Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pendekatan Tafsir Tarbawi Dalam Membentuk Akhlak Mulia Mirza, Iskandar; Assyah, Geta Siti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1150

Abstract

Tafsir tarbawi is an approach to interpreting the Qur'an that emphasizes aspects of education and moral development, with the aim of internalizing Islamic values in the lives of individuals and society. This research method uses a qualitative approach with literature studies to analyze the concept, application and impact of tarbawi interpretation in the formation of morals. The research results show that tarbawi interpretation has a significant role in forming noble character through a deep understanding of the verses of the Koran which teach values such as honesty, responsibility, patience and compassion. This approach is also effective in building spiritual awareness and strengthening relationships between individuals and God and fellow humans. Thus, tarbawi interpretation becomes an important instrument in Islamic education to produce a generation with noble character who is able to face the challenges of the times.ABSTRAKTafsir tarbawi adalah pendekatan tafsir Al-Qur'an yang menekankan aspek pendidikan dan pembinaan moral, dengan tujuan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan individu dan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis konsep, penerapan, dan dampak tafsir tarbawi dalam pembentukan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter mulia melalui pemahaman mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan kasih sayang. Pendekatan ini juga efektif dalam membangun kesadaran spiritual dan memperkuat hubungan antara individu dengan Tuhan dan sesama manusia. Dengan demikian, tafsir tarbawi menjadi salah satu instrumen penting dalam pendidikan Islam untuk mencetak generasi berakhlak mulia yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Integrasi Nilai-nilai Tarbawi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Mirza, Iskandar; Gustiani, Nurahmi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1181

Abstract

The purpose of this study is to understand that learners, in the perspective of Pancasila education, are individuals who grow and develop physically, mentally, socially, and spiritually in navigating life as citizens and members of a global civilization. Islamic education seeks to instill the values of faith that not only lead to the acquisition of knowledge, but also to the formation of noble character and the practice of religious teachings in everyday life. However, many students have not fully applied religious values in their lives, especially when facing various challenges in an increasingly complex and digitally connected world. Therefore, students are expected not only to master academic knowledge, but also to be able to practice it with a strong moral foundation and religious values. This study aims to examine the content of verses from the Qur'an relating to the implementation of educational values that contribute to the development of students' character, as well as key indicators that must be considered in the learning process according to Islamic teachings. This study uses a library research method. The results show that the values embedded in the Qur'an, especially in Surat Al-Mujadilah verse 11, can be integrated into the educational process to foster intelligent and virtuous generations. The principles of ethics, mutual respect, and obedience to rules are fundamental elements in fostering a harmonious and conducive learning environment, which ultimately shapes students who can make meaningful contributions both in this world and in the hereafter.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bahwa peserta didik, dalam perspektif pendidikan Pancasila, adalah individu yang tumbuh dan berkembang secara fisik, mental, sosial, dan spiritual dalam mengarungi kehidupan sebagai warga negara dan anggota dari peradaban global. Pendidikan Islam berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan yang tidak hanya mengarah pada perolehan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak siswa yang belum sepenuhnya menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupannya, terutama ketika menghadapi berbagai tantangan di dunia yang semakin kompleks dan terkoneksi secara digital. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan akademis, tetapi juga dapat mengamalkannya dengan landasan moral dan nilai-nilai agama yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan implementasi nilai-nilai pendidikan yang berkontribusi pada pengembangan karakter siswa, serta indikator-indikator kunci yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran menurut ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang tertanam dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11, dapat diintegrasikan ke dalam proses pendidikan untuk menumbuhkan generasi yang cerdas dan berbudi luhur. Prinsip-prinsip etika, saling menghargai, dan ketaatan pada aturan menjadi elemen fundamental dalam menumbuhkan lingkungan belajar yang harmonis dan kondusif, yang pada akhirnya membentuk peserta didik yang dapat memberikan kontribusi yang berarti baik di dunia maupun di akhirat.
Analisis Nilai-nilai Tafsir Tarbawi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi Literatur Mirza, Iskandar; Setiawan, Rudi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1142

Abstract

This study aims to analyze the integration of tafsir tarbawi values in Indonesian language learning, particularly in its learning objectives. The method employed is a literature study with a qualitative research approach. The findings reveal an implicit integration between the values of tafsir tarbawi and the objectives of learning Indonesian, as they share the same purpose. The author discusses two main objectives of learning Indonesian: noble character through godliness and literacy. The author draws upon the values of tafsir tarbawi found in four verses of the Qur'an: Surah Al-Ikhlas, verse 1 (learning with godliness), Surah Al-Alaq, verses 1-4 (the command to read and write), Surah An-Nahl, verse 78, and Surah Al-A'raf, verse 204 (the command to listen attentively), and Surah Al-Hujurat, verses 1-3 (noble character in speaking). If properly implemented, these goals will yield significant benefits.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai tafsir tarbawi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam tujuan pembelajarannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya integrasi implisit antara nilai-nilai tafsir tarbawi dengan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia, karena keduanya memiliki tujuan yang sama. Penulis membahas dua tujuan utama pembelajaran bahasa Indonesia: akhlak mulia melalui ketakwaan dan literasi. Penulis mengacu pada nilai-nilai tafsir tarbawi yang terdapat dalam empat ayat Al-Qur'an: Surat Al-Ikhlas, ayat 1 (belajar dengan ketakwaan), Surat Al-Alaq, ayat 1-4 (perintah untuk membaca dan menulis), Surat An-Nahl, ayat 78, dan Surat Al-A'raf, ayat 204 (perintah untuk mendengarkan dengan penuh perhatian), dan Surat Al-Hujurat, ayat 1-3 (akhlak yang mulia dalam berbicara). Jika diterapkan dengan baik, tujuan-tujuan ini akan menghasilkan manfaat yang signifikan.
Penerapan Konsep Tafsir Tarbawi Dalam Pendidikan Etika dan Moral Mirza, Iskandar; Nurlillah, Lulu Alawiyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1178

Abstract

Ethics and moral education is an important aspect in the formation of individual character in the modern era full of challenges. The application of tarbawi interpretation, which focuses on the integration of Qur'anic values in education, offers a relevant approach to shaping students' morality. This study aims to explore the effectiveness of the application of tarbawi interpretation in ethics and moral education, as well as the challenges faced in its implementation. Currently, many educational institutions still use traditional methods, which are often unable to answer students' moral needs amidst rapid social change. The hypothesis raised in this study is that the application of tarbawi interpretation can improve the understanding and application of moral values among students. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and document analysis. The results of the study indicate that the application of tarbawi interpretation not only improves students' moral understanding, but also helps them in facing modern social and cultural challenges. The main conclusion of this study is that the integration of tarbawi interpretation into the education curriculum can make a significant contribution to the formation of students' character and ethics, as well as preparing them to become responsible and noble individuals.ABSTRAKPendidikan etika dan moral merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter individu di era modern yang penuh tantangan. Penerapan tafsir tarbawi, yang berfokus pada integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam pendidikan, menawarkan pendekatan yang relevan untuk membentuk moralitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan tafsir tarbawi dalam pendidikan etika dan moral, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Saat ini, banyak lembaga pendidikan yang masih menggunakan metode tradisional, yang sering kali tidak mampu menjawab kebutuhan moral siswa di tengah perubahan sosial yang cepat. Hipotesis yang diangkat dalam penelitian ini adalah bahwa penerapan tafsir tarbawi dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai moral di kalangan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tafsir tarbawi tidak hanya meningkatkan pemahaman moral siswa, tetapi juga membantu mereka dalam menghadapi tantangan sosial dan budaya modern. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa integrasi tafsir tarbawi dalam kurikulum pendidikan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter dan etika siswa, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi individu yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia.
Implementasi Tafsir Tarbawi dalam Pembentukan Karakter Multikultural Anak Usia Dini: Studi Kualitatif di Lembaga Pendidikan Mirza, Iskandar; Adawiyah, Siti Ropiah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1182

Abstract

This study aims to analyze and investigate: 1) the role of tafsir tarbawi in promoting the values of multicultural education in Indonesia; 2) the cultural foundations of the Indonesian education system; and 3) the influence of multicultural education in shaping the character of the Indonesian nation. This study uses a literature review method, collecting data from books, journals, online sources, and other relevant references. The results show that: Instilling multicultural education values in Indonesia is very important to introduce concepts, ideas, and philosophies that function as guiding principles and explanations, fostering awareness and appreciation of cultural and ethnic diversity in shaping individual lifestyles, social interactions, personal identities, and educational opportunities. Both formal and non-formal education play an important role in promoting global peace, which ultimately contributes to the recognition and acceptance of cultural and ethnic diversity in shaping the character of the pluralistic Indonesian society.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menggali lebih dalam mengenai: 1) peran tafsir tarbawi dalam mengedepankan nilai-nilai pendidikan multikultural di Indonesia; 2) dasar budaya yang mendukung sistem pendidikan di Indonesia; dan 3) pengaruh pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur, yang mengumpulkan data dari buku, jurnal, sumber online, dan referensi terkait lainnya.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Menanamkan nilai-nilai pendidikan multikultural di Indonesia sangat penting untuk memperkenalkan konsep, ide, dan filosofi yang berfungsi sebagai prinsip-prinsip panduan dan penjelasan. Hal ini akan menumbuhkan pemahaman dan penghargaan terhadap keragaman budaya dan etnis, yang membentuk gaya hidup individu, interaksi sosial, identitas pribadi, dan kesempatan pendidikan. Baik pendidikan formal maupun non-formal memainkan peran kunci dalam mempromosikan perdamaian global, yang pada akhirnya mendukung pengakuan dan penerimaan keanekaragaman budaya dan etnis dalam membentuk karakter masyarakat Indonesia yang majemuk.
Evaluasi Efektivitas Tafsir Tarbawi dalam Pembelajaran Sejarah Islam: Analisis Kualitatif Mirza, Iskandar; Fauzi, Willdi Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1164

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of tarbawi interpretation in learning Islamic history using a qualitative approach. Tarbawi interpretation is an interpretation approach that focuses on educational values and character formation. Through in-depth interviews and observations of the learning process in several Islamic educational institutions, this research explores the extent to which tarbawi interpretation can increase understanding of Islamic history and its relevance in the context of modern education. The results of the research show that the application of tarbawi interpretation is able to increase student involvement, deepen historical understanding, and form a strong Islamic character. However, challenges such as lack of reference sources and limited learning time are still obstacles in its implementation.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tafsir tarbawi dalam pembelajaran sejarah Islam dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tafsir tarbawi merupakan pendekatan tafsir yang menitikberatkan pada nilai-nilai pendidikan dan pembentukan karakter. Melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap proses pembelajaran di beberapa lembaga pendidikan Islam, penelitian ini menggali sejauh mana tafsir tarbawi dapat meningkatkan pemahaman sejarah Islam serta relevansinya dalam konteks pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tafsir tarbawi mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman historis, serta membentuk karakter Islami yang kuat. Namun, tantangan seperti kurangnya sumber referensi dan keterbatasan waktu pembelajaran masih menjadi kendala dalam implementasinya. 
Analisis Kontribusi Tafsir Tarbawi Terhadap Pengembangan Pendidikan Kritis dan Analitis Mirza, Iskandar; Wijaya, Andri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1131

Abstract

In the context of Islamic education, tafsir tarbawi plays an important role in enhancing critical and analytical education. Tafsir tarbawi, which means "explanation of Quranic verses on educational issues," is a highly relevant topic. Tafsir Tarbawi in this context not only provides a literal interpretation of the verses of the Qur'an but also discusses the complex and ever-changing values of education. Therefore, Tafsir Tarbawi is established as a mandatory course in Islamic education programs, encouraging students to develop critical and independent thinking skills, as well as applying the knowledge gained in everyday life, ensuring that the next generation of Muslim educators have a deep understanding of the goals of Islamic education. This research aims to analyze the contribution of Tafsir Tarbawi in the development of critical and analytical education. Using literature review, this study examines how tafsir tarbawi contributes to enhancing critical and analytical thinking skills in Islamic educational settings. The research results show that the tarbawi interpretation approach not only enriches students' cognitive understanding of the verses of the Qur'an but also encourages them to think more reflectively, independently, and contextually in applying Islamic values. However, the challenges in implementation include the lack of integration in the curriculum and minimal training for educators. Therefore, this research recommends strengthening the curriculum based on tafsir tarbawi and organizing teacher training in its implementation.ABSTRAKDalam konteks pendidikan Islam, tafsir tarbawi memainkan peran penting dalam meningkatkan pendidikan kritis dan analitis. Tafsir tarbawi, yang berarti "penjelasan ayat-ayat Al-Qur'an tentang masalah pendidikan, "merupakan topik yang sangat relevan. Tafsir Tarbawi dalam konteks ini tidak hanya memberikan interpretasi literal dari ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi juga berbicara tentang nilai-nilai pendidikan yang kompleks dan terus berubah. Oleh karena itu, Tafsir Tarbawi ditetapkan sebagai mata kuliah wajib dalam program pendidikan agama Islam, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mandiri, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, memastikan bahwa generasi berikutnya dari pendidik Muslim memiliki pemahaman yang mendalam tentang tujuan pendidikan islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi tafsir tarbawi dalam pengembangan pendidikan kritis dan analitis. Dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan analisis tafsir tarbawi sebagai kerangka teori untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan, penelitian ini mengkaji bagaimana tafsir tarbawi berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan analitis di lingkungan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tafsir tarbawi tidak hanya memperkaya pemahaman kognitif siswa terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi mendorong untuk berpikir lebih reflektif, independen, dan kontekstual dalam mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Namun, tantangan dalam implementasi meliputi kurangnya integrasi dalam kurikulum dan minimnya pelatihan bagi pendidik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis tafsir tarbawi serta penyelenggaraan pelatihan guru dalam penerapannya.
Efektivitas Prinsip Tafsir Tarbawi dalam Pembentukan Etika Profesi Pendidik Mirza, Iskandar; Gunawan, Muhammad Maldi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1179

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of the tafsir tarbawi principle in teaching the ethics of the teaching profession. Islamic education faces increasingly complex challenges, particularly in the digital era, where the application of tafsir tarbawi in Islamic education can offer significant benefits to both students and society. The primary objective of this study is to analyze the implementation of tafsir tarbawi in the Ethics of the Teaching Profession. The research adopts a systematic literature review method, utilizing a qualitative approach with tafsir tarbawi analysis and literature review to gain a deeper understanding of the Qur'anic messages related to holistic education. This study explores the meaning of tarbiyah in the spiritual, moral, and social dimensions of Muslim education. The findings indicate that the concept of tarbiyah in the Qur'an emphasizes nurturing individuals who are not only intellectually capable but also possess moral integrity and social awareness. This concept is highly relevant for implementation in the field of education and the ethical framework of the contemporary teaching profession, ensuring the development of a generation that embodies a balanced approach to spiritual, moral, and social life.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas prinsip tafsir tarbawi dalam mengajarkan etika profesional kepada para pendidik. Pendidikan Islam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama di era digital, di mana integrasi tafsir tarbawi dalam pendidikan Islam dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa dan masyarakat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan tafsir tarbawi dalam etika pengajaran. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang sistematis, memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan analisis tafsir tarbawi dan tinjauan literatur untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pesan-pesan Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan holistik. Penelitian ini mengkaji makna tarbiyah dalam dimensi spiritual, moral, dan sosial dalam pendidikan Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep tarbiyah dalam Al-Qur'an menekankan pengembangan individu yang tidak hanya memiliki kompetensi intelektual tetapi juga integritas moral dan kesadaran sosial. Konsep ini sangat relevan untuk diterapkan di bidang pendidikan dan dalam kerangka etika profesi guru modern, untuk memastikan tumbuhnya generasi yang menganut pendekatan yang seimbang yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial.
Integrasi Nilai Akhlak dalam Pendidikan Islam sebagai Solusi Efektif Mencegah Bullying di Kalangan Pelajar Ardyanti, Yefi; Saefurridjal, Achmad; Mirza, Iskandar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12721

Abstract

Fenomena bullying di kalangan pelajar di Indonesia semakin mengkhawatirkan, meskipun nilai-nilai moral dalam ajaran Islam seperti kasih sayang, toleransi dan keadilan telah diajarkan. Ironisnya kasus bullying kerap terjadi bahkan di sekolah berbasis Islam, ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teori dan praktik nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur mendalam untuk menggali peran pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an sebagai solusi terhadap bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal seperti tekanan teman sebaya, lingkungan sosial yang tidak kondusif, dan kurangnya keteladanan dari orang tua serta pendidik melemahkan penghayatan nilai-nilai akhlak. Pendidikan akhlak yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari diperlukan untuk membentuk karakter yang kokoh dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, pendekatan pendidikan akhlak yang holistik perlu diimplementasikan dengan melibatkan seluruh elemen, seperti keluarga, masyarakat dan lembaga pendidikan, guna menciptakan lingkungan positif yang mendukung pembentukan karakter pelajar yang mulia. Melalui dukungan kebijakan dari pemerintah yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam, pendidikan dapat dirancang untuk memperkuat integritas moral pelajar. Dengan pendidikan akhlak yang lebih komprehensif, diharapkan nilai-nilai Islam terinternalisasi secara mendalam, membentuk pelajar yang berakhlak baik dan menghindari perilaku bullying, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang harmonis dan penuh kasih sayang sesuai dengan ajaran Islam.
Toleransi Sebagai Tujuan Pendidikan Dalam Al-Qur'an Fikri, Ahmad Ma'mun; Saefurrijal, Ahmad; Mirza, Iskandar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12817

Abstract

Toleransi adalah salah satu nilai yang sangat penting dalam konteks pendidikan menurut Al-Quran, bukan hanya sekedar penerimaan terhadap perbedaan tetapi juga sebagai sikap proaktif dalam menjalin komunikasi dan kesepahaman dengan individu memiliki pandangan dan keyakinan yang berbeda. Pendekatan ini dapat membangun dialog antar budaya dan agama, menciptakan ruang bagi kerjasama dan sinergi positif di antara masyarakat yang berciri plural. Guru dan pendidik bertanggung jawab dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi ke dalam proses pembelajaran, tidak hanya tentang pengajaran materi tetapi juga mendidik hati dan pikiran siswa untuk memahami dan menghargai perbedaan. Dengan menggunakan tafsir maudhu'i, artikel ini menganalisis sejumlah ayat yang mencontohkan pentingnya toleransi dalam konteks pendidikan. Toleransi tidak hanya diartikan sebagai penerimaan terhadap perbedaan, tetapi juga sebagai sikap proaktif dalam menjalin komunikasi dan kesepahaman dengan individu yang memiliki pandangan dan keyakinan yang berbeda. Melalui pendekatan ini, penulis menggambarkan bagaimana pendidikan dalam Islam dapat menjadi platform untuk membangun dialog antar budaya dan agama, sehingga menciptakan ruang bagi kerjasama dan sinergi positif di antara masyarakat yang berciri plural. Dengan menekankan prinsip toleransi yang berasal dari ajaran Islam, diharapkan generasi mendatang lebih mampu menghadapi tantangan globalisasi dan pluralisme tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai moral.