Marina Dwi Mayangsari
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Univ.Lambung Mangkurat

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN PERILAKU MENOLONG ANAK USIA DINI YANG DIBERIKAN METODE CERITA MORAL YANG MENEKANKAN EMOSI NEGATIF TOKOH DAN METODE CERITA NONMORAL Leza, Nor Mai; Zwagery, Rika Vira; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1662

Abstract

Perilaku menolong penting bagi anak usia dini untuk membangun hubungan baik dengan lingkungan. Menolong melibatkan niat dan perilaku. Perilaku menolong dapat dikembangkan dengan metode cerita. Niat menolong dapat dibentuk dengan penilaian moral terhadap tindakan tokoh cerita, sedangkan perilaku menolong dapat difasilitasi oleh emosi negatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku menolong anak usia dini yang diberikan cerita moral yang menekankan emosi negatif tokoh dan cerita nonmoral. Penelitian dilakukan di PAUD Terpadu Telkom Banjarbaru. Subjek berjumlah 30 orang yang dibagi kedalam kelompok eksperimen dan kontrol dengan purposive sampling. Intrumen penelitian dengan lembar wawancara pemahaman cerita, lembar wawancara niat menolong dan lembar observasi perilaku menolong. Berdasarkan hasil uji ancova pada niat menolong diperoleh p=0.010<0.05,berarti ada perbedaan niat menolong anak usia dini yang diberikan metode cerita moral yang menekankan emosi negatif tokoh dan metode cerita nonmoral. Hasil uji ancova pada perilaku menolong diperoleh p=0.115>0.05, berarti tidak ada perbedaan niat menolong anak usia dini yang diberikan metode cerita moral yang menekankan emosi negatif tokoh dan metode cerita nonmoral. Berdasarkan hasil tersebut, maka cerita moral yang menekankan emosi negatif tokoh dapat memfasilitasi anak dalam mendorong niat menolong dibandingkan dengan metode cerita nonmoral, namun kedua cerita tidak memiliki dampak berbeda dalam memfasilitasi perilaku menolong anak.
PERANAN PENGELOLAAN KELAS TERHADAP ACADEMIC FLOW PADA SISWA JURUSAN MIPA SMA NEGERI 1 MARTAPURA Meilisa, Meilisa; Mayangsari, Marina Dwi; Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1459

Abstract

Salah satu modal penting yang harus dimiliki siswa agar dapat mengikuti proses pembelajaran secara efektif sehingga mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar adalah dengan academic flow yaitu kondisi dimana individu merasa nyaman, dapat berkonsentrasi, memiliki motivasi, serta mampu menikmati aktivitas akademik yang sedang dijalani. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui peranan pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa jurusan MIPA SMA Negeri 1 Martapura. Subjek penelitian berjumlah 131 orang siswa kelas XI jurusan MIPA dengan pengambilan sampel berupa teknik cluster sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala pengelolaan kelas dan skala academic flow. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan positif pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa SMA jurusan MIPA. Adapun sumbangan pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa jurusan MIPA sebesar 6,3%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat pengelolaan kelas maka akan semakin tinggi academic flow pada siswa SMA jurusan MIPA.
Hubungan Academic Optimism dengan Student Well-Being pada Santriwati Tahun Pertama An-Najah Salbiyah, Siti; Mayangsari, Marina Dwi; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v6i2.7577

Abstract

Tinggal di pondok pesantren dan memiliki kewajiban untuk mengikuti segala kegiatan danperaturan yang terkadang menimbulkan beberapa permasalahan serta tekanan sosial dan akademik terhadap santriwati yang seringkali tidak disadari muncul membuat individu merasa memiliki tanggung jawab yang lebih besardengan hal yang dikerjakan. Sekolah yang baikdiharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik untuk siswa agar merasakan kesejahteraan di sekolah karena kesejateraan siswa dapat mempengaruhi hampir seluruh aspek bagi optimalisasi fungsi siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara academic optimism denganstudent well-being pada santriwati tahun pertama An-Najah. Sampel penelitian sebanyak 150 santriwati tahun pertama An-Najah. Skala yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala academic optimism dan skala student well-being. Uji hipotesis penelitian menggunakan ujikorelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara academic optimism dengan student well-being, artinya menunjukkan diterima hipotesis alternatif (Ha) dan ditolak hipotesis Nul (H0). Hasil uji korelasi menunjukkan arah hubungan yang dimiliki antara kedua variabel penelitian bersifat positif yang artinya semakin tinggi academic optimism maka semakin tinggi pula student well-being pada santriwati.Kata kunci: Academic optimism, student well-being, santriwati
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN FLOW AKADEMIK PADA SISWA DI DAERAH LAHAN GAMBUT Primasari, Lucia Elena; Mayangsari, Marina Dwi; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1624

Abstract

Keadaan lingkungan yang kurang mendukung membuat siswa kesulitan dalam proses belajar, seperti halnya siswa di daerah lahan gambut yang sering kali terganggu akibat adanya asap dari kebakaran hutan dan juga banjir yang diakibatkan oleh hujan lebat. Siswa diharapkan mampu merasakan flow meskipun belajar ditengah keadaan yang kurang mendukung, oleh karena itu mereka harus membangun resiliensi agar membantu mereka bertahan dalam keadaan yang kurang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara resiliensi dengan flow akademik. Subjek penelitian ini berjumlah 232 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi meliputi skala resiliensi dan skala flow akademik. Tehnik analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan resiliensi dengan flow akademik pada siswa di daerah lahan gambut, semakin tinggi resiliensi maka semakin tinggi juga flow akademik, sebaliknya semakin rendah resiliensi maka semakin rendah juga flow akademik pada siswa. Koefisien determinasi menunjukkan hubungan resiliensi terhadap flow akademik sebesar 4,3% sedangkan 95,7% sisanya sumbangan dari faktor lain selain resiliensi.
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja Pada Siswa SMKN 1 Gambut Adjarwati, Cahya Aulia; Mayangsari, Marina Dwi; Ekaputri, Faridya Khairina
Jurnal Kognisia Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i1.1430

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan SMK dengan presentasi yang tertinggi dibandingkan tingkat pendidikan lain yang besarnya mencapai 8,92 persen hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi siswa SMK yang berhubungan dengan karir karena takut akan kegagalan dalam memasuki dunia kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecemasan menghadapi dunia kerja yaitu efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Teknik pengambilan  sampel  pada  penelitian ini menggunakan cluster random sampling sebanyak 170 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifgdengan menggunakan alat ukur skala  efikasi  diri  dan  kecemasan  menghadapi  dunia  kerja.  Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi product moment dari KarlgPearson melalui SPSS Versi 2.1 for windows. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai korelasi  sebesar r = -0,283 dengan p = 0,000 (p < 0,05)  maka diketahui bahwa ada hubungan negatifgyang signifikan antara efikasi diri  dengan  kecemasan  menghadapi dunia kerja pada siswa SMKN 1 Gambut. Berdasarkan perhitungan koefisien  determinasi  (r2)  yang  diperoleh  sebesar 0,080 menunjukkan hubungan efektifgyang diberikan oleh variabel efikasi diri terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja yaitu sebesar 8%. Temuan ini menunjukkan  bahwa  efikasi  diri  pada  siswa  merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kecemasan menghadapi dunia kerja Sementara 92%  lainnya  kemungkinan dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
EFEK INTERPERSONAL DARI EKSPRESI EMOSI KECEWA TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN GAMBUT Rahimi, Ria Novita; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1676

Abstract

Kecamatan Gambut dapat digolongkan sebagai daerah sub urban dimana pada daerah ini perilaku prososial masyarakatnya cenderung lebih tinggi daripada masyarakat daerah perkotaan. Perilaku prososial berkenaan dengan tindakan sukarela yang berniat untuk membantu atau dapat menguntungkan posisi orang lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku prososial yaitu karakteristik orang yang ditolong. Ekspresi emosi kecewa yang ditampilkan seseorang sering dikaitkan dengan kurangnya kontrol atas situasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek interpersonal dari ekspresi emosi kecewa terhadap perilaku prososial siswa sekolah menengah atas di kecamatan Gambut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan merupakan penelitian replikasi dengan jumlah subjek sebanyak 90 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok penelitian. Pada kelompok eksperimen, subjek diberikan skenario tertulis yang berisikan situasi ketika mereka diminta untuk menolong seseorang yang menampilkan ekspresi emosi kecewa kepada subjek pada saat meminta pertolongan, sedangkan pada kelompok kontrol ekspresi emosi yang ditampilkan adalah ekspresi tanpa emosi. Setelah itu subjek diberikan posttest yang bertujuan untuk mengukur perilaku prososial mereka dan pertanyaan terkait manipulasi ekspresi emosi yang diberikan. berdasarkan hasil uji-t sampel independen didapat nilai t sebesar 3,087 dan nilai signifikansi sebesar 0,003. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa bahwa siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi emosi kecewa berbeda secara signifikan dalam menampilkan perilaku prososial dengan siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi tanpa emosi. Pada penelitian ini juga diketahui bahwa nilai rata-rata perilaku prososial siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi emosi kecewa lebih tinggi jika dibandingkan dengan perilaku prososial siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi tanpa emosi.
HUBUNGAN ANTARA RELATION SAVORING DENGAN KEPERCAYAAN PADA PASANGAN DEWASA AWAL YANG MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH DI KOTA BANJARABRU Wangi, Putri Sekar; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1379

Abstract

Pernikahan jarak jauh menggambarkan situasi terpisahnya pasangan secara fisik, yaitu salah satu pergi ke tempat lain karena kepentingan lain, dan pasangan yang lain tetap tinggal di rumah, akibatya timbul kecemasan, emosi tidak stabil, kesepian, dan ragu terhadap pasangan. Untuk mengatasinya dibutuhkan saling percaya diantara pasangan, melalui relation savoring, yaitu masing-masing fokus menikmati peristiwa positif yang pernah dirasakan, sehingga dapat meminimalisir kondisi psikologis negatif yang muncul saat berjauhan dengan pasangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara relation savoring dengan kepercayaan pada pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian jenis kolerasi. Teknik yang digunakan purposive sampling. Hasil analisis uji kolerasi menggunakan prodact moment dari Kalr Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif antara relation savoring dengan kepercayaan pada dewasa awal yang menjalani pernikahan jarak jauh di kota Banjarbaru, r = 0,675; n = 40; p 0,000 (< 0,05). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi relation savoring, maka semakin tinggi pula kepercayaan yang terbangun, dan sebaliknya.
HUBUNGAN TASK COMMITMENT DENGAN FLOW AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK YANG MEMILIKI KECERDASAN INTELEKTUAL SUPERIOR DI SMAN 1 MARTAPURA Puspita, Dwi Retno; Rusli, Rusdi; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang memiliki kecerdasan intelektual superior berjumlah 58 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan empat pilihan respon yang terdiri dari skala task commitment dan flow akademik. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura memiliki korelasi 0,788 (p<0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang kuat  dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi task commitment maka semakin tinggi flow akademik, sebaliknya semakin rendah flow akademik maka semakin rendah task commitment. Sumbangan efektif task commitment terhadap flow akademik sebesar 62,1% sedangkan 37,9% sisanya adalah sumbangan dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN VOKASIONAL DENGAN HARDINESS PADA SISWA SMK NEGERI 1 MARTAPURA Eunike, Agnes; Mayangsari, Marina Dwi; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1640

Abstract

Pada masa sekarang yang terjadi pada bangsa Indonesia sedang menghadapi masalah yang berhubungan dengan jumlah pengangguran. Banyaknya pengangguran lulusan SMK disebabkan belum mampunya mengembangkan dan mengimplementasikan keahlian yang merupakan bagian dari kematangan vokasional sehingga berdampak pada hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan vokasional dengan hardiness pada siswa SMK Negeri 1 Martapura. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berupa accidental sampling. Dalam penelitian ini subjek yang terlibat sebanyak 230 orang. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment Karl Pearson. Penggumpulan data menggunakan skala kematangan vokasional dan skala hardiness. Hasil penelitian menunjukan hasil r = 0,794 (p<0,05) artinya adanya hubungan antara kemtangan vokasional dengan hardiness pada siswa SMK Negeri 1 Martapura. Nilai positif dari hasil korelasi tersebut menunjukan adanya hubungan yang searah yaitu semakin tinggi kematnagan vokasional maka akan semakin tinggi hardiness, sebaliknya semakin rendah kematangan vokasional maka akan semakin rendah hardiness.
EFEKTIVITAS METODE SOSIODRAMA TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL PADA SISWI SMP PONDOK PESANTREN AN-NAJAH MARTAPURA Noor, ST. Lailiani; Safitri, Jehan; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1464

Abstract

Salah satu tugas perkembangan remaja adalah menjalin hubungan dengan teman sebaya. Bagi seorang remaja menjalin hubungan dengan teman memerlukan sebuah keterampilan yang disebut dengan keterampilan sosial. Kemampuan keterampilan sosial yang rendah dapat menimbulkan konflik-konflik dalam pertemanan remaja yang dapat menyebabkan remaja menjadi tidak percaya diri, sulit bekerja sama, ingin menang sendiri, bahkan kesulitan dalam menyampaikan keinginannya. Terdapat beberapa metode yang dapat menstimulasi keterampilan sosial remaja, salah satunya adalah metode sosiodrama. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian metode sosiodrama terhadap siswi SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental kuasi dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan observasi. Subjek penelitian merupakan siswi SMP di SMP Pondok Pesantren An-Najah Martapura yang berjumlah 18 orang. Hasil analisis dari nilai uji t berpasangan dan gain score menunjukan adanya kenaikan skor sebelum dan sesudah diterapkannya metode sosiodrama pada penelitian ini. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama efektif untuk meningkatkan