Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) TERHADAP GAMBARAN DARAH, AKTIVITAS, DAN FUNGSI KOGNITIF TIKUS Mirza, Iskandar; Riyadi, Hadi; Khomsan, Ali; Marliyati, Sri Anna; Damayanthi, Evy; Winarto, Adi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i2.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pegagan terhadap gambaran darah dan peningkatan fungsi kognitif pada tikus. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus Wistar jantan, dibagi secara acak ke dalam 4 kelompok dan masing-masing diberi ekstrak etanol daun pegagan setiap hari dengan level 0, 100, 300, dan 600 mg ekstrak/kg bobot badan selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak pada level 300 mg/kg bobot badan meningkatkan nilai packed cell volume (PCV), sel darah merah (SDM), dan nilai hemoglobin (Hb). Pengamatan aktivitas pada kelompok dengan level 300 dan 600 mg/kg bobot badan menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan kelompok kontrol (P0,05). Pemberian ekstrak etanol daun pegagan juga berperan dalam meningkatkan keberhasilan pengenalan lorong target. Hasil di atas mengindikasikan dengan kuat bahwa ekstrak pegagan mempunyai peran penting dalam perbaikan profil hematologi dan meningkatkan fungsi kognitif.
NILAI-NILAI TAFSIR TARBAWI DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) Fitriana, Ida; Mirza, Iskandar
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the gap between the holistic objectives of Islamic Religious Education (IRE), namely spiritual and moral transformation (tazkiyah), and learning practices that are often verbalistic and rote-oriented. To bridge this gap, this study proposes the integration of the Tafsir Tarbawi approach, which extracts educational principles from the Qur'an, with the theory of Experiential Learning from modern pedagogy. Using qualitative research methods of library research and content analysis, this study aims to: (1) analyze the meaning of experience as a source of learning in the epistemology of Tafsir Tarbawi, (2) examine Islamic values in the framework of Experiential Learning, and (3) formulate pedagogical implications for PAI. The results show that Tafsir Tarbawi interprets experience (tajribah) as a divine epistemological path which, through reflection (tadabbur), leads to the strengthening of faith and morals. Core Islamic values such as Tawhid, Akhlak, Ukhuwah, and Rahmah can be effectively internalized through the experiential learning cycle. As a synthesis, this study formulates the TT-EL (Tafsir Tarbawi-Experiential Learning) Model, which offers an operational framework for transforming PAI learning to be more contextual, reflective, and meaningful.
APLIKASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIF DEMI MENINGKATKAN KINERJA DAN KUALITAS GURU Mulyana, Teten; Mirza, Iskandar
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gaya kepemimpinan transformatif dalam meningkatkan kinerja dan mutu guru di SMP Al Islam dan Minhajus Al Salam, serta mengembangkan model kepemimpinan transformatif kontekstual yang relevan untuk sekolah swasta berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan pengumpulan data melalui survei terhadap guru, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi kelas. Analisis data menggunakan desain sekuensial eksplanatori, di mana data kuantitatif dianalisis terlebih dahulu menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, dilanjutkan dengan analisis tematik terhadap data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan transformatif memberikan dampak positif terhadap kinerja dan mutu guru di kedua sekolah, dengan korelasi positif yang signifikan terhadap motivasi, komitmen, dan efektivitas pengajaran. Ditemukan bahwa dimensi pengaruh ideal dan perhatian individual lebih dominan diterapkan di kedua sekolah, sementara stimulasi intelektual masih menghadapi tantangan terutama di SMP Minhajus Al Salam yang relatif baru didirikan dengan keterbatasan sumber daya (7 guru melayani 49 siswa). Penelitian menghasilkan model kepemimpinan transformatif kontekstual yang mencakup lima komponen: pengaruh ideal berbasis nilai lokal, motivasi inspirasional realistis, stimulasi intelektual berbasis komunitas belajar, perhatian individual adaptif, dan kepemimpinan kolaboratif. Kesimpulannya, kepemimpinan transformatif terbukti efektif untuk meningkatkan kinerja dan mutu guru di sekolah swasta berkembang, namun implementasinya perlu disesuaikan dengan konteks spesifik masing-masing sekolah, terutama dalam menghadapi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka.
PENINGKATAN KUALITAS PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PELATIHAN PROFESIONAL GURU DI SDN PURWAKARTA Sanusi, Ateng; Mirza, Iskandar
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan profesional guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 2 Gandasoli dan SDN Rawasari Purwakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus terbenam (embedded case study), melibatkan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan 12 guru PAI, observasi partisipatif terhadap 28 sesi pembelajaran, dan analisis dokumen program pelatihan selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi pedagogik-spiritual guru, tercermin dari kemampuan merancang pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal (misalnya integrasi legenda Situ Kamojing dalam materi akidah) serta pengembangan alat evaluasi autentik seperti proyek pembuatan video adab bermedia sosial. Di sisi lain, teridentifikasi tantangan infrastruktur teknologi, termasuk ketersediaan proyektor yang terbatas (35%) dan koneksi internet tidak stabil (60%), yang menghambat optimasi pelatihan. Penelitian ini juga mengembangkan model teoretis TPACK-SEK (Technological Pedagogical Content Knowledge-Spiritual Ethical Knowledge) sebagai kerangka integratif literasi digital dan nilai-nilai Islam. Kesimpulan utama menyatakan bahwa pelatihan berkelanjutan berbasis kebutuhan sekolah efektif meningkatkan kualitas pengajaran PAI, dengan rekomendasi strategis berupa pengembangan modul pelatihan diferensiasi, kolaborasi multipihak untuk pemerataan infrastruktur, dan penguatan jejaring komunitas praktisi guru. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kompetensi guru PAI 4.0 yang responsif terhadap konteks lokal dan global.