Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Biotropika

Pertumbuhan Larva Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucens) dengan Pemberian Pakan Susu Kedaluwarsa dan Alpukat Intan Josefin Purba; Ida Kinasih; Ramadhani Eka Putra
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2021.009.01.10

Abstract

Larva lalat tentara hitam (LLTH) (Hermetia illucens) dapat mengonsumsi berbagai limbah organik untuk menghasilkan biomassa yang kaya akan kandungan protein dan lemak. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji dari aplikasi LLTH pada produk pangan olahan yang sudah kedaluwarsa, hal yang relatif belum banyak diteliti di Indonesia terutama terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan dari LLTH. Produk yang diujikan adalah susu bubuk instan dengan pakan ayam komersial sebagai kontrol dan alpukat sebagai pembanding produk yang umum digunakan sebagai pakan LLTH. Pada penelitian ini, 200 ekor larva berusia 7 hari menjadi sampel uji pada tiga kelompok tersebut. Pakan diberikan setiap 3 hari (200 mg/larva/hari) hingga 50% dari larva telah bermetamorfosis menjadi prepupa. Pengambilan data terkait berat tubuh dan tingkat kematian dilakukan bersamaan dengan waktu penggantian pakan. Saat prepupa bermetamorfosis menjadi pupa, setiap individu ditempatkan pada botol vial terpisah untuk proses identifikasi jenis kelamin dan masa hidup. Data pada kelompok susu kedaluwarsa dan kontrol menunjukkan rata-rata berat akhir larva lebih tinggi (0,11 gram berbanding 0,12 gram), proporsi lalat dewasa yang lebih banyak betina (♂:♀, 90:94 dan 90:98), waktu pertumbuhan larva hingga pupa lebih singkat (keduanya memiliki waktu yang sama yaitu 34 hari), dan total masa hidup lalat lebih pendek (57,3 hari berbanding 54,8 hari) lebih baik dibandingkan kelompok alpukat. Sementara itu, kelulushidupan larva tertinggi tercatat pada kelompok kontrol diikuti dengan kelompok yang mendapatkan pakan alpukat (98,5%) dan susu kedaluwarsa (96,5%). Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa susu kedaluwarsa dapat digunakan sebagai pengganti pakan ayam dalam pengembangan sistem produksi larva BSF yang lebih berkesinambungan
Co-Authors Abdul Rosyad Achadiyani Adawiyah, Ayuni Adin, Adriyanita Adisty Virakawugi Darniwa Afriansyah Fadillah Agus Dana Permana Agus Dana Permana Ahmad Sopian, Ahmad Alfariana Margareta Ana Widiana Ana Widiana Anggita Rahmi Hafsari, Anggita Rahmi ANJARNISA RUSTAM, FAJRINA Ardyanty, Putry Asep Komarudin Ateng Supriyatna Ateng Supriyatna Ateng Supriyatna Ateng Supriyatna, Ateng Azkia, Syifa Raisatul Damanik, Naomi Florenata Dewangga, Rezha Tanu Farah Aini Adiba Fatmalasari, Yenyen Finsa Firlana Gusmara Fitria Nur Aisyah Gunawan, Fikri Iqlilah Hani Hidayah Hermawan, Endang Hery Purnobasuki Hilda Ayu Emalia Hufaizah, Pajar Husna, Inayati Zakiyatun Intan Josefin Purba Julio Subagio Kamilah, Mutiara Mila Kurniawan, Isma Dwi Latama, Zahra Nabila Leksikowati, Sovia Santi Lia Faridah Listia Wati Sophia Margareta, Alfariana Mohamad Agus Salim Mohamad Agus Salim Muhammad Efendi, Muhammad Muhammad Yusuf Nurhadi Nida Hidayaturrohmah Novitasari Novitasari Novitasari Nurmina Arofah Nurul Aulia Fitri Nurulfah, Auliya Oktaviani, Indah Putra, Ramadhani R.C. Hidayat Soesilohadi Raeka Okata Soebakti Rahmat Taufik MA Rahmawati, Tiara Ramadan, D Beta Ramadhani Eka Putra Ramadini Aini Anitasari Rasyid, Sayyidah RIKA RAFFIUDIN Risda Arba Ulfa Risda Arba Ulfa Rizal Maulana Hasby, Rizal Maulana Roma Nugraha Rusputa Rosmiati, Mia Rusdy Syachrul Nugraha Samsul Sulaeman Sari, Anggraeni Arum Sari, Dian Anggria Savira Ekawardhani Setiyarni, Eka SETYARNI, EKA Tri Cahyanto Tri Cahyanto Ucu Julita, Ucu Yani Suryani Yani Suryani Yeyet Setiawati Yuni Kulsum ZAKIYATUN USNA, INAYATI Zhia Rizki Ardian