Claim Missing Document
Check
Articles

Performance Evaluation of Signalized Intersections Using MKJI 1997, PKJI 2023, and PTV VISSIM Software (Case Study: Jl. Perintis Kemerdekaan-Jl. Tritura-Jl. Sultan Hamid II-Jl. Ya"™ M. Sabran) Putriningtiazti, Anissa; Azwansyah, Heri; Mayuni, Siti
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i4.87046

Abstract

The intersection of Jl. Perintis Kemerdekaan - Jl. Tritura - Jl. Sultan Hamid II - Jl. Ya' M. Sabran is a signalized intersection that often occurs irregularities and long queues so it needs to be evaluated to determine the characteristics of the intersection, intersection performance in existing conditions, intersection performance in the next 5 and 10 years, and alternative treatments that can be done at the intersection. The performance evaluation of the signalized intersection was conducted using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) method, the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI), and traffic simulation using PTV VISSIM software. In the existing conditions of 2024, the recommended alternative 7 is geometric changes on the north (U), west (B), and east (T) arms accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), resetting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches.. In the 2029 projection conditions, the recommended alternative 10 is geometric changes on each arm accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), setting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches. In the 2034 projection conditions, the recommended alternative is alternative 14, which is a geometric change on each arm accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), setting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches.
PERENCANAAN PENGENDALIAN SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN PTV VISSIM (STUDI KASUS JALAN PARIT HAJI HUSIN II – JALAN PADAT KARYA, KOTA PONTIANAK) Cahyani, Nanda Gita; Mayuni, Siti; Kadarini, S Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.101728

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan area pertemuan beberapa ruas jalan yang tidak dilengkapi dengan perangkat pengatur lalu lintas, sehingga pergerakan kendaraan diatur berdasarkan urutan prioritas serta kemampuan pengemudi dalam memanfaatkan celah (gap acceptance). Salah satu simpang tak bersinyal di Kota Pontianak adalah Simpang Jalan Parit Haji Husin II – Jalan Padat Karya yang berada di kawasan dengan tingkat aktivitas tinggi seperti permukiman, pertokoan, dan fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut menyebabkan volume lalu lintas yang cukup tinggi dan sering menimbulkan antrian serta peningkatan tundaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja simpang pada kondisi eksisting dan proyeksi lima tahun mendatang dengan menggunakan metode PKJI 2023 dan simulasi PTV Vissim Student Version 2025. Hasil analisis eksisting menunjukkan derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,93 dan tundaan rata-rata 16,40 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) C, sedangkan hasil simulasi menghasilkan tundaan sebesar 31,76 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) D dan panjang antrian mencapai 42,79 meter. Pada proyeksi lima tahun nilai derajat kejenuhan (DJ) meningkat menjadi 1,23 dengan tundaan 48,60 detik/kendaraan berada pada tingkat pelayanan (LOS) E, sedangkan hasil simulasi menghasilkan tundaan 38,12 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) E dan panjang antrian 53,18 meter. Dari hasil berbagai penanganan, pelebaran jalan mayor serta kombinasi pelebaran pendekat minor dan mayor direkomendasikan sebagai solusi paling efektif untuk meningkatkan kinerja simpang. Kata Kunci: PKJI 2023, PTV VISSIM, Simpang
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN SOFTWARE PTV VISSIM (STUDI KASUS: JALAN KARET – JALAN TABRANI AHMAD KOTA PONTIANAK) Qadarola, Destri; Mayuni, Siti; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.102226

Abstract

Persimpangan merupakan suatu ruang/tempat pertemuan antara 2 atau lebih ruas jalan yang bertemu atau bersilangan, bervariasi dari persimpangan yang sangat sederhana yang terdiri dari ruang/tempat pertemuan antara 2 (dua) ruas jalan sampai dengan persimpangan yang sangat kompleks berupa ruang/tempat pertemuan dari beberapa (>2) ruas jalan. Persimpangan pada Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad merupakan simpang tak bersinyal dengan permasalahan lalu lintas yang memengaruhi kapasitas persimpangan akibatnya kinerja lalu lintas di suatu daerah akan menimbulkan kerugian biaya dan waktu. Simpang ini banyak dilewati oleh pengguna jalan yang akan kembali dari pusat kota yang mengakibatkan kemacetan. Terdapat beberapa aktivitas tepi jalan yang mempengaruhi kinerja simpang, seperti kendaraan yang berhenti dan adanya kendaraan yang masuk dari Jalan Tabrani Ahmad yang menyebabkan bertambahnya titik konflik pada simpang Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad. Analisis simpang pada Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad dilakukan menggunakan PKJI 2023 untuk memperoleh nilai kapasitas dan kinerja simpang secara teoritis, sedangkan PTV Vissim digunakan untuk melakukan simulasi kondisi lalu lintas secara visual dan real time sehingga dapat menggambarkan perilaku kendaraan di lapangan dengan lebih nyata. Pada penelitian ini dilakukan analisis kinerja simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan Software Vissim. Dengan melakukan pengambilan data berupa geometrik simpang, data kecepatan kendaraan dan data volume lalu lintas. Survei lalu lintas dilakukan selama 3 hari yaitu hari Sabtu, Minggu dan Senin dengan menggunakan survei pencacahan langsung pada pukul 06.00 – 18.00 WIB. Volume lalu lintas tertinggi tercatat pada hari Sabtu, 9 November 2024 pukul 16.00 – 17.00 WIB. Hasil analisis PKJI menunjukkan derajat kejenuhan kondisi eksisting sebesar 0,52 dengan tundaan 10,64 detik/smp dengan LOS B, meningkat menjadi 0,71 dengan tundaan 12,48 dengan LOS B dalam 5 tahun, sedangkan untuk kondisi proyeksi 10 tahun memiliki nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,99 yang memiliki tundaan sebesar 18,55 dengan LOS C. Sedangkan untuk analisis kinerja simpang menggunakan Software Vissim menghasilkan tundaan 16,56 detik/smp dengan LOS C pada kondisi eksisting, 28,32 detik/smp dengan LOS D pada kondisi proyeksi 5 tahun dan sedangkan untuk kondisi proyeksi 10 tahun memiliki tundaan sebesar 41,86 detik/smp dengan LOS E. Untuk mengatasi penurunan kinerja simpang, dilakukan tiga alternatif perbaikan, yaitu pelebaran pendekat jalan mayor, pelebaran jalan minor, serta kombinasi keduanya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alternatif terbaik untuk proyeksi sepuluh tahun ke depan adalah kombinasi pelebaran pendekat Jalan Tabrani Ahmad menjadi 10,4 meter dan Jalan Karet menjadi 8 meter. Dengan perbaikan tersebut, simulasi Vissim menghasilkan tundaan sebesar 26,93 detik/smp dengan LOS D.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL PADA JALAN JENDRAL URIP - JALAN CENDRAWASIH KOTA PONTIANAK Nisa, Selvi Chairun; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.100525

Abstract

Simpang tiga tanpa sinyal yang berada pada Jalan Jendral Urip – Jalan Cendrawasih Kota Pontianak merupakan area komersial dan pendidikan yang mengalami volume lalu lintas tinggi terutama pada waktu-waktu sibuk. Penelitian ini untuk menganalisis kinerja simpang tersebut, membandingkan hasil pada kondisi eksisting, dan juga proyeksi dalam 5 dan 10 tahun mendatang, serta merekomendasikan alternatif penanganannya. Dalam analisis ini digunakan metode MKJI 1997, PKJI 2023, dan PTV VISSIM. Hasil analisis ini mengindikasikan pada Proyeksi 5 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas sebesar 2711,86 smp/jam, derajat kejenuhan 1,465 dan tundaan 86,83 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas sebesar 2704,87smp/jam, derajat kejenuhan 0,94 dan tundaan 16,92 detik, serta VISSIM tundaan 16,11 detik dengan LOS C. Proyeksi 10 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas 2710,22 smp/jam, derajat kejenuhan 2,047 dan tundaan 147,56 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas 2703,07 smp/jam, derajat kejenuhan 1,36 dan tundaan 60,47 detik, serta VISSIM tundaan 25,28 detik dengan LOS D. Alternatif penanganan terbaik yang dapat direkomendasikan pada Proyeksi 5 Tahun adalah pelebaran pada jalan utama serta pelarangan belok kanan dengan tundaan 10,69 detik dan LOS B, sementara itu untuk proyeksi 10 tahun, alternatif penanganan serupa tetap dapat dilakukan secara efektif dengan menghasilkan tundaan sebesar 11,53 detik dan LOS B. Kata Kunci: MKJI 1997, PKJI 2023, PTV VISSIM, Simpang Tak Bersinyal
EVALUASI PEMENUHAN STANDAR FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN LETNAN JENDERAL SUTOYO, KOTA PONTIANAK Siregar, Faris Akmal; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.100451

Abstract

Pengembangan dan peningkatan infrastruktur perkotaan berkontribusi terhadap terwujudnya lingkungan kota yang inklusif serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan bagi pejalan kaki. Trotoar penting bagi keselamatan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat. Jalan Letnan Jenderal Sutoyo di Kota Pontianak membutuhkan trotoar yang sesuai standar untuk mendukung fungsinya sebagai jalur utama kota. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan trotoar terhambat penyempitan, gangguan utilitas, dan penggunaan nonpejalan kaki. Penelitian dilaksanakan untuk mengevaluasi kesesuaian kondisi eksisting trotoar terhadap standar teknis, menelaah kepuasan pengguna trotoar terhadap fasilitas pejalan kaki, dan merumuskan rekomendasi atas aspek yang belum memenuhi ketentuan. Metode penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan Skala Guttman untuk menilai kondisi eksisting trotoar dan Skala Likert untuk mengukur kepuasan pengguna trotoar. Acuan standar merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2014 dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 07/P/BM/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keamanan (56,25%) dan kenyamanan (62,50%) tergolong sesuai, sedangkan aksesibilitas (33,33%), estetika (50,00%), konektivitas (0,00%), dan fasilitas penunjang (20,00%) tergolong tidak sesuai. Tingkat kepuasan pengguna trotoar cenderung rendah, dengan keamanan (41,36%) dan kenyamanan (45,63%) masuk kategori cukup puas. Sementara itu, empat aspek lainnya, yaitu aksesibilitas (37,87%), estetika (37,87%), konektivitas (35,31%), dan fasilitas penunjang (35,06%) masuk kategori tidak puas.
Evaluasi Kerusakan Lapisan Permukaan Jalan dengan Metode PCI dan Tindakan Preservasi di Jalan Pemda, Kapur, Kec.Sungai Raya, Kab.Kubu Raya Aprilia Putri Santoso; Eti Sulandari; Siti Mayuni
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i1.8193

Abstract

Pemda Road in Kapur Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan is a district road that functions as an alternative route connecting Tanjung Raya II Road and Kapur Village Main Road. Along with increasing traffic loads and limited maintenance, this road section has experienced various surface pavement distresses that reduce driving comfort and compromise road safety. This paper seeks to detect the types and severity levels of pavement damage and to determine appropriate preservation actions using the Pavement Condition Index (PCI) method. The research method involved a visual field survey by dividing the road into several segments, identifying damage types and severity levels, calculating PCI values, and determining suitable preservation measures based on the Asphalt Institute MS-17 guidelines. The results indicate that the flexible pavement section has a PCI value of 21.643, classified as very poor, with dominant damages consisting of potholes and edge cracking. Meanwhile, the rigid pavement section shows a PCI value of 94.960, which falls into the excellent category. The results of this research are anticipated to facilitate decision-making in determining maintenance priorities and road preservation strategies to improve pavement performance and extend service life.
Study of Pedestrian Facilities on Jalan Sutan Syahrir and Jalan K.H. Agus Salim, Pontianak, Kalimantan Barat Alhadad, Syarif Muhammad Rayhan; Mayuni, Siti; Said, Said
Jurnal Teknik Sipil Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v26i1.93201

Abstract

This study examines the performance of pedestrian facilities along Jalan Sutan Syahrir and Jalan K.H. Agus Salim in Pontianak, Indonesia, two major urban corridors that experience persistent challenges in accessibility, connectivity, and user comfort. The research aims to evaluate sidewalk compliance with prevailing technical standards and to assess user satisfaction. A mixed-method approach was adopted, employing the Guttman Scale to measure conformity with Regulation of the Minister of Public Works No. 03/PRT/M/2014 and Guideline No. 07/P/BM/2023, and the Likert Scale based on interviews with 96 respondents to capture user perceptions. The findings indicate that sidewalks on Jalan Sutan Syahrir demonstrate high compliance in safety, comfort, and aesthetics, yet show deficiencies in accessibility, supporting facilities, and connectivity. Conversely, Jalan K.H. Agus Salim exhibits moderate safety performance but lower ratings in comfort, accessibility, and connectivity. User satisfaction results classify Jalan Sutan Syahrir as generally comfortable, while Jalan K.H. Agus Salim is perceived as uncomfortable. These results highlight the need for targeted improvements to enhance pedestrian mobility.
Analisis Pengaruh Penambahan Karet Pravulkanisasi Terhadap Karakteristik Fisik Aspal Penetrasi 60/70 Evan; Eti Sulandari; Siti Mayuni
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi aspal diperlukan untuk meningkatkan kualitas bahan pengikat. Penelitian eksperimental ini menganalisis pengaruh karet pravulkanisasi (Vulatex) terhadap karakteristik fisik aspal penetrasi 60/70 serta menentukan kadar optimum. Aspal dimodifikasi dengan Vulatex 0%, 1%, 3%, 5%, dan 7% berdasarkan berat aspal dan diuji sesuai SNI serta dibandingkan dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Pengujian meliputi penetrasi 25°C, titik lembek, titik nyala/bakar, berat jenis, daktilitas, dan kehilangan berat (loss on heating). Penambahan Vulatex menurunkan penetrasi dari 64,80 dmm (0%) menjadi 53,70 dmm (7%) dan meningkatkan titik lembek hingga 54,65°C (7%). Titik nyala/bakar 260–294°C memenuhi persyaratan minimum (≥230°C) dan berat jenis 1,02–1,09 g/cm³. Daktilitas menurun dari 110,00 cm (0%) menjadi 90,50 cm (7%); namun pada kadar 3% masih ≥100 cm (101,50 cm). Kehilangan berat menurun dari 0,60% (0%) menjadi 0,04–0,09% dan seluruh variasi memenuhi batas maksimum 0,8%. Kadar Vulatex 3% direkomendasikan sebagai optimum karena meningkatkan kekakuan tanpa menurunkan daktilitas di bawah batas spesifikasi serta lebih tahan terhadap pengaruh pemanasan.  
The Influence of Risk Perception and Risky Riding Behavior on Motorcycle Accident Involvement among Young Riders in Surabaya Santosa, Dimas Puji; Mayuni, Siti; Sugasta, Hervian Handika; Adibah, Fairuz; Saputra, Doddy Cahyadi
Jurnal Teknik Sipil Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v26i1.104556

Abstract

Motorcycle accidents remain a serious road-safety problem in developing countries, particularly among young riders who often exhibit risky riding behaviors. Risk perception is considered an important factor influencing such behaviors and accident involvement; however, the relationships among these variables remain poorly understood. This study aims to examine the relationships among risk perception, risky riding behavior, and accident involvement among young motorcycle riders. A quantitative approach was employed, using primary data collected via structured questionnaires distributed to young motorcycle riders, yielding 368 valid responses. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), including evaluation of the measurement and structural models. The results indicate that risk perception has a significant negative effect on traffic errors (p = 0.010), speeding violations (p = 0.025), traffic violations (p = 0.002), and safety violations (p = 0.002), but has no significant effect on control errors and dangerous actions. Furthermore, traffic errors, speeding violations, and control errors significantly increase the risk of accidents. These findings suggest that improving risk perception can reduce risky riding behavior and contribute to motorcycle accident prevention efforts.
Co-Authors - Said - Sukamto, - Adariu, - Adibah, Fairuz Alfian, Ifan Alhadad, Syarif Muhammad Rayhan Alyani, Amalia Ammar, Nur Aprilia Putri Santoso Aprizaldy, Fitra Arbi Widyantoro As, Syafarudin Aulia, Muhammad Noviar Bagus Hario Setiadji Bakar, Azwar Abu Barokah, Juniwati Betty, Klara Trianisa Cahyani, Nanda Gita Daryoto ., Daryoto Dede Gusti Rendra Dewitha, Dwi Fitria Dimas Puji Santosa Doddy Cahyadi Saputra Dzulqolbirrohim, Muhammad Fadhil Edo Darmawan Elsa Tri Mukti Ermansyah, Derry Eti Sulandari Evan Fadillah, Syarif Ikhwan nur Fadly, Galih Falderika, Falderika Firmandari, Uray Rima Fitriansyah, Fahrul Hengki Firgian Heri Azwansyah Jesnita, Jesnita Kadarini, S. Nurlaily Katmoko, Desi Susilo Khafizan, - Komala Erwan Muhammad Hafidz, Muhammad Nisa, Marfiratun Nisa, Selvi Chairun Novia, Lisa Nugroho, Leonardus Lini Nurhayati Nurhayati Octaviana, Yanti Oktavianus Andri Pandia, Meri Prabandiyani, Prabandiyani Pratama, Sastriawan Pratama, Tegar Wahyu Putra Dwi Melyano, Deni Putriningtiazti, Anissa Qadarola, Destri S Nurlaily Kadarini SAID . Said Basalim Said Said, Said Salsabila, Nur Aulia Sanjaya, Victor Saraswati, Tiara Sawaludin, Ahmad Siregar, Faris Akmal Slamet Widodo Slamet Widodo Slamet Widodo Sugasta, Hervian Handika Sutarno Sutarno Syafaruddin AS, Syafaruddin Syarifah Aini Syughanda, Heryawan Tamala, Evi Teddy Ariyadi Teddy Ismurdianto Terryanto ., Terryanto Theovani, Gabriel Julio Utami, Yuwita Tri Very Nusa Putera Widyo Wiyono Wijaya, Adib Wulandari, Rizky Dwi Yunri, Donatus Andasi Zainudin, - Zulkarnaen, Dedy