur yang mengikuti organisasi mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan non akademik, sehingga hal tersebut mungkin berpengaruh terhadap prestasi akademik. Mahasiswa harus memiliki kecerdasan adversitas yang baik agar mampu menghadapi kesulitan tersebut. Selain kecerdasan adversitas, faktor lain yang memengaruhi keberhasilan prestasi akademik adalah teknik disiplin orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknik disiplin induksi dan kecerdasan adversitas terhadap prestasi akademik mahasiswa Arsitektur Universitas Udayana yang mengikuti organisasi. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Arsitektur Universitas Udayana, dengan jumlah sampel sebanyak 128 orang. Penelitian ini menggunakan skala dan arsip nilai sebagai metode pengumpulan data. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji regresi berganda. Hasil regresi berganda menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,155 dan koefisien determinasi sebesar 0,024, dengan nilai signifikansi sebesar 0,218 (p> 0,05) artinya teknik disiplin induksi dan kecerdasan adversitas tidak berperan terhadap prestasi akademik mahasiswa Arsitektur Universitas Udayana yang mengikuti organisasi. Teknik disiplin induksi memiliki signifikansi sebesar 0,144 (p>0,05) artinya teknik disiplin induksi tidak berperan terhadap prestasi akademik. Kecerdasan adversitas memiliki signifikansi sebesar 0,828 (p>0,05) artinya kecerdasan adversitas tidak berperan terhadap prestasi akademik. Kata kunci: Kecerdasan adversitas, mahasiswa Arsitektur Universitas Udayana, prestasi akademik, teknik disiplin induksi.
Hubungan dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi berprestasi pada remaja awal di Kota Denpasar Wijaya, Anak Agung Ayu Rianika; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.145 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p05

Abstract

Motivasi berprestasi merupakandaya penggerak yang memotivasi semangat seseorang, mendorong seseorang untuk mengembangkan kreativitas dan menggerakkan semua kemampuan serta energi yang dimilikinya demi mencapai prestasi yang maksimal.Motivasi berprestasi mulai tumbuh pada usia remaja awal dimana mulai membentuk kebiasaan untuk mencapai suatu keberhasilan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan terkait dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi berprestasi pada remaja awal di Kota Denpasar.Data Dinas Pendidikan Kota Denpasar mencatat bahwa prestasi remaja awal di Kota Denpasar tebilang tinggi. Peningkatan motivasi berprestasi salah satunya dipengaruhi oleh dukungan sosial teman sebaya, teman sebaya memiliki peran penting dalam perkembangan remaja terutama pada tahapan perkembangan belajar dimana remaja yang banyak memiliki teman akan mampu meningkatkan minat terhadap pendidikan guna meningkatkan motivasi berprestasi. Sampel penelitian ini berjumlah 92 orang dengan metode analisa data yang digunakan adalah metode korelasi Pearson Product Moment. Hasil koefisien korelasinya yang diperoleh sebesar (+) 0,477 menunjukan adanya hubungan antara variabel dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi berprestasi dan berada pada intensitas yang cukup kuat. Tanda positif (+) menunjukkan bahwa semakin positif dukungan sosial teman sebaya maka akan mengakibatkan semakin positif pula motivasi berprestasi. Kata kunci: Dukungan sosial, teman sebaya, remaja awal, motivasi berprestasi.
PROSES PENERIMAAN DIRI REMAJA TUNARUNGU BERPRESTASI Evitasari, Ida Ayu Gede Sri; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni; Herdiyanto, Yohanes Kartika
Jurnal Psikologi Udayana Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.574 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2015.v02.i02.p03

Abstract

Deaf is a term that used to explained condition of individual who losing or disability to catch audio sensory through their hearing sense (Musyarrafah & Djalal, 2011). This condition contributes to some development aspect of human being, which is, social aspect and emotional aspect. Some of them successfully reconciled with themselves and accept their condition with a lot of great achievement. One of the others factor that drive deaf situation who shows an achievement is family assistance, however, uniquely there is a case in deaf who were not get physical assistance by their family and also can get great achievement. Aritama (2010) told that acceptance in any condition in self is the most basic thing if individual want to success and reconciled with state. Havighurst (in Sarwono, 2013) also adding that accept physical condition is one of the task in adolescence development. According that fact, this study would like to know self-acceptance in deaf adolescent who had achievement without physical assistance by their family.   This study using qualitative method and case study design. Collecting data in this study using interview, observation, and projective test to two deaf adolescence who had achievement without family assistance with different deaf history, that is, congenitally deaf and adventitiously deaf. To strengthened data study, this study used interview and observation to significant other of deaf adolescence.   Result in this study shows that deaf adolescent passing three phases in the process of self-acceptance, which proximal phase, conflict phase and accepting phase. The dynamics in every phase completely will be discussed based to the chronology of the life journey adolescence until they can accept their condition.   Keyword: self-acceptance process, deaf, achievement.
PENGARUH MEDITASI CAHAYA TERHADAP SELF COMPASSION REMAJA DI SAI STUDY GROUP DENPASAR Ni Suprabhawanti, Ni Made Asti; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.968 KB)

Abstract

Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri sering kali menimbulkan masalah pada diri remaja. Ajaran spiritual di kota Denpasar yang memfasilitasi kegiatan spiritual untuk mengantisipasi masalah-masalah pada remaja yaitu Sai study group Denpasar. Salah satu ajaran spiritual yang diajarkan adalah meditasi cahaya.Meditasi cahaya dapat memberikan ketenangan pikiran, mampu membantu dalam pengambilan keputusan serta dapat menghasilkan pikiran yang jernih.Terdapat masalah yang dihadapi oleh rermaja Sai study group Denpasar.Remaja Sai study group Denpasar masih memperlakukan dirinya dengan buruk seperti memukul benda yang ada disekitar dan membenturkan kepala kedinding walaupun sudah melakukan latihan meditasi, sehingga perilaku dari beberapa remaja Sai study group Denpasar tidak menunjukkan Self compassion.Self compassion merupakan belas kasih terhadap diri ketika menghadapi kesulitan, dan memahami bahwa kesulitan, kegagalan, dan ketidakcukupan yang dirasa adalah manusiawi, dan setiap individu berhak mendapat belas kasih.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh meditasi cahaya terhadap self compassion remaja di Sai study group Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang bersifat pre-experimental designs dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yang diperoleh subjek berjumlah dua orang remaja.Tahapan penelitian terdiri dari pretest, perlakuan dan post test.Alat ukur yang digunakan adalah skala self compassion yang terdiri dari 38 soal.Perlakuan diberikan selama satu bulan sebanyak 20 kali pertemuan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan hasil dengan signifikansi (p = 0.000 ? 0.180) yang artinya Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa meditasi cahaya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap self compassion remaja di Sai study group Denpasar. Kata kunci:meditasi cahaya, self compassion, remaja di Sai study group Denpasar.
Peran Efikasi Diri dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kecenderungan Kreativitas dalam Menulis Karya Ilmiah pada Siswa SMA yang menjadi Anggota Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di Denpasar Pawitri, Ni Made Abi; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.812 KB)

Abstract

Kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah adalah kecenderungan individu untuk menghasilkan suatu karya ilmiah yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan yang bermakna yang bersifat unik, baru, tidak terpikirkan oleh orang lain sebelumnya, orisinal, dan bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Terwujudnya kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah tidak terlepas dari faktor-faktor internal yang memengaruhinya seperti efikasi diri dan motivasi berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri dan motivasi berprestasi terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah pada siswa SMA yang menjadi anggota KIR di Denpasar. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa yang menjadi anggota KIR dari SMA Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 4 Denpasar, dan SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar berjumlah 150 orang. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecenderungan Kreativitas dalam Menulis Karya Ilmiah, Skala Efikasi Diri, dan Skala Motivasi Berprestasi. Hasil uji regresi berganda menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,825 dan koefisien determinasi sebesar 0,681, dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti efikasi diri dan motivasi berprestasi secara bersama-sama berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah dan memberikan pengaruh sebesar 68,1%. Efikasi diri memiliki signifikansi 0,000 (p<0,05) sehingga berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah dan motivasi berprestasi memiliki signifikansi 0,000 (p<0,05) sehingga berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah. Kata kunci: Kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah, efikasi diri, motivasi berprestasi
GAMBARAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI ANAK BUAH KAPAL (ABK) Erlangga, I Gusti Made Surya; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.598 KB)

Abstract

Pernikahan merupakan tahap selanjutnya dari suatu hubungan. Idealnya setiap pasangan menginginkan tercapainya kebahagiaan dan tercapainya kepuasan di dalam suatu hubungan pernikahan. Kepuasan pernikahan adalah evaluasi suami istri terhadap hubungan pernikahan yang cenderung berubah sepanjang perjalanan pernikahan itu sendiri. Tuntutan ekonomi merupakan tantangan terbesar di dalam suatu pernikahan karena tuntutan serta kebutuhan yang tentunya semakin beragam pada zaman ini. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut banyak dari pasangan suami istri mencari sumber penghasilan yang lebih baik dari sebelumnya, salah satunya adalah dengan bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal pesiar dan menjalani commuter marriage. Commuter marriage adalah pasangan suami istri yang tinggal terpisah dan berada pada dua wilayah geografis yang berbeda karena pekerjaan masing-masing. Commuter marriage memiliki dampak positif dan juga negatif di dalam suatu hubungan, namun dampak negatif yang ada tentunya sangat dirasakan oleh istri yang harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Hubungan pernikahan tersebut tidak dapat dikatakan baik maupun buruk karena hal tersebut terrgantung dari bagaimana pasangan suami istri mengevaluasi hubungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pernikahan pada istri Anak Buah Kapal (ABK). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian ini berjumlah 4 orang perempuan yang diperoleh dari purposive sampling dengan karakteristik menikah dengan suami yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal dengan usia usia 26-35 tahun serta berdomisili di Denpasar dan Badung, Bali. Penggalian data dilakuan dengan wawancara dan observasi mendalam dan dianalisis dengan teknik analisis dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian adalah yakni faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pernikahan pada istri ABK. Faktor tersebut terdiri atas hal-hal yang mendasari tercapainya kepuasan pernikahan, hal-hal yang meningkatkan, dan menurunkan kepuasan pernikahan. Kata kunci : kepuasan pernikahan, commuter marriage, anak buah kapal, kapal pesiar
Hubungan internal locus of control dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial remaja di Kota Denpasar Sarasdewi, Putu Maha Putri; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.084 KB)

Abstract

Perilaku prososial merupakan suatu bentuk perilaku yang memberikan keuntungan bagi individu lain baik dari segi materi, fisik dan psikologis, yang dilakukan berdasarkan inisiatif sendiri tanpa ada motif tertentu. Penelitian ini didasari oleh fenomena-fenomena di Kota Denpasar terkait menurunnya perilaku prososial, terdapat kasus-kasus yang menunjukkan rendahnya perilaku prososial pada remaja di Kota Denpasar sehingga penelitian ini relevan untuk dilakukan. Perilaku prososial dapat berkembang karena adanya faktor personal salah satunya adalah internal locus of control di samping faktor personal perilaku prososial juga dipengaruhi oleh kemampuan individu untuk mengenali, memotivasi, dan mengelola emosi pada diri sendiri maupun orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan internal locus of control dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek remaja berusia 12-21 tahun yang sedang menempuh pendidikan di Kota Denpasar berjumlah 123 orang, yang dipilih dengan menggunakan cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari skala internal locus of control, skala kecerdasan emosional, dan skala perilaku prososial. Metode analisis data menggunakan teknik multiple regression, dengan hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara internal locus of control dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial remaja di Kota Denpasar, yang berarti semakin tinggi tingkat internal locus of control dan kecerdasan emosional maka semakin tinggi tingkat prososial.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Penerimaan Diri Individu yang Mengalami Asma Utami, Ni Made Sintya Noviana; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.227 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2013.v01.i01.p02

Abstract

Asthma is an inflammatory disease caused by narrowing of the respiratory tract. This disease can not be cured but its relapse can be controled. It will provide physiological and psychological impact to individual with asthma. That individual hardly tends to accept his or her self when diagnosed with  chronic disease. Family social support will be needed to cope with the hard situation faced by individual with asthma. According to that, researcher formulates the problem, is there relationship between family social support and self acceptance of individuals with asthma.   This research uses quantitative approach with correlation method. Samples in this research are 105 people suffer from asthma in Sanjiwani Hospital, Gianyar, who were chosen by systematic random sampling. The data are collected by questionnaire. Validity test of items of the family social support questionnaire shows there are 5 invalid items and 27 valid items from 32 items, and its reliability coefficient is 0,896. Validity test of items of the self acceptance questionnaire shows there are 12 invalid items and 30 valid items from 42 items, and its reliability coefficient is 0,899. Data analysis by Pearson’s product moment. Found coefficient correlation in this research is 0,687 with p value 0,000. Thus, there is positive relationship between family social support and self acceptance of individuals with ashtma.   Keywords: family social support, self acceptance
E-group art journal therapy to reduce adolescents’ levels of stress, anxiety, and depression Widiasavitri, Putu Nugrahaeni; Dwijayani, Ni Komang Karmini; Gagahriyanto, Muhammad Anjar; Haryati, Tuningsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 26 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v26i1.3794

Abstract

Depression, anxiety, and stress in adolescents require therapy as these conditions are likely to cause harm to both the individuals experiencing them and their surroundings. Therefore, it is important to create an intervention for this age group. E-Group Art Journal Therapy is an intervention which involves art as its approach and is conducted in groups through an online platform, Zoom Meeting. In this study, ten participants were divided into two groups: the control group and the experimental group. Participants were recruited through non-random sampling using these criteria: they were required to be active students, reside in Bali, be between 18-23 years old, have a moderate level of stress, moderate level of anxiety, low level of depression based on Depression Anxiety Stress Scale (DASS), and agree to participate in the study. This study employed a mixed method which produced both quantitative and qualitative data that were analyzed with Wilcoxon rank-sum test and theoretical coding. The results showed that there were score differences between the control group and the experimental group in terms of depression, anxiety, and stress levels. Qualitatively, there were also psychological changes among the five participants from the experimental group. Implementing an intervention in groups could be beneficial because the group activities created mutual situations. Creating artwork also contributed to therapeutic processes. Quantitatively, there was a significant decrease in depression score. Qualitatively, E-GAJT encouraged the participants to believe in their potential despite their upbringing in an unsupportive environment. This encouragement fostered greater courage, enabling them to take steps toward achieving goals and creating healthier boundaries. Keyword: Adolescent, DASS; group; psychotherapy; virtual.
Kajian Literatur: Peran Komitmen Organisasi Pada Kinerja Dan Kepuasan Kerja Karyawan Saat Pandemi Covid-19 Phaedra, Putra; Astiti, Dewi Puri; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14504221

Abstract

Company needs to have the competitive capabilities that are the core of company’s failure or success. Maximizing the company’s competitive capability can be done by employee. The presents of Covid-19 is giving impact to company and made company needs to put some efforts to maintain the company’s businesses. One of the efforts is corresponded with the decreased of employee’s remuneration. Companies need employee’s loyalty to stay in work for maintaining the company’s businesses. Employee’s loyalty also can be called as organizational commitment. There are lot of studies about organizational commitment toward employee before the Covid-19’s pandemic, therefore recent information about organizational commitment toward employee is needed especially work performance and satisfaction on employee during Covid-19’s pandemic. This literature review examines the importance of organizational commitment toward work performance and satisfaction on employee in a company during Covid-19’s pandemic. The conclusion is organizational commitment still affects employee’s work performance and work satisfaction although not all studies show organizational commitment affects it independently during Covid-19’s pandemic.
Co-Authors A.A.Istri Pritha Anindita Indra Agustini, Ni Made Yanti Ary Ambarini, Tri Kurniati Anak Agung Ayu Rianika Wijaya Anak Agung Istri Manik Warmadewi Ananda Aditya Hutapea Andari, Luh Gde Prisma Annisa Rachma Sawitri Ariyanti, Ni Made Putri Astuti, Sang Ayu Made Chyntia Putri Atikah Fairuz Renggani Cahyaningrat, Ni Kadek Dinda Pramesti Claudia Putu Desiana Chyntia Dewi Cokorda Istri Indraswari Pemayun Cokorda Istri Indraswari Pemayun, Cokorda Istri Indraswari Coresy Aquindo Tedjo Prajogo Deviyanthi, Ni Made Ferra Sarah Dewi Puri Astiti Dewi, Claudia Putu Desiana Chyntia Dharmasasmitha, Virgina Divariani, Putu Donna Priskila Dwijayani, Ni Komang Karmini Dwilestari, Ni Made Ayu Krisna Erlangga, I Gusti Made Surya Evitasari, Ida Ayu Gede Sri Firnandha Salsabila Gagahriyanto, Muhammad Anjar Gde Bagus Andhika Wicaksana Hamidah Hamidah Haryati, Tuningsih Heydi Paramitha Hutapea, Ananda Aditya I Gusti Ayu Diah Fridari I Gusti Ayu Jayanthi Prima Dewi I Gusti Ayu Wulandari I Gusti Made Surya Erlangga I Komang Ari Mogi I Made Rustika I Nyoman Darma Kotama Ida Ayu Gede Sri Evitasari Ida Ayu Ratih Tricahyani Ida Bagus Gede Parama Putra Putra Indra, A.A.Istri Pritha Anindita Ivana Gunawan Karla Amanda Permata Kirana, Nabila Ardhyaswari Komang Diah Laxmy Prabadewi Komang Diah Laxmy Prabadewi L.M.K.S. Suarya Linardo, Lionel Timmy Linggasani, Made Anggita Wahyudi Lionel Timmy Linardo Luh Gde Prisma Andari Luh Kadek Pande Ary Susilawati Luh Made Karisma Sukmayanti M.D. Lestari Made Anggita Wahyudi Linggasani Made Anggita Wahyudi Linggasani Made Kristiana Dewi Made Mas Surya Wiguna Made Suryanatha Prabawa Mahendra Putri, Ni Komang Avelia N.K. Ekawati Nabila Ardhyaswari Kirana Nareswari Diah Wijang Wardhani Ni Komang Avelia Mahendra Putri Ni Komang Indra Mahayani Ni Luh Indah Desira Suwandi Ni Luh Krishna Ratna Sari Ni Made Abi Pawitri Ni Made Ari Wilani Ni Made Asti Suprabhawanti Ni Made Ayu Krisna Dwilestari Ni Made Diah Saraswati Ni Made Ferra Sarah Deviyanthi Ni Made Sintya Noviana Utami Ni Made Widya Pratiwi Ni Made Yanthi Ary Agustini Ni Made Yanthi Ary Agustini Ni Made Yanti Ary Agustini Nur Alfian, Ilham Nyoman Adi Krisna Wibawa Nyoman Adi Krisna Wibawa Paramitha, Heydi Pawitri, Ni Made Abi Permata, Karla Amanda Phaedra, Putra Prajogo, Coresy Aquindo Tedjo Prima Dewi, I Gusti Ayu Jayanthi Priskila, Donna Putu Eka Widyawati Putu Maha Putri Sarasdewi Putu Srie Wedha Yanthi Putu Yudi Suwetha Putu Yudi Suwetha Pratama Ratna Devy Winayanti Renggani, Atikah Fairuz Salsabila, Firnandha Sang Ayu Made Chyntia Putri Astuti Sarasdewi, Putu Maha Putri Saraswati, Ni Made Diah Sari, Ni Luh Krishna Ratna Sawitri, Annisa Rachma Steffano Aditya Handoko Suprabhawanti, Ni Made Asti Supriyadi Supriyadi Supriyadi, , Suwetha, Putu Yudi Tobing, David Hizkia Tricahyani, Ida Ayu Ratih Tuningsih Haryati Tuningsih Haryati Virgina Dharmasasmitha Wicaksana, Gde Bagus Andhika Widyawati, Putu Eka Wijaya, Anak Agung Ayu Rianika Wulandari, Putu Diana Yanthi, Putu Srie Wedha Yohanes Kartika Herdiyanto