Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mendorong UMKM Naik Kelas: Integrasi Aspek Hukum Usaha, Manajemen Branding, dan Ekosistem Digital Marketing Erin Soleha; Muhamad Iqbal; Padly Nahampun; Nuri Dwi Cahyani; Afrilia Putri; Lulu Ramadhani; Muhammad Faizal Nur Setiawan; Rhenald Bayu Ardhi Arifin
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i4.2185

Abstract

However, based on observations in Sukaraya Village, many MSME operators still lack business legal status specifically, a Business Identification Number (NIB) and have not yet utilized digital marketing tools. This situation stems from business owners’ limited understanding of the importance of legal compliance and business branding. This study aims to identify the challenges faced by MSME operators and describe the mentoring efforts undertaken, including the issuance of NIBs, the creation of business banners, the design of logos and product stickers, and the registration of business locations on Google Maps to enhance business identity, legal status, and visibility. The study employs a qualitative descriptive method with data collection techniques involving observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that this mentoring program has improved MSME owners understanding of the importance of business legality while strengthening their promotional strategies and business competitiveness through the use of branding media and digital platforms. Thus, this mentoring program is expected to support the sustainability and development of MSMEs in Sukaraya Village.Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in supporting the local economy.
Sosialisasi Biopori dan Irigasi Tetes di Desa Karangjengkol Kesugihan Cilacap Siti Khoerunnisa; Hakan Kurnia Alidai; Mayazna Ma'wa; Rahmah Mia Amanda; Rumaisha Balqis; Irawan Akbar Perdana; Azhar Azalia; Ayuningtias Puspita Hapsari; Lutfatul Latifah; Muhamad Iqbal; Rizky Kurniawan
Darma Sabha Cendekia Vol 8 No 1 (2026): Darma SabhaCendekia : Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/dsc.v8i1.19638

Abstract

Keterbatasan daya resap tanah dan rendahnya pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi permasalahan lingkungan yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air tanah serta meningkatnya limpasan permukaan. Kondisi ini membutuhkan tindakan konservasi air yang sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat secara langsung. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pembuatan dan pemanfaatan lubang resapan biopori dan irigasi tetes sebagai teknologi konservasi air. Kegiatan dilaksanakan di Desa Karangjengkol, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Terdapat 35 responden, terdiri dari 9 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 26 anggota PKK. Mahasiswa KKN UNSOED mendampingi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan biopori bersama masyarakat adalah cara-cara untuk melakukannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami peran biopori dan irigasi tetes dalam meningkatkan infiltrasi air tanah, mengurangi genangan, dan menghasilkan kompos dari limbah organik. Selain itu, masyarakat memiliki kemampuan untuk membuat irigasi tetes sederhana dan biopori secara mandiri di lingkungan mereka. Penerapan biopori dan irigasi tetes melalui kegiatan pengabdian masyarakat dapat menjadi solusi sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan untuk mendukung konservasi air tanah dan perbaikan kualitas lingkungan.